NovelToon NovelToon
Gerhana Sembilan Langit 3

Gerhana Sembilan Langit 3

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Menjadi NPC / Fantasi Timur
Popularitas:8.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kokop Gann

(GERHANA SEMBILAN LANGIT SEASON 3)

Setelah menaklukkan Benua Kuno, Han Luo dan Long Tian bertujuan menginjakkan kaki di Cakrawala Suci—pusat dunia kultivasi yang sesungguhnya.

Di benua super-masif ini, kekuatan Jiwa Baru Lahir hanyalah prajurit biasa, dan para dewa Pemutus Roh menguasai langit. Menjadi buronan faksi raksasa akibat kematian Jian Wuji, Han Luo terpaksa menyembunyikan taringnya.

Dan saat rahasia sebenarnya di balik 'Dao Langit' dan Penjara Benua Kuno mulai terkuak, Han Luo bersiap menyalakan api pemberontakan terbesarnya. Di negeri para dewa, gerhana akan membuktikan bahwa ia mampu menelan matahari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kokop Gann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gerbang Pencerahan

Fajar menyingsing, membawa serta ketegangan yang membuat udara terasa seratus kali lebih berat dari biasanya.

Di kamar elitnya, Han Luo (dalam wujud kakek tua Xie Yan) membuka matanya. Sepanjang malam, ia telah "mencerna" puluhan juta Batu Kristal Suci yang ia rampok dari Judi Tiga Dadu. Inti Emas Gerhana-nya kini berdenyut dengan kepadatan yang nyaris menyentuh ambang batas mutlak.

"Uang memang tidak bisa membeli pencerahan," gumam Han Luo, bangkit dari ranjangnya dan membetulkan letak jubah cendekiawan kusamnya. "Tapi ia bisa membeli jalan tol menuju tempat pencerahan itu berada."

Di ruang tamu, Long Tian (Hei Mian) sudah berdiri tegak, memanggul pilar besi hitamnya. Zirahnya telah dibersihkan dari debu arena, namun aura membunuh dari pertarungannya kemarin masih tertinggal pekat di sekitarnya.

"Tuan," Long Tian menunduk hormat. "Waktunya telah tiba. Menara Ujian Langit akan segera dibuka."

"Uhuk... uhuk... Ya, Hei Mian," Han Luo menekan saputangan ke mulutnya, kembali ke perannya sebagai pemuda berpenyakitan yang bergantung pada pelayannya. "Mari kita lihat, seberapa dermawan para leluhur kuno itu dalam meninggalkan warisan mereka."

Han Luo menginstruksikan Zhuo Mang—yang kini menjadi penguasa absolut dunia bawah tanah setelah bos lama mati—untuk menjaga Xue'er (gadis Roh Es) di markas rahasia dengan formasi pertahanan tingkat tinggi. Menara Ujian Langit terlalu berisiko untuk anomali primordial seperti Xue'er, yang bisa saja memicu reaksi penolakan dari artefak tersebut.

Alun-Alun Pusat Akademi Dao Suci.

Jutaan orang memadati area di sekitar alun-alun raksasa tersebut, namun hanya segelintir yang diizinkan melangkah masuk ke batas dalam.

Di tengah alun-alun, menjulang Menara Ujian Langit.

Bangunan itu tidak terbuat dari batu bata atau kayu, melainkan dari susunan kristal bintang yang memancarkan cahaya perak redup. Menara itu menembus lapisan awan, ujung puncaknya tidak terlihat oleh mata fana. Udara di sekitar menara itu beriak, terdistorsi oleh fluktuasi hukum alam murni yang bocor dari dinding-dinding kristalnya.

Di barisan depan, berdiri seratus jenius yang telah lolos dari babak kualifikasi berdarah kemarin. Mereka adalah murid-murid elit dari Pelataran Dalam Akademi dan perwakilan klan-klan bangsawan.

Saat Han Luo dan Long Tian berjalan mendekat, kerumunan otomatis terbelah.

