NovelToon NovelToon
Aku Jadi Villainess? Oh Tidaaaak!

Aku Jadi Villainess? Oh Tidaaaak!

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi / Time Travel / Masuk ke dalam novel / Fantasi Wanita / Mengubah Takdir
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Calista F.

Aku Jadi Villainess? Oh Tidaaaak!
Terseret masuk ke dalam novel dan menjadi Freya Valencia Vane? Bukan jadi pemeran utama wanita yang baik hati, tapi malah jadi Villainess kejam yang nasibnya pasti mati tragis di akhir cerita?
Demi menyelamatkan nyawaku, aku harus berubah total.
Di depan orang, aku jadi wanita paling suci, lembut, dan sopan sedunia.
"Tolong maafkan aku... aku tidak bermaksud begitu."
Tapi di dalam hati?
"Dasar tolol. Kalau bukan karena takut mati, udah gue hancurin muka lo dari tadi. Sabar Freya, sabar... demi nyawa gue."
Rencananya simpel: Jauhi Pangeran Zevian si algojo, lindungi Aria si Female Lead, dan hidup tenang.
Tapi kenapa semuanya berjalan salah?
Kenapa Zevian yang dulu benci aku malah natap aku begitu?
Kenapa Ares si sepupu tampan malah makin mendekat?
Oh Tidaaaak. Aku cuma mau hidup tenang kok.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Calista F., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15

Pagi di Akademi Starfell datang terlalu cepat.

Atau mungkin… Freya saja yang sama sekali tidak tidur.

Langit di luar jendela asrama masih berwarna abu kebiruan saat Freya duduk di atas kasurnya sambil memeluk lutut.

Rambut emasnya sedikit berantakan. Matanya kosong. Dan di bawah matanya mulai muncul lingkar hitam tipis akibat overthinking semalaman.

"...Aku ingin pulang."

"Itu ide buruk."

Freya langsung melirik Crimson Valkyrie yang bersandar di dekat meja.

"Kamu tuh supportive sekali ya."

"Aku realistis."

Freya menghela napas panjang lalu menjatuhkan diri ke kasur lagi.

Semalam terlalu gila.

Monster corruption muncul lagi. Monster itu menyerangnya secara langsung. Dan yang paling mengerikan...

The Heir has awakened.

Kalimat itu terus terngiang di kepalanya sampai sekarang.

"Heir apaan sih..." gumam Freya lemah.

Crimson Valkyrie bersinar redup. "Kalau aku tahu, aku sudah memberitahumu."

"Pedang paling misterius sedunia."

"Itu pujian?"

"Bukan."

Freya memejamkan mata sebentar. Jujur saja… dia takut.

Karena semakin plot berubah, semakin sedikit hal yang bisa ia prediksi. Dan kalau semuanya terus melenceng dari novel original… Berarti semua ending buruk juga bisa berubah menjadi lebih buruk.

TOK TOK TOK.

Ketukan pintu membuat Freya tersentak kecil.

"Freya?"

Wajah Freya langsung sedikit cerah.

'Aria.'

Freya buru-buru membuka pintu.

Dan seperti biasa… Aria berdiri di sana sambil membawa sesuatu.

Kali ini nampan sarapan.

"Selamat pagi," katanya pelan sambil tersenyum kecil.

DOR.

Critical damage.

Freya langsung memegangi dadanya dramatis. "Ya Tuhan... kamu beneran malaikat ya?"

Aria langsung bingung. "Hah?"

"Kamu cantik, baik, perhatian, bisa masak..."

"A-Aku tidak masak ini..."

"Pokoknya sempurna."

Aria langsung tertawa kecil.

Dan entah kenapa… suasana hati Freya langsung membaik hanya karena melihatnya.

Aria masuk ke kamar sambil meletakkan nampan di meja kecil dekat jendela.

"Aku khawatir karena semalam..." katanya pelan.

Ekspresi Freya sedikit berubah. "...Aku juga."

Hening sejenak memenuhi kamar.

Aria duduk perlahan di tepi kasur Freya.

"Monster itu..." gadis itu menggenggam tangannya sendiri pelan. "Kenapa terus menyerangmu?"

Freya tertawa kecil kaku. "Kalau aku tahu, aku juga mau protes ke penulis novelnya."

"Hah?"

"Tidak penting."

Aria terlihat masih khawatir.

Dan melihat ekspresi itu… Freya langsung merasa bersalah. Karena sebenarnya Aria juga pasti takut. Semalam mereka hampir mati dua kali.

Namun heroine itu malah datang pagi-pagi membawa sarapan untuk Freya. 'Ya ampun... female lead ini terlalu baik.'

Freya langsung memegang tangan Aria dramatis.

"Aria."

"I-Iya?"

"Menikahlah dengan kakakku."

