NovelToon NovelToon
Ghaffar Si Penakluk Arwah

Ghaffar Si Penakluk Arwah

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Horor / Mata Batin
Popularitas:179.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nike Julianti

Seorang anak lelaki, yang harus menyaksikan kematian ibunya di ulang tahunnya yang ke 9. Tumbuh dengan hati yang dingin, seolah tak tersentuh. Tetapi ia sudah terbiasa, dengan sahabatnya. Petualangan bersama para roh, kuy kita baca🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nike Julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 31

"BUKAAA.... BUKA PINTUNYA RAFI!!!"

BRAKK

BRAAKK

Terdengar suara gebrakan, dari balik pintu. Sedangkan pria yang di panggil, sedang mengurung dirinya di lamar mandi. Ia sadar, bila ia sudah mengkonsumsi obat. Rupanya wanita di luar sana, berusaha menjebaknya. Beruntung dia langsung berlari ke kamar mandi, kalau tidak tubuhnya...

BRAAKK

"RAFIII, AKU TAU KAMU BUTUH SESEORANG YANG BISA MENYALURKAN KEINGINAN MU!!! AKU ADA DI LUAR, AKU AKAN MEMBANTUMU!!!" teriak wanita jahat itu lagi

Rafi tak peduli, ia memilih berendam di air dingin. Dia tau, bila sahabat mendiang tunangannya memiliki minat padanya. Setiap kali bertemu, wanita itu selalu memasang wajah menjijikkan. Wajah-wajah wanita genit, yang haus akan belaian.

"Brengsek si Rafi, kayanya dia lebih milih mati dari pada tidur ma gue. Lo pikir bisa? Tunangan lo udah mati, cuma gue yang boleh sama lo. Ja..

BRAAKK

"JANGAN BERGERAK!!"

DEG

Wanita itu membulatkan kedua bola matanya, saat ia melihat beberapa orang masuk. Dengan pakaian medis lengkap, saat ia sadar hanya menggunakan pakaian dalam saja.

"KYAAAAAA.... KELUAR KALIAN" teriak wanita itu

"Tangkap dia, lilit menggunakan seprai." titah seorang pria

"SIAP KOMANDAN" jawab seorang polisi wanita, ada 2 orang polisi wanita yang datang. Akhirnya wanita itu di seret paksa, polisi wanita lainnya gegas mengambil seprai dan menutupi tubuh wanita jahat itu.

"KALIAN APA-APAAN HAH?! LEPASKAN!!" teriak wanita itu, seraya berontak. Kenapa orang-orang yang datang, menggunakan menutup tubuh lengkap?

'Apa mereka tau, kalo gue positif HIV?'

"Anda di tahan, karena menjebak seseorang dengan menggunakan obat perangsang. Dan anda juga, bertanggung jawab atas kematian nona Arsita Maulani." ucap komandan

"A-APA?! AKU TIDAK MELAKUKANNYA, LEPASKAN BRENGSEK!!! AKU BISA TUNTUT KALIAN, KARENA SUDAH MENANGKAP WARGA SIPIL TANPA BUKTI." teriak wanita itu

"Jangan banyak bicara kamu, pria yang jadi kekasihmu sudah mengakui semuanya. Sekarang dia sudah ada di kantor poisi, bukti pun sudah kamu terima. Dan anda juga terkena tuduhan, berniat menularkan penyakit yang sedang kamu derita. IKUT!!" tubuh wanita itu, langsung terasa lemas.

'Bagaimana bisa?' wanita itu akhirnya diam, tak berontak. Ia memilih menundukkan kepala, menyembunyikan wajah dari tatapan orang-orang.

Salah satu polisi mendobrak pintu kamar mandi, untuk menyelamatkan tunangan Arsita dan membawanya ke rumah sakit. Karena kondisi Rafi, sudah tak sadarkan diri.

.

.

Waktu pun berlalu, Ghaffar tengah bersiap untuk pergi ke sekolah.

"Teh Naura, tolong sarapannya di bekel aja ya. Sama sekalian buat makan siang, Ghaffar kesiangan." pinta Ghaffar

"Iya a, sebentar ya. Teteh siapkan dulu, aa tunggu di depan aja." Ghaffar mengangguk, ia melangkahkan kakinya keluar kafe. Ternyata di sana sudah ada Akbar dan Damar, yang sama-sama kesiangan.

