NovelToon NovelToon
Tumbal Pengantin

Tumbal Pengantin

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:67.7k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Aldo pulang merantau dari kota karena mendengar kabar bahwa sebentar lagi Airin akan segera menikah, Kakak kesayangannya itu akan menikah sehingga dia harus segera pulang.

tanpa dia tahu bahwa sesuatu telah terjadi dan Aldo sama sekali tidak mendengar kabar tentang hal itu, bahkan hal yang begitu buruk akan segera menghampiri dia karena kedatangan dia ke desa ini hanya akan mengungkap apa yang telah terjadi kepada Airin yang telah lama menghilang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22. Yoga tahu

"Hiks, Hiks."

Suara itu begitu pilu sekali ketika Yoga mendengar, sudah berulang kali dia mendengarkan dengan seksama karena tidak ingin salah. dan ternyata memang benar ada seseorang yang sedang menangis di ruangan tersebut, entah memang dalam ruangan ini atau di tempat lain namun yang jelas Yoga memang mendengar suara orang sedang menangis itu.

Yoga segera keluar untuk mencari apakah memang ada orang yang membutuhkan bantuan sehingga menangis seperti ini, Dia baru saja selesai latihan gym sehingga keadaan tubuh sedang fit dan mood juga sedang bagus, oleh sebab itu dia langsung keluar untuk mencari tahu apakah memang ada yang sedang butuh bantuan atau hanya menangis karena hal lain.

Tempat gym sudah sepi sekali karena ini sudah larut dan kemungkinan besar para pengunjung sudah pulang ke rumah mereka masing-masing, namun juga baru selesai karena dia memang mengambil jam malam seperti ini agar terasa sepi dan dia bisa fokus melakukan latihan itu sendiri yang saja.

Namun karena terlalu sepi seperti ini malah pikiran dia kemana-mana dan mendengar suara orang yang sedang menangis pilu, apa sebenarnya yang sudah terjadi sehingga dia mendengar orang dan bulu kuduk ini juga terasa merinding, Yoga tetap keluar sambil menyandang handuk kecil di atas pundak dia untuk mengusap keringat.

"Tidak ada orang di bagian sini." Yoga menatap kesana kemari untuk memastikan.

Namun memang sama sekali tidak ada orang tapi dia mendengar suara yang sedang menangis itu semakin jelas saja, tadi ada di bagian sini dan ketika dia sudah datang kemari maka suara itu menghilang dari pendengaran, seolah suara itu terus mengajak dia berpindah ke lain sisi dalam gedung gym ini.

"Apa gedung gym ini ada hantunya ya?" Yoga jadi merinding dengan hal itu.

Braaaak.

"Allahu Akbar!" Yoga sampai terpental karena kaget mendengar suara pintu yang terbanting keras.

"Ya Allah kalau begini jantung aku bisa lepas." pemuda ini terengah-engah dan memutuskan untuk pulang saja.

Sreeengg.

Bau busuk bangkai menusuk hidung masuk dalam penciuman Yoga sehingga pemuda ini terdiam sesaat, dia tahu bahwa aroma yang tidak sedap seperti ini pasti dari arwah yang sedang gentayangan dan kemungkinan besar malam ini dia akan dihantui oleh seseorang sehingga terus mencium aroma tersebut.

"Siapa pun dirimu ini tolong jangan ganggu aku karena aku tidak pernah mengganggu dirimu." Yoga berkata sendirian.

"Hiks, Hiks." suara menangis itu kembali terdengar pilu sekali.

"Apa yang kau butuhkan sehingga mendekati aku dengan cara seperti ini?" Yoga memberanikan diri untuk bertanya walau dalam hati sudah ketar-ketir tidak karuan.

Siapa yang tidak takut bila sedang sendirian di dalam gedung cukup besar dan malah mendengar suara orang yang menangis seperti itu, ini bila orang yang lemah mental saja sudah lari terbirit-birit karena tidak sanggup mendengar suara yang terus-menerus datang di telinga mereka seperti Yoga saat ini.

Jreeeeeeng.

"Aaagkkkkk!" Yoga berteriak keras dan jatuh terjengkang ke belakang ketika muncul wajah hancur berantakan tepat di depan mata dia.

"Hiks, Kenapa kau tidak menolong aku saat itu?" gadis berwajah hancur Ini bertanya dengan suara serak.

"Si....siapa kau?" Yoga gugup bukan main dan dia berusaha mundur ke belakang.

"Mereka memasukkan tusuk sate itu ke dalam tubuh ku, bukankah saat itu kau juga melihatnya?" tanya gadis berwajah hancur ini.

"Jangan dekati aku seperti itu, tolong jangan mendekati aku!" Yoga histeris karena dia ingat dengan semua apa yang telah terjadi.

"Kau! kau memang tidak ikut menyakiti aku namun kau memilih untuk bungkam dan tidak mengatakan kepada semua orang." gadis berwajah hancur Ini menunjuk tepat di hadapan wajah Yoga.

Yoga langsung memejamkan mata karena dia tidak sanggup dengan pemandangan yang hadir di hadapan dia sekarang, wajah hancur berantakan itu terus meneteskan air lendir bercampur dengan darah juga sehingga bau bangkai yang keluar itu berasal dari wajah gadis ini.

