NovelToon NovelToon
Dijodohkan Dengan Pewaris Berbahaya

Dijodohkan Dengan Pewaris Berbahaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / CEO
Popularitas:993
Nilai: 5
Nama Author: Reyanza Rayyan Fahlevy

Pernikahan Yang Rumit, Cinta yang Rumit dan Hati yang juga ikut Rumit!!!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reyanza Rayyan Fahlevy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21

Pagi itu, Maheswara terasa lebih sunyi dari biasanya. Alvaro dikabarkan harus menghadiri pertemuan darurat dengan investor asing sejak subuh, meninggalkan Alyssa sendiri di bawah pengawasan para pelayan yang kini jauh lebih patuh setelah insiden makan malam kemarin.

Sifat cerdas dan taktis Alyssa tidak bisa membiarkan dirinya menganggur. Berbekal map kulit berisi laporan keuangan yang sempat diberikan Arsen kemarin sore, ia berniat meletakkannya di tempat yang aman. Langkah kakinya membawanya ke selasar lantai dua. Alyssa tahu ada sebuah ruang perpustakaan umum di dekat area tengah, namun saat ia berbelok di koridor, ia mendapati salah satu pintu kayu ek besar di sayap kiri sedikit terbuka.

Mengira itu adalah ruang baca umum yang terhubung, Alyssa mendorong pintu tersebut perlahan.

Begitu melangkah masuk, aroma maskulin kayu cendana dan tembakau mahal langsung menyergap indra penciumannya. Ruangan itu sangat luas, didominasi oleh rak-rak buku menjulang tinggi dari lantai hingga langit-langit, serta sebuah meja kerja marmer hitam masif di tengahnya. Alyssa seketika membeku. Sifat taktisnya langsung menyadari kesalahan jalurnya: ini adalah ruang kerja pribadi Alvaro. Area terlarang yang dilarang keras untuk ia injak.

Alyssa berbalik untuk segera keluar, namun gerakannya terhenti ketika matanya tanpa sengaja menangkap sesuatu yang tidak biasa di atas meja marmer hitam itu. Sebuah laci kecil di sudut meja tampak sedikit terbuka, memperlihatkan sudut sebuah bingkai perak kuno yang tersembunyi di balik tumpukan dokumen korporasi.

Didorong oleh rasa ingin tahu yang dipicu oleh ucapan Bibi Helena kemarin tentang luka masa lalu, Alyssa melangkah mendekat. Dengan gerakan pelan, ia menarik bingkai foto lama tersebut.

Foto itu tampak sedikit usang. Di dalamnya, terlihat sosok Alvaro remaja mungkin berusia sekitar lima belas tahun berdiri tegak tanpa senyuman. Namun, yang menarik perhatian Alyssa adalah sosok wanita anggun berwajah sendu di sampingnya, serta seorang anak laki-laki kecil yang wajahnya sengaja digores kasar dengan benda tajam hingga tidak bisa dikenali lagi.

Alyssa mengerutkan keningnya, mencoba menganalisis siapa anak kecil yang wajahnya dirusak dengan penuh kebencian di dalam foto keluarga ini.

"Apa yang kau lakukan di sini?!"

Sebuah bentakan bariton yang menggelegar layaknya petir seketika memecah keheningan ruangan. Alyssa tersentak kaget, hampir saja menjatuhkan bingkai perak di tangannya.

Di ambang pintu, Alvaro berdiri dengan napas yang memburu. Setelan jasnya tampak sedikit berantakan, dan sepasang mata elangnya yang biasa sedingin es kini menyala merah oleh amarah yang meledak-ledak. Pria berumur 28 tahun itu melangkah lebar, merebut bingkai foto itu dari tangan Alyssa dengan sentakan kasar, lalu membanting laci meja hingga tertutup rapat.

"Siapa yang memberimu izin masuk ke ruangan ini?!" desis Alvaro, suaranya merendah namun bergetar hebat oleh kemarahan yang tertahan. Rahangnya mengeras seolah siap menguliti siapa saja yang ada di hadapannya.