"Kalian kesiangan juga?" tanya Ghaffar heran, keduanya kompak mengangguk

"Aku keasyikan mempelajari materi, yang kamu kasih Ghaff. Jadi ga liat jam, pas sadar teh udah jam 2. Baru weh aku teh tidur.." jawab Akbar, Ghaffar menatap Damar

"Gue di teror" jawab nya singkat, mengejutkan Ghaffar dan Akbar

"Teror gimana maksud lo?" tanya Ghaffar

"Nenek gue... dia masih ada anak lelaki, semalam dia telepon gue minta duit. Gue ga kasih, gue aja dapet duit kerja ma lu. Lah, dia enak aja mau rampas hasil cape gue. Dia terus spam pesan, sama telponin gue. Tolol nya gue, bukan gue matiin itu ponsel. Setelah gue sadar kalo gue bisa matiin itu ponsel, pas liat jam udah jam 3 aja. Karena udah kebiasaan dari dulu, kalo hp gue mati. Dia bakal cari gue ke sekolah, gue jadi takut ini ke sekolah." jawab Damar, seraya menguap

"Jadi, kamu teh masih ada mamang? Eh... om maksud aku teh" tanya Akbar, Damar mengangguk

"Tapi gue udah anggap mati, karena idup juga cuma buat beban ma nyusahin doang. Beberapa tahun ini gue hidup tenang, karena dia di penjara. Ehh... sekarang malah bebas itu orang, mana mau nyusahin gue lagi." jawab Damar

"Keluar penjara? Kenapa?" tanya Akbar, Damar tersadar. Ia menatap Akbar dan Ghaffar bergantian, lalu ia menunduk.

"Ghaff, lu ga akan berhentiin kerjaan gue kan? Ga akan usir gue dari kosan?" tanya Damar

"Atas dasar apa, gue lakuin itu?" tanya Ghaffar

"Karena gue, punya anggota keluarga seorang narapidana. Seorang residivis, karena keluar masuk penjara. Gue...

"Kagak, yang bikin masalah kan om lu. Kenapa jadi lu, yang kena imbasnya? Emang lu mau bunuh gue juga?" Damar langsung menggelengkan kepalanya

"Kagak Ghaff, amit-amit... amit-amit..." balas Damar

"Ya udah, kenapa juga gue harus lakuin yang lu bilang. Aneh" jawab Ghaffar

"A... ini bekalnya" Ghaffar menerima kotak makan, yang cukup besar. Ada dua tumpuk, karena Ghaffar meminta untuk 2x makan.

"Makasih ya teh" teh Naura mengangguk, ia kembali masuk untuk merapihkan kafe.

"Kamu belum jawab ih, kenapa om nya kamu bunuh orang?" tanya Akbar

"Namanya manusia tamak, Bar. Dia pinjem duit, buat ikut judi. Tapi kalah, terus pas temennya tagih, om gue malah tikam yang nagih sampe mati." jawab Damar

"Jaman sekarang mah, malah galakan yang punya utang ya. Di banding yang kasih utangan, malah banyak yang ga enak buat nagih." ucap Akbar pelan, Damar mengangguk

"Ya udah yuk berangkat, Bar... lu yang nyetir." ajak Ghaffar, seraya memberikan kunci mobil. Urusan Damar, bisa di bicarakan nanti. Dia juga akan meminta pihak keamanan, untuk melarang siapapun membuat keributan nanti.

.

.

Bel pulang berbunyi, Ghaffar dan kedua sahabatnya langsung ke parkiran. Karena mereka akan ke sekolah xxx, untuk mencari jasad Sagara.

Mingyu belum masuk ke sekolah Ghaffar, karena ada beberapa hal yang harus ia urus di sekolah lama.

"Si Moon ma dia, udah nunggu di sana Ghaff?" tanya Akbar, seraya memakai sabuk pengaman.

"Iya, mereka sepertinya sudah menunggu." jawab Ghaffar

"Siapa? Kita mau kemana?" tanya Damar

"Ntar juga kamu tau, dah duduk manis aja." jawab Akbar

.

"Ngapain kita ke sini? Pindah sekolah?" tanya Damar

"CK.. ngaco aja kamu mah, udah mau ujian pindah sekolah. Ya ga akan ada yang mau nerima atuh, kita ga masuk ke sana. Tapi mau ke belakang sekolah, hayu atuh." Akbar menarik Damar, karena Ghaffar sudah berjalan lebih dulu.

