Ziora Narendra atau kerap dipanggil zior terpaksa menikah dengan anak orang yang bersedia membantunya untuk melunasi hutang kedua orang tuanya walau berat tapi zior berusaha ikhlas menerimanya.
dan bagaimana jadinya ternyata orang yang akan menikah dengannya adalah Jendra elvrando orang yang sudah mengejarnya selama 2 tahun ini.
daripada penasaran mending langsung baca aja
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon choara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jendra Zior
Saat ini zior sedang bersiap untuk bekerja sedangkan Leon sudah berangkat sejak 10 menit lalu
"gimana caranya gw bilang ke ayah dan bunda soal kemarin"ucap zior sambil melamun
"apa mereka akan kecewa sama gw atau malah seneng"ucap zior
tok
Tok
Tok
"siapa sih pagi-pagi bertamu "kesal zior
Cklek
Saat pintu dibuka zior langsung dikejutkan dengan wajah tampan Jendra elvrado yang tersenyum lebar
"pagi calon istriku kaget ya "ucap Jendra
"geli banget mau apa Lo pagi-pagi ke kos gw kaya gak ada kerjaan aja"ketus zior
"jangan ketus-ketus gitu dong sama calon suami "
"idih najiss"ucap zior dengan ekspresi jijik
"kok gitu sih kamu sama mamas"ucap Jendra dengan wajah dibuat imut
"dih udah sana pergi jangan buat gw emosi pagi-pagi"kesal zior sambil mendorong Jendra agar pergi
"kok diusir sih aku kan ke sini mau jemput kamu "
"gw gak minta udah mending Lo pulang gw mau kerja"
"aku anterin bahaya kalau kamu pergi sendiri "
"ogah dan Lo pikir gw anak kecil pakek segala dianterin"ucap zior
"gak mau tau aku bakal tetep anterin kamu atau aku bilangin mamiku kalau kamu jahat ke aku"ucap Jendra
"cih ngaduan Lo yaudah ayo"ucap zior terpaksa
dimobil suasana cukup sunyi zior yang menyandarkan kepalanya di kursi sambil melihat pemandangan luar sedangkan Jendra yang fokus menyetir walau sesekali melirik ke arah sang pujaan hati
"sayang kamu Uda bilang sama ortumu soal kemarin"
"siapa yang lo panggil sayang"ucap zior
"ya kamu lah ziora Narendra elvrado"
"dih geli banget gw dengernya dan inget nama gw itu ziora Narendra gak ada elvrado nya"
"sekarang emang belum ada tapi nanti kalau kamu udah nikah sama aku otomatis namamu ada elvrado nya "
"hufff bisa gak sih nikahnya 5 tahun lagi"ucap zior
"ya gak bisa gitu dong sayang keburu kamunya digondol orang lagian aku pengen cepet-cepet halalin kamu terus kita buat keluarga Cemara heheh"
"huff jujur aja gw belum siap buat nikah apalagi sama Lo"
"ya gak mau tau pokoknya aku mau secepatnya kamu harus jadi milikku "
"huft kalau bukan karena utang Budi ogah banget gw nikah sama ni bocah plenger"batin zior
"silahkan nyonya elvrado "ucap Jendra sambil membukakan pintu mobil untuk zior
"CK gw cwo jangan panggil gw kaya gitu jiji tau gak"ucap zior
"cwo kok cantik"ucap Jendra pelan namun sialnya masih bisa didengar oleh zior
"apa Lo bilang"ucap zior
"eh gak kok hehe ayo masuk "
"Lo ngapain ikut masuk"
"aku mau nunggu kamu kerja sekalian pantau biar kamu gak macem-macem "ucap Jendra santai
"woy zi buruan masuk kita ada pesanan kopi banyak "ucap Veronika manager kafe
"eh iya kak"
"Lo pulang aja sana "
"gak mau "ucap Jendra dia sudah duduk di sudut cafe
"terserah Lo deh tapi ingat jangan ganggu Lo"
"iya udah sana kerja semangat my future wife hehe"
"dih najis"
"siapa tu orang kok Lo keliatan kesel banget"ucap kara
"gak kenal udah ayo lanjut kerja nanti keburu dimarahin bos kalau kita ketahuan ngobrol"
"eh iya juga"
Jendra POV
Dia benar-benar menunggu zior sambil menikmati kopi dan cemilan yang ia pesan sesekali matanya memperhatikan zior yang sibuk melayani pelanggan
"jadi gak sabar gw"batin Jendra
Happy reading......