Gea menerima tawaran bara yang mengajaknya menikah,walaupun ini awalnya hanya pernikahan kontrak namun gea berharap akan tumbuh cinta diantara mereka. Atau justru harapan gea harus pupus dengan kehadiran orang ketiga yang menyukai bara? Akankah hidup gea berubah atau justru ia akan semakin merasakan sakit?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risti rika safitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 22
Pagi harinya saat bara bangun ia sudah melihat lagi keberadaan istrinya. Bara langsung turun dari ranjang nya dan langsung berlari kedalam walk in closet untuk mengecek apakah pakaian istrinya masih ada atau tidak.
Bara menghela napas lega saat melihat semua barang-barang istrinya masih tersimpan rapi. Bara takut jika gea kabur dan meninggalkannya. Tanpa mencuci muka dan keluar dengan wajah bantalnya. Tujuan nya saat ini adalah mencari keberadaan istrinya.
"Ma gea mana?"tanya bara
"Loh kamu gak tahu istri kamu itu udah berangkat kerja"jawab sekar
"Kok dia gak bilang aku si"ucap bara
"Lah mama kira dia udah izin sama kamu,dia aja berangkat naik taksi"sahut sekar
"Engga yaudah deh ma aku kekamar dulu mau siap-siap"ucap bara
Bara menghela napas panjang ia tahu jika saat ini istrinya sedang marah,dan ini semua karena ulahnya.
"Kamu bodoh sekali bara,bisa-bisanya kamu melakukan hal yang tak seharusnya kamu lakukan"ucap bara menghela napas panjang
Ia ingin mandi dan akan menyusul istrinya ketempatnya bekerja,bara tak ingin hubungannya dengan jadi seperti ini.
Sedangkan saat ini gea sudah dalam perjalanan menuju sebuah tempat dimana mereka akan berjanjian dengan orang yang akan mengajak dia bertemu.
"Maaf mas bukannya aku gak mau pamit sama kamu aku lagi kesal aja jika mengingat kejadian semalam"ucap gea lirih
Setelah menempuh perjalanan sekitar 45 menit kini gea sudah sampai ditempatnya,gea membuka ponsel nya dan mencari dimana keberadaan orang yang akan ia temui.
"Nona gea"panggil seseorang
Gea menoleh dan tersenyum kearah jimmy.
"Pak jimmy ya?"tanya gea
"Iya saya jimmy nona,mari kita masuk dulu"jawab jimmy
Gea menganggukkan kepalanya,ia mengikuti langkah kaki jimmy. Fandi sudah menunggu didalam,mereka memang memang mengadakan pertemuan pagi karena fandi akan keluar kota untuk mengurusi pekerjaannya.
"Tuan nona gea sudah datang"ucap jimmy
Fandi mengangkat kepalanya dan menatap ke arah gea yang tersenyum.
"Silahkan duduk"ucap fandi
"Terima kasih pak"sahut gea
"Jadi kamu yang namanya gea? Model yang yang banyak dipakai jasanya oleh beberapa artis"ucap fandi
"Iya say gea pak,ada yang bisa saya bantu?"tanya gea
"Saya ingin meminta kamu untuk menjadi model brand pakaian saya,perusahaan kami akan mengeluarkan brand baru dan kami membutuhkan model. Sebenarnya kami sudah menghubungi beberapa model namun ya tidak ada yang merespon"jawab fandi
"Mungkin mereka sedang banyak kerjaan,jadi bapak ingin saya menjadi model dari brand bapak?"tanya gea
"Jangan panggil bapak saya belum tua"ucap fandi ketus
"Ah maafkan saya tuan"sahut gea kikuk
"Tidak apa-apa jadi bagaimana kamu mau bekerja sama dengan kami? saya akan melihat kerja dan hasil kamu dulu,jika bagus saya akan kontrak kamu 2 tahun untuk menjadi Brandambasador perusahaan saya"ucap fandi
"Anda serius tuan?"tanya gea
"Iya saya serius tapi saya ingin melihat hasil awalnya dulu jika bagus maka saya akan kontrak kamu"jawab fandi
"Baik saya setuju tuan"ucap gea tersenyum
Fandi mengulurkan tangannya sebagai tanda deal,gea menyambut uluran tangan tersebut.