"Belakang sekolah, angker gini. Rimbun banget ma pepohonan, mana ada danau pula. Apa ga di jadiin orang, buat buang mayat?" ucap Damar cerewet namun pelan, Akbar tak menjawab. Karena ucapan Damar, semua benar.

"Moon"

'Hadiiiiirrr' jawab Moon, yang tiba-tiba muncul. Ia berdiri di samping Ghaffar, begitu juga dengan Sagara.

"Di sini?" tanya Ghaffar

'Iya, aku berdiri tepat di sana.' jawab Sagara, seraya menunjuk ke samping Ghaffar. Jaraknya, beberapa langkah dari tempat mereka berdiri.

"Si Ghaffar manggil siapa?" tanya Damar, Akbar menoleh

"Emang kamu ga liat? Bukannya waktu itu pernah di buka mata batinnya?" tanya Akbar, Damar menggelengkan kepalanya cepat

"Ga ada ya, ogah banget." jawab Damar

"Ya udah diem aja, nanti juga tau." ucap Akbar, membuat Damar kesal dan penasaran menjadi satu. Kesal, karena jawaban Akbar sejak tadi seperti itu.

Ghaffar melangkahkan kakinya ke sisi danau, ia berjongkok dan menjulurkan tangan kanan ke dalam air. Ghaffar memejamkan kedua matanya, tak lama ia kembali membukanya. Tiba-tiba udara di sekitar mereka berubah, menjadi semakin dingin. Air beriak, terlihat ada gerakan dari bawah sana.

"Hiiiii.... makhluk apa itu, Bar?"

...****************...

Jangan lupa like, komen, gift dan vote nyaaaa.....🥰

1
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
Besok gantian kelarin kasus Seaann 🤗/Determined//Determined/
kaylla salsabella
nah habis ini giliran masalah sean
Zahbid Inonk
kirain bakal adu jotos tuh para preman sma bp nya budi eh mlh ngiprit kabur euy 😄
vania larasati
lanjut kak
Mutiara Nisak
Alhamdulillah...akhirnya mslh bi hera kelar jg,ambil aja pak ketua kelas,kesempatan g bkl dtg lg,itu perusahaan milik temen mu yg lg nawarin d dpn mu,trs itu siapa yg lg bahas si sean.....
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
mantappp kasus terussss yok selesaikan sekalian kasusnya si sean
nisa
mslh bi hera uda selesai otw mslh sean nunggu d obrak abrik gaffar🤭lanjuttt,,,
votenya emak😘
ule_keke (IG: ule_keke26): makasih kak Nisa❤️
total 1 replies
Sani Srimulyani
sehat terus Ghaffar, karna akan banyak orang yang sangat membutuhkan bantuanmu.
💓ismi💓
lanjut kak
Ambu Rinddiany Thea
aah ga seru , udh d tungguin kirain mu ada warrr .. iih taunya malah ngarujak 🤭
ule_keke (IG: ule_keke26): hayoh weh war am, cape😑
total 1 replies
mama_im
cus mak lanjutin kasus sean ..
RiriChiew🌺
hadeh hadehh baru beres atuuu, masih ada yg nunggu lagi tuh kasus . cusss makkk /Determined/
Eliermswati
ayo thor up lg q tunggu, mn nih kodam nya gaffar ko g muncul lg k kangen soalnya mirip dede😂😂😂smngt thor up nya😍😍🙏
Ela Jutek
masalah bi Hera selesai, tinggal kasus si Sean yg agak berat karna berhubungan dengan dukun keknya itu
ule_keke (IG: ule_keke26): bener La, akulah dukunnya

hahahahahaha😑
total 1 replies
Zea Rahmat
duh ghafarrrr... baik bener hati mu
ule_keke (IG: ule_keke26): biasa, berguru ma aku dia
total 1 replies
milk_ch0co
menyala damarr
Himawari
jangan moon ibunya budi,, anak'a makk heraaa
Ayuk Witanto
waduh mantu durjana datang
Ayuk Witanto
Budi umur nya masih k8 THN kan tapi ngomongnya kayak orang dewasa ya
ule_keke (IG: ule_keke26): dewasa karena keadaan
aku punya kenalan anak 9 tahun, dia udah hidup susah dari kecil. Bahkan sikap ngalahnya dan cara mengambil sikap, ngalahin aku yg udah jadi seorang ibu
total 1 replies
Raisya Almira
Syafakillah Ade Najandra...Aamiin🤲
ule_keke (IG: ule_keke26): Aamiin🤲
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!