mantan tim keamanan negara yang bernama Darren mengundurkan diri tinggal ditengah hutan, dirinya dikabarkan oleh sahabatnya bahwa presiden hilang. akhirnya Darren dan tim khusus dibawah naungan Samuel menyusun rencana untuk membebaskan presiden Roland dari jeratan musuh. masalah cinta, konspirasi, serta manipulasi diungkapnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
the return of Mr Darren
...“aku takut hilangnya Clara ada sangkut pautnya samaku sam”....
...“Kalau memang iya tapi siapa?”....
...“Patrick”....
...“Serius???”....
...“Cukup yakin karena dia salah satu orang yang menginginkan nyawa ku”....
...“Sebenarnya alasan dia apa mengusik hidupmu sampai segitunya?”....
...“Entah, aku pun juga belum menemukan titik terang namun firasat ku mengatakan dia ingin merebut semua orang yang ada di dekatku”....
...Tidak sampai menunggu lama, Hans sudah menemukan titik lokasi terakhir keberadaan Clara “pak pak titiknya ada disini” ucap Hans memberitahu Darren....
...“Ini kan kawasan industri yang berada di sebelah barat kota, bisa kamu zoom lokasinya agar ketahuan lebih jelasnya”....
...Hans men zoom titik lokasi yang berada di layar laptopnya, “ren itu kan gudang pabrik tekstil milik Gibson grub” ucap Samuel....
...“Coba kamu searching Gibson group milik siapa” Samuel memerintahkan Hans....
...Hans melacak kembali apa yang diperintahkan kaptennya....
...“Bapak lihat” ucap Hans menyodorkan laptopnya dihadapan Darren dan Samuel....
...“Jadi gibson grub milik Alexo, tapi apa hubungannya Alexo dengan Patrick?” Tanya Samuel sambil berfikir....
...“Sebentar lagi kita akan tahu semuanya” ucap Darren....
...“Hans panggil tim untuk ikut dengan saya menyelamatkan Clara!! Dan kamu sam, tolong temani lylya sampai aku balik kesini” sahut Darren kembali....
...“Siap pak” ucap Hans beranjak pergi menemui rekannya yang berada di ruang karyawan....
...“Oke” jawab Samuel pergi keruangannya....
... Di basement Sandy, Jack, Mega, Sean dan Hans masuk mobil. “Kalian siap?” Tanya Darren tegas....
...“Siap pak” ucap anggota tim serentak....
...“Jangan lupa panggil pihak kepolisian” suruh Darren lagi....
...“Siap pak” ucap Mega mengeluarkan ponselnya....
...Darren mengendarai mobilnya tanpa mengenal rem, dirinya melajukan mobil dengan sangat kencang seperti nyawanya tak berharga lagi....
...“Baru kali ini aku melihat pak Darren secemas ini” bisik Sandy sambil pegangan....
...“Kata Hans ini menyangkut wanita di masa lalu nya” bisik Mega kembali....
...“Mantan maksudnya?” Bisik Sandy....
...“Mungkin” jawab Mega....
...“Gila kayak kita lagi di sirkuit balap” bisik Jack kepada Sean....
...“Seru kan tapi” bisik Sean....
...“Lumayan tapi pak Darren payah di belokan pertama tadi hampir saja nih mobil keserempet pembatas jalan” bisik Jack kembali....
...“Sudah diam aku lagi berdoa agar selamat sampai tujuan” teriak Hans yang mendengar timnya sedang berbisik-bisik ria sambil pegangan....
...“Maaf ya aku buru-buru demi misi menyelamatkan seorang ibu agar bisa bertemu kembali dengan anaknya” ucap Darren yang masih fokus mengendarai mobil sambil melihat jalan dan melirik layar ponselnya yang terhubung pada aplikasi GPS....
...“Baik pak” ucap mereka serentak....
...Di Dalam mobil Helim diberitahu oleh asistennya mengenai gosip yang menyebar di internet, “pak setelah orang saya melacak akunnya ternyata akun tersebut bodong bukan akun asli” ucap asisten Helim....
...“Sial sial segera jadwalkan jumpa pers untuk klarifikasi semua ini”....
...Tak lama Helim berbincang dengan asistennya, ponselnya berbunyi yang di layar ponselnya tertera nama Selena istrinya....
...“Kenapa sayang?” Ucap Helim....
...“Gak usah panggil aku sayang”....
...“Aku salah apa sama kamu sampai kamu berbicara begitu ke aku”....
...“Salahmu banyak dan fatalnya hari ini, aku minta cerai sama kamu”....
...“Itu berita palsu sayang, aku gak mungkin melakukan itu”....
...“Kalau memang palsu coba buktikan ke aku, tapi kalau berita itu asli aku minta kita cerai dan aku bawa Sintia jauh sampai kamu gak bisa menemukan dia” ucap selena sambil menutup ponselnya....
...“Mampussss” gumam Selena sambil tersenyum sinis....
...Selena mengingat waktu dirinya masih telponan dengan Alexo, dirinya disuruh Alexo untuk menelepon Helim dan memberi ancaman kepada Helim agar Helim menjadi panik dan tidak fokus....