Di wilayah Provinsi Langit Hijau, Klan Long adalah salah satu kekuatan terbesar yang menjunjung tinggi bakat di atas segalanya. Long Yue, pemuda berusia lima belas tahun dari keluarga cabang, dianggap tidak memiliki bakat sama sekali dalam tiga jalur kekuatan utama klan—kultivasi, alkimia, maupun pembentukan formasi. Ia hidup dalam keterasingan, penghinaan, dan diasingkan oleh seluruh anggota klan bahkan keluarganya sendiri karena dianggap beban yang tidak berguna. Saat kepala klan mengusulkannya untuk dibuang di pertemuan tahunan, Long Yue dengan berani mengumumkan kepergiannya secara sukarela dan bersumpah akan kembali sebagai sosok terhebat yang pernah ada.
apa yang akan terjadi selanjutnya.?
dan akankah Long Yue berhasil membuktikan kepada klan nya.?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Hali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25: Kekacauan di Kota Jing(lanjutan)
Gu Chang tertawa keras. "Aliansi? Siapa yang akan peduli? Klan jing inti sudah hancur, kekuatan besar lain sedang sibuk bertarung di utara. Tidak ada yang akan menolong kalian. Pilih saja: tunduk, atau musnah!"
Suasana di halaman itu menjadi tegang luar biasa. Anggota Keluarga Jing merasa putus asa. Mereka tahu betul, dengan kekuatan yang ada sekarang, mereka sama sekali tidak memiliki peluang menang. Bertarung sama saja dengan mati sia-sia. Namun, menyerah berarti kehilangan segalanya, harga diri, kemerdekaan, dan masa depan keluarga mereka.
Di sudut halaman, Jing Xu melihat Liu Hao dan kelompoknya yang terluka parah, sedang berdiri di belakang para tetua dengan wajah ketakutan dan rasa bersalah. Rupanya, setelah dikalahkan Long Yue di jalan dulu, mereka kembali ke kota lebih awal dan membawa berita bahwa ada kekuatan asing kuat yang membantu Jing Xu, tapi tidak ada yang percaya, dan mereka justru dianggap pembawa sial karena menambah masalah.
Jing Xu mengepalkan tangannya kuat-kuat, matanya berair karena marah dan sedih. Ia hendak melangkah maju, tapi tangan Long Yue menahan bahunya.
"Jangan gegabah," bisik Long Yue pelan, matanya menatap tajam ke arah Gu Chang dan dua tetua di belakangnya. "Situasinya berat, tapi belum habis. Lihat, mereka sangat percaya diri karena merasa kekuatan mereka jauh lebih unggul. Tapi mereka tidak tahu... bahwa selama kita pergi, kita bukan hanya sekadar berpetualang."
Long Yue melangkah maju selangkah, lalu perlahan melepaskan penahanan energinya. Hawa kekuatan Pembentukan Energi Tingkat 7 yang padat, berat, dan bercampur kilauan ungu keemasan perlahan menyebar keluar. Tekanan itu begitu kuat hingga membuat debu di halaman berterbangan, dan semua orang yang ada di sana seketika terdiam dan menoleh ke arahnya.
Gu Chang mengerutkan kening, menatap pemuda asing yang tiba-tiba muncul itu dengan heran. "Siapa kau? Pemuda asing mana yang berani masuk ke wilayah inti klan kami?"
Jing Zhan dan para tetua Keluarga Jing pun menatap heran. Mereka tidak mengenal wajah pemuda itu, tapi hawa kekuatannya... itu jelas-jelas Pembentukan Energi Tingkat 7! Puncak tahap awal! Di usia semuda itu?!
Jing Xu segera melangkah maju berdiri di samping Long Yue, suaranya lantang dan bergema ke seluruh penjuru halaman. "Dia adalah Long Yue — sahabat seperjalananku! Dan dia adalah orang yang akan membuat kalian semua pengecut dari Klan Ular Hijau menyesal telah datang ke sini!"
Gu Chang dan kedua tetuanya tertawa sinis. "Hanya Pembentukan Energi Tingkat 7? Bagus sekali bakatmu, pemuda. Tapi di hadapan kekuatan Penyatuan Energi, kau hanyalah semut yang sedikit lebih besar. Satu jentikan jari saja sudah cukup untuk mematikanmu."
Long Yue tersenyum dingin, matanya menatap lurus ke arah Gu Chang tanpa rasa takut sedikit pun. "Benar, biasanya begitu. Tapi sayang sekali... kalian salah menilai kekuatanku. Dan kalian salah besar jika mengira Klan Jing sudah tidak ada peluang lagi."
