NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Tubuh Istri Gendut Sang CEO

Transmigrasi Ke Tubuh Istri Gendut Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Romansa Fantasi
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: ElleaNeor

Yvone Faranes adalah seorang Mafia yang memiliki keahlian dalam bidang persenjataan, meracik obat-obatan dan racun, tewas akibat konspirasi dari beberapa orang. Bukannya ke alam baka, Yvone justru terbangun di tubuh gendut milik Rose Reinhart.


Rose Reinhart adalah istri dari Arsen Reinhart 32 tahun, yang meninggal dunia akibat overdosis obat-obatan yang dikonsumsinya. Semasa hidup, ia selalu dihina dan direndahkan oleh keluarga suaminya karena kondisi fisiknya yang gendut dan jelek.


Bahkan Arsen, suaminya sendiri enggan menyentuhnya lantaran tubuhnya itu. Tidak hanya itu, Rose kerap dihina karena tak kunjung memberikan keturunan bagi keluarga Reinhart.


Hingga kehadiran Renata, disebut-sebut akan menjadi pengganti Rose untuk memberikan apa yang keluarga Reinhart inginkan.


Kini, Rose berbeda. Dengan keahlian milik Yvone yang berada di tubuhnya, ia merubah penampilannya dan memberi pelajaran pada orang-orang yang menindasnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ElleaNeor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28. Ketahuan

Yvone meremas kertas di tangannya hingga menjadi bulatan kecil.

Melihat itu, Dokter Darwis segera menegur, “Rose, sebaiknya kau gunakan itu sebagai bukti. Aku juga tidak menyangka bila Bibi Ghita tega melakukan itu padamu.”

Dokter Darwis adalah orang pertama yang mengetahui isi dari surat itu. Ia sangat terkejut, karena kandungan dalam obat tersebut tidak sama dengan obat yang ia berikan.

“Kau benar, ini adalah percobaan pembunuhan, tidak, aku memang pernah mati. Tapi sepertinya Tuhan memberikan aku kesempatan untuk membalas dendam,” ucap Yvone dengan tangan yang mengepal kuat.

Dokter Darwis menatap Yvone simpati. Wanita secantik dan sebaik Yvone harus terlibat dengan keluarga yang penuh tipu muslihat seperti keluarga Reinhart.

“Rose, apa kau berencana memberitahu Arsen?” tanya Dokter Darwis.

“Tidak penting bagiku mendapatkan dukungan Arsen, aku hanya ingin tahu respon pria itu saja,” jawab Yvone dengan tatapan yang masih dingin seperti pertama kali.

“Bagaimana jika Arsen terlibat dalam hal ini?”

“Semua yang terlibat dalam hal ini harus mendapat hukuman, termasuk Arsen.” Yvone bersumpah jika pria itu benar-benar terlibat, Yvone tidak akan mengampuninya.

Dokter Darwis mengerti beban pikiran yang menimpa Yvone, dan ia berinisiatif untuk mengajak wanita itu untuk berjalan-jalan sebentar untuk menenangkan pikiran.

Yvone tidak menolak. Hari ini ia memang butuh ketenangan. Ia pun menyetujui ajakan Dokter Darwis untuk sarapan bersama. Keduanya kini berada di kedai makan sederhana terdekat dari rumah sakit.

“Jadi kau sungguh melakukan operasi?” Sembari menikmati sarapan, keduanya pun mengobrol ringan.

“Seperti yang kau lihat, aku sudah berubah dan itu berkat operasi,” jawab Yvone santai. Yvone tidak ingin menutupi apa pun yang ia lakukan.

Dokter Darwis? Menghela napas panjang. “Kenapa kau tidak menghubungiku? Aku bisa membantumu.”

Yvone mengulas senyum tipis. “Terima kasih.” Yvone melanjutkan sarapan, kali ini ia bisa memakan apa pun yang ia mau.

Dokter Darwis memperhatikan Yvone secara diam-diam. Tidak ada yang berubah dari wanita itu, tetap cantik, dan elegan. Jika Dokter Darwis bisa memutar kembali waktu, ia ingin kembali ke masa kuliah di mana ia mengenal Yvone.

‘Harusnya aku berusaha lebih keras,’ batin Dokter muda itu. Tadinya ia merelakan apa yang ia inginkan jatuh ke tangan orang lain, karena pria itu Arsen.

