NovelToon NovelToon
Kembali Dan Memperbaiki Cinta Yang Diabaikan

Kembali Dan Memperbaiki Cinta Yang Diabaikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Romantis
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Quin

Setelah mengetahui fakta tentang penghianatan orang yang paling di cintai, Florin Eldes memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, namun di akhir hayatnya, seseorang yang begitu ia benci dan selalu ia siksa dengan sadis malah menangisi kepergiannya dan berharap ia tidak mati. " Kenapa kamu ingin menolongku? padahal aku sudah menyiksamu selama ini. bukankah kematianku adalah hal yang paling kamu inginkan..." Florin menutup matanya untuk terakhir kali setelah mengucapkan kalimat itu. Tapi di saat ia mengira ia sudah mati, ia Malah kembali ke malam dimana ia bertunangan dengan pria yang ia cintai sekaligus pria yang telah menghancurkan hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Quin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Surender

Wilson memandang ponselnya, menatap layar ponselnya itu cukup lama. Sejak semalam ia terus menghubungi Florin tapi harapannya untuk bisa bicara dengan Florin pupus. Setelah kejadian kemarin di perusahaan Eldes, Florin menghindarinya. Florin tidak percaya padanya dan ia sangat marah. Wilson hanya berusaha untuk membantu tapi tak ada yang mau mendengarkannya.

Wilson melempar ponsel itu di atas ranjang, kemudian ia sadar jika semua masalah tak bisa di atasi hanya dengan berdiam diri. " Aku harus menemuinya!." tekat Wilson kuat untuk bertemu dengan Florin.

Kemudian ia bangkit dari duduknya, Wilson bersiap siap untuk menemui Florin. Tak lupa ia membawa berkas yang terlambat Antony berikan padanya dan juga ia akan membeli seikat bunga mawar untuk Florin. Wilson selalu membeli bunga jika Florin kesal atu marah padanya. Ia berharap Florin bisa kembali bicara dengannya. " Semoga dengan semua ini kamu mau percaya dan memaafkan ku Florin." gumamnya pelan sambil menatap pantulan dirinya di cermin.

Wilson berangkat ke perusahaan Eldes, sebelumnya ia sudah menanyakan keberadaan Florin pada Stefany, dan ternyata Florin ada di perusahaan. Sambil mengendarai mobil sport, Wilson berangkat ke perusahaan itu. Wilson tak mau lagi pura pura di hadapan Florin, ia mau mengatakan semuanya.

.

.

" Nona, anda yakin akan bertemu dengan Tuan Surender?." Tanya Stefany untuk yang kesekian kalinya pada Florin yang saat ini sedang duduk di dalam ruang kerjanya.

" Stefany, berapa kali aku katakan. Aku sangat yakin." ucap Florin dengan percaya diri. Bahkan tak terlihat ketakutan sedikitpun dari wajahnya.

Sementara itu Stefany sangat takut, ia begitu khawatir dengan pertemuan ini. Sebab ia tahu Surender adalah pria yang tidak baik. Dia juga menjadi pesaing bisnis perusahaan Eldes. Stefany takut akan terjadi sesuatu pada Florin.

" Nona, sebaiknya pertemuan ini dibatalkan saja. Saya takut pria itu akan berbuat macam macam pada anda!." ujar Stefany memperingati.

" Dengar Stefany, pertemuan ini tidak akan dibatalkan. Aku harap Kamu jangan terlalu khawatir begitu. semuanya akan baik baik saja yakinlah padaku!." ujar Florin.

Stefany tak punya pilihan, ia menyerah karena sebentar lagi pertemuan antara Florin dan Surender tak bisa di batalkan.

Sementara itu Florin terlihat tidak sabar menunggu kedatangan Surender. Semalam pria itu menghubungi Stefany dan meminta untuk bertemu dengannya. Florin tak mau pikir panjang, ia langsung menyetujui permintaan itu.

