NovelToon NovelToon
Penguasa Agung

Penguasa Agung

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Spiritual / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Blueria

Qin Mu, putra Patriark Keluarga Qin, dianggap sebagai sampah karena gagal membuka meridian meski telah berlatih selama satu tahun. Di tengah hinaan, tekanan keluarga, dan ancaman diusir pada Upacara Uji Spiritual, ia tetap bertahan dengan tekad kuat.
Namun, di balik kegagalannya, tersembunyi misteri besar dalam tubuhnya. Hingga suatu malam, ia akhirnya melihat energi spiritual untuk pertama kalinya, tanda awal kebangkitan yang akan mengubah nasibnya.
Dari kehinaan menuju kekuatan tertinggi, Qin Mu menantang takdir untuk menjadi Penguasa Agung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Blueria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch 21 — Kenangan Masa Lalu

"Hahaha!"

Suara tawa Qin Feiyan memecah keheningan yang mencekam di tengah Formasi Segel Bumi. Suaranya serak namun sarat akan tekad yang tidak dapat dipatahkan. Darah segar menetes dari luka-luka di tubuhnya, namun sorot matanya tetap tajam, memancarkan wibawa seorang Patriark yang tidak sudi bertekuk lutut di hadapan para pengkhianat.

"Kalian pikir kalian bisa meruntuhkan Keluarga Qin dengan trik kotor ini?" teriak Qin Feiyan, tawanya menggelegar hingga membuat dinding formasi seolah bergetar.

Qin Feiyan berdiri kokoh, terlihat kuat agar orang-orang yang masih mendukungnya memiliki niat dan semangat untuk bertarung melawan pemberontakan para tetua ini.

Matanya dengan cepat menoleh ke arah barisan bawah. Di tengah kekacauan, ia melihat putranya, Qin Mu. Pandangan mereka bertemu. Ada ribuan kata yang ingin ia sampaikan, namun waktu terlalu sempit.

Dalam sepersekian detik, pikirannya melayang ke masa-masa 17 tahun yang lalu. Bayangan sosok wanita yang sangat dicintainya kembali berkelebat di benaknya.

Dua puluh tahun yang lalu, jauh sebelum ia memikul beban sebagai Patriark Keluarga Qin, Qin Feiyan adalah seorang pemuda yang bersemangat dan berbakat namun sering kali ceroboh.

Kenangan paling indah dalam hidupnya terjadi di dekat sebuah air terjun di pegunungan terpencil saat-saat perjalanannya sebagai kultivator pengelana di dunia kultivator yang keras dan bengis.

Saat itu, ia sedang berburu hewan buas untuk melatih teknik yang baru saja ia temukan. Ia berusaha meningkatkan kekuatannya yang tertahan di Lautan Spiritual lapisan 5. Namun, ia tidak sengaja menginjak lumut di pinggiran batu dan membuatnya terpeleset, tercebur ke dalam kolam air terjun jernih yang hangat.

Di sana, ia melihat seorang gadis jelita sedang mandi. Karena kepanikannya, ia tidak bisa mengendalikan tubuhnya dan muncul ke permukaan tepat di hadapan gadis itu dengan mata melotot sebagai seorang pria yang tidak pernah sama sekali melihat tubuh wanita.

Tanpa ampun, ia langsung dituduh sebagai pengintip mesum dan dihajar habis-habisan hingga babak belur oleh wanita itu.

"Kau!!! Dasar Mesum!"

Gadis itu bernama Luo Shixuan. Pertemuan yang konyol dan menyakitkan itu justru menjadi awal dari benih-benih cinta yang tumbuh di antara mereka berdua.

Setelah melalui berbagai rintangan bersama di dunia kultivator yang terkadang manis dan terkadang pahit serta restu orang tua Qin Feiyan yang sulit didapat, mereka akhirnya menikah ketika Qin Feiyan berusia 23 tahun.

Malam pertama mereka begitu liar dan penuh gairah, di mana Qin Feiyan begitu bersemangat akan kecantikan Luo Shixuan. Ia menunjukkan seluruh cintanya yang mendalam. Namun, kebahagiaan itu berumur sangat pendek.

Keesokan paginya, saat Qin Feiyan terbangun dari tidur yang lelap setelah mengeluarkan semua staminanya dalam semalam, tempat tidur di sebelahnya telah kosong dan dingin.

"Sa... Sayang? Kau dimana?" ujar Qin Feiyan pelan.

"Uhhh... Apa dia sedang memasak sarapan pagi? Sayangku memang hebat." katanya berpikir positif. Namun sampai malam hari tiba, Luo Shixuan tak kunjung kembali. Membuat pikiran Qin Feiyan campur aduk.

Luo Shixuan pergi tanpa meninggalkan pesan apapun kepadanya.

Malam itu, Qin Feiyan mencari istrinya di setiap sudut kediaman keluarga, bertanya kepada setiap anggota keluarga hingga seperti orang gila yang terus berkeliling di sepenjuru Kota Huzhou.

Hilangnya sang istri membuat Qin Feiyan dilanda keputusasaan dan kebingungan. Selama satu tahun penuh, ia meninggalkan posisinya sebagai kepala keluarga untuk mencari LuobShixuan ke berbagai penjuru daratan, mengabaikan tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga dan terus berpetualangan.

