NovelToon NovelToon
Tiba-tiba Transmigrasi Ke Zaman Kuno

Tiba-tiba Transmigrasi Ke Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Ruang Ajaib / Romansa pedesaan
Popularitas:21.8k
Nilai: 5
Nama Author: Jasmine Oke

#Ruang Ajaib # fantasi wanita # romansa pedesaan

Song Xinglan tidak sengaja menemukan batu Giok Permata Rubi, dia tidak menyangka batu tersebut yang membawanya pindah ke zaman lain yang tidak ada dalam sejarah, zaman yang serba kekurangan dan miskin dengan sumber makanan, dan dia menjadi putri bungsu di keluarga Song.






"Hah... banyak sekali kekayaan di sini, apakah masyarakat disini tidak mengetahuinya!" Gumam Song Xinglan sambil melihat sekelilingnya dengan mata berbinar...!!!

"Ini bukan daerah miskin tapi daerah kaya dengan sumber daya! Karena aku sudah disini, keluarga song akan jaya di tanganku!." Gumamnya lagi.

Ya sekarang Song Xinglang berada di pegunungan, tadinya dia ingin mencari peruntungan untuk mengisi perutnya yang lapar, setelah tiba di pegunungan mata sangat berbinar melihat tumbuhan begitu banyak disana yang bisa di makan..

.

.

.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jasmine Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. meminta izin pergi ke kota

Pagi hari yang cerah song bangun dari tidurnya karena mendengar panggilan dari Baihu.

"Tuan, bangun di dunia luar Sudah pagi! Segeralah bangun bukankah kamu ingin pergi kekota untuk mencari uang." Baihu menyenggol bahu Song Xinglan dengan kakinya.

"Bawel bangat sih, baru kali ini aku ketemu binatang sebawel kamu!" Ucap song Xinglan sambil mengusap matanya, lalu ia kembali kekamarnya.

Setelah sarapan ia meminta izin kepada para tetua untuk pergi kekota hari ini.

"Ayah ibu, aku ke kota hari ini untuk lihat-lihat soal aku bosan dirumah terus!." Ia memberitahu ayah dan ibunya lebih dahulu.

"Tapi sayang kamu baru sembuh kota itu jauh dan hanya jalan kaki jika tidak ada gerobak sapi." Ucap ibunya agak enggan membiarkan Song Xinglan pergi.

"Bagaimana kamu tunggu setelah kita selesai menanam ayah akan mengajakmu kekota, kita kekota bersama." Ucap Song Heng ia sama dengan istrinya belum bisa membiarkan putrinya pergi jauh sendirian.

Song Xinglan tidak bisa membujuk ayah dan ibunya, ia pergi mencari neneknya...

"Nainai, Zufu...!." Ia mendekati neneknya kebetulan disana juga ada kakeknya, matanya berkaca-kaca menunjukan wajah sedih.

Song Heng dan Li Roulan saling pandang lalu sama-sama menghela nafas

"Dia tahu tempat mengadu" ucap Song Heng kepada istrinya, sambil tersenyum ia tahu jika ibunya yang mengambil keputusan ia tidak bisa membantah.

Benar saja...!!!

"Song Heng, Roulan mengapa melarang cucu kesayanganku pergi ia hanya ingin jalan-jalan." Ucap Jing Meiru,

sedangkan Song Mingzhe kakeknya hanya menahan senyumnya ia tahu cucu perempuan punya cara membujuk istrinya.

"Ibu ayah, bukan maksud aku melarang lanlan, dia baru saja sembuh, aku hanya meminta menunggu setelah selesai menanam aku akan menemaninya kekota, aku tidak ingin membiarkannya sendirian dia anak gadis, ibu!." Ucap song heng menjelaskan kepada ibunya.

"Aku tidak apa-apa ayah jangan khawatir, aku tidak sendirian aku pergi bersama Wei Jingguo!." Ucapnya santai, demi mendapatkan izin ia harus menebalkan muka pergi bersama Wei Jingguo.

"Apa....!" Semua orang terkejut termasuk neneknya, karena mereka tahu siapa wei jingguo itu, rumor tentangnya sudah ada dimanapun.

"Tidak boleh, dia bukan orang baik sangat kasar kepada wanita, ayah tidak mengizinkan." Ucap Song Heng, Li Roulan juga cemas.

Song Xinglan melihat ketidaksetujuan dari wajah semua orang, apalagi neneknya, tidak bisa dibiarkan neneknya adalah kunci keberhasilannya, ia harus mengyakin neneknya.

"Nainai, dia tidak seburuk itu! Rumor itu bisa saja tidak benar, buktinya dia menolongku saat aku terkilir dan mengantarkanku pulang!." Ucap Song Xinglan dengan lembut.

"Aku belum mengucapkan terimakasih padanya, rencananya saat dikota aku akan mentraktir makan untuk mengucapkan terimakasih." Ucap Song Xinglan lagi.

"Jadi dia yang menolongmu dan mengantarmu pulang." Ucap Neneknya sudah mulai luluh, song Xinglan mengangguk..

"Kalau begitu harus mengucapkan terimakasih!, lanlan apa kamu yakin pergi dengannya, Nainai akan menemanimu pergi kerumahnya untuk berbicara dengannya." Ucap Neneknya lagi, ia sendiri berbicara dengan Wei Jingguo untuk menjaga cucunya.

"Nainai, tidak usah pergi kesana biar aku sendiri saja, dia tidak akan menyakitiku, aku teman baik Wei Jingjing dan Wei Jingbei, dia tidak akan berani, Nainai.!" Ucap Song Xinglan lagi dengan penuh yakin.