Tiba tiba pintu ruangan di ketuk dari luar, sepertinya Surender sudah datang. Florin berdiri untuk menyambut kedatangannya. Benar saja, setelah pintu di buka, Surender terlihat di balik sana. Pria berusia tiga puluh tahun itu terlihat sangat menyeramkan. Tatapan matanya yang licik memancarkan kejahatan luar biasa.

Stefany menatap tak suka ke arah Surender, ia masih ingat bagaimana pria itu mencoba menjatuhkan tuan Daniel di hadapan umum di masa lalu, hingga ia sama sekali tidak mau membungkuk di hadapannya.

Di lain sisi Florin mengarahkan senyuman hangat ke arah Surender. Florin sama sekali tidak takut pada pria itu. Bahkan ia langsung berjabat tangan dengannya. " Selamat datang tuan Surender, silahkan duduk." Florin mengarahkan tangannya ke arah sofa yang ada di sana.

" Nona Florin, anda sangat ramah dan cantik." Surender mencium punggung tangan Florin dengan singkat.

Florin hanya tersenyum kemudian ikut duduk di samping Surender. Di tempat yang hanya beberapa langkah dari mereka, terlihat Stefany begitu syok hingga tak bisa berkata kata saat melihat Florin memperlakukan Surender dengan sangat baik. Stefany tidak mengerti dengan sikap Florin yang seperti itu.

Sementara itu Wilson sudah tiba di perusahaan Eldes, ia kini berada di loby. Wilson mencoba menghubungi Stefany tapi ponselnya tidak aktif. Wilson tak punya pilihan, ia akan pergi ke ruangan direktur utama perusahaan itu. Sejak di dalam lift ia merasa sangat gelisah, terlebih lagi dengan sikap Florin yang tidak percaya padanya, ia takut akan kembali mendapatkan penolakan.

Lift sudah tiba di lantai lima, Wilson langsung melangkah cepat menuju sebuah ruangan yang merupakan ruang kerja direktur utama perusahaan.

Wilson mengetuk beberapa kali, hingga akhirnya pintu ruangan terbuka. Terlihat Stefany menatap Wilson dengan begitu gelisah. Sementara di dalam, Wilson bisa mendengar suara Florin yang bertanya siapa yang datang. Wilson meminta Stefany untuk mengijinkannya masuk. Kemudian Stefany membuka pintu dengan lebar, Wilson memasuki ruangan dengan membawa seikat bunga mawar di tangannya sebagai tanda permintaan maafnya.

" Nona Florin..."

Wilson terdiam saat melihat sosok pria yang sedang duduk di samping Florin. Pria itu terlihat santai dengan menghisap rokok elektrik nya di hadapan Florin. Dengan tatapan dingin Wilson melangkah lebih dekat ke arah mereka. Sementara itu Florin terlihat masih tidak mau menatapnya.

" Nona, apa yang sedang terjadi? Siapa dia?." tanya Wilson ingin tahu.

" Saya adalah Surender, dan saya pengusaha terkaya di negara ini." ujar Surender dengan tatapan meremehkan ke arah Wilson.

"Surender? Bukankah nama itu pernah disebutkan Antony. Surender adalah orang yang bekerja sama dengan Valir." Wilson teringat jika pria di hadapannya ini hubungannya dengan Valir.

" Apa dia kekasih mu Florin?." tanya Surender dengan tatapan mengintimidasi ke arah Florin.

Florin yang terdiam menggeleng pelan, ia menatap Wilson sejenak kemudian beralih pada bunga mawar di tangan pria itu. Hari ini Wilson terlihat berbeda, penampilannya tidak seperti biasanya. Bahkan ia juga mengenakan jam tangan mahal yang tak pernah Florin lihat ia memakai jam tangan itu sebelumnya.

" Lalu siapa dia Florin?." tanya Surender lagi dengan penasaran.

" Dia adalah temanku!." ujar Florin tanpa menatap sedikitpun ke arah Wilson.

