Glegg
Arsa menelan ludahnya saat melihat tubuh Aurel yang hanya memakai lingerie tipis berwarna hitam, bahkan Arsa bisa melihat apa yang ada di dalamnya.
"Sayang boleh ya." Ucap Arsa memohon.
Aurel hanya mengangguk malu malu sambil menyilangkan tangannya, melihat anggukan Aurel, tanpa ragu lagi Arsa mulai mengeksplor setiap inchi tubuh istrinya.
"Emhhh, Arsa " Aurel mulai terbuai atas perlakuan Arsa, Arsa memperlakukannya sangat lembut, meski terkesan tidak sabaran namun Arsa berhasil menahan diri agar tidak menyakiti Aurel karena ini adalah pengalaman pertama mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tidak Akan Bisa Berbuat Macam Macam
Waktu bergulir begitu cepat, tak terasa hari pernikahan Rey dan Karina sudah di depan mata, perkuliahan pun sudah mulai berjalan lancar, kesibukan Aurel Cs seperti mahasiswa pada umum nya belajar, bermain, belajar lagi bermain lagi dan mereka menikmati nya.
Berharap kehidupan kuliah mereka akan tetap damai tanpa ganguan yang mengharuskan pertumpahan darah terjadi.
Bagi Aurel Hidup damai memang keinginan nya, juga keinginan semua orang, tapi kalau ada yang mengusik nya duluan, boleh saja kalau kamu ingin membalas nya berkali kali lipat.
Seperti saat ini, Aurel sedang duduk di bangku taman sambil menatap beberapa mahasiswa yang sedang bermain basket di lapangan.
Aurel duduk sendiri karena teman teman yang lain nya masih ada kelas, begitu juga dengan Arsa.
Tiba tiba saja Aurel mendapati baju nya sudah basah akibat seseorang menyiram nya dengan minuman.
Aurel langsung berdiri dan menatap nyalang orang yang berani menyiram nya.
" Apa maksud nya?" Tanya Aurel penuh penekanan dalam mata nya.
Si penyiram sedikit ciut saat melihat Aurel yang begitu tenang namun aura nya sedikit menyeramkan.
" Ini bukan nya lo, lo godain cowok gue kan?"
Gadis yang menyiram, Gadis itu menunjukan sebuah foto dimana Aurel tengah tersenyum dengan seorang lelaki yang memberikan nya buku.
Aurel ingat, saat itu ia tak sengaja bertabrakan dengan seorang lelaki, yang membuat buku yang di bawa nya jatuh berserakan, lelaki itu membantu membereskan buku buku nya dan Aurel hanya berterima kasih itu saja.
" Di lihat dari mana kalau gue selingkuh, ada penjelasan nya di foto ini?" Dahi Aurel mengernyit meminta penjelasan pada gadis yang telah menyiram nya ini.
Sebelum gadis itu menjawab, tiba tiba tubuh nya sudah terdorong hingga jatuh ke tanah.
" Sayang kamu enggak apa apa?" Arsa memeriksa tubuh Aurel takut takut ada yang terluka.
" Loh yang, kamu bukan nya baru masuk kelas?" Aurel heran kenapa Arsa bisa ada di sini.
" Itu enggak penting, yang penting kamu baik baik saja." Arsa kemudian berbalik menghampiri gadis yang tadi menyiram Aurel.
Arsa menarik kerah baju gadis itu,
" Apa masalah lo sama istri gue, hah?"
Melihat itu Aurel langsung mencegah Arsa.
" Sayang cukup, biar aku saja." Bisik Aurel, jangan sampai Arsa menghajar orang di sini.
Gadis itu benar benar ketakutan, ia hanya bersikap impulsif saat mengetahui foto pacar nya dengan Aurel.
" Sayang lepasin dia." Aurel berusaha melepaskan cengkraman tangan Arsa pada gadis itu.
" Gue peringatkan lo, jangan macam macam sama istri gue, kalau tidak riwayat lo" Arsa kemudian melepas cengkeraman nya dan menggandeng Aurel pergi dari sana.
Uhuk uhuk uhuk.
Gadis tadi terbatuk, padahal Arsa tak mencekik nya namun ia berasa sesak saat tadi Arsa mengintimidasi nya.
Sementara Arsa dan Aurel pergi untuk membersihkan diri.
" Sayang, tolong jangan seperti tadi lagi." Pinta Aurel saat mereka sudah berdua saja.
" Aku enggak bisa sayang liat kamu di gitu kan." Jawab Arsa.
