NovelToon NovelToon
My Possessive Husband

My Possessive Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / CEO
Popularitas:35.1k
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

Setelah kepergian Ayahnya, hidup Keysa begitu menyedihkan. Di mana perlakuan Ibu dan Adiknya yang semakin menjadi-jadi, bahkan mereka sampai menjual Keysa ke salah satu klub untuk dilelang.

Saat pelelangan, seorang pria menawar Keysa dengan harga dua miliar dan membuat Keysa menjadi milik pria itu. Keysa pikir hidupnya akan hancur setelah dibeli pria asing itu, namun justru sebaliknya. Keysa diperlakukan dengan penuh kasih sayang dan pria itu tidak membiarkan siapapun menyakiti Keysa, pria itu memanjakan Keysa hingga membuat banyak orang merasa iri dengan hidup Keysa.

Bagaimana kelanjutannya? Siapa pria yang membeli Keysa? Apa alasan pria itu membeli Keysa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa Namamu?

​"Gue mau tawar dia sekarang," ucap Aldi bersiap mengangkat tangannya saat mc menyebutkan angka pembuka.

"Oke, kayaknya tujuh puluh lima juta buat si cantik itu...," Namun, belum sempat ia mengucapkannya dengan lantang, tiba-tiba terdengar suara dari sampingnya.

​"Dua miliar!" potong Lucas dengan sangat telak, suaranya tidak keras, namun getaran otoritas di dalamnya membuat seluruh ruangan membeku.

​Aldi tersentak, tangannya yang baru setengah terangkat jatuh begitu saja. Ia menoleh ke arah Lucas dengan mulut menganga, bahkan Marco dan Evan bahkan sampai tersedak minuman mereka, sementara Widia hanya bisa menutup mulut karena terkejut.

​"Luc? Lo... lo serius? Barusan lo bilang dua miliar buat satu cewek?" tanya Aldi dengan nada tidak percaya.

​Lucas tidak menjawab, matanya tetap terkunci pada sosok Keysa di atas panggung. Aldi yang tadinya kaget, tiba-tiba tertawa lebar dan menepuk bahu Lucas dengan keras.

"Gila! Akhirnya es kutub utara cair juga! Wah, Luc, kalau lo emang naksir dia dari awal, bilang dong! Gue kan nggak bakal berani macem-macem kalau itu incaran lo," ucap Aldi.

Keheningan di dalam club pecah oleh riuh tepuk tangan dan bisik-bisik penuh kekaguman. Bagi Lucas, dua miliar hanyalah angka, tapi bagi Keysa, itu adalah label harga yang memastikan dirinya telah benar-benar kehilangan harga dirinya.

​Mc dengan penuh semangat mengetuk palu, "Terjual! Gadis cantik ini menjadi milik Tuan di barisan belakang seharga dua miliar!"

​Dua pria berbadan besar segera menarik Keysa turun dari panggung, tubuhnya yang lemas nyaris terseret di lantai. Namun, bukannya langsung dibawa ke hadapan sang pembeli, Keysa justru ditarik paksa masuk ke dalam ruang rias yang sempit oleh Mami Rosa.

​Brak!

​Mami Rosa membanting pintu dan mencengkeram rahang Keysa dengan kuku-kukunya yang panjang dan tajam.

​"Dengar, jal*ng kecil!" ucap Mami Rosa dan matanya berkilat penuh kemenangan sekaligus ancaman.

"Kamu baru saja mencetak rekor di tempat ini, tapi jangan pikir kamu bisa bersantai," lanjut Mami Rosa.

​"Lepaskan... saya tidak tahu apa-apa...," rintih Keysa, air matanya membasahi riasan tebal di wajahnya.

​"Tidak tahu apa-apa?" Mami Rosa tertawa melengking, ia mengeluarkan selembar kertas bermaterai dari balik dadanya.

"Lihat ini! Adikmu, sudah menandatangani kontrak penyerahan diri atas namamu. Di sini tertulis, jika kamu melarikan diri, berbuat ulah atau membuat pembeli kecewa, kamu wajib mengganti rugi sepuluh kali lipat dan karena kamu laku dua miliar, maka kamu harus bayar dua puluh miliar jika kamu macam-macam!" ucap Mami Rosa.

