NovelToon NovelToon
LADY GAGAL YANG DIAM-DIAM BERBAHAYA

LADY GAGAL YANG DIAM-DIAM BERBAHAYA

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: ꧁Diajeng rini꧂

Elara Safira Nirmala hanyalah gadis yatim piatu biasa di dunia modern, ia ditinggal oleh orang tuanya sejak kecil dan dia tinggal di kos-kos an sederhana di salah satu kota. Pagi itu Elara hanya ingin pergi ke sekolahnya tetapi ada suatu yang terjadi padanya, ada sebuah tragedi membuatnya terbangun sebagai Elara Mirabel Astoria, lady terbuang dan tak berguna di kerajaan kuno, dengan kemampuan modern yang canggung dan komentar sarkastiknya Elara harus bertahan di tengah drama keluarga bangsawan, intrik politik, dan mungkin sedikit cinta yang tak terduga. Langsung baca aja yuk ceritanya daripada penasaran!!!!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ꧁Diajeng rini꧂, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

Suasana di Aula Keagungan Istana terasa begitu sunyi hingga suara detak jam besar di sudut ruangan terdengar seperti vonis mati. Tidak ada musik dan tidak ada tawa bangsawan. Hanya ada aroma dupa yang berat dan tatapan dingin para pengawal berzirah perak yang berdiri kaku di sepanjang pilar.

​Di tengah aula, tiga orang berlutut dengan kepala tertunduk dalam. Duke Alaric Astoria, Duchess Beatrice dan putra kedua mereka Julian.

​Jauh di depan mereka, di atas takhta emas yang menjulang Raja duduk dengan satu tangan menopang dagu. Tatapannya tidak tertuju pada mereka melainkan pada pedang pendek di pangkuannya yang sedang ia bersihkan dengan kain sutra. Keheningan itu sengaja diciptakan untuk menghancurkan mental mereka.

​"Jadi" suara Raja memecah kesunyian rendah namun mengguncang ruangan "Duke Alaric yang agung... harus membungkuk di hadapanku hanya demi seorang gadis kecil yang bahkan tidak tahu cara menjaga lisannya?"

​Duke Alaric mengepalkan tangannya di atas lantai. Harga dirinya hancur berkeping-keping "Hamba memohon ampunan Yang Mulia... Lilian... dia masih muda. Dia melakukan kesalahan karena ketidaktahuannya. Keluarga Astoria siap memberikan kompensasi apa pun asalkan putri hamba dibebaskan dari penjara isolasi"

​"Kompensasi?" Raja terkekeh suara tawanya kering dan sinis "Kau pikir emas bisa menghapus penghinaan terhadap Elara? Lilian bukan hanya mengfitnah Alaric. Dia mencoba merusak reputasi Elara di kerajaan ku, dan di hadapanku"

​Duchess Beatrice tidak bisa lagi menahan isak tangannya yang gemetar. Dia maju sedikit dan merangkak di atas lantai marmer, sebuah tindakan yang sangat memalukan bagi seorang bangsawan kelas atas.

​"Yang Mulia! Saya memohon pada belas kasih Anda sebagai seorang ayah!" tangis Beatrice pecah, air matanya membasahi lantai "Lilian sedang sakit di sel itu, dia tidak terbiasa dengan kegelapan. Saya berjanji saya sendiri yang akan mendidiknya. Saya akan mengurungnya di rumah, mencabut semua kemewahannya bahkan membiarkannya belajar etika dari pendeta paling galak di kerajaan ini. Tolong... jangan biarkan masa depannya hancur di balik sel itu!"

​Julian hanya diam, wajahnya merah padam karena malu melihat ibunya memelas seperti rakyat jelata di depan raja. Namun dia juga tahu jika Lilian tidak keluar sekarang, nama baik Astoria akan tamat selamanya.

​"Dia adalah permata keluarga kami Yang Mulia" Julian akhirnya bersuara dan suaranya parau. "Mohon berikan dia satu kesempatan terakhir untuk menebus dosanya"

​Raja bangkit dari takhtanya berjalan pelan menuruni anak tangga hingga sepatunya berada tepat di depan wajah Duke Alaric. Duke bisa mencium aroma kayu cendana dari jubah Raja yaitu aroma kekuasaan mutlak yang tidak bisa ia lawan.

​"Kesempatan terakhir?" Raja mengangkat dagu Duke Alaric dengan ujung sarung pedangnya "Baiklah Lilian boleh pulang tapi jangan harap dia bisa kembali ke posisinya yang dulu"

​Mata Beatrice berbinar penuh harap namun kata-kata Raja selanjutnya seperti siraman air es

​"Lilian Astoria akan berada di bawah Status Pengawasan, setiap minggu dia harus memberikan laporan penebusan dosa kepada Gereja Pusat. Jika aku mendengar satu saja laporan bahwa dia bersikap licik atau kasar lagi..."

Raja mendekatkan wajahnya ke telinga Duke. "...maka bukan hanya Lilian tapi seluruh garis keturunan Astoria akan aku hapus dari buku sejarah kerajaan ini, mengerti?"

​"Men-mengerti Yang Mulia" sahut Duke Alaric dengan suara gemetar.

​"Bagus. Seret dia keluar dari sana, dia tidak pantas berada di istanaku lebih lama lagi"

​Raja berbalik meninggalkan keluarga Astoria yang masih bersujud di lantai. Mereka berhasil mendapatkan Lilian kembali tapi mereka sadar bahwa mulai hari ini keluarga Astoria bukan lagi penguasa bayangan. Mereka hanyalah hama yang sedang diawasi oleh elang kekaisaran.