" Oh hanya teman, tapi kenapa dia membawa bunga untukmu?." tanya Surender lagi.

" Wilson memang terbiasa memberikan bunga padaku!." jawab Florin.

" Nona, aku ingin bicara dengan mu!." ujar Wilson dengan penuh harap. Ia ingin menjelaskan semuanya pada Florin, ia ingin Florin tahu jika pria yang sekarang di hadapan mereka adalah pria yang bekerja sama dengan Valir.

" Wilson, kita bicara lain waktu saja. Aku sedang sibuk!." tolak Florin. Terlihat Florin masih marah padanya.

" Nona, kali ini saja aku mohon percayalah padaku. Ini penting!."

Florin terlihat diam, kemudian ia menatap ke arah Wilson. " Baiklah!."

Florin akan beranjak dari duduknya tapi Surender memintanya untuk tidak pergi. " Nona, sepertinya tadi saya duluan yang datang kemari. tapi kenapa anda buru buru bicara dengan orang lain?."

Florin mengurungkan niatnya dan memutuskan untuk tetap di tempatnya. Meskipun hatinya mengatakan ingin bicara dengan Wilson, tapi ia tetap mempertahankan pendiriannya. " Benar tuan Surender, saya pikir saya harus menyelesaikan urusan saya dengan anda terlebih dahulu." terlihat Florin menatap singkat ke arah Wilson.

Wilson tidak percaya dengan sikap Florin yang berbeda, Florin terlihat seperti orang lain dengan sikapnya yang seperti itu. Bagaimana bisa ia lebih berpihak pada orang yang baru ia kenal daripada orang yang sudah lama ia kenal.

" Nona, ini sangat penting tolong kali ini saja turuti permintaan saya." ujar Wilson dengan penuh harap.

" Wilson! Aku akan bicara denganmu setelah urusanku dengan tuan Surender selesai. Aku mohon mengertilah." Florin sama sekali tak melirik ke arah Wilson.

Wilson mengalah, ia akhirnya menerima untuk menunggu. Tapi ia tak ingin meninggalkan ruangan itu dan akan tetap di sana untuk mengawasi Florin.

" Nona, sebenarnya saya ingin mulai membicarakan sesuatu pada anda. Tapi saya merasa tidak nyaman saat seseorang menatap tajam ke arah saya." Surender mengalihkan pandangannya pada Wilson.

Florin yang menyadari hal itu langsung mengerti. " Wilson, aku minta kamu keluar dulu, setelah aku selesai baru kita bicara!."

Wilson tidak habis pikir dengan Florin yang kembali mengusir dirinya. Padahal ia hanya ingin memastikan kalau Florin baik baik saja.

" Saya tidak akan pergi dan akan tetap di sini!." tegas Wilson.

Florin menatap ke arah Wilson dengan gelisah, kemudian beralih pada Surender yang saat ini terlihat kesal.

Florin menarik nafas dalam, untuk kedua kalinya ia harus mengusir Wilson. " Wilson, aku minta kamu keluar sekarang atau kita benar benar tidak akan bisa bicara lagi!." ucapnya tanpa menatap ke arah Wilson.

" Nona..."

" Wilson aku mohon!."

Wilson terdiam, hatinya begitu sakit saat Florin mengusirnya demi pria yang jelas jelas tidak baik. Wilson memilih untuk mengalah dan keluar dari ruangan itu. Wilson terlihat marah dan membuang bunga mawar yang ada di tangannya ke dalam tong sampah tepat di hadapan Florin.

"Wilson, aku tidak bermaksud..."

" Nona Florin, mari kita bicarakan hal yang lebih penting daripada memikirkan teman mu itu!." Ucap Surender membuyarkan lamunan Florin.

" I...iya tuan Surender."

1
partini
setelah selesai,hai florin berapa lama hati bisa berubah dasar PA
partini
ko nikah sama orang lain,,percuma balik dong
partini
dasar florin PA guooooblok,,
partini
good story
partini
semua ke NY
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!