Nathan Dwi herlangga atau yang biasa dipanggil Nathan adalah anak dari sepasang suami istri Ibu Dewi dan Pak Rama yang tinggal di gubuk sederhana.Semenjak Nathan lahir tidak ada tanda-tanda menunjukan kalau dirinya punya mata batin.Namun seiring berjalan nya waktu Mata batin Nathan terbuka saat ia menginjak usia 7 tahun.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kecelakaan
Nathan pulang sekolah ia mengendarai motor di temani teriknya matahari di siang hari.Pukul 02 siang memang matahari sedang terik-teriknya.Pikiran nya terganggu oleh kuntilanak yang di lihatnya tadi di sekolah,tepatnya di pundak ibu guru nya.
Sekarang Nathan malas jika harus berhadapan dengan makhluk halus,kalau makhluk halus ngeh di lihat oleh Nathan pasti akan mengikuti nya.Betul saja ia pulang menaiki motor sendirian,namun terasa berat seperti ada yang membonceng.
Degg.. "perasaan ku sudah tidak enak"gumamnya pelan.
Jalan raya waktu itu memang sangat ramai,bersamaan dengan anak lain yang pulang sekolah,sehingga jalan lagi ramai-ramainya.Tubuh Nathan mulai merinding,ingin rasanya menoleh ke belakang.Namun ia malas sekali jika harus menghadapi hantu di siang bolong,nanti di kira dia orang gila berbicara sendiri.
Rupanya kuntilanak itu berusaha mengganggu fokus Nathan.
"aku tau kamu bisa melihatku kan"Bisik kuntilanak di belakang Nathan.
"ah diam kamu,menganggu fokus ku saja"ujarnya dalam hati.
Nathan sama sekali tidak memperdulikan keberadaan hantu itu,dia malah dengan santai nya mengendarai motor dan menyapa teman-teman nya yang lewat menyalip nya.Namun justru hantu kuntilanak itu sangat usil, tiba-tiba ia berpindah duduk di depan Nathan,menghalangi mata nya yang sedang fokus pada jalanan yang ramai.
Fokus Nathan mulai terganggu.Dia berusaha menjaga keseimbangan,namun dengan tubuh yang merinding dia akhirnya tidak bisa fokus.
"Awass,,,ada mobil di depan kamu"Teriak salah satu pengendara motor.
Matanya sama sekali tidak melihat apapun.Hantu itu menutupi nya.Dan Bruggg...
Nathan terjatuh dari motor.Ia mencoba menghindari mobil yang hampir saja ia tabrak namun ia malah jatuh terperosok ke got.
"ahh sakit... Sial kamu kuntilanak,menganggu ku di siang bolong begini"Teriak Nathan mencoba menahan rasa sakit.
Orang-orang datang menyelamatkan Nathan,untung saja hanya luka kecil.Di lutut dan kepala,Tidak begitu parah.Seseorang menuntun nya masuk ke dalam mobil.Dan di bawa ke klinik terdekat,sementara motornya masih di tempat kecelakaan.
Walaupun hanya luka ringan,namun terasa sakitnya.Nathan mencoba menahan rasa sakit dengan memegang kepala nya.
"tahan sedikit ya Nak,sebentar lagi kita sampai di klinik"ucap ibu paruh baya yang menyelamatkan Nathan.
"mana nomor keluarga mu biar ibu yang menghubunginya"ucap ibu paruh baya itu.dia adalah ibu Izzah.
"tidak usah Bu,nanti ibuku malah khawatir "ujar Nathan pelan.
Beberapa menit kemudian,sampailah di klinik.Dengan tertatih Nathan berjalan menuju klinik.Dengan sigap suster yang melihat nya langsung membawakan kursi roda.
Di bawa nya Nathan ke ruang IGD.Di obati luka nya serta di perban.Ibu Izzah dengan setia menemani nya sampai selesai.Karena Nathan tadi hampir tertabrak oleh mobil nya jadi ia merasa tanggung jawab pada Nathan.
Setelah selesai ia keluar dari IGD,ibu Izzah hendak membayar biaya tagihan nya namun di stop oleh Nathan.
"Tidak usah Bu,ini bukan salah ibu,ini salah Nathan.Nathan saja yang membayar"Sambil mengeluarkan kartu debit dari saku nya.
"masih SMK kok sudah punya kartu debit"semua Mata tertuju pada Nathan.Di saat orang lain ingin meminta belas kasihan tapi lain dengan Nathan yang justru merasa tidak enak hati sendiri.
Di antar lah Nathan pulang ke rumah karena kondisi motornya yang rusak parah.Sementara sedang berada di bengkel. Dia turun dari mobil,sambil berjalan tertatih ia masuk ke dalam rumah sembari di gandeng oleh Bu Izzah.
Ibu Dewi yang sedang duduk di teras depan langsung berlari melihat anak nya pulang sekolah dengan kepala dan kaki yang di perban.
"kamu kenapa nak ?" Tanya nya risau.
"dia hampir saja menabrak mobil saya Bu,akhirnya banting setir dan masuk ke dalam got"ibu Izzah menjelaskan dengan detail.
"untung kamu hanya luka sedikit,terimakasih ya ibu telah menolong anak saya"ucap ibu Dewi merendah.
Ibu Izzah sudah sangat lega,dia bertanggung jawab sampai anak itu pulang ke rumah.Lalu ia pergi meninggalkan rumah Nathan.
.
"kenapa kamu bisa ceroboh seperti ini Nathan ?" ucap Ibunya dengan nada tinggi.
"Nathan di ganggu kuntinalak bu.Dia menganggu fokus ku menyetir"ucapnya pelan.
"Mengapa kamu tidak mengusir nya ?"Tanya ibu Dewi lagi.
" Nathan malas berhadapan dengan hantu di siang bolong.Sudah banyak yang menganggap Nathan seperti orang gila yang berbicara seorang diri"ujar nya dengan wajah cemberut.