"Baiklah, tapi ingat jika dia berani menyakitimu katakan pada nainai, karena kamu memiliki keluarga dibelakangmu." Ucap neneknya lagi.

"Jadi, nainai setuju! Mengizinkan aku pergi kekota?." Ucapnya senang mata kembali ceria, Jing Meiru hanya mengangguk.

"Aaa senangnya terimakasih nainai, aku paling menyayangimu, aku mencintaimu." Ucapnya memeluk neneknya lalu mencium pipi neneknya, membuat kedua orang tuanya iri melihat kedekatan mereka berdua.

Song Xinglan merasakan tanda tidak bahagia kedua orang tuanya, ia juga memeluknya.

"Kalian berdua juga paling aku sayangi dan cintai, ayah ibu aku tahu apa yang kamu cemaskan, itu tidak akan terjadi! jangan khawatir aku bisa jaga diri." Ucapnya dengan lembut memeluk kedua orang tuanya, juga mengecup pipi ibunya.

Tidak lupa ia juga memeluk kakeknya, ia tidak mungkin membeda-bedakan semua anggota keluarganya, ia tahu semua anggota keluarga menyayangi dirinya.

Sedangkan para saudara sudah pergi keladang duluan bersama paman dan bibinya, jadi ia tidak pamit kepada mereka.

Setelah mendapatkan izin ia pergi kerumah Wei Jingjing, untuk bertemu wei jingguo.

"Tuan, apa kamu pergi bersama wei jingguo bukankah kamu bilang, tidak akan pergi bersamanya!." Ejek Baihu kepada song Xinglan.

"Kamu tidak tahu!, untuk membujuk keluargaku terpaksa aku menebalkan muka padanya, lupakan dendam itu terlebih dahulu!." Balas Song Xinglan lagi.

"Benarkan apa yang aku katakan, tuan tidak dendam tapi hanya kesal dia tidak minta maaf padamu!" Kata Baihu lagi

"Sudahlah jangan bahas lagi, kita hampir sampai!." Ucapnya menghentikan perdebatannya dengan Baihu, ia tidak bisa melawan Baihu selalu tahu apa yang ia pikirkan.

Tidak lama setelah itu ia sampai di depan rumah Wei Jingguo, ia mendengar teriakan di dalam dan juga suara tangisan Wei Jingjing.

Song Xinglan langsung masuk kedalam untuk melihat situasinya dan apa yang terjadi di dalam, ia mengintip dari celah-celah pintu, dan melihat tiga orang di dalam rumah itu sambil menindas ketiga anak keluarga Wei.

"Siapa mereka lalu dimana Wei Jingguo mengapa dia membiarkan orang-orang ini menindas adik-adiknya." Geram Song Xinglan melihat kedaan didalam,

 Wei Jingtian sudah jatuh dari ranjang dan menahan sakit dengan air mata berderai, sedangkan Wei Jingbei membantu Wei Jingjing yang terjatuh ia juga menangis dengan keras menahan sakit.

"Ini tidak bisa dibiarkan Wei bertiga dalam lindunganku, beraninya meraka menindas orangku." Marah Song Xinglan ia ingin melangkah kedalam untuk membantu, tetapi langkahnya dihentikan Baihu.

"Tuan, kamu tidak bisa masuk seperti ini, didesa ini kamu terkenal lembut dan lemah, pakailah cadar ini untuk menutupi identitasmu." Ucap Baihu sambil mengeluarkan cadar.

"Terimakasih Baihu kamu memang teliti." Song Xinglan memasang cadar itu,

 " Baihu berikan aku jarum yang sudah diberikan obat bius, aku ingin melumpuhkan orang ini secepatnya." Ucap song Xinglan.

Tidak lama setelah itu song xinglan sudah memegang jarum perak yang sangat halus ditangannya.

"Tuan, ketiga jarum itu sudah diberikan obat bius, sekali tusuk ketiga orang itu langsung pingsan." Ucap Baihu memberitahu Song Xinglan.

Song Xinglan melihat gadis kira-kira umurnya 17 tahunan ingin menampar Wei Jingbei karena ia kesal melihat ketangguhan Wei Jingbei, yang tidak takut padanya.

°°°°

Bersambung...!!!

°

°

°

《Mohon dukungan dan sarannya ya teman-teman!!! Jangan lupa like, komen dan vote karena satu komentar dari teman-teman adalah dukungan yang sangat berarti untuk author juga untuk penyemangat author!!》

♡Terimakasih😊

1
Erna Fkpg
💪💪💪💪💪
Erna Fkpg
ya elah ternyata pengagum Wei jinggoe
Ai
tulisannya masih acak adul Thor
Ai
hajar mereka song xinglan
kaylla salsabella
lanjut thor😍😍😍
kaylla salsabella
😍😍😍😍😍😍😍
kaylla salsabella
nah lo jingguo gege🤭🤭
Cty Badria
saya beri koin aj ya biar semangat up nya
Maria Lina
💪💪💪💪😍😍😍😍
Maria Lina
makasih bnyk thor ud up bnyk n bsk kaya gini lgi ya thor🙏🙏😍😍
kaylla salsabella
wah kira" mereka siapa
kaylla salsabella
semoga lan lan
Erna Fkpg
terimakasih thor tetap semangat
kaylla salsabella
lanjut thor
Erna Fkpg
lanjut thor 💪💪💪
kaylla salsabella
lanjut😍😍😍
Cty Badria
💪💪💪💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
kaylla salsabella
ayo lan lan beri air juga sama keluarga wei biar cepet sembuh
kaylla salsabella
wah kecebur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!