Ia melangkah maju lagi, hawa kekuatannya semakin meluap, dan di sekeliling tubuhnya, nyala Api Ungu Surgawi Tingkat 1 perlahan muncul dan menyala terang, memancarkan panas yang murni dan menekan, membuat udara di seluruh halaman seketika menjadi panas menyengat.
"Api Roh?!" seru salah satu tetua Klan Ular Hijau dengan mata terbelalak tak percaya. "Itu... itu Api Ungu Surgawi! Api roh tingkat tinggi yang hanya dimiliki oleh para ahli alkemis besar atau kekuatan utama klan besar! Kenapa ada di tangan pemuda seumur ini?!"
Gu Chang yang tadinya santai, kini wajahnya berubah serius dan sedikit cemas. Api roh adalah hal yang sangat langka dan berharga. Memiliki api roh berarti memiliki daya serang, pertahanan, dan kemampuan khusus yang jauh melampaui tingkat kekuatan fisik biasa. Ditambah lagi, tingkat kekuatan pemuda ini ada di puncak Pembentukan Energi... artinya dia mampu bertarung setara bahkan melampaui ahli Penyatuan Energi Tingkat 1 biasa.
"Jadi kalian punya kartu tersembunyi," gumam Gu Chang dingin, namun rasa percaya dirinya belum hilang. "Tapi tetap saja, hanya satu orang dengan api roh belum cukup melawan kami bertiga. Kami punya dua orang Penyatuan Energi Tingkat 2. Kalian tetap kalah jumlah dan kalah kekuatan!"
Saat itu juga, Jing Xu melangkah maju berdiri di samping Long Yue. Ia pun melepaskan penahanan energinya, membiarkan hawa Pembentukan Energi Tingkat 5 yang kokoh dan murni menyebar keluar. Kualitas energinya begitu baik hingga membuat banyak tetua Klan Jing terkejut. Mereka tahu betul Jing Xu hanya Tingkat 4 saat berangkat, tapi sekarang... dia sudah Tingkat 5, dan dasarnya jauh lebih sempurna dibandingkan jenius klan lainnya!
"Dan aku!" seru Jing Xu lantang. "Aku Jing Xu, anak bungsu Klan Jing! Aku sudah kembali, dan aku sudah jauh lebih kuat dari sebelumnya! Kami berdua akan memastikan kalian semua tidak akan pernah keluar dari gerbang kota ini hidup-hidup!"
Jing Zhan, ayahnya, menatap putra bungsunya dengan mata berkaca-kaca penuh bangga dan harapan baru. Para tetua dan anggota keluarga pun perlahan bangkit dari keputusasaan mereka. Kehadiran kedua pemuda ini, kekuatan mereka yang luar biasa, dan api roh yang menakjubkan itu, telah menanamkan kembali semangat juang yang hampir hilang.
Long Yue menatap tajam ke arah musuh-musuhnya, suaranya dingin dan berisi ancaman nyata. "Aku beri kesempatan. Sekarang juga, kalian semua berbalik badan dan pergi jauh dari sini. Jangan pernah menginjakkan kaki di wilayah Keluarga Jing lagi. Kalau tidak... apa yang terjadi di sini nanti akan menjadi pelajaran pahit yang tak akan pernah kalian lupakan seumur hidup kalian."
Gu Chang mengertakkan gigi, rasa malu dan marah menguasai dirinya. Ia datang dengan angkuh dan penuh keyakinan menang, tapi sekarang ia diancam oleh dua pemuda yang dulu bahkan tidak dianggapnya ada. Ia mengangkat tangannya tinggi-tinggi, energi berwarna hijau beracun menyala terang di sekujur tubuhnya.
"Kurang ajar! Kau pikir dengan api roh saja kau bisa mengalahkan kami? Serang! Habisi mereka semua! Biar mereka tahu bedanya langit dan bumi!"
Suasana halaman seketika berubah menjadi medan perang. Anggota Keluarga Jing dan pasukan Klan Ular Hijau saling berhadapan, siap bertarung mati-matian. Di tengah-tengah, Long Yue dan Jing Xu berdiri tegak, menjadi harapan terakhir dan benteng pertahanan terkuat bagi seluruh keluarga ini.
Kekacauan yang melanda Kota Jing kini mencapai puncaknya, dan pertarungan besar yang akan menentukan nasib ribuan nyawa serta masa depan dua keluarga besar, siap meledak kapan saja.