NovelToon NovelToon
Puncak Abadi

Puncak Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Action
Popularitas:659
Nilai: 5
Nama Author: RiZESheall

Perjalanan kultivasi dan bela diri adalah jalan yang sepi dan sunyi yang begitu panjang. Di setiap kesempatan selalu ada kesulitan yang datang untuk menghampiri. Untuk mencapai puncak tertinggi, Yun Fei merangkak dari bawah untuk berdiri di puncak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RiZESheall, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4. Kenyataan Dan Tawaran

Setelah Yun Fei melayangkan tendangan keras sekuat tenaga, dia langsung menyadari sesuatu dan mendengar apa yang dikatakan oleh pria tua itu.

Itu langsung membuat Yun Fei sadar dan berhenti.

Pria tua itu menggigit bibir bawahnya, matanya sedikit melotot merah dan dia tertunduk berlutut di tanah sambil menahan rasa sakit di selangkangannya.

Meskipun pria tua itu adalah seorang kultivator yang kuat dan kuat, namun dia tidak membuat pertahanan dan area selangkangan adalah area yang sensitif.

Apalagi dia tidak siap dengan serangan kejutan Yun Fei.

Dia tertunduk berlutut di tanah, meringis memegangi selangkangannya.

Yun Fei sedikit terkejut dan wajahnya kecut. "... Pak tua,... Ap-apa kau benar bukan orang sekte darah jahat?" Yun Fei takut salah telah menendang orang tua itu sampai membuatnya seperti itu.

Meski orang didepannya adalah seorang kultivator yang kuat, Yun Fei sebelumnya yakin kalau setiap kultivator juga memiliki kelemahan yang sama seperti manusia biasa, yang membuat Yun Fei menendang bagian tengah selangkangan pria tua itu.

Sebelum pria tua didepannya berbicara, Yun Fei dia merasa ada yang salah dan aneh. Jika pria tua didepannya adalah salah satu orang dari sekte darah jahat, tidak mungkin orang itu akan hanya menahan diri menahan serangannya dan tidak langsung menyerang dirinya.

Jika orang didepannya adalah seorang dari sekte darah jahat, seharusnya dia akan menyerang Yun Fei dan membuat tidak berdaya, atau bahkan sudah membunuhnya.

Pria tua itu diam untuk beberapa saat, dia lalu menghela nafas panjang, dan mulai berdiri lagi.

Rasa sakit di selangkangannya sudah menghilang, dan suara renyah seperti telur yang pecah itu tadi, tidak menimbulkan apapun dan dia wajahnya kembali seperti semula.

Saat melihat pemuda didepannya itu, pria tua itu entah mengapa dia tangannya secara naluriah menutupi selangkangannya tanpa sadar.

Huh???

Huh???

Keduanya saling menatap bingung dan aneh.

Yun Fei mengangkat alisnya mulai panik, dia lalu menundukkan kepalanya pada pria tua itu. "Maaf pak tua, aku sudah menendang mu, ku pikir kau adalah orang-orang sekte darah jahat..."

Yun Fei awalnya terkejut dengan kedatangan pria tua itu, dan mengira dia orang-orang yang sama yang menghancurkan desa, dan menyerang pria tua itu secara refleks.

"... Dasar anak muda, kau hampir menghancurkan aset berharga ku..." Suara pria tua itu terdengar kesal.

Yun Fei menggaruk-garuk kepalanya sambil tertawa kecut.

Pria tua itu memandang pada Yun Fei dan mengamati dia dari atas ke bawah.

"... Tunggu, meski dia hanya manusia biasa tanpa kultivasi dan membuka jalur spiritual pertamanya,... Tapi kenapa dia memiliki kekuatan yang besar..." Benak pria tua itu tampak bingung.

Kekuatan yang dimiliki Yun Fei itu, tendangan keras itu, pria tua itu merasa itu tidak biasa, tidak mungkin seorang manusia biasa bisa memiliki kekuatan setingkat itu.

Pria tua itu mulai menggelengkan kepalanya, cukup bingung dengan kekuatan yang dia rasakan dari seorang manusia biasa didepannya.

"Lupakan..." Pria tua itu lalu memutar menoleh ke arah desa yang hancur.

Yun Fei di samping merasa bingung dan tidak tau apa yang dipikirkan pria tua didepannya.

Pria tua itu melirik pada Yun Fei. "Nak, kau orang yang tersisa dari desa ini?"

Yun Fei mengangguk pelan.

Melihat Yun Fei hanya mengangguk dan tidak mengatakan apapun, pria tua itu sedikit mengerti, dengan satu-satunya orang yang selamat, tentu akan ada yang mengganjal di hatinya dan perasaan yang campur aduk.

Dia tidak menanyakan kenapa Yun Fei bisa selamat. Dia melepaskan indra spiritualnya lagi, dan mengamati di dalam desa itu.

Pria tua itu bisa melihat dengan indra spiritualnya, pada banyak kuburan baru yang ada di desa.

Melihat pakaian Yun Fei yang penuh kotor dengan tanah, dia mengerti kalau Yun Fei telah melakukan pekerjaan besar untuk mengubur semua orang yang ada disana.

Pria tua itu menghela nafas panjang. Dia lalu mencoba untuk berbicara.

