NovelToon NovelToon
Pria Pembuly Yang Menjadi Takdirku

Pria Pembuly Yang Menjadi Takdirku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: nana_riana

Dulu, Alya hanya gadis pendiam yang selalu menjadi sasaran ejekan di sekolah. Hari-harinya dipenuhi rasa takut, terutama karena Reno,ketua geng paling disegani sekaligus pria yang paling sering membuat hidupnya terasa menyakitkan. Bagi Alya, Reno adalah luka yang ingin ia lupakan selamanya.
Namun takdir mempertemukan mereka kembali setelah bertahun-tahun berlalu.
Kini, Alya telah berubah menjadi wanita mandiri dan sukses, sementara Reno bukan lagi remaja arogan seperti dulu. Di balik sikap dinginnya, Reno menyimpan penyesalan yang tak pernah sempat ia ungkapkan. Pertemuan mereka kembali membuka kenangan lama, menghadirkan benci yang perlahan berubah menjadi perasaan yang tak terduga.
Bisakah seseorang yang pernah menyakitimu menjadi rumah terbaik untuk hatimu? Atau masa lalu akan tetap menjadi penghalang di antara mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nana_riana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16 — Antara Benci dan Cinta Suasan

Suasana kantor berubah sunyi setelah pengakuan itu.Tidak ada yang berani bicara.

Alya hanya berdiri diam dengan pikiran yang terasa kacau.

Video dirinya menangis.Perkelahian Reno.

Senior yang masuk rumah sakit.Semua informasi itu terasa terlalu berat untuk diterima sekaligus.Dan yang paling membuat Alya bingung adalah kenapa Reno tidak pernah menceritakannya?

“Alya…”

Suara Reno terdengar pelan, penuh kehati-hatian.Namun Alya justru mundur satu langkah.Refleks.Dan gerakan kecil itu kembali menghantam hati Reno.

“Jangan sekarang,” bisik Alya lirih.

Tatapan Reno langsung melemah.Sementara Dimas tersenyum kecil puas melihat keraguan yang mulai muncul lagi di mata Alya.

“Lihat?” katanya santai. “Pada akhirnya dia takut juga sama lo.”

Brak!

Reno langsung menghantam meja di sampingnya keras hingga semua orang terkejut.

“Keluar.”

Nada suaranya rendah, tetapi penuh ancaman.Bahkan Dimas akhirnya berhenti tersenyum.

“Alya.” Reno tetap menatap Dimas tanpa mengalihkan pandangan. “Masuk ruanganku dulu.”

Namun Alya menggeleng pelan.

“Aku mau pulang.”

Deg.

Jantung Reno terasa jatuh.

“Alya, please…”

“Aku capek.”

Suara Alya terdengar kecil sekali.Dan Reno tahu wanita itu benar-benar berada di batas emosinya.Akhirnya Reno menahan dirinya sendiri lalu mengangguk pelan.

“Oke.” Tatapannya melembut penuh rasa sakit. “Aku antar.”

“Nggak usah.”

“Alya.”

“Aku mau sendiri dulu.”

Kalimat itu membuat Reno terdiam cukup lama sebelum akhirnya mundur perlahan.

Untuk pertama kalinya…Ia takut mendekati Alya.Karena setiap langkah yang ia ambil justru terasa semakin melukai wanita itu.

Malam itu, hujan turun deras lagi.Alya duduk sendirian di kamar apartemennya sambil memeluk lutut di atas sofa.Lampu ruangan sengaja dimatikan.

Hanya cahaya kota dari balik jendela yang menerangi wajahnya samar-samar.Pikirannya terus dipenuhi Reno.Tentang masa lalu mereka.Tentang semua luka yang pernah ia alami.

Namun di balik semua itu, ada satu hal yang terus mengganggu Alya.Reno ternyata membela dirinya diam-diam.Meski caranya salah.Meski semuanya berakhir buruk.

Tetapi fakta bahwa Reno marah saat video dirinya disebarkan membuat hati Alya semakin kacau.Bahkan di masa lalu, Reno tidak benar-benar tega melihatnya dihancurkan orang lain.

Tok.

Tok.

Tok.

Suara ketukan pintu membuat Alya tersentak.

Ia sudah bisa menebak siapa yang datang.

Dan benar saja.Saat membuka pintu sedikit, Reno berdiri di sana dalam keadaan basah kuyup karena hujan.

Deg.

Jantung Alya langsung mencelos.

“Kamu ngapain hujan-hujanan?”

Reno tersenyum kecil lelah.

“Aku cuma mau lihat kamu sekali aja.”

Tatapan pria itu terlihat begitu lelah malam ini.Bahkan lebih lelah dibanding saat kecelakaan dulu.

“Aku nggak minta kamu maafin aku sekarang,” lanjut Reno pelan. “Aku cuma nggak mau kamu dengar semuanya dari Dimas.”

Alya terdiam.Hujan di luar masih turun deras membasahi tubuh Reno.Namun pria itu bahkan tidak terlihat peduli.

“Masuk dulu,” ucap Alya akhirnya lirih.