Pria bermartabat yang bergelimang harta. Berharap bisa membuat Rose bahagia. Tetapi saat mengetahui wanita itu telah disakiti, Dokter Darwis berniat untuk mengambilnya kembali.

“Rose,” panggil Dokter Darwis.

“Hmmm..” Yvone mendongak, mengalihkan atensinya dari makanan.

“Ada apa, Darwis?”

“Apa kau bahagia dengan pernikahanmu?” tanya Dokter Darwis dengan hati-hati. Ia tidak ingin pertanyaan yang ia lontarkan membuat lawan bicaranya jadi tidak nyaman.

Yvone terdiam, ia tampak berpikir. Ia tidak tahu pasti bagaimana kehidupan Rose sebelumnya. Ingatan yang diberikan Rose pada dirinya sangat terbatas. Tetapi mengingat apa yang terjadi, sepertinya pernikahan Rose tidak benar-benar bahagia.

“Aku tidak tahu.” Yvone memilih untuk menjawab demikian. Ia sendiri tidak yakin dengan jawabannya sendiri.

Dokter Darwis meneliti ekspresi wajah Yvone. Ia dapat melihat banyak keraguan, serta beban dalam diri wanita itu. Sehingga Dokter Darwis menarik kesimpulan sendiri bahwa kehidupan Rose memang tidak bahagia.

Dan entah mengapa kali ini Dokter Darwis tidak bisa tinggal diam.

“Rose, jika suatu saat terjadi sesuatu pada pernikahanmu dengan Arsen, kau bisa datang pada…”

“Dokter Darwis,” sahut Yvone cepat, yang seketika menghentikan ucapan Dokter Darwis. “Sebaiknya kau buang jauh-jauh pikiranmu itu, karena aku sama sekali tidak pernah berpikir ke arah sana.”

Dokter Darwis terdiam, apa itu artinya ia telah ditolak. Ia mengulas senyum tipis. Dengan begitu, ia begitu yakin bahwa Rose tidak pernah berubah. Baik dulu atau pun sekarang, dia akan tetap menolaknya.

“Aku sudah kenyang, terima kasih untuk sarapannya, Dokter. Aku pulang dulu.” Yvone berdiri dari duduk dirinya.

“Tunggu, Rose. Biar aku antar,” tawar Dokter Darwis berniat untuk mengulur perpisahan dengan Rose hari ini. Ia masih ingin bersama dengan wanita ini untuk waktu yang cukup lama.

Tetapi, sayangnya ia lagi-lagi ditolak.

“Tidak perlu Dokter Darwis, terima kasih.” Yvone segera membawa langkahnya meninggalkan Dokter Darwis. Yvone menghela napas panjang.

Berada di dekat Dokter itu membuat Yvone merasa sangat canggung. Benar yang dikatakan oleh Sui. Pria itu sangat menyukai Rose. Yvone mempercayai itu bukan sekedar dari ucapan Sui semata. Tetapi karena ia sudah membuktikannya sendiri.

Yvone sampai ke tempat parkir rumah sakit di mana ia memarkirkan mobilnya. Saat hendak masuk ke dalam mobil, tiba-tiba ekor matanya menangkap keberadaan seseorang pria.

Yvone menoleh, dan melihat sekelebat bayangan pria serba hitam bersembunyi di balik tiang bangunan.

“Keluar!” ucap Yvone lantang.

Pria itu menoleh, merasa yang dimaksud oleh Yvone adalah dirinya. Dalam hati mengumpat.

‘Sial, aku ketahuan.’

Alih-alih keluar, pria itu justru lari menjauh dari Yvone. Tak tinggal diam, Yvone segera mengejar. Dengan bentuk tubuh ini, Yvone lebih mudah menggerakkan tubuhnya. Bahkan ia dapat berlari dengan sangat cepat.

Dalam sekejap ia berhasil menahan pundak pria itu dan memutarnya ke belakang.

Sebuah pukulan dengan cepat dilayangkan oleh pria itu namun berhasil ditepis oleh Yvone. Ia menatap pria tampan itu, ia merasa tidak asing. Kemudian ingatannya terlempar pada saat di mana dirinya diserang oleh 3 orang preman.

“Kau lagi? Jadi apa tujuanmu kali ini?” cecar Yvone dingin.