​Di saat yang sama, jauh di perbatasan surat-surat mulai dikirimkan kepada putra tertua Astoria yaitu Cassian Astoria yang belum tahu bahwa "adik sampah" yang ia benci, Elara kini telah menjadi pusat badai yang akan menghancurkan keluarga mereka.

___

Di luar gerbang samping istana sebuah kereta kuda dengan lambang singa Astoria yang tampak suram menunggu dalam keheningan. Duke Alaric, Beatrice dan Julian duduk di dalamnya dengan wajah yang tak karuan. Beatrice terus meremas sapu tangannya yang basah sementara Duke Alaric hanya menatap kosong ke lantai kereta, masih terngiang hinaan Raja yang baru saja ia telan bulat-bulat.

​Tak lama kemudian dua prajurit muncul menyeret seorang gadis yang penampilannya lebih mirip gelandangan daripada seorang Lady, dia adalah Lilian Astoria. Begitu pintu kereta dibuka dan Lilian didorong masuk gadis itu langsung menjerit kegirangan meskipun tubuhnya lemas.

​"Ayah Ibu akhirnya kalian datang!" Lilian langsung menghambur ke pelukan ibunya yang terisak. Matanya merah berkilat dengan binar jahat yang mengerikan "Kalian lihat kan? Pangeran Kaelen pasti sadar kalau dia butuh aku, tunggu saja sampai aku sampai di rumah, aku akan pastikan Elara membusuk di gudang itu lebih lama lagi. Aku akan mencabuti rambutnya satu per satu karena sudah berani membuatku dipenjara!"

​Lilian tertawa histeris membayangkan penderitaan Elara yang sudah ia susun rapi di otaknya selama di sel "Ibu suruh pelayan siapkan air mawar dan gaun terbaikku. Aku ingin Elara melihatku tampil cantik saat dia merangkak di kakiku nanti"

​Namun suasana di dalam kereta tetap henan, tidak ada yang menyahut tawa Lilian seperti biasanya ​"Ibu? Ayah? Kenapa diam saja?" Lilian melepaskan pelukannya menatap wajah orang tuanya satu per satu "Kenapa wajah kalian seperti itu? Kalian senang aku sudah bebas kan?"

​"Lilian... diamlah," suara Duke Alaric terdengar sangat lelah dan berat.

​"Kenapa? Oh aku tahu! Pasti Elara mengadu yang macam-macam lagi ya?" Lilian mendengus dan wajahnya berubah sinis "Cepat panggil si cacat mana itu ke sini. Aku mau memberinya pelajaran di depan kalian sekarang juga"

​Julian yang sedari tadi menahan geram akhirnya angkat bicara dengan nada dingin "Elara tidak ada di rumah Lilian. Dan dia tidak akan kembali ke gudang itu"

​Dahi Lilian berkerut. "Maksudmu? Apa dia kabur? Baguslah, biar dia mati kelaparan di jalanan!"

​"Dia dibawa oleh Pangeran Mahkota" sela Duke Alaric dengan suara rendah yang bergetar karena amarah yang dipendam "Mulai malam ini Elara tinggal di lingkungan Istana. Pangeran Kaelen sendiri yang menjemputnya dengan kereta kekaisaran di depan mata kami. Dia... dia sekarang berada di bawah perlindungan langsung Pangeran Mahkota untuk sebuah proyek rahasia katanya"

​DEG.....

1
Pa Muhsid
linggis itu linggis
Diajeng rini: hai kakk jangan lupa tunggu kelanjutannya yaa
total 1 replies
aku
sumpahmu basi li 😌 krn yg kluar dr mulutmu cm bau jigong 🤣
Diajeng rini: hai kakkk jangan lupa baca kelanjutannya yaaa
total 1 replies
aku
beneran iq ndlosor kluarga siji ki. udh kyk gt loh pdhl sifate 😌 msh d blg kesayangan 🙄 😌
aku: kan yg nulis anda autooooorr 😭😭 napa jd ikut heran 🤣🤣🤣
total 2 replies
Pa Muhsid
awokawok
Pa Muhsid
jangan sampai ada plot cinta segi tiga
Pa Muhsid
Xander tor chemistry nya dapat di Xander kalo kaelen dari awal seperti,,,, teman👯👯👯 asik aja gak ada feel nya
Diajeng rini: YAKANNNNNNN, tunggu aja kelanjutannya gimana, kira2 xander atau kaelen😍
total 1 replies
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
⊂_ヽ
\\
\( ͡° ͜ʖ ͡°)
> ⌒ヽ
/ へ\
/ / \\
レ ノ ヽ_つ
/ /
/ /|
( (ヽ
| |、\
| 丿 \ ⌒)
| | ) /
ノ ) Lノ
(_/
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* 🗿
Diajeng rini
makasiiii🫶🫶🫶🫶
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* moga-moga nggak ada genre haramnya
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* hancurkan dan bumi hanguskan wanita murahan itu
Diajeng rini: ahahahah😭😭
total 1 replies
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* 👍
McBos
pilih Kaisar Udin aja thor
Diajeng rini: haha udin
total 1 replies
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* up
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* /Smile/
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* 🙂
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* /Shy/
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
McBos
⊂_ヽ
\\
\( ͡° ͜ʖ ͡°)
> ⌒ヽ
/ へ\
/ / \\
レ ノ ヽ_つ
/ /
/ /|
( (ヽ
| |、\
| 丿 \ ⌒)
| | ) /
ノ ) Lノ
(_/
McBos
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
McBos
ingat komen ya kalau suka~
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!