NovelToon NovelToon
PEWARIS NAGA EMAS

PEWARIS NAGA EMAS

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Balas Dendam / Fantasi
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: suryadharma

Di sebuah kabupaten kecil di provinsi Jawa Barat, di Negara Nusantara, Arkan Wijaya baru saja lulus SMA, namun saat pulang dia mendapati rumahnya kosong, kedua orang tuanya tidak ada, dia mencari kesana kemari namun tidak ada kabar tentang mereka, hanya menemukan secarik kertas bertuliskan "Arkan kamu sudah dewasa, carilah jalanmu sendiri, kami tidak bisa terus menjagamu, dan ada kewajiban yang harus kami lakukan, suatu saat nanti mungkin kamu akan mengerti, maafkan kami Arkan." Dan di samping kertas itu ada cincin emas berbentuk kepala dan permata kecil berkilau di kedua matanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon suryadharma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 Kembalinya Pewaris

Yacht melaju kencang meninggalkan Pulau Naga. Kabut hitam di belakang mereka semakin menipis, tapi aura ancaman masih terasa pekat. Arkan berdiri di deck belakang, angin laut menerpa wajah tampannya yang penuh tekad. Di sampingnya, Sela memeluk pinggangnya, sementara orang tuanya duduk di kursi deck dengan wajah lelah tapi penuh kelegaan.

“Akhirnya… kami bisa bertemu lagi,” kata ibu Arkan sambil memegang tangan anaknya. Air matanya jatuh. “Kami pergi karena cincin itu memanggil kami. Warisan Naga Emas terlalu berbahaya jika jatuh ke tangan salah orang.”

Ayah Arkan, seorang pria tegap berusia 45 tahun bernama Wijaya, menambahkan dengan suara dalam, “Kami mencoba menyelesaikan utang lama keluarga. Tapi Sekte Naga Hitam lebih cepat. Mereka ingin cincin untuk membangkitkan Naga Hitam Sejati.”

Arkan mengangguk. “Sekarang saya yang akan melindungi. Kalian istirahat dulu.”

Sela membantu membawa orang tua Arkan ke kabin untuk beristirahat. Begitu mereka pergi, Juanda Hartono mendekat.

“Arkan, berita tentang serangan kita ke Pulau Naga pasti sudah sampai ke daratan. Jakarta akan panas. Bisnis saya juga terancam.”

“Biarkan saja,” jawab Arkan tegas. “Mulai sekarang, kita bangun kekuatan sendiri. Saya butuh tempat latihan yang aman dan informasi tentang Tujuh Sekte Gelap.”

Perjalanan pulang memakan waktu dua hari. Selama itu, Arkan tidak sia-siakan waktu. Ia meditasi di deck kapal setiap malam, menyerap Qi laut yang kaya. Dantiannya semakin padat. Sela selalu menemani, belajar teknik baru dan semakin dekat secara fisik maupun jiwa.

Malam kedua, saat bulan purnama, Arkan berhasil breakthrough ke **Qi Condensation Tingkat 5**. Tubuhnya mengeluarkan lapisan kotoran hitam tebal. Setelah membersihkan diri, ia terlihat semakin kekar dan tampan, auranya semakin dominan.

Sela yang melihatnya keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk langsung memeluknya erat. “Kamu semakin kuat… dan semakin membuat aku jatuh cinta.”

Arkan mengangkat dagu Sela dan menciumnya dalam-dalam. “Kamu milikku. Selamanya.”

Mereka menghabiskan malam itu dengan penuh gairah di kabin pribadi. Naga Qi Arkan mengalir deras ke tubuh Sela, membantu gadis itu naik ke Tingkat 3. Ikatan jiwa mereka semakin kuat.

Keesokan paginya, yacht merapat di Tanjung Priok. Juanda sudah menyiapkan mobil pengawal ketat. Begitu rombongan tiba di apartemen Sudirman, berita sudah menyebar luas di kalangan bawah tanah.

Pewaris Naga Emas menyerang Pulau Naga dan membawa pulang orang tuanya.

Malam harinya, sebuah undangan tiba. Sekte Langit Biru — salah satu sekte putih terbesar di Jawa — mengundang Arkan ke pertemuan di sebuah vila mewah di Puncak.

“Kita hadiri,” putus Arkan. “Tapi tetap waspada.”

Besok sore, Arkan, Sela, dan kedua orang tuanya datang ke vila tersebut. Sekte Langit Biru diwakili oleh seorang wanita cantik berusia 30-an bernama Murong Xue, seorang Core Formation Tingkat 3.

