NovelToon NovelToon
My Stupid Wife

My Stupid Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Balas Dendam / Trauma masa lalu
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

Bunga adalah gadis yang di juluki si Bodoh, ia di paksa nikah dengan seorang lelaki pilihan papanya yaitu Muis yang dimana sahabat masa kecilnya.

Hari-hari pernikahan mereka di lalui, Muis mengira gadis itu beneran bodoh dan seperti kekanak-kanakan namun di balik itu Bunga tidak seperti yang di duga. Ia menikah dengan Muis karena ia ingin membalas dendam kepada keluarganya itu,




— Stupid Wife —

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 hancur yang sehancur nya

Suara Roda Brankar berdecit, membuat ketegangan merayap di udara seolah waktunya berhenti di rumah sakit tersebut suasana UGD begitu mencekam. Muis menghela napas panjang ia meyakinkan dirinya bahwa kedua orang yang ia sayangi baik-baik saja,

Cindy menepuk bahu sang anak,

" Duduk sayang " Kata Cindy membuat Muis menganggukkan kepalanya. " Minum dulu Boy"

Dante menyerahkan Air mineral botol yang. Ia beli tadi di kantin rumah sakit Muis menerimanya ia bergegas meneguk air mineral tersebut, hingga tersisa sedikit.

" Ma, gimana kalau Bunga sama anak kita kenapa-kenapa? " Tanya Muis dengan suara serak menahan tangis

" Shutt!, Muis berdoa lah! " Tegur Dante sejujurnya ia juga takut. Karena Bunga Pendarahan begitu banyak sekali, ketegangan sungguh kontras dengan ruangan UGD.

Di ruang UGD dimana Ruangan yang di takuti semua orang, namun tidak untuk seorang wanita yaitu Bunga ia tersenyum puas drama yang ia buat berjalan lancar

Ia menatap dokter yang memang sengaja ia sewa dari tadi malam, yang sedang membersihkan perwarna yang ia pakai tadi. Ia sudah memperhitungkan segalanya bahkan ia tahu Areta bakal nekad untuk mendorong nya jadinya ia menaruh sebuah alat yang dimana kalau di pencet langsung keluar cairan berwarna merah.

" Ingat ya, dok apa yang saya perintah setelah ini saya akan mengasih bonus bayarannya " Kata Bunga dengan suara agak serak

" Baik bu Bunga"

" Terimakasih dokter "

" Sama-sama "

Dokter membuka pintu UGD Muis bergegas menghampiri dokter tersebut begitupun, kedua orangtua Muis

" Dok, bagaimana kondisi istri sama calon anak saya? Apakah mereka baik-baik saja? " Cecar Muis dengan suara penuh ketakutan.

" Dok bagaimana kondisi menantu saya?, dan calon cucu saya mereka tidak apa-apa kan dok??" Tanya Cindy dengan suara serak napasnya tercekat di tenggorokan. Ia membayangkan yang tidak-tidak tentang sang menantu,

" Begini Pak Bu, Bu Bunga hanya butuh pemulihan saja namun.. " Dokter tersebut terdiam sejenak membuat mereka saling tatap sesungguhnya kenyataan pahit, akan mereka dapatkan selepas ini.

" Kenapa dok? " Tanya Muis

" Janin yang ada di kandungan Bu Bunga tidak bisa kami selamatkan, Kami Minta maaf pak kami sudah berusaha semaksimal mungkin namun kondisi janin terlalu lemah dan mengakibatkan keguguran" Tutur dokter dengan suara berat

Dunia semuanya hancur lembur, kaki Muis seolah tidak napak lagi ia benar-benar hancur Sehancur — hancurnya. Bayangan tentang masa depan yang indah kini harus berakhir dalam satu hari saja, ini semua ulah Areta sosok yang paling ia benci

" YaAllah pa, Calon Cucu kita! " Isak Cindy Dante sigap. Memeluk istrinya tersebut ia sangat tahu betapa terpukul nya dirinya ia juga sama terpukul seandainya, ia menaruh satpam lagi di luar rumah untuk mengetat keamanan rumah pasti hal ini tidak terjadi. Karena satpam yang biasanya sedang pergi ke kampung sedangkan hanya ada satpam junior,

" Pak Bu, Kami akan mengoperasi pengangkatan janin silakan tanda tangani surat persetujuan operasi " Kata dokter tersebut mengarah ke sang asisten.

" Baik dok, terimakasih " Dante menerima Surat tersebut ia ingin menyerah kan ke Muis namun lelaki itu tetiba pergi begitu saja.

" Muiss! " Pekik Dante mengisi kekosongan koridor rumah sakit

" Pa cucu kita pa!! " Isak Cindy tubuhnya bergetar lalu jatuh di pelukan Dante " Ma!, ma bangun ma!! " Dante menggoyang - goyangkan tubuh Cindy namun mata itu tidak terbuka lagi. " Mamaa!! "

***

" Aku ngga bersalah, aku ngga bersalah Bunga jatuh sendiri bukan karena aku! " Pekik Areta mengisi kekosongan ruang tamu rumah Muis, semenjak kejadian beberapa menit yang lalu ia tidak bisa berkutik keluar dari rumah tersebut rasanya takut sekali.

" Ini semua karena Bunga!, dia selalu saja ambil perhatian dari semua orang! " Kata Areta dengan suara begitu yakin, Ia menarik rambutnya dengan kedua tangannya.

" Gimana- gimana kalau anaknya Bunga, mati aku bakal di penjara! " Katanya penuh ketakutan yang mendalam. Bibirnya bergetar hebat,

" Den Muis " gumam Bi Uli kala melihat Muis dengan sorot tajam melewatinya begitu saja, Ia melangkah masuk ke ruang tamu sorot matanya tajam menyala kepada sosok wanita yang berantakan sekali.

Dengan gerakan cepat ia menarik pergelangan tangan wanita tersebut. Membuat wanita itu memekik dan mencoba untuk melepaskan tangan Muis yang mencengkram pergelangan tangannya,

" Lepaskan!!, " Pekik Areta

Muis menatapnya tajam, " Karena kamu, Calon anak saya dan Bunga harus pergi!. Kamu biang masalah andai kamu tidak merusak pagi ini istriku dan anakku masih baik-baik saja!! " Sentak Muis membuat tubuh tersebut bergetar hebat

Namun logikanya enggan, kalah ia menggeleng kan kepalanya tegas

" Ini semua salah istri anda, yang selalu buat masalah ini karma untuknya!.. Dia itu ngga layak bahagia jadinya seperti ini! "

Rahang Muis mengerat penuh kemarahan, sorot matanya tajam seolah ingin menginjak wanita tersebut. " SEKALI LAGI ANDA, BERKATA YANG TIDAK - TIDAK TENTANG ISTRI SAYA AKAN SAYA SOBEK MULUT MU! "

Deg!!

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!