NovelToon NovelToon
System Kultivasi Level Maksimal

System Kultivasi Level Maksimal

Status: tamat
Genre:Sistem / Fantasi Isekai / Kultivasi Modern / Tamat
Popularitas:14.7k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Note: Ini cuma sekedar novel santai aja, kemungkinan besar dari kalian akan bosan membacanya. karena alurnya yang lambat, jadi jangan tanya author masalah debeh, aksi gelut gelut dan semacamnya yaa...😀

Xiao Yan bereinkarnasi ke dunia kultivasi modern sebagai bayi dengan status dan keahlian maksimal menyentuh angka 9999. Di tengah tragedi serangan monster yang merenggut nyawa ayahnya dan mengancam ibunya, dia tanpa sengaja melepaskan satu tembakan energi mematikan yang menghapus sang monster beserta daratan sejauh tiga kilometer dalam sekejap. Demi kehidupan yang damai dan tenang, Xiao Yan memutuskan untuk menyembunyikan identitasnya, meski takdir dan sistem di kepalanya seolah terus memaksanya untuk bertindak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Zhao Wei berusaha mengangkat kepalanya, tetapi gravitasi lima puluh kali lipat yang secara eksklusif hanya menekan tubuhnya itu langsung menekan kepalanya kembali ke lantai.

Buk!

Hidung Zhao Wei membentur lantai lagi. Wajahnya memerah padam. Keringat deras langsung bercucuran membasahi lantai di sekitarnya. Urat-urat di leher dan tangannya menonjol keluar, terlihat sangat mengerikan.

"Jangan mencari alasan!" teriak instruktur di layar dengan marah. Instruktur itu melihat ke arah tablet di tangannya. "Panel kontrol menunjukkan tekanan saat ini normal di angka dua kali lipat! Teman sekelasmu tadi bisa berjalan dengan mudah. Kenapa kau malah tengkurap seperti cacing?!"

"T-Tidak... Ini... Uwaaa! Sakit! Tulang rusukku mau patah!" teriak Zhao Wei sambil menangis. Air matanya mengalir deras, bercampur dengan keringat dan air liur yang menetes dari mulutnya karena dia tidak bisa menutup rahangnya dengan benar akibat tekanan.

Lin Fan menatap layar dengan mulut terbuka lebar. Dia memegang lengan baju Xiao Yan.

"Ugh... Xiao Yan! Coba lihat itu! Tuan Muda sombong itu menangis! Dia menangis di depan seluruh sekolah hanya karena gravitasi dua kali lipat!" seru Lin Fan kegirangan. "Ternyata selama ini kultivasinya palsu! Dia sangat lemah!"

"Ya. Sangat lemah," jawab Xiao Yan datar.

"Menahan tekanan pada angka lima puluh. Jika lebih dari ini, organ dalamnya akan hancur dan itu melanggar aturanku tentang hidup damai. Membuatnya menangis di depan Su Xue dan seluruh akademi sudah cukup," batin Xiao Yan mengevaluasi situasinya.

Di ruang ujian, siswa Kelas Unggulan lainnya mulai berbisik-bisik. Su Xue menatap Zhao Wei dengan pandangan sangat dingin dan penuh rasa jijik. Tatapan itu tertangkap jelas oleh kamera, membuat tawa siswa Kelas Biasa 3 semakin keras.

"Memalukan sekali!" Instruktur di layar menggelengkan kepalanya dengan kesal. Dia berjalan masuk ke area ujian untuk menarik Zhao Wei.

Saat instruktur itu melangkah masuk, dia tidak merasakan beban apa pun selain gravitasi dua kali lipat yang normal. Ini karena modifikasi gravitasi dari Xiao Yan hanya berukuran sebesar tubuh Zhao Wei.

Instruktur itu memegang kerah baju Zhao Wei bagian belakang dan mencoba menariknya berdiri.

Namun, instruktur itu melupakan satu hal penting. Meskipun Zhao Wei tidak memiliki berat yang bertambah, tubuh Zhao Wei sedang ditekan ke bawah dengan gaya sebesar ribuan kilogram.

Saat instruktur menarik kerah seragam sutra mahal itu dengan tenaga keras, jahitannya tidak mampu menahan tekanan dari dua arah yang berlawanan.

Sreeek!

Suara kain robek terdengar sangat jelas di seluruh penjuru akademi.

Kerah dan bagian punggung seragam emas Zhao Wei robek memanjang dari atas ke bawah, memperlihatkan kaus dalaman putihnya yang sudah basah oleh keringat.

"Uwaaa! Guru! Jangan ditarik! Punggungku sakit!" jerit Zhao Wei makin keras. Dia kini terlihat benar-benar menyedihkan. Pakaiannya robek, wajahnya penuh air mata, dan dia tidak bisa bergerak dari lantai.

Kelas Biasa 3 benar-benar kehilangan kendali. Semua siswa tertawa terbahak-bahak hingga memegangi perut mereka. Guru Wang yang berdiri di depan kelas mencoba menahan senyumnya, berpura-pura batuk untuk menutupi tawanya.

"Hahahaha! Ya ampun! Seragam mewahnya robek!" Lin Fan tertawa hingga memukul-mukul mejanya. "Ini adalah hari terbaik dalam hidupku! Terima kasih kepada langit yang sudah memberikan karma instan pada anak sombong itu!"

"Hah... Ya. Karma memang datang tepat waktu," respons Xiao Yan dengan suara yang masih monoton.

