NovelToon NovelToon
LUSIANA

LUSIANA

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Anak Genius / CEO
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: putrinw

Kisah seorang anak perempuan yang selalu mendapatkan ketidakadilan dari sang ibu. gadis itu sering di bandingkan dengan saudara saudara nya sendiri. karena tuntutan ibunya, Lusiana harus terjun menjadi wanita malam, di sebuah club ternama di kota.

bagaimana car gadis itu bertahan dari keras nya dunia. apakah gadis itu mampu bahagia, atau malah sebaliknya?? ikuti kisah Lusiana sekarang juga!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.19

 "Pergi dari rumah ku!" usir Marni kepada Lusi yang masih terduduk di lantai dingin itu.

 "Tanpa ibu suruh, aku akan pergi. Setidaknya aku tau, bahwa kasih sayang ibu tak akan pernah ada untuk ku." ucap gadis itu sambil berusaha berdiri dan menghapus air mata nya.

 Marni terdiam dengan ucapan Lusi, dan membuang muka saat gadis itu menatap nya dengan memohon.

Lusi berjalan ke kamar nya, dan mengambil isi koper yang sudah dia kemas sebelumnya. kenangan ayah nya, dan beberapa Poto di sana dia ambil dan langsung memasukan nya ke dalam tas.

"Aku menyerah ayah, maaf tak bisa bertahan di rumah ini lagi." ucap nya dalam hati sambil menghapus jejak air mata nya itu.

Marni masih tetap duduk di sana dengan tatapan tajam nya, pikiran nya kacau dan merasa benar benar pusing saat ini. Putri nya diperkosa oleh pria lain, dan anak laki laki nya yang masih di tahan oleh preman membuat nya benar benar tak bisa berpikir jernih.

Dia kembali ke kamar, dan mengambil sebuah kotak di sana yang tersimpan rapi.

"Cklek.... Lusi membuka pintu kamar nya, dan menatap ke arah pintu kamar ibunya yang tertutup rapat. Dia menghembuskan nafas berat nya, dan melangkah menuju ke luar rumah

"Maafkan aku, yang masih belum bisa berbakti kepada ibu." gumam nya dengan tatapan sendu dan sedih nya.

Cklek....

"Tunggu!" ucap Marni yang berjalan menuju ke arah Lusi. langkah Lusi terhenti dan menoleh ke arah belakang. melihat ibunya nya, memegang sebuah kotak usang di tangan nya.

"Semua pertanyaan mu, ada di kotak ini. Dan kau akan tau, mengapa aku memperlakukan mu dengan berbeda. Pergi dari rumah ini, jangan pernah menampakkan wajah mu lagi, anggap aku sudah mati!"

"Deg..... Lusi kaget saat Marni mengatakan hal tersebut. Jantung nya berdetak kencang dan bahkan tatapan nya begitu sedih saat ibunya membenci dirinya itu.

"Baiklah Bu, aku tak akan pernah kembali lagi. maafkan Lusi yang masih belum bisa memberikan yang terbaik buat ibu. Lusi begitu menyayangi ibu." ucap gadis itu yang berusaha menahan air mata nya. Tapi tetap tak bisa sebab air mata nya tetap menetes seketika.

"Pergilah sebelum aku bertindak kasar kepada mu!"

"Boleh aku memeluk mu Bu, sekali saja." ucap nya memohon untuk diberikan pelukan terakhir.

Marni membuang nafas berat nya itu, tatapan nya berusaha menghindar dari tatapan memohon Lusi saat ini.

"Hanya sebentar." ucap Marni dengan nada ketus nya.

Lusi yang mendengar bahwa ibunya setuju, langsung tersenyum tipis. Setidaknya dia bisa memeluk ibunya untuk terakhir kalinya.

Grep.... air mata Lusi tak tertahankan, gadis itu menangis di pelukan ibunya. gadis itu memeluk ibunya dengan erat, seolah menumpahkan segala kesedihan nya di pundak Marni. tetapi Marni tetap tak membalas pelukan putri nya itu, tatapan nya terlihat datar, dan bahkan tak ada kesedihan di mata nya.

Lusi yang merasa pelukan nya tak terbalas, hanya bisa tersenyum kecut, tak apa apa, setidaknya ibunya memeluk nya untuk terakhir kalinya.

Gadis itu melepaskan pelukan nya, dan segera menghapus air mata nya itu. Dia tersenyum tipis ke arah marni saat ini.

"Terima kasih Bu, setidaknya kau memberikan izin kepada ku, untuk memeluk mu!" Lusi mengeluarkan sejumlah uang tunai senilai 25 juta rupiah, lalu memberikan nya kepada marni sebagai bakti nya terakhir kalinya. Setelah itu, dia akan pergi sejauh mungkin dan tak akan menganggu kehidupan ibunya lagi.

"Ini uang ku, dan maaf hanya bisa memberikan segini untuk ibu, jaga diri ibu baik baik, sampaikan maaf ku kepada kak Dimas. Aku pergi Bu, aku menyayangimu." setelah mengatakan hal tersebut, Lusi langsung beranjak pergi tanpa menoleh ke arah belakang lagi. Marni hanya menatap datar kepergian Lusi saat ini tanpa ada tangisan yang menyedihkan.

1
Nyonya Gunawan
Lusi hamil..
Nyonya Gunawan
Nanti kira" siapa y yg bucin,,lusi atau ken..😄😄
Nyonya Gunawan
Akhirnya sah jga,,
Apa mgkin Lusi putri konglomerat yg di culik waktu bayi..
Dinda Putri
up lagi rhooorrr semangaaaaaaat
Dinda Putri
luar biasa
Dinda Putri
lanjut
Nyonya Gunawan
Makanya yg pintar lusi jgan bodoh,,pergi jauh" ganti nmor hpmu,,jgan trlalu lemah sdah di tindas msh jga punya rasa lemah
Nyonya Gunawan
Seharusnya lusi cari tau dlu ttg keluarganya,,
Dinda Putri
lanjut
§͜¢🦢🍒 Triya_S ♬⃝❤️
double up de /Determined//Determined/
§͜¢🦢🍒 Triya_S ♬⃝❤️
i chose to stay and wait 🥰
kaylla salsabella
lanjut
Nyonya Gunawan
Kasian bget lusi di jadikan sapi perah ma keluarganya..
kaylla salsabella
aku mampir thor
macha late: terima kasih kak🥰
total 1 replies
mary dice
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!