"Hahhhhhh!" Yoga menarik nafas panjang ketika sosok tersebut sudah tidak ada lagi di depan dia.

"Ya Allah, aaah astagfirullah!" pemuda ini gemetar memegangi dada dia yang berdegup kencang.

"Aku harus apa untuk menghadapi ini semua, aku tidak punya nyali untuk berkata kepada mereka." Yoga tertunduk dengan perasaan bingung.

"Aaaaaaaaghhhkkk sakiiiit!" suara jerit yang sama itu kembali terdengar di dalam telinga pemuda ini.

Yoga reflek menutup telinga karena dia memang tidak sanggup mendengar jeritan demi jeritan yang terus terdengar di malam itu, namun dia bukan tidak mau menolong tapi karena kekuatan yang dia miliki jelas tidak akan pernah sanggup untuk melawan rombongan yang sedang menyiksa gadis itu.

"Sakiiiittt, jangan lakukan ini kepada diriku!" suara kembali terdengar.

"Hentikan, aku minta maaf kepada dirimu karena tidak bisa menolong kau saat itu." Yoga juga berteriak dan menutup telinga.

"Aaaaaaghhhkkk, tolong siapapun tolong aku." suara terus menggema di dalam gedung ini.

Yoga sudah seperti orang gila yang kelabakan karena hanya dia sendiri yang mendengar suara itu, untung tak lama ada juga seorang pria yang baru selesai gym dan dia kaget melihat keadaan yoga yang begitu histeris ada di lorong gedung ini, segera dia mendekat untuk bertanya apa yang telah terjadi terhadap pemuda tersebut.

"Kamu Kenapa Mas?" pria ini bertanya kepada Yoga yang masih ketakutan.

"To....tolong bantu saya!" Yoga menangis karena dia memang memikirkan semua yang telah terjadi.

"Kenapa meminta bantuan bila kau sendiri saat itu tidak memberikan bantuan kepada diriku?" suara yang tidak asing kembali Yoga dengar.

"Aaaghhkkk!" Yoga kembali berteriak karena pria yang menghampiri dia tadi sudah berubah menjadi gadis berwajah hancur itu lagi.

"Hihihiiiiiii....

Nafas pemuda ini tercekat karena dia tahu bahwa gadis itu meminta pertolongan kepada dirinya karena memang melihat dia bersembunyi di dalam semak belukar, namun juga tidak memiliki nyali karena dia tahu ketika muncul maka hanya akan menambah masalah dan dia pasti juga akan ikut celaka.

"Aku menghiba dan sangat mengharapkan kalau kau mau datang dan membantu aku saat itu." tangan berwarna hitam dan penuh darah itu memegang wajah Yoga.

"Ma.. maafkan Aku." Yoga gemetar sekujur tubuh.

"Kau kejam, kau tega kepada aku!" gadis ini meneteskan air mata namun air itu berwarna merah darah.

Pemuda ini sendiri ikut menangis antara takut dan juga sedih mengingat bagaimana dia saat itu yang memang tidak berniat untuk membantu sama sekali, rasa takut di dalam hati dia mengalahkan rasa iba sehingga lebih memilih untuk bersembunyi di dalam semak belukar tanpa memberikan bantuan, bukan dia sendiri juga melihat bagaimana para pelaku itu menyiksa dengan sadis.

Selamat siang, jangan lupa like dan komentar kalian semua ya.

1
ρυтяσ kang'typo✨
belum di datangin maka'y Jamil kekeh ngemeng gitu sama Yoga
Eli Rahma
sampai ujung dunia pun Airin akan mengejar kalian berdua untuk bls dendam
Sekar Sekar
selingkuh dngan senina sahabat nya sendiri
MiilaaManurung
lagi dong kak 🤣
Ayuk Witanto
lebih baik katakan saja yoga daripada kau merasa bersalah
Ayuk Witanto
tunggulah giliran mu
neni nuraeni
lnjuttt
Ayuk Witanto
salsa nya Davin
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
semoga dengan yoga mengaku nanti kamu aman dari kematian 🙏🙏
Nurr Tika
kau tunggu gilaranmu mil
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Aditya hp/ bunda Lia
biarin ajah Ga si Jamil mah bentar dia juga bakalan mati sama Airin
ρυтяσ kang'typo✨
takut kan Yoga😏😏mana teman'y sudah metong 1
ρυтяσ kang'typo✨
mereka kan ka" beradik g ada yang waras Nit, kalo beneran lagi waras mah emang tenang🤣🤣🤣
ρυтяσ kang'typo✨
👍👍👍👍cakeeeep... terus teror mereka 1/1 Airin
Ela Jutek
gak caya kau Mil, paling ntar kau target selanjutnya
Ayuk Witanto
apa kau masih mau bungkam yoga...liatlah temanmu sudah mati
Ayuk Witanto
karna Judit sudah ketemu malaikat maut
Raffaza Direzky87
makhlum kakak nya ratu ular, adiknya aja kadang² juga gila apalagi kakaknya 😁
Eli Rahma
ngomong Ga..sebelum didatangi Airin lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!