“Pewaris Naga Emas,” sapa Murong Xue sambil tersenyum. “Kau membuat heboh dunia kultivasi Nusantara hanya dalam waktu seminggu.”

Arkan duduk dengan tenang. Aura dominannya membuat semua orang di ruangan merasa segan. “Saya tidak mencari masalah. Tapi Naga Hitam menculik orang tuaku.”

Murong Xue mengangguk. “Tujuh Sekte Gelap semakin berani. Mereka ingin menguasai sumber daya spiritual di Nusantara. Sekte Langit Biru ingin bekerja sama denganmu.”

Arkan tersenyum tipis. “Kerja sama seperti apa?”

“Kau bergabung sebagai sekutu luar. Kami beri akses ke tempat kultivasi dan informasi. Sebagai balasannya, kau bantu kami melawan Naga Hitam.”

Arkan memikirkan sebentar lalu mengangguk. “Baik. Tapi saya punya syarat. Lindungi keluarga saya.”

Kesepakatan pun dibuat. Sebagai tanda, Murong Xue memberikan sebuah Liontin Pelindung Langit yang bisa menyembunyikan aura Arkan sementara waktu.

Saat rombongan pulang ke Jakarta, sebuah serangan mendadak terjadi di jalan tol menuju kota. Dua mobil SUV menghadang dan puluhan kultivator keluar.

“Ini jebakan!” teriak Juanda.

Arkan tersenyum dingin. “Bagus. Aku butuh latihan setelah breakthrough.”

Ia melompat keluar mobil. Pedang Naga Emas Muda terhunus. Lawan kali ini dipimpin oleh seorang Core Formation Tingkat 4 dari Naga Hitam.

“Anak kecil sombong! Kembalikan token dan mati!” bentak lawan itu.

Arkan menyerbu duluan. Pertarungan di pinggir tol meledak hebat. Mobil-mobil berhenti, orang biasa panik berlarian.

Dengan Tingkat 5, Arkan jauh lebih kuat. Ia menggunakan **Naga Emas Mengamuk** versi lebih kuat. Bayangan naga emas besar muncul, menghancurkan tiga mobil sekaligus. Lawan Core Formation berusaha melawan mati-matian, tapi Arkan terlalu cepat.

Satu tebasan pedang memutuskan lengan kanan lawan. Kemudian tinju naga menghantam dada hingga tulang rusuk retak.

“Katakan pada pemimpin kalian,” kata Arkan dingin sambil menindih lawan dengan kaki. “Aku akan datang sendiri ke markas utama kalian.”

Ia membiarkan lawan kabur sebagai pesan, lalu membersihkan sisa anak buah dengan bantuan Sela yang semakin tangguh.

Setelah pertarungan, Arkan kembali ke mobil. Orang tuanya memandang anaknya dengan bangga sekaligus khawatir.

“Kamu sudah bukan Arkan yang dulu,” kata ayahnya.

Arkan tersenyum. “Tapi saya tetap anak kalian.”

Kembali ke apartemen, Arkan langsung meditasi. Kemenangan kecil demi kecil membuatnya semakin dekat dengan Foundation Establishment.

Sela duduk di pangkuannya setelah mandi. “Besok kita latihan lagi ya? Aku ingin bisa berdiri di sampingmu dengan setara.”

Arkan mengusap punggungnya. “Tentu. Kita akan naik bersama.”

Malam itu, Jakarta terasa semakin gelap. Berita tentang Pewaris Naga Emas yang semakin kuat menyebar ke seluruh Nusantara. Banyak sekte mulai memperhatikan, baik yang ingin berteman maupun yang ingin menghancurkannya.

Arkan membuka mata di akhir meditasi. Matanya berkilau emas.

“Ini baru awal. Aku akan jadi yang terkuat.”

Sela yang tertidur di pelukannya tersenyum dalam mimpi. Masa depan penuh pertarungan, cinta, pengkhianatan, dan kejayaan menanti mereka.

Pewaris Naga Emas telah kembali — lebih kuat, lebih dominan, dan siap menghadapi segalanya.

1
Manusia Ikan 🫪
pembukaan yang menarik/Chuckle/
Nur Mohammad Rahman Arif: makasih kak
total 1 replies
T28J
aku suka 👍
T28J: jangan lupa mampir ketempat syaa juga kak👍
total 2 replies
Tarmin Dono
bagus sih ni,smngat yaa thor nulisnya,,,,💪💪💪💪💪🙏🙏🙏🙏
Nur Mohammad Rahman Arif: makasih kak, siap🙏🏻😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!