Tujuh tahun pernikahan tetapi tidak sedikitpun membuat Noah mencintai istrinya, Evelyn Yarvi sosok wanita cantik yang menikah dengan Noah Luca Tyga , karena perjodohan.
Di dalam pernikahan mereka di karunia seorang putri cantik , dan kehadiran putrinya itu hanya melalui proses bayi tabung , karena Noah sangat tidak ingin menyentuh istrinya baginya Evelyn sosok wanita yang menikah dengannya hanya karena harta dan bukan hanya itu saja Noah belum bisa melupakan wanita masa lalunya .
Tetapi meskipun begitu setiap hari Evelyn selalu berusaha untuk mendapatkan cinta suaminya walaupun Noah tidak pernah meliriknya sedikitpun.
Apakah Evelyn akan menyerah dan pergi ? atau kah terus berusaha untuk memperjuangkan cintanya ?
Dan apakah Noah akan membuka hati untuk istrinya , atau kah justru mantan kekasihnya kembali dan menghancurkan rumah tangga mereka.?
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tempat Asing
Asisten Arlo segera berlari ke arah ruangan tuan nya itu dengan cepat bahkan sapaan dari Gempi ia abaikan .
" ya tuan " ucap asisten Arlo
" hubungi polisi , dan lacak semua rekaman cctv yang ada di halaman sekolah putriku , bukan hanya itu saja cctv jalanan menuju sekolah putri ku semua nya harus kamu lacak jangan ada yang terlewatkan " ucap Noah
" baik tuan " ucap asisten Arlo dan segera menghubungi polisi.
Bible berdiri dengan menangis , ia tidak berani menatap wajah Abang nya itu , ia mangaku bersalah karena ia terlambat lima menit untuk menjemput keponakan nya itu dan pada saat ia sudah sampai di depan sekolah Skylar , bocah kecil itu sudah tidak ada di sana dan sekolah sudah terlihat sepih .
Setelah menghubungi polisi asisten Arlo kembali menghampiri tuan nya itu " polisi akan segera bergerak tuan ,... " ucap Asisten Arlo .
Noah menganggukkan kepalanya " ayo " ucap pria itu melangkah keluar dari ruangan nya dengan terlihat sangat terburu-buru di ikuti oleh Asisten Arlo dan Bible .
" ayo " ucap Bible kepada Zella dan Gempi yang berdiri di depan ruangan Noah .
setelah nya mereka melangkah pergi untuk mencari keberadaan Skylar .
.
.
.
Di dalam mobil , Skylar duduk dengan anteng di kursi penumpang sebelah kemudi dengan di tangan bocah kecil itu terdapat sebuah cemilan yang tidak pernah Skylar makan sebelum nya karena di larang oleh Evelyn ibu nya .
" tante terima kasih ya sudah memberikan Sky makanan ini , .... Sky dari dulu sangat ingin memakan makanan ini tapi mami selalu melarang , katanya ini makanan gak sehat dan berbahaya " ucap Skylar kepada Brianna yang sedang menyetir mobil seraya bocah kecil itu mengunyah makanan .
Brianna tersenyum tipis sejak dari tadi wanita itu hanya banyak diam tidak seperti biasanya selalu berbicara hal apa saja kepada Skylar .
Skylar menatap Brianna yang hanya diam saja " apa tante sakit ? " tanya Skylar
" tidak ... " jawab Brianna tanpa menoleh ke arah bocah kecil itu seraya ia semakin menambah kecepatan mobil nya .
tentu saja Skylar merasa mobil Brianna semakin melaju cepat membuat bocah kecil itu ketakutan " tante .... Sky takut " ucap Skylar dengan matanya yang berkaca-kaca .
Tetapi Brianna ia tidak merespon ucapan bocah kecil itu " Hiks .... hiks .... Hiks ... Tante Sky takut " Skylar menangis cemilan yang ada di tangan nya sudah terjatuh .
" CK berisik " ucap Brianna dengan sedikit membentak bocah kecil itu .
Skylar menatap Brianna dengan menangis wajah nya terlihat syok saat ia mendengar Brianna membentak nya seperti ini .
" Hiks ..... Hiks ... Hiks ... Sky mau pulang .... Sky mau pulang " ucap Skylar .
Brianna ia tidak berkata apapun hingga mobil wanita itu berhati di sebuah rumah kayu yang terdapat di sebuah perbatasan kota yang terlihat sepih .
" hiks ... Hiks ... Sky mau pulang " ucap Skylar dengan menangis ,.
Brianna ia keluar dari mobil nya lalu setelah nya ia membukakan pintu mobil untuk Skylar " ayo " ucap Brianna menarik paksa bocah kecil itu untuk keluar dari mobil .
" gak .... Sky gak mau ... Sky mau pulang " ucap Skylar dengan menggelengkan kepalanya air matanya tidak henti-henti nya menetes di pipi nya.