“Tidak ada.”

Pria itu kembali berbalik, hendak kembali menghindar, namun lebih dulu diserang oleh Yvone. Terus menerus mendapat tekanan, pria yang semula hanya menahan dan menepis serang Yvone, kini mulai melawan.

Gerakannya sangat cepat dan penuh perhitungan membuat Yvone sedikit kuwalahan.

‘Siapa pria ini? Sepertinya dia bukan orang biasa.’

Pertarungan kembali tak terelakkan. Suara benturan antara anggota tubuh menggema di ruang basement. Setiap orang yang melihat merasa takut dan memilih untuk kembali ke dalam.

Yvone membaca setiap gerakan dan berusaha untuk mencari celah. Dan ketika kesempatan itu datang, ia segera meraih lengan pria itu, dan menguncinya ke belakang.

“Siapa kau sebenarnya?” hardik Yvone.

“Tunggu, Nyonya. Anda sungguh tidak mengenal saya?”

Kening Rose mengkerut. Menganggap ini hanya tipu muslihat pria ini untuk membuatnya lengah. Tetapi Yvone tidak akan mudah ditipu.

“Jangan bermain-main denganku!” Yvone hendak mematahkan tangan pria itu, tetapi pria itu segera menyebutkan namanya.

Di sisi lain, Arsen terlihat gelisah. Pagi-pagi sekali ia mendapati Rose sudah tidak ada di rumah. Ia memeriksa kamarnya dalam keadaan kosong. Ketika melihat bagasi, tetapi mobilnya sudah tidak ada.

Rasa curiga menghantui pikiran Arsen. Segera ia memerintahkan orang kepercayaannya untuk mencari keberadaan Rose.

Rapat sebentar lagi dimulai, tetapi tidak adanya kabar dari orang kepercayaannya, membuat Arsen menunda rapat tersebut.

Drrrrttt

Ponsel di atas meja berdering, Arsen melihat nama di layar, wajahnya tampak sumringah. Dengan cepat ia menjawab panggilan tersebut.

“Ya, Daniel. Bagaimana?”

“Jadi kau yang menyuruhnya?”

Mendengar suara itu, Arsen seketika membeku. Ia mengenali suara itu, dan itu adalah Rose, istrinya.

1
Evi 060989
up
Tiara Bella
mending pisah aja rose pernikahan udh gk sehat....mertua sm iparnya jg ky teule semua...Arsen jg ky begitu
Anita Rahayu
Sikat yvone kasi juga obat yg di berikan 3 medusa sebelum cerai biar setres si arsen😈😈😈😈😈😈👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Anita Rahayu
Thor buat yvone kasi kembali obat untuk mertua ipar dan demitnya thor biar arsen pusing nanganin 3 SUMO😈😈😈😈😈😈😈😈😈👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Tiara Bella
obat apakah gerangan.....
Anita Rahayu
upnya yg double dan panjang👍👍👍👍👍🙏🙏🙏🙏🙏
Rai Gojess
beri pengajaran dulu sama keluarga hama itu
Etty Rohaeti
lelaki ga bisa tegas tinggalkan saja
Rai Gojess: bikin geram ni cerita, malas mau bagi hadiah🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Tata Hayuningtyas
kelamaan pembalasan nya...ga sat set sat set
Heni Mulyani
lanjut
Tiara Bella
drama bngt....
Lyvia
sumpah gemesQ pingin tak cakar2 tu muka mereka, gsa kelamaan yvone kasih pelajaran aj mereka agar bisa menghargaimu apalagi suamimu yg lemah it 🤬🤬🤬
Ma Em
Yvone buat hukuman untuk Mereka yg sdh memecat Sui asisten setiamu , beri hukuman untuk Brighita , Renata begitu si Arsen yg plin plan itu mau saja disetir sama ibu dan adiknya buat mereka menyesal .
Evi 060989
up
Ma Em
Bagus Rose kamu hrs tegas dan balas semua perbuatan mereka yg selalu merendahkan dan menghina kamu dulu waktu jiwa Rose yg asli .
Sribundanya Gifran
lanjut
Evi 060989
up
Evi 060989
up lg
Rai Gojess
cerai cerai cerai cerai....
Tiara Bella
sui kemana ya apa dia dipecat....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!