NovelToon NovelToon
40 HARI MENCARI JASAD NENEK

40 HARI MENCARI JASAD NENEK

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:16.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ratna Jumillah

"Katanya, sebelum semua ilmu nya lepas.. nenek nggak akan bisa mati."

"Jadi sekarang nenek dimana?"

"Nenekmu sedang menjalani semua hukuman sebelum akhir nya dia mati. Selama 40 hari, dia akan dalam pengaruh Iblis."

"Tapi kan nenek udah meninggal!?"

Sebuah ilmu tua membuat seorang nenek mengalami hal di luar nalar ketika akan mendapatkan ajalnya.

Elma, gadis biasa yang baru saja datang dari Jakarta itu harus menelan bulat - bulat atas semua rentetan kejadian tak masuk akal yang dia alami selama mencari jasad nenek nya, dalam waktu 40 hari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS.32. Mungkinkah?

Elma bangun dan lari menuju ke pintu kamar nya lalu membuka pintu, terlihat mbak Er di luar begitu panik dan wajah nya sangat pucat dengan nafas yang tak beraturan.

"Kenapa, mbak?" Tanya Elma, mbak Er langsung masuk ke dalam kamar Elma dan menutup pintu nya dengan buru - buru.

"Mbak, ya Allah.. saya liat nenek." Ucap mbak Er, Elma sama sekali tidak tertegun.

"Dah mbak di sini aja." Ucap Elma tenang, dia tau paling yang mbak Er lihat itu hanya sosok yang menjelma menjadi nenek nya.

"Mbak lihat nenek ada di mana?" Tanya Elma, mbak Er masih ter engah - engah karena dia masih ketakutan.

"Di kursi goyang nya nenek, mbak. Tadi tak pikir itu mbak Elma yang lagi ngaduk - ngaduk sendok, tapi pas tak samperin ternyata itu nenek, mbak." Ucap mbak Er..

Elma manggut - manggut, mbak Er mengalami kejadian serupa dengan apa yang pernah dia alami, saat dia melihat nenek nya juga duduk di kursi goyang nya. Elma lalu mengajak mbak Er duduk di ranjang nya, dia kemudian memberikan mbak Er sebotol kecil air minum.

"Minum dulu mbak, aku juga pernah kok ngalamin kayak yang mbak Er alami. Yang jelas di luar itu bukan nenek, mbak." Ucap Elma, sontak mbak Er makin menangis mendengar nya.

"Mbak, aku yo wedi (takut) bali ke kamar." Ucap mbak Er, karena jika dia akan kembali ke kamar nya maka dia harus melihat nenek Tri yang duduk di kursi goyang.

"Dah mbak Er tidur sama aku aja di sini." Ucap Elma, mbak Er pun kemudian langsung manggut - manggut.

Elma dan mbak Er tidur di satu ranjang, tapi beda selimut. Sejak mbak Er masuk kedalam kamar Elma sampai sekarang dia sudah berbaring di ranjang Elma, suara seperti sendok beradu dengan gelas itu masih ada. Sampai Elma yang semula sangat mengantuk itu malah jadi tidak bisa tidur karena berisik.

Karena Elma merasa terganggu dengan suara itu terus menerus, akhir nya dia bangun dari ranjang dan berjalan ke arah pintu dan membuka nya dengan kesal kemudian keluar. Elma lalu menyalakan lampu di ruang tengah dimana ada kursi goyang nenek nya dan dia pun melihat kesana dan..

"Ndak ada, mbak." Ucap mbak Er yang juga saat itu ikut keluar.

"Klenting! Klenting!"

Elma menoleh ke kanan saat dia kembali mendengar suara sendok yang beradu dengan gelas, hanya saja bukan dari kursi goyang yang berada di ruang tengah, melainkan dari arah lemari yang di belakang nya terdapat ruangan yang dia lihat dalam pengelihatan nya tempo hari itu.

Elma pun berjalan ke arah sana dan mbak Er mengikutinya dengan takut - takut dari belakang sambil menggandeng tangan Elma. Bukan nya merasa takut, kali ini Elma malah merasa seperti ada maksud dari kejadian itu, seolah..

"Mungkin nggak sih, dia ini mau nunjukin sesuatu, mbak?" Ucap Elma, mendengar itu mbak Er langsung menahan tangan Elma.

"Maksude pie, mbak?" Tanya mbak Er.

"Udah dua kali kejadian kayak gini, dua kali aku denger suara orang ngaduk gelas. Coba kita ikutin yuk, mungkin ada sesuatu?" Ucap Elma, Mbak Er langsung menggeleng keras.

"Yo jangan lah mbak, nek nanti terjadi sesuatu sama mbak Elma gimana? Kita kan cuma berdua di sini." Ucap mbak Er, Elma pun sejenak berpikir.

Apa yang di katakan mbak Er ada benar nya juga, dia hanya berdua dan mereka berdua juga bukan seorang ahli yang bisa bersinggungan dengan mereka yang tidak kasat mata. Tapi Elma merasa ada sesuatu..

"Mbak, tunggu ada mas Tian ae lah, nanti nek terjadi sesuatu saya ndak bisa apa - apa, pie.." Ucap mbak Er lagi.

"Ya udah." Ucap Elma, dia akhir nya manut.

Mereka berbalik badan, tapi saat itu juga mereka terkejut karena melihat mang Udin.. Mang Udin yang masih linglung itu terlihat berdiri di sana menatap lurus ke arah Elma.

"Lho, mas! Sampean kok ngagetin, toh!?" Ucap mbak Er.

"JELEDERR!!!"

"SRAAAAAA!!"

Tiba - tiba saja hujan besar mengguyur saat itu, petir nya menyambar kesana kemari dan juga cahaya kilat nya menembus ke dalam rumah. Saat itu lah Elma melihat mata mang Udin tiba - tiba berubah memutih semua.