Untuk beberapa detik, Reno tampak sedikit terkejut.Namun akhirnya ia masuk ke dalam apartemen.Alya buru-buru mengambil handuk kecil lalu memberikannya pada Reno.

“Kamu bisa sakit.”

Reno menerima handuk tersebut sambil memperhatikan Alya diam-diam.Dan tatapan itu justru membuat Alya gugup sendiri.

“Apa?” tanya Alya pelan.

Reno tersenyum kecil penuh rasa hangat.

“Kamu masih khawatirin aku.”

Alya langsung memalingkan wajah.

“Aku cuma nggak mau ada orang pingsan di apartemenku.”

Reno tertawa kecil.Dan suara tawa itu membuat suasana yang tadi tegang perlahan sedikit mencair.Namun beberapa detik kemudian, ekspresi Reno kembali serius.

“Alya.”

“Hm?”

“Aku nggak pernah nyesel jatuh cinta sama kamu.”

Deg.

Kalimat itu membuat dada Alya kembali berdebar tidak tenang.

“Tapi aku nyesel karena baru sadar semuanya setelah aku terlalu banyak nyakitin kamu.”

Suasana kembali hening.Reno lalu duduk perlahan di sofa sambil menatap lantai.

“Ayah aku selalu ngajarin kalau semua hal bisa diselesaikan dengan kekuasaan.” Senyumnya hambar. “Dan aku tumbuh jadi manusia yang nggak ngerti cara memperlakukan orang lain dengan benar.”

Alya mendengarkan diam-diam.

“Dulu waktu video kamu disebar…” Reno mengepalkan tangannya pelan. “Aku lihat semua orang nertawain kamu.”

Napas Alya terasa tercekat.

“Aku masih ingat wajah kamu waktu itu.” Suara Reno mulai serak. “Kamu nangis sambil gemetar, tapi nggak ada satu orang pun yang bantu.”

Air mata Alya perlahan mulai jatuh lagi.Karena kenangan itu memang sangat menyakitkan.

“Aku marah.” Reno menunduk dalam. “Dan untuk pertama kalinya dalam hidup aku… aku takut kehilangan seseorang.”

Deg.

Tatapan Alya langsung melemah.

“Senior itu bilang kamu pantas dipermalukan.” Rahang Reno mengeras mengingat kejadian tersebut. “Dan aku nggak bisa nahan emosi.”

“Makanya kamu berantem?”

Reno mengangguk pelan.

“Aku hampir bikin dia cacat malam itu.”

Alya langsung terdiam.Ia tahu Reno bukan orang baik di masa lalu.Namun mendengar sendiri pengakuan itu tetap terasa mengejutkan.

“Keluarga aku nutup kasusnya.” Reno tertawa kecil pahit. “Lalu mereka kirim aku keluar negeri beberapa waktu.”

Pantas saja Reno tiba-tiba menghilang setelah lulus.Alya dulu sempat bertanya-tanya kenapa pria itu pergi tanpa kabar.Dan sekarang akhirnya ia tahu alasannya.

“Aku bukan mau bela diri,” lanjut Reno lirih. “Aku cuma pengen kamu tahu… semua rasa bersalah ini nyata.”

Mata Alya kembali memanas.

“Aku bingung sama kamu, Reno.”

Tatapan Reno perlahan terangkat.

“Kadang aku benci ingat semua yang pernah kamu lakuin.” Air mata Alya jatuh tanpa bisa ditahan. “Tapi di saat yang sama… aku juga bisa lihat kamu benar-benar berubah.”

Reno menatap Alya lama sekali.Lalu perlahan pria itu berdiri dan mendekat hati-hati.

“Alya.”

Wanita itu tidak mundur kali ini.

Dan itu membuat hati Reno sedikit lega.

“Aku nggak sempurna.” Tatapannya begitu lembut penuh luka. “Tapi kalau kamu kasih aku kesempatan, aku bakal habisin sisa hidup aku buat bahagiain kamu.”

Deg.

Jantung Alya berdetak semakin kacau.

Karena meski masa lalu Reno begitu gelap…

Tatapan pria itu sekarang terasa terlalu tulus untuk dipalsukan.

Dan sebelum Alya sempat berpikir lebih jauh, Reno perlahan menghapus air mata di pipinya.Sentuhannya begitu hati-hati.

Seolah Alya adalah sesuatu yang paling berharga di dunia.

“Aku capek nangis gara-gara kamu,” bisik Alya lirih.

Reno tersenyum kecil penuh rasa bersalah.

“Maaf.”

“Dari dulu sampai sekarang…”

“Kalau bisa,” Reno mendekat sedikit, “mulai sekarang aku maunya bikin kamu senyum.”

Pipi Alya langsung memanas.Dan tanpa sadar…Untuk pertama kalinya setelah semua rahasia itu terbongkar, Alya tidak lagi ingin menjauh dari Reno.Namun di balik ketenangan itu, bahaya perlahan kembali mendekati hubungan mereka diam-diam.

1
tinuet'z
sangat menarik
partini
hoki Banggt si Reno di cinta ugal-ugalan wehhh mau sakiti Ampe darah" tetep cinta
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!