Tatapan penuh ketakutan dan kewaspadaan diarahkan pada Long Tian. Rumor tentang "Si Kuli Panggul Bisu" yang menghancurkan Kuang Lei—seorang ahli Inti Emas—dalam satu pukulan, telah menyebar ke seluruh kota. Tidak ada satu pun jenius arogan yang berani menghalangi jalannya hari ini.

"Lihat itu... kakek penyakitan itu benar-benar datang. Dia membawa monster sebagai pengawalnya," bisik seorang murid Pelataran Dalam.

"Jangan tatap matanya! Kudengar dia meremukkan senjata tingkat Bumi hanya dengan tenaga fisik!" sahut yang lain, mundur selangkah.

Han Luo mengabaikan bisik-bisik itu. Dia terus terbatuk pelan, berjalan terseok-seok hingga mencapai barisan khusus untuk para Sponsor Kehormatan. Di sana, beberapa bangsawan gemuk dan tua menatapnya dengan campur aduk antara iri dan ngeri.

Di atas platform melayang, seorang Tetua Agung Akademi yang mengenakan jubah emas berdiri menghadap kerumunan.

"DENGARKAN!" suara Tetua itu menggema, membungkam seluruh alun-alun.

"Menara Ujian Langit adalah pusaka peninggalan para pendiri Cakrawala Suci! Menara ini memiliki Sembilan Puluh Sembilan Lantai. Setiap lantai berisi fragmen Hukum Dao yang berbeda. Semakin tinggi kalian mendaki, semakin murni pencerahan yang akan kalian dapatkan!"

Tetua itu menyapu pandangannya ke seratus peserta.

"Namun ingat! Tekanan di dalam Menara ini adalah absolut! Ia akan menguji tubuh, pikiran, dan jiwa kalian. Jika kalian merasa tidak sanggup, hancurkan Token Kualifikasi kalian, dan kalian akan otomatis diteleportasi keluar. Jika kalian memaksakan diri..."

Tetua itu memberikan jeda yang dramatis.

"...kalian akan hancur menjadi debu spiritual dan menyatu dengan menara untuk selamanya!"

Banyak peserta menelan ludah. Setiap tahun, ada saja jenius sombong yang menolak untuk menyerah dan mati di dalam menara karena tekanan jiwa yang terlalu berat.

"Kalian memiliki waktu tepat tujuh hari di dalam! BUKA GERBANGNYA!"

ZRRRNGGG!

Sebuah dengungan kosmik yang sangat rendah bergetar dari dasar menara. Pintu kristal raksasa setinggi lima puluh meter itu perlahan bergeser terbuka ke dalam.

Alih-alih menampilkan ruangan berlantai batu, celah pintu itu memperlihatkan sebuah ruang hampa yang dipenuhi pusaran galaksi berwarna ungu dan perak.

"Maju!"

Satu per satu, para jenius melompat masuk ke dalam pintu galaksi itu, menghilang tertelan cahaya.

Han Luo berjalan santai. Saat ia melewati batas pintu, ia melirik Long Tian.

"Di dalam sana, gravitasi dan persepsi waktu akan berbeda, Hei Mian," bisik Han Luo. "Jangan percayai apa pun yang kau lihat. Jangan mencoba melawan tekanannya dengan ototmu. Gunakan darah nagamu untuk menyaringnya."

Long Tian mengangguk tegas. "Mengerti, Tuan."

Mereka berdua melangkah melintasi ambang pintu.

1
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Hentooopz 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
The Boos 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Jlebz 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Njoooooost 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Jlebz 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Jlebz 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Hancurken 🔥🌽
Budi Wahyono
han luo sampai di lantai 10 dgn waktu 30 menit,sedangkan disana sudah ada jenius selama 3 hari...
bukankah mereka masuk secara bersamaan ?
Dianrp
bantai
Hoky Wong: mana ini AUDIO nya mazeee...
total 1 replies
Dianrp
luar biasa
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Makslendhepz 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Yuhuuuuu 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Yup yup yup 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Muantebz boos 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Yeaaah 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Waooow 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Jlebz 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Clink 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Yup yup yup 🔥🌽
Mamat Stone
/Smirk/💥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!