NovelToon NovelToon
Pernikahan Yang Lahir Dari Luka

Pernikahan Yang Lahir Dari Luka

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / CEO
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: peony_ha

Zara Ayleen adalah perempuan religius dari keluarga sederhana yang percaya bahwa hidup selalu punya jalan lurus untuk tetap dijalani. Namun satu malam yang kelam menghancurkan keyakinannnya. Dalam keadaan yang tak pernah ia kehendaki, Zara menjadi korban dari kesalahan seorang lelaki yang bahkan tak kenal dengan baik—Arsyad Faizandra Wiratama pewaris perusahaan besar yang hidupnya penuh kendali, kekuasaan dan kesombongan. Kesalahan itu memaksa mereka terikat dalam pernikahan tanpa cinta. Bagi Arsyad pernikahannya dengan Zara merupakan bentuk tanggung jawab bukan perasaan. Bagi Zara, pernikahannya dengan Arsyad adalah ujian terberat dalam hidupnya. Dibawah satu atap, mereka hidup sebagai suami istri yang asing. Arsyad dingin dan berjarak, sementara Zara memendam luka dan berharap dalam diam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon peony_ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bermain Solo

Mumpung pak Arsyad masih diluar, aku akan mandi dulu. Gerah rasanya, rasa kesalku pada wanita blonde itu masih belum reda, dia menampar pipiku keras, sampai pipiku merah seperti ini.

Tidak lama aku hanya membersihkan badan, karena membuang keringat saja. Karena tadi pagi aku sudah mandi sambil luluran. Membersihkan tubuh selesai, ets… mana pakaian bersihku?, padahal tadi aku sudah menyiapkan piyama berwarna abu muda. Pasti ini tertinggal diatas kasur.

Aku membuka hendel pintu kamar mandi dengan pelan, berharap pak Arsyad belum masuk kedalam kamar. Aman, kamar masih hening tidak ada siapa-siapa didalamnya.

Handuk segera kubuka.

Klek, gerakan begitu cepat. Pria dengan postur tinggi tegap itu muncul dibalik pintu. Sorot matanya langsung tertuju padaku, astgfirullah gimana ini untung saja aku belum benar-benar melepas handuk.

“Ekhem..” pria itu berdehem pelan. Aku masih mematung sambil memegang erat pinggir handuk. Aku terpaku, sorot mataku mengikuti kemana arah pak Arsyad pergi. Dia menghempaskan tubuhnya diatas sofa, dan pandangannya tertuju kepadaku lagi.

“Kenapa mas Ar gak ketuk pintu dulu?” Tanyaku masih dengan keadaan mamatung.

“Uhuk…” Pak Arsyad terbatuk, Aku melihat pria itu tampak sangat gelisah.

“Cepat pakai bajumu!” Aku berjalan kearah pintu kamar mandi.

“Jangan kesana!, pakai saja disini. Saya akan ke kamar mandi.” Akhirnya aku bisa bernafas lega, seenggak nya aku bisa lebih leluasa memakai pakaianku tanpa ada sorot mata tajam yang memperhatikan.

Selesai, piyama abu muda sudah terpasang rapi pada tubuh kecilku. Benar kata tante Rose ibu dari pak Arsyad, postur tubuhku memang kecil dengan tinggin badan hanya 153 dan berat badan 45 kg. Tapi jika dilihat-lihat badanku tidak terlalu kurus, sedang-sedang saja.

Aku mulai mengeringkan rambut dengan handuk kecil sambil mematut didepan cermin.

“Ekhem… argh…” dibalik pintu kamar mandi, suara pak Arsyad. Akhir-akhir ini aku sering sekali mendengar suara erangan dibalik pintu kamar mandi. Suara erangan itu terdengar pamiliar sekali. Oh tidak!, suara itu. Sepertinya aku mengingat suara itu.

Sontak otaku mengingat kejadian malam kelam itu, pada detik-detik aku tidak sadarkan diri, aku mendengar erangan yang sangat kuat dari pria itu.

Jadi selama ini, mas Arsyad bermain solo di kamar mandi. Ya Allah aku sebagai istrinya apa aku berdosa. Tapi ya Allah rasa trauma itu masih menghantuiku. Ya Allah ampuni Zara yang tidak bisa menjadi istri yang baik.

“Argh…” lagi dan lagi aku mendengarnya, lalu setelah itu terdengar kucuran air dari shower.

Aku melaksanakan shalat isya, lalu menyandarkan tubuh pada kepala ranjang, suara erangan itu masih terbayang dalam ingatan.

Pintu kamar mandi terbuka, menampilkan pak Arsyad yang keluar dengan rambut yang masih basah. Benar, pria itu telah memanjakan perkututnya dengan tangannya sendiri. Sebagai istrinya aku sangat merasa berdosa.

“Kenapa Mas, sakit perut lagi?” Aku bertanya pura-pura tidak tahu.