​Keysa menggeleng histeris, "Itu bukan tandatangan saya! Donny berbohong! Saya dijebak!" teriak Keysa.

​Plak!

​Satu tamparan keras kembali mendarat di pipi Keysa yang sudah memar dan membuat sudut bibirnya kembali merembeskan darah, ​"Aku tidak peduli kamu dijebak atau tidak! Uang dua miliar itu sudah masuk ke kantong dan sebagian sudah dibawa lari Adikmu," ucap Mami Rosa mendekatkan wajahnya dan aroma rokoknya terasa mencekik Keysa.

"Kalau kamu mencoba kabur dari pria itu atau mencoba bunuh diri sebelum urusan kalian selesai, aku sendiri yang akan mencarimu. Aku tahu di mana kuburan Ayahmu dan aku tahu di mana ibumu tinggal, aku akan menghabisi kalian semua jika aku kehilangan uang sepeser pun karena ulahmu, paham?" ancam Mami Rosa.

Keysa jatuh tersungkur di bawah kaki Mami Rosa, ancaman tentang mendiang Ayahnya membuat keberaniannya runtuh seketika. Dunia benar-benar telah kiamat baginya, tidak ada tempat untuk lari dan tidak ada orang untuk dimintai tolong.

​"Sekarang, hapus air matamu dan pakai ini," ucap Mami Rosa melemparkan sebuah jubah sutra tipis yang hampir transparan ke arahnya.

"Temui Tuan itu, layani dia seperti raja atau kamu pulang dalam keadaan tinggal nama," ancam Mami Rosa.

Mami Rosa menarik kasar lengan Keysa dan memaksanya berdiri lalu memerintahkan perias memperbaiki riasannya untuk menutupi memar yang ada di pipi Keysa. Setelah itu, Keysa pun dibawa keluar, jubah sutra tipis yang dikenakannya sama sekali tidak memberi kehangatan, justru membuatnya merasa semakin telanj*ng di bawah tatapan lapar para pria di club itu.

​Di sudut tempat yang remang namun eksklusif, Lucas masih duduk dengan tenang, gelas kristal di tangannya sesekali beradu dengan es batu dan menciptakan bunyi denting. Di sekelilingnya, Aldi, Marco, Evan dan Widia menunggu dengan rasa penasaran yang memuncak.

​"Ini dia, Tuan," ucap Mami Rosa dengan suara yang dibuat semanis mungkin dan mendorong tubuh Keysa untuk mendekati Lucas.

Lucas tidak melepaskan pandangannya sedikit pun dari sosok di depannya, memindai setiap inchi wajah Keysa, mulai dari riasan tebal yang kontras dengan binar matanya yang redup hingga jejak luka yang samar-samar terlihat di sudut bibirnya meskipun sudah ditutup bedak. Ada amarah yang bergejolak di dada Lucas, amarah yang ia pendam rapat di balik topeng ketenangannya.

Tanpa mengalihkan tatapannya dari Keysa, Lucas berucap dengan nada rendah, "Aldi, pindah," ucapnya.

​Aldi yang sedang asyik memperhatikan Keysa tersentak, "Hah? Baru juga mau kenalan sama investasi dua miliar lo, Luc. Masa gue diusir?" gerutunya.

Namun, ketika wajah Lucas yang begitu serius, Aldi pun segera mengangkat tangan tanda menyerah. "Oke, oke! Gue pindah ke samping Evan, serius banget sih!" ucap Aldi.

​Setelah Aldi pindah, Lucas menatap Keysa dan bergantian menatap tempat di sampingnya yang kosong. "Duduk di sini," perintahnya singkat.

Dengan langkah yang nyaris tak bertenaga, Keysa duduk di samping Lucas dan menundukkan kepala sedalam mungkin hingga rambut panjangnya menutupi wajahnya yang basah oleh air mata.

​Begitu Keysa mendaratkan tubuhnya di sofa, Lucas dengan gerakan cepat, melepas jas hitam mahalnya. Tanpa sepatah kata pun, ia menyampirkan jas itu ke bahu Keysa dan membungkus tubuh Keysa yang terekspos hingga tertutup rapat.