" Aku ngerti, tapi kalau tindakan mu begitu, akan banyak memancing perhatian orang, ayo kita lewati masa kuliah kita dengan tenang, kalau ada yang macam macam dengan kita, kita harus bisa melawan dengan cantik dan bersih, kamu mengerti?" Tegas Aurelia.
" Aku enggak bisa jamin." Gumam Arsa dalam hati.
Aurel melihat gadis tadi bukan gadis jahat, ia hanya bersifat impulsif karena sebuah hasutan, berarti ada seseorang yang membenci nya di kampus ini.
Tapi siapa dan kenapa, padahal Aurel tak pernah bertingkah selama menjalani perkuliahan.
" Apa istri? Arsa menyebut gadis ja*ang itu istri?" Teriak seorang gadis saat rencana nya gagal.
" Gue serius enggak salah dengar Ran, bahkan Arsa murka banget saat melihat gadis itu basah." Ucap juwita.
Ternyata, Rani, Maya dan Juwita berkuliah di tempat yang sama dengan Aurel dan Arsa, Rani sengaja mencari tahu dimana Arsa berkuliah.
Saat ini ia tengah syok saat tau Arsa dan Aurel sudah menikah, apa lagi keluarga nya tak di beritahu, namun dia tak yakin, Karena mungkin saja Arsa hanya mengatakan hal itu agar tak ada yang mengganggu Aurelia.
" Lalu apa rencana lo selanjut nya?" Tanya Maya
" Rencana gue tetep fokus buat miliki Darren, kalau bukan gue yang miliki orang lain juga tidak boleh, apa lagi gadis itu." Ucap Rani dengan segala keegoisan nya.
" Ran, lo jangan bertindak terlalu gegabah ya, lo tau siapa Arsa dan keluarga nya." Ucap Juwita
" Gue tau, dan kalian jangan lupa, kalau Arsa juga enggak akan bisa berbuat macam macam sama gue, kecuali kalau dia mau perang saudara, pokok nya kalian tenang aja." Rani begitu yakin dengan pilihan nya.
Sebenarnya keluarga Rani dan keluarga Wirayuda masih satu kerabat, Rani adalah anak dari sepupu Mommy manda, maka nya Rani menjadi lebih berani karena hubungan kekerabatan yang di yakini nya tak akan membuat Arsa menyakitinya.
Dulu keluarga Rani sempat meminta perjodohan antara Rani dan juga Arsa, namun keluarga Wirayuda menolak, terutama Mommy manda karena mereka masih Saudara dan Arsa juga tak menginginkan hal itu.
" Ayo ikut gue, gue mau tunjukkin kalau Arsa enggak bisa berbuat macem macem sama gue." Ucap Rani.
Sementara itu disudut kantin Lea dan Raisa, Yoga, Jojo dan juga Sean sedang bersenda gurau, tentu nya mereka juga sedang membicarakan kejadian viral di lapangan video Arsa mendorong seorang gadis sudah menyebar kemana mana.
" Gila si, jadi cowok enggak gentle banget, masa dia dorong cewek begitu, cemen." Ucap Yoga
" Kalau gue si suka suka aja, keren kok." Ucap Raisa sambil membayangkan kalau dia yang di bela oleh Arsa, namun ia pun kesal saat mengingat kenyataan siapa yang Arsa bela sampai segitu nya.
" Keren dari mana, banci nama nya itu." Sean menimpali.
" Eh terlepas dari itu, sepertinya saingan lo bukan cuma Aurel deh Ris ." Ucap Lea
" Maksud lo?" Raisa tak paham
" Kaya nya ada yang sengaja buat nama Aurelia jelek." Tebak Lea
" Oh iya?" Raisa tersenyum samar seperti tak peduli, Namun dalam hati nya berkata, dia harus bisa memanfaatkan situasi untuk mengambil kesempatan.
" By the way, kemana Awan, udah seminggu dia enggak nongol?" Tanya Sean
" Dia bilang, kata nya dia sedang sakit, mungkin hari ini dia masuk." Jawab Jojo
Baru saja Jojo menutup mulut nya, Awan terlihat berjalan ke arah mereka dengan menggunakan Masker.
" Nah tuh orang nya, panjang umur dia." Ucap Yoga yang juga di dengar oleh Awan.
" Napa lo pada, nyariin gue?" Tanya Awan sambil duduk di samping Jojo.
" Gue pikir lo mati, karena udah seminggu tak menampakan diri." Canda Sean.
" Gue emang hampir mati." Jawab Awan dalam hati
" Bren*sek lo, bukan nya nengokin malah doain temen mati lagi." Awan melempar sedotan minuman Jojo pada Sean.
Mereka tertawa bersama, namun tawa mereka terhenti saat Aurel Cs memasuki Area kantin.
Semangat 💪💪