Selama masa itu, ayahnya yang saat itu masih hidup merasa sangat khawatir hingga akhirnya jatuh sakit dan meninggal dunia. Untuk sementara, posisi Patriark digantikan oleh Qin Xuanyu.

Setelah setahun melakukan pencarian tanpa kenal lelah, Qin Feiyan akhirnya menemukan Luo Shixuan di sebuah wilayah terpencil yang sedang bersiap-siap dengan kekuatan besar untuk membuka segel sebuah alam rahasia.

Saat melihat Luo Shixuan bersama seorang pria, amarahnya sempat meledak. Namun, setelah penjelasan panjang lebar oleh Luo Shixuan, ia mengetahui bahwa pria itu adalah adik kandung Luo Shixuan sendiri.

Sayangnya, adik laki-laki Luo Shixuan sangat membenci Qin Feiyan dan menganggapnya tidak pantas untuk kakaknya yang adalah kultivator agung.

Malam itu, setelah ketegangan mereda, Qin Feiyan dan Luo Shixuan menghabiskan waktu berdua dengan penuh kerinduan. Gairah mereka kembali memuncak, dan mereka menikmati malam yang intim untuk terakhir kalinya.

Keesokan paginya, dengan wajah merah merona, Luo Shixuan berkata kepada Qin Feiyan bahwa aturan keluarga mereka tidak memungkinkan mereka untuk bersama lagi. Namun, dengan mata yang berkaca-kaca, ia berjanji akan melahirkan anak mereka.

"Aku akan melahirkan putramu, Feiyan Gege. Ketika saatnya tiba, aku akan mengirimkannya kepadamu agar kau menjaganya layaknya kau mencintaiku."

Qin Feiyan tidak bisa membalas perkataan wanita itu. 1 tahun ia telah pergi, 1 tahun ia terus mencari keberadaan Luo Shixuan namun takdir harus memisahkan mereka lagi.

Qin Feiyan menghela napas, "Baiklah, terimakasih Xuan'er." balasnya pelan, mengandung kesedihan yang mendalam.

Sebelum mereka berpisah, Luo Shixuan menggerakan tangannya, memberikan sebuah artefak berbentuk lonceng emas kecil dan berpesan agar Feiyan menggunakannya di saat-saat yang paling tepat. Dan selembar gulungan untuk menggunakan artefak itu. Luo Shixuan tahu, walau Qin Feiyan berbakat, dia juga terkadang ceroboh.

9 bulan kemudian bayi dikandungan Luo Shixuan pun akhirnya lahir secara rahasia, hanya diketahui beberapa orang saja di keluarganya. Kemudian, setelah beberapa hari melihat kesehatan bayi itu, ia segera secara rahasia memerintahkan seseorang yang ia percayai untuk mengirimkan bayi itu ke kediaman keluarga Qin dan diberi nama Qin Mu. Sebuah nama yang mengartikan kerinduan antara suami dan istri yang dipisahkan oleh takdir.

Kembali ke masa sekarang, di dalam arena lapangan yang dipenuhi bau anyir darah. Qin Feiyan menarik napas dalam-dalam. Ia tahu, saat ini adalah saat yang paling tepat untuk menggunakan artefak peninggalan istrinya.

Dengan gerakan tangannya yang berlumuran darah, ia mengeluarkan sebuah artefak kecil berbentuk Lonceng Emas dari dalam cincin ruangnya.

Ting...

Suara dering yang sangat halus dan jernih menguar dari lonceng tersebut, seolah menembus batasan ruang.

Getaran energi spiritual yang murni menyebar ke seluruh penjuru lapangan, membuat aura dingin dari Formasi Segel Bumi dan Sekte Segitiga Hitam seketika terasa bergetar.

Tetua Songqian, yang sejak tadi duduk dengan anggun, langsung bangkit dari kursinya. Matanya membelalak lebar saat menatap lonceng emas di tangan Patriark Qin Feiyan. Tubuhnya sedikit bergetar, seolah mengenali getaran energi tersebut.

"Itu... bagaimana mungkin artefak tingkat setinggi itu bisa ada di tangannya?!" bisik Songqian dengan nada tak percaya.

1
TGT
CERITANYA LMBAT TAPI BGUS
Putu Gunastra
seharus nya di cantumkan urutan Kultivasi nya Thor ..di bab2 awal..ato mungkin di bab setelah ini yaa..
Blueria: Terimakasih sudah memberikan saran, sudah author tambahkan tingkatan kultivasi di Chapter 1.😄💪
total 2 replies
T28J
sama sama👍
Blueria: sama-sama👋😄
total 1 replies
Glastor Roy
yg bnyk tor up ya
Blueria: Siap💪 Gaskan. Vote dan Like ataupun gift agar author tambah semangat 👋😄
total 1 replies
Glastor Roy
update
Blueria: Besok pagi ya updatenya, author lagi ada kerjaan. Terimakasih udah hadir Kak Roy👋😄
total 1 replies
Glastor Roy
up
Glastor Roy
update ya torku yg baik hati
Blueria: Siap, semoga terhibur. 👋😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!