Aroma maskulin yang elegan, campuran kayu cendana dan citrus seketika menyeruak dari jas itu dan memberikan sedikit rasa hangat bagi Keysa.

​"Widia, duduk di sampingnya," ucap Lucas.

​Widia yang sejak tadi merasa iba segera berpindah posisi dan mengapit Keysa sehingga gadis itu tidak merasa terkepung oleh para pria, Widia mengelus punggung Keysa lembut dan mencoba memberikan ketenangan.

​"Siapa namamu?" tanya Lucas, suaranya kini tidak sedingin tadi, meski tetap terdengar berat.

"Key... Keysa," jawab Keysa terbata-bata dan nyaris seperti bisikan.

Lucas menatap Mami Rosa dengan tatapan mengancam, wanita paruh baya itu seolah mengerti maksud Lucas dan ia segera mendekat dengan senyum dipaksakan.

"Ya, Tuan Besar?" tanya Mami Rosa

​"Asistenku akan mengurus masalah kontrak dan mulai detik ini, wanita ini bukan lagi urusanmu. Jika aku mendengar ada orangmu yang berani mendekatinya, aku akan memastikan tempat sampah ini rata dengan tanah dalam semalam," ucap Lucas dan memberikan kode pada asistennya yang berdiri tak jauh darinya.

​Mami Rosa menelan ludah, ia tahu Lucas tidak sedang menggertak. "Tentu, Tuan. Tentu saja, dia sepenuhnya milik anda," ucap Mami Rosa gugup.

.

.

.

Bersambung.....

1
Ariany Sudjana
pasti ibu tirinya Keysa itu
Ariany Sudjana
jangan terlalu polos Keysa, saatnya Donny menuai apa yang sudah dia tabur
Felycia R. Fernandez
kayaknya Yasmin bakalan jadi ulat bulu nih
Felycia R. Fernandez
aku paling suka Eclair coklat dengan isian butter krim🤤
jadi pengen 🤣🤣🤣🤣
Felycia R. Fernandez
👍👍👍👍👍
Ariany Sudjana
hahaha Yasmin ketinggalan info, kalau Keysa itu istrinya Lucas 🤣🤣
Ariany Sudjana
Keysa kamu jangan terlalu polos, Yasmin itu pelacur murahan
Ratih Tupperware Denpasar
wah aromanya akan ada pelakor nih
Felycia R. Fernandez
Akhirnya Keysa bisa mengembangkan dirinya...bukan hanya seorang istri yang duduk manis dirumah.semangat Keysa,kamu juga bisa sukses sebagai penjual kue dan roti...
Ariany Sudjana
wah semangat yah Keysa 😄🙏
Felycia R. Fernandez
Ulala...suami bucin akut sih ini namanya...
Masak ya nunggu sampe Berjam jam gak konfirmasi ke asisten Lucas...
Nurminah
hadeh HP kemana zaman now nenek reot aja ada HP nunggu 2 jam hadeh lucu sekelas istri CEO jangan juga dibuat dramatis
Ariany Sudjana
bagus Lucas, kamu bersikap tegas sama karyawan kamu yang tidak menghormati Keysa
Masha 235
nah...bagus jg tu idenya si Keisha..bhsa "halusnya",shock theraphy...pindahin mreka jadi staf OB, Cleaning service, staf gudang atau apapun yg posisinya rendah...biar mreka tau di posisi rendah itu nggak enak...
Ariany Sudjana
masih syukur kalian ga dipecat dan di blacklist, karena kebaikan hati nyonya bos 😄🙏
Naufal Affiq
entar kalau sudah dipecat dari kantor mu tuan lucas,kirim ya kerumah ku,biar kukirim orang itu ke hutan
erviana erastus
telat lu lucas... makax umumkan kalo lu pnya istri,...
Ariany Sudjana
mampus kalian semua, sudahlah Lucas pecat saja semua karyawan yang tidak kompeten begitu dan blacklist saja dari semua perusahaan
Felycia R. Fernandez
pasti ini resepsionis gak percaya kalau kamu istrinya Lucas Keysa...
Masha 235
hadeuuh....langsung TLP kn bisa ...ribet amat ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!