"Mang?" Panggil Elma, dia agak takut karena tatapan mang Udin lurus ke arahnya.

"Nduk, jangan takut, yo. Ikuti suara tadi, supaya kamu bisa menghentikan semua ini. Semua ini ndak seharusnya terjadi, kalau saja ndak ada yang ikut campur." Ucap mang Udin yang sedang kerasukan.

Detik itu juga Elma tertegun saat mendengar mang Udin yang bicara, suara nya beda. Suara mang Udin yang sedang kerasukan itu terdengar tidak asing di telinga Elma, dia seperti pernah mendengar suara itu tapi sudah lama dia tidak mendengar suara itu lagi.

"Nenek mu sudah berjuang, tapi ada orang yang mencoba memanggil kembali sosok yang sudah di kunci nenekmu." Ucap mang Udin lagi, Elma terkejut.. itu artinya memang seperti yang di katakan oleh pak Ustad, ada yang masuk ke ruangan itu.

Beda dengan Elma yang tampak berpikir dengan semua kemungkinan yang terjadi atau siapa orang yang memiliki kemungkinan memiliki niat untuk memanggil kembali sesuatu yang gelap itu, mbak Er jatuh terduduk sambil menangis menatap mang Udin yang masih di rasuki.

"Jasad nenekmu sekarang sedang mengulangi apa yang pernah dia lakukan dulu saat masih hidup. Dia akan mendatangi tempat - tempat keramat, tapi mung raga nya saja. Jemput nenekmu, nduk.. kasihan." Ucap mang Udin lagi.

"Siapa? Siapa yang manggil sosok itu lagi?" Tanya Elma, mang Udin terlihat menunjukan wajah sedih sambil menunduk.

"Nanti koe bakal ngerti, nduk. Sekarang cari adikmu, bawa pulang kesini, dia dalam bahaya." Ucap mang Udin.

Elma sontak saja terkejut, kenapa sosok ini malah menyuruh Elma mencari adiknya padahal jelas - jelas adiknya sudah aman bersama ibunya di luar rumah itu?

"Tapi abah Surip bilang.."

"Itu benar, tapi satu - satunya tempat yang aman, hanya di sini. Nduk, mata hari terbit soko timur dan tenggelam di barat, nenekmu berjalan sebaliknya." Ucap mang Udin lalu dia jatuh pingsan.

"Eh! Astagfirullah." Elma langsung menghampiri mang Udin sementara mbak Er menangis sesenggukan secara tiba - tiba.

"Mang, mang Udin." Elma mencoba menyadarkan mang Udin, dan ternyata mang Udin sadar.

"Mbak." Ucap nya, Elma pun tersenyum sumringah karena mang Udin akhir nya sudah bisa merespon.

"Mang, Alhamdulillah mamang udah sadar. Mamang linglung berhari - hari, mamang di sasarin kemana?" Tanya Elma berentet.

Mang Udin sejenak kebingungan karena dia akhir nya sudah berada di rumah nenek nya Elma, tapi dia kemudian mengucapkan sesuatu yang membuat Elma tercengang.

"Mbak Elma, mamang mimpi masuk ke kerajaan setan, mamang ketemu sama banyak orang yang menangis sambil berteriak kesakitan dan minta ampun. Mamang juga ketemu sama mbak Salsa di sana, mbak Salsa duduk di singgasana sama ibu.'' Ucap mang Udin.

"Ibu? maksud mamang... mamaku!?"

BERSAMBUNG!

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
walah mama nya elma mau balas dendam kah ke mertua nya itu alias nenek nya Elma 🤭
𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽᴛ⑅⃝ˢ🐈
waduh kan trus gmn ini
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ: lanjuuutttt
total 1 replies
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
wah jangan jangan mamahnya bohong lagi
Nureliya Yajid
Selamat malam thor
neni nuraeni
ya Alloh semoga mereka ga knp"... lnjut atuh lah seruu
Hary Nengsih
apa bener mamah nya ya ,,kok tega bener jangan2 sebelum bapak nua meninggal lg mendalami ilmu yg lanjutin mamah nya
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Cape jadi Elma, dia dipaksa memahami sesuatu yg sebenarnya dia sendiri juga tidak tahu itu apa🤧
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
pak ustadz dan tian ikut pingsan ada apa dengan meraka, dan siapa yang sebenernya ingin membangkitkan iblis ini masih menjadi misteri, penasaran banget aku kak thor 🤭
Iis Dawina
ky nya iya ya mm Elma yg bangkitin tuh iblisnya lg
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☠️⃝
ehh ya ampun😬 ada apalagi ini😬😬
Nureliya Yajid
Semangat lanjut thor
Nureliya Yajid
Lanjut
Hary Nengsih
jangan2 ibunya alma yg dh gagalin ya
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah kan siapa itu yang coba meneruskan..apa mama nya Elma Tah
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
kata-kata ibunya elma ditelfon kemarin seakan mau berpisah jauh dari elma berpamitan gitu, mungkin sudah ada filing akan terjadi sesuai pada dirinya dan salsa 😭😭😭
kira² siapa yang coba membangkitkan iblis ini yaa, yang pasti orang terdekat mereka 🙏.
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
waduh jadi serrm gini
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Ya Allah... Apa lagi ini? jangan bilang kalo yg bangkitin sosok itu, justru Ibunya Elma😭
Husna🍒⃞⃟🦅
berarti ibuk nya Elma bukan ibuknya... dan salsa bukan salsa...
karena kedua jiwa itu tertahan di kerajaan setan'
SENJA
waduh 😳
SENJA
udah ganggu seisi rumah nih setan 😳
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!