"Untuk keperluan semuanya akan diurus oleh jimmy"ucap fandi
"Saya permisi dulu"pamit fandi
Gea berdiri dan membungkukkan sedikit badannya,jimmy mengajak gea keluar dan akan menuju perusahaan.
"Anda tidak apa-apa nona jika bekerja hari ini?"tanya jimmy
"Iya tidak masalah tuan,saya juga sudah siap"jawab gea
Gea membuka ponselnya ia ingin mengabari bara terlebih dahulu,ia memang masih kesal namun ia tak ingin membuat bara khawatir.
\~
Bara yang sedang dalam perjalanan membuka ponselnya saat mendapatkan notifikasi dari istrinya.
'mas aku kerja ya,kalo kamu mau nyusul aku nanti aja saat jam istirahat'
Begitu lah isi pesan yang dikirimkan oleh gea,bara menghela napas. Lucky melirik ke belakang saat mendengar helaan napas bara berkali-kali.
"Lo lagi berantem sama gea?"tanya lucky
"Gue yang salah,gue semalam ga sengaja lihat foto winda dan saat itu gea masuk"jawab bara
"Kenapa fotonya masih lo simpan? Bukannya semua nya udah lo bakar?"tanya lucky
"Gue juga ngerasa udah,tapi gatau kalao semalam masih nyempil dibalik berkas-berkas"jawab bara
"Dan semalam dia gak mau ngomong sama gue,dia juga berangkat tadi pagi gak ngasih tau gue"ucap bara lagi
"Gue gak tahu harus ngomong gimana,gue juga kalau diposisi gea bakal marah. kalian menikah karena terpaksa kan? Awalnya pasti gea merasa ragu dan tidak percaya dengan lo,tapi setiap hari lo juga berusaha untuk menunjukkan kalo lo bener sayang dan cinta sama dia. Mungkin juga saat ini gea udah mulai yakin dan mencintai lo tapi secara tidak langsung saat ini lo yang bikin perasaan gea kembali ragu"ucap lucky
Bara terdiam mendengar ucapan lucky,kepalanya terasa pusing saat ini.
"Tapi jujur luck gue gak ada perasaan apapun sama winda lagi,jika gue masih ada perasaan sama winda gue ga akan ngajak gea buat nikah. Sebenarnya hal yang gue takutkan saat ini adalah kembalinya winda"sahut bara
"Biarin aja kalau dia kembali,gak ada urusan apapun lo sama dia bara. Fokus lo saat ini sama gea,lo harus yakini gea jika lo gak ada perasaan apa-apa lagi sama winda"ucap lucky
"iyaaa"sahut bara
Lucky pun membiarkan saja bara berpikir dengan pikirannya saat ini,rumah tangga mereka sedang diuji saat ini.
\~
Kini gea sudah sampai diperusahaan milik fandi,ia bersama jimmy langsung menuju keruangan khusus dimana gea nanti akan melakukan proses pemotretan.
"Geaa"panggil seseorang membuat gea menoleh
"Mbak elsa"ucap gea
"Kamu ngapain disini?"tanya elsa
"Aku mau pemotretan mbak"jawab gea
"Kamu jadi model brand fandi?'tanya elsa
"Iya mbak,mbak sendiri kok ada disini?"tanya gea
"Saya teman kuliahnya fandi,dan kami juga akan pergi keluar kota untuk urusan pekerjaan"jawab elsa
"Kamu diantar bara?"tanya elsa
"Engga mbak aku naik taksi,pulangnya mungkin baru dijemput mas bara"jawab gea
"Yaudah lanjut aja semangat ya"ucap elsa tersenyum
"Iya mbak juga ya"sahut gea
Elsa menganggukkan kepalanya lalu setelah itu ia pamit,fandi menatap interaksi gea dan elsa.
"Lo kenal sama gea?"tanya fandi
"Dia istrinya bara"jawab elsa
"Bara? Yang pemilik bar company?"tanya fandi
"Iyaaa istrinya masih kuliah tapi sambil kerja juga si"jawab elsa
"Gue baru tahu kalau dia udah nikah"ucap fandi
"Haha lo pasti ada niatan mau dekatin dia kan?"tanya elsa tertawa
Fandi mendengkus,elsa ini bisa saja membaca pikiran orang.