NovelToon NovelToon
ONE TOP GOD: Perjalanan Menuju Puncak Dunia

ONE TOP GOD: Perjalanan Menuju Puncak Dunia

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Action / Showbiz
Popularitas:353
Nilai: 5
Nama Author: Ab Je

Di dunia pro-scene FPS yang kejam, satu peluru bisa menentukan segalanya.

Reno, seorang remaja yang bekerja di warnet kumuh, hanya dikenal sebagai "hantu" di server publik. Tanpa tim, tanpa perlengkapan mewah, ia mendominasi setiap pertandingan dengan satu ciri khas: satu tembakan, satu nyawa melayang. Kemampuannya yang tidak masuk akal membuat banyak orang menuduhnya menggunakan cheat.

Namun, nasib Reno berubah saat sebuah tim e-sport yang sedang di ambang kehancuran menemukannya secara tidak sengaja. Di tengah keraguan rekan setim yang tidak mempercayainya dan rival-rival besar yang siap menjatuhkannya, Reno harus membuktikan bahwa [aim] miliknya adalah murni bakat dewa.

Dari turnamen antar-warnet yang penuh asap hingga panggung megah kejuaraan dunia, Reno akan menunjukkan bahwa untuk menjadi yang terbaik, kamu tidak butuh peluru kedua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ab Je, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25: Garis Akhir dan Awal Baru

Lampu neon Marina Bay Sands berkilauan di permukaan air, namun bagi Reno, keindahan Singapura malam itu terasa seperti labirin yang mematikan. Setelah kemenangan mutlak atas Northern Stars, suasana di dalam bus tim Black Viper sangat jauh dari kata ceria. Pesan dari [S] masih membekas di benak Reno, menciptakan kewaspadaan yang membuat setiap bayangan di pinggir jalan tampak mencurigakan.

"Coach, kita tidak bisa kembali ke hotel melalui lobi depan," ucap Reno memecah keheningan. "Victor sudah menyiapkan orang di sana. Kita harus turun di area parkir bawah tanah dan langsung menuju lift servis."

Ardi menatap Reno dengan serius, lalu mengangguk kepada sopir bus. Ia tahu bahwa di dunia e-sport tingkat tinggi, uang taruhan yang hilang bisa membuat orang melakukan hal-hal nekat. Black Viper baru saja menghancurkan skema taruhan bernilai jutaan dolar, dan pelakunya tidak akan tinggal diam.

Saat mereka berhasil menyelinap masuk ke kamar masing-masing, Reno segera mengunci pintu dan menyalakan laptopnya. Ia tidak lagi masuk ke dalam game. Ia masuk ke dalam sebuah forum terenkripsi yang alamatnya diberikan oleh [S]. Di sana, ia menemukan data yang mengejutkan: sebuah daftar "pemain yang bisa dibeli" di turnamen internasional ini. Dan di urutan teratas, ada nama-nama besar yang seharusnya menjadi idola.

"Jadi ini alasan kenapa Northern Stars begitu sempurna," bisik Reno. "Mereka bukan hanya menggunakan celah server, tapi mereka juga memiliki akses ke data *real-time* musuh melalui admin yang korup."

Tiba-tiba, sebuah pesan muncul di layar laptopnya.

> *[S]:* Kamu sudah melihatnya, kan? Sekarang kamu punya pilihan. Simpan data ini dan biarkan dunia tetap dalam kegelapan, atau ungkapkan sekarang dan hancurkan karirmu sendiri karena mereka akan memburu kamu sampai ke Jakarta.

Reno menatap trofi MVP yang tergeletak di samping laptopnya. Trofi itu terasa berat, bukan karena logamnya, tapi karena makna di baliknya. Jika ia diam, ia bisa pulang ke Indonesia sebagai pahlawan dan hidup mewah dengan hadiah kemenangan. Namun, jika ia diam, maka gelar "One Tap God" yang ia banggakan hanyalah sebuah kebohongan di tengah sistem yang busuk.

Reno mengetik balasan dengan tangan yang stabil.

> *[Reno]:* Aku tidak memulai ini di warnet hanya untuk menjadi bagian dari kebohongan. Kirimkan bukti otentiknya. Aku akan melakukannya di konferensi pers besok pagi.

Keesokan harinya, seluruh dunia e-sport terguncang. Reno tidak hanya berbicara tentang kemenangannya, tetapi ia menunjukkan bukti-bukti sabotase teknis dan konspirasi taruhan yang melibatkan Victor dan beberapa oknum panitia. Konferensi pers yang seharusnya formal itu berubah menjadi kekacauan besar.

"Kenapa kamu melakukan ini, Reno? Kamu bisa kehilangan segalanya!" teriak salah satu wartawan di tengah kerumunan.

Reno berdiri di depan mikrofon, menatap lurus ke arah kamera yang menyiarkan wajahnya ke jutaan orang. "Aku melakukan ini karena e-sport bukan soal uang atau taruhan. Ini soal dedikasi, soal anak-anak yang menabung uang sakunya hanya untuk bermain satu jam di warnet, dan soal keadilan dalam kompetisi. Jika kejujuran berarti aku harus kehilangan mahkotaku, maka biarlah mahkota itu runtuh hari ini."

Keputusan itu berbuah pahit sekaligus manis. Kemenangan Black Viper atas Northern Stars tetap diakui, namun turnamen dihentikan untuk investigasi besar-besaran. Victor menghilang, dan Northern Stars didiskualifikasi secara permanen dari semua kompetisi resmi.

Sore itu, di Bandara Changi, tim Black Viper bersiap untuk pulang ke Indonesia. Tidak ada kemewahan, tidak ada kontrak jutaan dolar dari Victor, namun mereka pulang dengan kepala tegak.

"Kamu melakukannya, Reno," ucap Marco sambil menepuk pundak sahabatnya. "Kamu benar-benar menjadi One Tap God yang sesungguhnya. Bukan hanya di dalam game, tapi di kehidupan nyata."

Reno tersenyum tipis. Ia merogoh sakunya dan menemukan sebuah kartu memori baru yang ditinggalkan di tasnya. Di sana tertulis: Sampai jumpa di turnamen musim depan. - S.

Saat pesawat lepas landas meninggalkan Singapura, Reno melihat ke arah bawah. Ia tahu bahwa perjalanannya belum berakhir. Musuh-musuh baru akan bermunculan, dan konspirasi yang lebih besar mungkin sedang menantinya di Jakarta. Namun, selama ia memiliki bidikan yang jujur dan tim yang setia, tidak ada satu pun rintangan yang tidak bisa ia taklukkan dengan satu ketukan presisi.

"Target terkunci," bisik Reno sambil menutup matanya, siap untuk babak baru yang lebih menantang.

1
Alia Chans
wow cerita nya menarik, semangat✍️ nya
Ab Je: makasih yahh sudah menyemangati. (🌹)
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!