"Hah?"

"Agar kita bisa jadi keluarga."

Aria langsung panik merah padam. Freya malah tertawa kecil.

Dan untuk pertama kalinya pagi itu… suasana terasa sedikit normal lagi.

Namun ketenangan itu tidak berlangsung lama.

BRAK.

Pintu kamar tiba-tiba terbuka tanpa ketukan.

"Freya, kau..."

Ares membeku di depan pintu.

Freya membeku.

Aria membeku.

Hening.

Tatapan Ares perlahan berpindah antara Freya yang masih memegang tangan Aria… lalu ke sarapan di meja… lalu kembali ke mereka.

Dan perlahan… Senyum jahil muncul di wajahnya.

"Wah."

Freya langsung refleks melepas tangan Aria. "INI BUKAN SEPERTI YANG KAMU PIKIRKAN."

"Aku belum bilang apa-apa."

"WAJAHMU UDAH BILANG."

Ares tertawa kecil sambil bersandar santai di pintu.

"Pagi-pagi sekali suasananya menarik."

Aria langsung panik. "B-Bukan seperti itu..."

"Ares." Freya menunjuknya tajam. "Kamu masuk kamar perempuan tanpa izin itu kriminal."

"Aku tadi mengetuk."

"KAMU LANGSUNG BUKA PINTU."

"Itu detail kecil."

Freya langsung memegangi dahinya. Pria ini benar-benar sumber migrain berjalan.

Namun beberapa detik kemudian… ekspresi Ares perlahan berubah lebih serius.

Tatapan emasnya turun ke arah Freya.

"Kalian dipanggil."

Suasana kamar langsung berubah.

"...Dipanggil?" ulang Freya pelan.

Ares mengangguk.

"Profesor Rowan. Dan beberapa profesor lain."

Freya langsung punya firasat buruk.

"...Aku boleh pura-pura mati gak?"

"Tidak."

Crimson Valkyrie, Ares, dan Aria menjawab hampir bersamaan.

Freya langsung merasa dikhianati semesta.

Beberapa menit kemudian.

Freya berjalan menyusuri koridor akademi bersama Aria dan Ares dengan langkah lemas.

Suasana Starfell pagi itu jauh lebih tegang dibanding biasanya.

Beberapa area akademi dipasang penghalang sihir. Ksatria kerajaan berjaga di berbagai sudut. Dan para murid terlihat sibuk berbisik satu sama lain.

"Katanya monster itu muncul lagi."

"Ada yang bilang targetnya Putri Freya."

"Mana mungkin..."

Freya langsung ingin menghilang.

'Aku belum siap jadi rumor hidup.'

Di sampingnya, Ares terlihat santai seperti biasa.

Sedangkan Aria beberapa kali melirik Freya khawatir. Dan anehnya… Freya sadar satu hal.

Zevian tidak ada.

'...Dia dari tadi gak kelihatan.'

Namun sebelum Freya sempat memikirkan itu lebih jauh, mereka sudah tiba di ruang rapat profesor.

Pintu besar kayu hitam berdiri megah di depan mereka.

Dan entah kenapa… aura ruangan itu terasa menyeramkan.

"Aku mau kabur."

"Sudah terlambat," jawab Ares santai.

Freya langsung menatapnya tajam.

"Kalau aku mati nanti, tolong bilang ke dunia kalau aku orang baik."

"Kau bahkan pernah mengancam murid tahun pertama karena menabrak sepatumu."

"Itu Freya lama."

"Sayangnya reputasi tidak ikut reset."

Freya langsung terdiam sedih.

...Masuk akal juga.

CREAK.

Pintu ruang rapat terbuka.

Profesor Rowan berdiri di dalam sambil membawa beberapa dokumen.

Tatapan tajam pria tua itu langsung jatuh pada Freya.

"Masuk."

Freya langsung merasa seperti siswa dipanggil BK.

Dan ternyata di dalam ruangan sudah ada beberapa profesor lain. Termasuk Zevian. Pria itu berdiri di dekat jendela sambil membaca sesuatu. Dan begitu melihat Freya masuk, tatapannya langsung terangkat.

Freya refleks menegakkan badan. 'Kenapa aku jadi gugup sendiri sih?'

"Silakan duduk," ujar Profesor Rowan.

Freya duduk perlahan di kursi paling ujung. Aria duduk di sampingnya. Sedangkan Ares malah terlihat terlalu santai untuk situasi seserius ini.

Profesor Rowan mengetukkan tongkatnya pelan ke lantai. "Kita akan langsung ke inti masalah."

Suasana ruangan langsung hening.

"Monster corruption tidak mungkin masuk ke area Starfell tanpa bantuan dari dalam."

Bulu kuduk Freya langsung berdiri.