Alyssa mendongak, mencoba mempertahankan mental bajanya meski jantungnya berdegup kencang karena terkejut. "Pintunya terbuka, Tuan Alvaro. Saya hanya ingin meletakkan berkas dari Arsen dan tanpa sengaja—"

"Keluar!" potong Alvaro tajam, menunjuk ke arah pintu dengan telunjuk yang gemetar. "Jangan pernah mengendus urusan pribadiku, Alyssa! Kau tidak lebih dari sekadar istri kontrak di rumah ini. Jangan melewati batasmu!"

Alyssa tertegun. Rasa bersalah yang sempat muncul di hatinya seketika menguap, digantikan oleh rasa tersinggung yang membakar egonya. Sifat beraninya menolak untuk ditindas oleh kemarahan yang menurutnya berlebihan.

"Saya tahu saya salah karena masuk ke ruangan ini," sahut Alyssa, suaranya beralih menjadi jernih dan tajam menantang. "Tapi reaksi Anda sama sekali tidak rasional, Tuan Alvaro. Itu hanya sebuah foto lama! Saya tidak mengerti apa kesalahan saya hingga Anda harus membentak saya seperti ini!"

"Kau tidak tahu apa-apa!" Alvaro menggeram, membalikkan badannya membelakangi Alyssa seolah-olah tidak sanggup lagi menatap istrinya tanpa meledakkan amarah yang lebih besar. "Keluar dari sini sekarang sebelum aku kehilangan kendali."

Alyssa mengepalkan tangannya kuat-kuat, menatap punggung tegap Alvaro yang tampak menegang hebat. Tanpa mengucapkan sepatah kata lagi, ia membalikkan badan dan melangkah keluar dari ruang kerja itu, menutup pintu ek hitam dengan ketukan keras.

Malam itu, di dalam kamarnya yang sunyi di sayap kanan, Alyssa tidak bisa memejamkan mata. Kemarahan Alvaro yang meledak-ledak terus terbayang di benaknya. Reaksi pria itu bukan sekadar kemarahan seorang pemilik rumah yang teritorinya diganggu; itu adalah reaksi defensif dari seseorang yang rahasia tergelapnya hampir terbongkar.

Sembari menatap langit-langit kamar yang temaram, Alyssa menyadari satu hal dengan sangat pasti. Kesalahan kecil yang ia lakukan hari ini telah membuka tabir baru. Masa lalu Alvaro Regantara Maheswara jauh lebih rumit, gelap, dan berbahaya daripada yang terlihat di permukaan, dan foto yang rusak itu adalah kunci dari luka yang selama ini membuatnya menjadi monster tak berhati.

...****************...

Alyssa bangkit dari tempat tidur, berjalan menuju jendela prancis yang menghadap ke halaman belakang. Jam dinding sudah menunjukkan pukul satu malam, namun lampu di ruang kerja sayap kiri mansion tampaknya masih menyala samar, memantulkan bayangan temaram di atas rerumputan taman bawah.

Sifat taktis Alyssa mulai bekerja menyusun serpihan informasi yang ia miliki. Foto keluarga yang usang, wajah anak kecil yang sengaja dihancurkan dengan goresan penuh kebencian, dan peringatan Bibi Helena tentang monster pelindung. Semuanya saling berkaitan. Ada sebuah tragedi domestik yang terjadi belasan tahun lalu di dalam keluarga Maheswara, sebuah rahasia yang begitu tabu hingga mampu mengubah Alvaro remaja yang berwajah kaku menjadi pria dewasa yang sepenuhnya mati rasa.

"Siapa anak kecil di foto itu?" bisik Alyssa pada keheningan malam. Sifat cerdasnya menduga bahwa anak itu memiliki peran krusial dalam peta konflik kekuasaan Maheswara Group saat ini. Apakah anak itu ada hubungannya dengan kebencian mendalam antara Alvaro dan Arsen? Atau ada ahli waris lain yang sengaja dihapus dari sejarah keluarga?