"Nak, sekte darah jahat itu, sekte yang jahat dan memiliki reputasi yang sangat buruk."

"Dari yang ku lihat padamu barusan, kau penuh amarah dan kebencian saat menyerangku..."

Dia bisa merasakan serangan penuh amarah dan kebencian yang begitu kuat dari Yun Fei.

Yun Fei sedikit menunduk dan tidak mengatakan apapun, dia juga sadar, dengan nama sekte yang seperti itu, sudah bisa ditebak dan dipastikan, bagaimana sekte darah jahat itu.

Pria tua itu berbalik dan memegang pundak Yun Fei, menatap mata Yun Fei. "Tapi, meski kau begitu penuh amarah dan menginginkan balas dendam pada sekte darah jahat itu, kau sama sekali tidak akan bisa melakukannya, bahkan meski kau memiliki sedikit kekuatan..."

Mendengar itu, Yun Fei matanya berubah dan menatap pria tua itu dengan mata yang lebar dan penuh tanda tanya.

"Kenapa? Kenapa kau bisa mengatakan hal seperti itu?" Suara Yun Fei sedikit bergetar.

"Apa kau dan orang-orang kuat lainnya akan mendukung dan membantu sekte darah jahat itu hah?"

Yun Fei tidak bisa diam dan mempertanyakan itu. Bagaimana mungkin dia tidak penuh amarah, karena pria tua itu seperti membuatnya hanya pasrah dengan semua yang di alami semua penduduk desa.

Pria tua itu menahan Yun Fei dengan sedikit memalingkan wajahnya.

Setelah Yun Fei berhenti berbicara dengan wajah yang ganas itu, dia kemudian melihat Yun Fei kembali. "Hey jangan berbicara seperti itu nak..."

"Akan ku katakan padamu, sekte darah jahat itu, meski dia hanya sebuah sekte kecil tingkat 3. Tapi dia adalah sekte bawahan dari sebuah sekte tingkat 1, salah satu dari sekte besar tingkat pertama, Istana Darah Iblis."

Pria tua itu menjelaskan sedikit kalau sekte darah jahat yang disebut itu, adalah sekte bawahan dari sebuah sekte tingkat 1, sebuah sekte besar Istana Darah Iblis.

Sebuah kekuatan besar yang ada di dunia ini, salah satu dari sekian sekte tingkat 1.

Wajah Yun Fei berkerut dan penuh kebingungan. Meski dia tau dunia sangat luas dan besar, dan juga banyak kekuatan kekuatan besar, sekte sekte besar, namun yang hanya dia ketahui hanya sekte darah jahat.

Dia tidak mengetahui apa itu sekte tingkat 1 tingkat pertama, tingkat 2, atau tingkat 3. Dia selama ini hanya orang biasa yang tidak pernah pergi jauh dari desa dan hutan itu.

Namun mendengar pria tua itu menyebut kalau sekte darah jahat sebuah sekte kecil tingkat 3 yang dia anggap sekte yang sangat kuat, masih ada sebuah sekte tingkat 1 kekuatan besar yang berada di belakang sekte darah jahat.

Memikirkannya saja informasi yang seperti itu, membuat Yun Fei berpikir keras dan tidak bisa mengatakan apapun.

Jika sekte yang selama ini dia anggap sangat kuat hanya sebuah sekte tingkat 3, lalu bagaimana dengan sekte tingkat 1 itu? Bukankah itu berkali-kali lebih kuat dan berkuasa dari sekedar sekte tingkat 3?

Dia melihat Yun Fei penuh kebingungan dan rasa takut, pria tua itu kemudian berbicara lagi. "Jika kau ingin membalas dendam pada sekte darah jahat, kau harus memiliki kekuatan besar yang bisa kau andalkan untuk berdiri dan melawan sekte tingkat 1 Istana Darah Iblis yang berada dibelakangnya..."

Pria tua itu tidak mencoba menghancurkan keinginan Yun Fei dan membiarkannya memendam dendam dan amarah itu. Dia hanya mencoba memberitahu seperti apa itu kenyataan yang ada.

Kenyataan yang didengar oleh Yun Fei benar-benar sangat mengejutkan. Dia bersumpah di depan kuburan semua orang bahwa dia akan membalaskan dendam semua orang dan menghancurkan sekte darah jahat, sehancur-hancurnya.

Tapi informasi yang dia dengarkan dari pria tua didepannya itu, menghancurkan keinginannya dan merasa sangat tidak berdaya.

Yun Fei langsung lemas dan terduduk di tanah dengan ekspresi yang rumit.

Pria tua itu mengerti keadaan Yun Fei, dia sebelumnya merasakan amarah dan kebencian yang mendalam dari Yun Fei, dan sekarang dia telah merusak keinginan Yun Fei untuk balas dendam.

Hanya dengan kekuatan orang biasa, tidak mungkin dan tidak akan pernah bisa bagi Yun Fei untuk membalas dendam.

Melihat situasi itu, pria tua itu berbicara. "Hey nak, meski aku membuatmu merasa putus asa dan kecewa, aku hanya bisa memberikan sedikit solusi dan bantuan... Bagaimana dengan kau menjadi murid dari sekte ku dan mencoba menjadi seorang kultivator..."

1
fathir2015 fathir2015
kata2 nya banyak yang diulang-ulang
Udin Alex
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!