Namun, berbeda dengan biasanya, ujung bibir Xiao Yan terangkat membentuk senyuman setinggi tiga milimeter. Itu adalah senyuman paling lebar yang pernah dia tunjukkan sejak reinkarnasi. Kotak bekal ibunya sudah terbayar lunas.

Di layar, instruktur akhirnya menyuruh dua petugas medis untuk membawa tandu dorong antiawal. Mereka berempat harus mengangkat tubuh Zhao Wei dengan susah payah dari lantai. Zhao Wei terus mengerang kesakitan dan menutupi wajahnya yang menangis menggunakan tangannya yang gemetar malu.

"Ujian dihentikan sementara! Tim teknisi, periksa ulang kalibrasi sensor mesin ini!" perintah instruktur dengan nada malu. Layar proyektor kemudian dimatikan dari pusat.

Papan tulis elektronik di kelas kembali gelap.

Guru Wang mendeham keras untuk mengembalikan ketertiban kelas.

"Ehem! Cukup tertawanya!" tegur Guru Wang. Namun suaranya tidak terdengar terlalu marah. "Ini adalah contoh yang buruk. Kultivasi yang tidak dilatih secara rutin hanya akan membuat tubuh kalian menolak energi tekanan lingkungan. Jangan menjadi seperti Zhao Wei yang hanya mengandalkan pil energi dari keluarganya."

"Baik, Guru!" jawab para siswa serempak, masih dengan sisa-sisa tawa.

Xiao Yan kembali menatap lurus ke arah papan tulis. Dia dengan cepat menghapus semua jejak digital dari server akademi, mengembalikan algoritma mesin gravitasi ke pengaturan awal, dan mengaktifkan kembali semua alarm peringatan.

"Jejak dibersihkan. Peluang ketahuan Nol persen," batin Xiao Yan.

Lin Fan masih menyeka sisa air mata karena terlalu banyak tertawa. Dia menoleh ke arah Xiao Yan.

"Ugh, perutku sampai kram. Xiao Yan, kau tadi tersenyum, kan? Aku melihatnya! Kau pasti sangat senang karena orang yang membuang bekalmu tadi dipermalukan," tebak Lin Fan.

"Aku tidak tersenyum. Aku hanya sedang mencoba menguap," bantah Xiao Yan kembali ke mode datarnya yang absolut.

"Hah... Terserah kau saja. Tapi mulai hari ini, reputasi Zhao Wei sudah hancur lebur. Dia tidak akan punya muka lagi untuk datang ke Kelas Biasa dan mengganggu kita," kata Lin Fan sambil membuka buku catatannya dengan perasaan lega.

"Ya. Itu hal yang bagus," jawab Xiao Yan.

Xiao Yan mengambil penanya dan mulai menulis di buku catatannya. Hari ini dimulai dengan sedikit kekacauan, tetapi berakhir dengan sangat indah. Tidak ada perkelahian fisik yang mengundang masalah, tidak ada kekuatan mencolok yang diperlihatkan, dan musuhnya telah dilumpuhkan melalui manipulasi psikologis dan sosial.

Bagi Xiao Yan, ini adalah seni tertinggi dari metode bertahan hidup low-key di dunia kultivasi. Jika kau tidak ingin terlihat kuat, buatlah musuhmu terlihat sangat lemah hingga tidak ada yang peduli lagi padanya.

Xiao Yan menatap ke luar jendela. Langit tampak lebih cerah dari biasanya. Dia berencana untuk tidur dengan sangat nyenyak di kelas sejarah setelah ini.

1
💫Penjelajah Novel💫
kolo gw jadi Xiao yan itu udah gw tunjukkin kekuatan gw. biar semua orang tau. dan gw bakal hidup tenang di pegunungan dan menerima murid yg jenius 😑
petelgeuse romanee-contuol: Xiao Yan bocil labil kak, malah ambil pendekatan yang sulit😑
total 1 replies
adib
wah ini.. udah diungkap aja..
Ironside
Lanjut Kak /Smile/, aku tunggu 100 Babnya Kak /Curse//Curse//Curse/
Ironside: Bagus Kak, Kamu harus semngat update Kak /Scream//Scream//Scream/
total 2 replies
Sang M
T A H I........👊stop cerita. cerita gak waras...
Sang M
stop cerita dancokkk ini
Sang M
ganti cerita/ganti Host ini. karakter tikus payah malas dancokk.
Sang M
Coookkkk tikus comberan.
Sang M
matamu...
Sang M
skip....dancokkkk
Sang M
Tahi...
Sang M
cerita seorang host anjing
Sang M
tikus.pengecut. cerita melulu di sekolah. bosan. gak bisa cerita yg lain kah.??????
Sang M
pengguna system goblok. jadi memaksa jadi tikus pengecut. gak punya semangat. payah.. mati aja lu gak berguna. dancok... Otak Thor ini gak benar
Sang M
Bosan..Host gak punya greget.. sikap pengecut kayak tikus takut masalah. sampah...
Sang M
matamu.... karakter Host bocil tolol..
Ari Deo Saputra
semangat Thor
petelgeuse romanee-contuol: makasih kak/Smile/
total 1 replies
adib
💪💪 semangat thor
petelgeuse romanee-contuol: makasih kak/Smile/
total 1 replies
Ari Deo Saputra
bagus
Imran Syahputra
apaan ini kebanyakan cerita tanpa aksi jadi gk ada gunanya level maksimal
Imran Syahputra
ceritanya membosankn ganti mc aja mendingan gk ada aksi sama sekali
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!