Rasa pening kembali menyerang pelipisnya. Alyssa memijat dahinya perlahan, menyadari bahwa mengendus masa lalu Alvaro sama saja dengan berjalan di atas ladang ranjau. Pria itu tidak akan segan-segan menghancurkan siapa saja termasuk dirinya jika batas suci itu dilanggar lagi.

Namun, alih-alih mundur karena takut, mental baja Alyssa justru merasa tertantang. Ia tahu, dalam sebuah pernikahan kontrak yang dipenuhi musuh seperti Arsen, pengetahuan adalah perisai terbaik. Jika ia ingin bertahan hidup di istana mati ini, ia harus memahami apa yang membuat suaminya begitu rapuh sekaligus begitu kejam.

Alyssa menarik napas dalam-dalam, menutup kembali tirai jendela beratnya. Ia melangkah kembali ke ranjang mewah yang terasa terlalu luas itu, memantapkan hatinya.

Kemarahan meledak-ledak Alvaro malam ini memang menakutkan, namun itu juga membuktikan satu hal. Sang predator memiliki kelemahan. Dan di dalam labirin kekuasaan Maheswara yang penuh intrik ini, Alyssa bertekad untuk tidak lagi menjadi bidak yang buta. Dengan pikiran yang terus berputar menyusun strategi, ia akhirnya membiarkan matanya terpejam, bersiap menghadapi sisa-sisa ketegangan yang dipastikan akan menjadi lebih rumit keesokan harinya.

1
THE GIRL COOL😑
peransaran gue sama foto nya
THE GIRL COOL😑
wkwkwk! pas di meja makan gue sampe mau ketawa untuk ke tahan😭
THE GIRL COOL😑
gue baca nya ngakak banget!!! bagus thor kau berbakat👍👍👍😍
reyanzarayyanfahlevy_: hehehhe bisa aja😍, masih pemula kakak😭😍
total 1 replies
THE GIRL COOL😑
🤣🤣🤣
THE GIRL COOL😑
gue kadang heran... Alvaro sama cewek nya Alyssa sama "AL" depan nya😍
reyanzarayyanfahlevy_: iyaaaapppp🤭
total 1 replies
THE GIRL COOL😑
brak² aja🤣 sabar²👍
reyanzarayyanfahlevy_: wkwkwk🤣🤣
total 1 replies
THE GIRL COOL😑
gue baca peraturannya kesel cok
THE GIRL COOL😑
Berarti si Al Siapa namanya Si ceweknya itu nggak usah membuat makanan buat dia nggak boleh nyiapin apalah Pokoknya nggak boleh gituan dilarang sekalian gitu biar Alvaro nya tuh gua kesel
THE GIRL COOL😑
wow sok kali ini alvaro🤣🤣🤣
THE GIRL COOL😑
seangkuh itukah seangkuh itukah Alvaro
reyanzarayyanfahlevy_
Aku Bangga dengan Karya Ku...........
THE GIRL COOL😑
gue yg baca aja sakit cok🤣
THE GIRL COOL😑: yg alvaro bilang kalau apa gitu ada lah😭😭🤣🤣🤣
total 2 replies
THE GIRL COOL😑
kejambah woiii😭😭😭
reyanzarayyanfahlevy_: wekduyyy
total 1 replies
THE GIRL COOL😑
jjangan di kasihani al!!!
reyanzarayyanfahlevy_: 😭🤭🤭 wkwkwkwk🤣🤣
total 1 replies
THE GIRL COOL😑
jijik
THE GIRL COOL😑
terharu wehhh😭
THE GIRL COOL😑
di jodohi emang gak enak, bukti nya kk aku
THE GIRL COOL😑: serius!!!
total 2 replies
THE GIRL COOL😑
isss sombong
THE GIRL COOL😑
bagusss menunjukan ke dewasaan yg kuat💪💪
THE GIRL COOL😑: hehehe🤭
total 9 replies
THE GIRL COOL😑
aduhhhh alvaro
reyanzarayyanfahlevy_: wkwk😭😭😭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!