Brianna menghela napasnya dengan cukup panjang , wanita itu memberikan kode kepada dua orang pria berpakaian serba hitam yang berdiri tidak jauh dari mereka .
setelah nya Brianna melangkah pergi dan masuk kedalam rumah meninggalkan Skylar yang kini masih menangis di dalam mobil .
" tante .... Sky mau pulang Hiks ... hiks ... " ucap Skylar hingga dua orang pria berpakaian serba hitam itu datang menghampiri nya .
" ayo anak kecil " ucap salah satu dari mereka menggendong paksa Skylar untuk keluar dari mobil .
" Om siapa .... Lepaskan... Sky mau pulang " ucap Skylar memberontak di dalam gendongan pria berkepala botak itu .
" diam " ucap pria itu dengan wajah datarnya yang terlihat menyeramkan .
Skylar diam tetapi air matanya masih terus menetes di pipi nya , pria berkepala botak itu membawa Skylar masuk ke dalam rumah.
dan menghampiri Brianna yang saat ini sedang duduk dengan santai di ruangan tengah dan di tangan wanita itu terdapat sebatang rokok yang asap nya menggumpal di udara .
" Tante .... Sky mau pulang " ucap Skylar saat ia melihat keberadaan Brianna
Pria berkepala botak itu meletakkan Skylar di atas kursi lalu setelah nya ia melangkah pergi .
Brianna menghisap rokok nya lalu ia menghembuskan asapnya di udara , dan asap itu sangat tidak sehat untuk seorang anak kecil seumuran Skylar .
Skylar menatap ke Setiap sudut rumah yang terasa asing untuk nya itu " Tante ini dimana ...? Sky mau pulang " ucap Skylar
Brianna tersenyum tipis seraya ia mematikan rokoknya dan menyimpan puntung rokok itu di dalam asbak yang ada di atas meja .
" kenapa mau pulang , kita kan sedang berlibur " ucap Brianna
Skylar diam ia kembali menatap pria berkepala botak yang berdiri di depan pintu dan di samping pria berkepala botak itu ada seorang pria yang lainnya dengan lengan nya yang di penuhi tato .
" tapi Sky belum minta izin ke papi , pasti saat ini Papi sedang mencari Sky " ucap Skylar
Brianna kembali tersenyum " tidak perlu meminta izin Papi mu , sekarang tugasmu , masuk ke dalam kamar dan tidur siang ,... " ucap Brianna
Skylar menurut karena bocah kecil itu merasa ada sesuatu yang tidak beres yang terjadi kepadanya saat ini .
Skylar melangkah masuk kedalam salah satu kamar yang ada di rumah itu , sedangkan Brianna ia masih terlihat duduk dengan santai di ruangan tengah seraya ia menelpon seseorang .
Skylar yang berada di dalam kamar bocah kecil itu tidak tidur justru ia mengintip di cela pintu yang sedikit terbuka seraya ia mendengarkan percakapan Brianna dan juga seseorang yang ada di balik telepon .
" aku sudah berhasil membawa nya ,... Jadi apa yang harus kita lakukan selanjutnya " ucap Brianna saat panggilan sudah tersambung .
" ........ "
" ok " ucap Brianna saat ia sudah mendengar kan penjelasan seseorang di seberang sana lalu panggil pun berakhir .
Brianna menoleh ke arah pintu dan ia melihat bayangan Skylar dari cela pintu yang sedikit terbuka , wanita itu beranjak berdiri dalam hati ia berkata " apa bocah ini mendengar percakapan ku ,.... baik ..... Aku akan sedikit memberikan pelajaran untuk nya "
Brak
Brianna membuka pintu kamar itu dengan kasar hingga membuat Skylar yang masih berdiri di balik pitu itu di buat kaget .
" ta....Tante " ucap Skylar mendongakkan kepalanya seraya menatap Brianna yang sudah berdiri di hadapan nya dengan tatapan mata wanita itu yang terlihat tajam .
" aku kan sudah menyuruhmu untuk tidur .... kenapa kamu tidak menuruti apa perintah ku HA ? " bentak Brianna
dan hal itu membuat Skylar kembali menangis dan ketakutan " Tante .... kenapa Tante berubah jadi jahat .... Hiks ... Hiks .... Sky takut " ucap Skylar .
.
.
.
Jangan lupa dukungannya ya guys 😊🤗🤗🤗🥰.
udh cukup pelajaran buat sky Dan Noah ,,
kasihan kondisi sky mlah memburuk ,,
Knp juga gx di rawat di RS ,,
sypa suruh menyianyiakn Evelyn demi si wewegombel Brianna ,, giliran di tinggal pergii aj pada nyariin😒😒😒😒😒
mantap kn Noah ,, 😒😒😒😒
putri Kali kak ,, 🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
😭😭😭😭
aq mampiiir niih