Pak Arsyad tidak menoleh kearahku, kini ia mengambil jaket kulit dari lemarinnya. “Apa kamu tidak mengenali suara itu?” Ucapnya dingin sambil merapikan rambutnya yang masih basah.

“Padahal kita pernah mengerang bersamaan” tambahnya lagi.

Mataku sontak melotot, ingat sekali suara itu memang lolos begitu saja dari mulutku, susah di tahan otomatis keluar saja dari mulutku. Aduh kenapa badanku jadi panas dingin seperti ini.

“Saya akan pergi keluar mungkin sampai besok pagi.” pamitnya sambil berlalu pergi, yang tersisa hanyalah aroma parfume nya yang sangat wangi.

“Kemana?” Aku mencoba bertanya.

“Kantor.” Jawabnya singkat.

Kantor malam begini?, apa dia akan pergi melampiaskan nafsunya dengan seorang wanita diluar sana. Kenapa aku jadi gak enak hati begini, dan kenapa aku jadi merasa bersalah.

Tidak mau berlarut dalam fikiran negatif, akhirnya aku membuka ponsel dan membuka salah satu akun media sosial yang lagi hits.

“Jika seorang suami meminta jatah biologis pada istrinya, istri tidak boleh menolak. Kalau tidak ada udzur yang menghalanginya. Kalau istri menolak ajakan suami, dan suaminya tertidur dalam keadaan marah. Maka malaikat melaknat istri itu dari malam sampai menjelang pagi.”

Isi ceramah ini seolah menamparku. Aku langsung diingatkan dengan postingan dakwah yang tiba-tiba lewat begitu saja. Ya Allah berarti selama ini aku berdosa. Tapi kan mas Arsyad belum pernah mengajakku melakukan itu lagi. Apa dia masih merasa bersalah padaku?.

Dan akupun masih belum siap jika harus melakukan adegan itu kembali, pasti rasanya sakit sekali.

BRUK…

Pintu kamar terbuka begitu saja. Sabrin dan tante Rosa datang, mereka membawa dua ikat tali ditangannya. Apa yang akan mereka lakukan?.

“Mau ngapain kalian kesini.”

“Ayo tan kita jalankan aksi kita.”

Tangan Sabrine mencekal pergelangan tanganku. Seikat tali mengikat tanganku erat. Dan tante Rosa menarik paksa cincin berlian itu dari tanganku.

“Kamu tidak pantas memakai cincin ini wahai wanita penggoda.”

Aku ingin meronta, tapi tangan dan kaki ku sudah terikat sempurna.

“Tante kita kasih pelajaran yang berat untuknya.”

Tubuhku ditarik paksa, menuju kamar mandi, aku diletakan tepat dibawah keran shower.

Air shower mulai mengucur membasahi tubuhku, dingin sekali, aku bisa mati kedinginan disini. Mas Ar tolong aku.. cepatlah kembali aku mohon.

Sudah hampir satu jam tubuhku diguyur oleh air shower, sampai menggigil kedinginan, kulit tanganku mulai mengkeriput.

Mas Arsyad tolong.

Rasa mual mulai mengaduk-aduk perutku, masuk angin. Aku tidak kuat lagi.

Nafasku sudah terasa sangat sesak, akan berapa lama aku disini, Ya Allah tolongin Zara. Mbak Asih kemana ya. Apakah dia akan mendengar teriakanku jika aku berteriak.

“Mbak….”

“Mbak Asih….”

Mungkin suara ku hanya mentok sampai pintu kamar.

Hening, badanku mulai menggigil lagi.

Sudah hampir tiga jam, tapi belum juga ada yang menolongku. Kenapa air showernya sedingin ini. Ya Allah rasanya aku ingin menyerah saja.

BRAK…

Pintu kamar mandi terbuka. Aku menatap sosok pria tinggi tegap itu dengan penuh harap, aku sudah tidak bisa berbicara karena tubuhku mengalami hipotermia.

Mas Arsyad semakin mendekat, pria itu melepas jaketnya dan memakaikan pada tubuhku.

*

*

Kejam banget ya lo Sabrine, awas loh tunggu pembalasan dari Zara.

Jangan lupa like, komen dan kasih bintang lima ya para readers tercinta. Jangan lupa juga vote ya. Dukungan dari para readers bikin author bahagia suer deh💗

1
Aniza
lanjut thooor
roses: siap kak, dukung terus Author ya💗
total 1 replies
Suren
mantappp👍 Arsyad butuh org ada disampingnya tapi egonya tinggi
roses: berul ka, dukung terus Author ya💗
total 1 replies
Ineu
baru mulai baca
roses: makasih kak, dukung terus Author ya💗
total 1 replies
Lisa Kusmiran07
ceritanya menarik,tp agak bingung pas percakapan.atau dialog nyaga ada tanda nya.
Sri Jumiati
cantik .cocok thor
roses: Makasi yah kak, dukung terus author💗
total 1 replies
roses
iya kak, selamat membaca dan siap-siap diobrak abrik perasaan
Sri Jumiati
bagus ceritanya
Buku Matcha
Typo nya banyak ni thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!