"Artinya..." Aria menggenggam roknya pelan, "...ada seseorang di akademi yang membantu mereka?"

"Itu kemungkinan terbesar."

Freya langsung makin tidak nyaman. Karena kalau benar ada pengkhianat di dalam akademi berarti mereka semua dalam bahaya.

Profesor Rowan melanjutkan serius.

"Dan lebih dari itu..." tatapannya jatuh pada Freya. "Monster tersebut secara jelas menargetkan Freya Valencia Vane."

Hening.

Freya langsung merasa seluruh ruangan melihat ke arahnya.

"...Aku juga pengen tahu kenapa," gumamnya kecil.

Namun kali ini… tidak ada yang menertawakannya.

Zevian akhirnya bicara. "Monster corruption bereaksi terhadap api Freya."

Tatapannya tajam. "Mereka mengenali Crimson Flame."

Freya menelan ludah.

Ruangan langsung menjadi lebih berat.

Salah satu profesor wanita terlihat sedikit pucat.

"Crimson Flame..." gumamnya pelan. "Mustahil."

Freya langsung makin stres. 'Tolong seseorang jelaskan dengan bahasa manusia.'

Namun sebelum siapa pun sempat menjawab…

BRAK.

Pintu ruangan tiba-tiba terbuka keras.

Seorang ksatria akademi masuk dengan napas sedikit terburu.

"Profesor Rowan."

Ekspresi pria itu serius.

"Kami menemukan jejak corruption di area bawah tanah akademi."

Hening.

Profesor Rowan langsung berdiri. "Di bawah tanah?"

Ksatria itu mengangguk. "Ada seseorang yang membuka segel lama."

Suasana ruangan langsung berubah dingin.

Sedangkan Freya… Punya firasat sangat buruk.

Tidak lama kemudian.

Freya, Aria, Ares, Zevian, Profesor Rowan, dan beberapa ksatria berjalan menuju area bawah tanah akademi.

Dan semakin jauh mereka turun, udara semakin dingin.

Dinding batu tua dipenuhi simbol sihir kuno berwarna perak.

Freya langsung merinding. "...Kenapa akademi punya dungeon horror begini?"

"Ini area penyimpanan segel lama," jawab Zevian tenang.

"Itu tidak membuatnya kurang menyeramkan."

Ares tertawa kecil di belakang mereka.

Meskipun begitu, pria itu sekarang terlihat lebih serius dibanding biasanya.

Mereka akhirnya tiba di lorong batu besar yang dipenuhi bekas mana hitam.

Dan di ujung lorong… Ada sebuah pintu sihir raksasa. Dan itu... Retak.

Profesor Rowan langsung menyipitkan mata. "Segelnya benar-benar rusak..."

Freya memeluk dirinya sendiri pelan. Entah kenapa… dada kirinya terasa panas sejak masuk ke tempat ini.

Crimson Valkyrie juga mulai bersinar redup.

'Kau merasakannya?' tanya Freya pelan dalam hati.

"...Ya." Suara artefaknya terdengar lebih serius dari biasanya.

"Mana ini..."

Api merah kecil muncul di sepanjang bilah Crimson Valkyrie.

"...Aku mengenalnya."

DEG.

Jantung Freya langsung berdetak lebih cepat. "Hah?"

Namun sebelum Crimson Valkyrie sempat menjelaskan...

DUAAAAAR.

Ledakan besar tiba-tiba mengguncang seluruh lorong bawah tanah.

Semua orang langsung refleks bersiap.

Mana hitam meledak dari balik pintu segel. Dan perlahan… Sebuah suara berat terdengar dari dalam kegelapan.

"...Crimson Flame."

Freya langsung membeku. Suara itu jauh lebih dalam dibanding monster sebelumnya. Dan jauh lebih menyeramkan.

Zevian reflek langsung berdiri di depan Freya. Soulblade hitamnya muncul dalam ledakan aura dingin.

Sedangkan Ares mengangkat Eclipse Howl perlahan.

DOR.

Peluru mana mulai terbentuk di pistolnya.

Profesor Rowan menatap pintu retak itu dengan ekspresi serius.

"Semua bersiap."

Dan untuk pertama kalinya sejak datang ke dunia ini, Freya benar-benar merasa sesuatu yang besar sedang bangkit.

Sesuatu yang bahkan tidak pernah ada di novel original.

1
aku
lagi 😁
aku
😭😭 alasan nmr 83 😭😭 🤣🤣🤣no.1 nya cembokurr 🤣🤣
aku
mulai mekar kah bunga asmara pangeran?? 😁
aku
🤣🤣🤣🤣 jlebbb 🤣🤣🤣
aku
aduduh,ngabrut 🤣🤣🤣 seminar ekonomi 🤣🤣🤣
aku
jangan2 si ares kyk emaknya 🤣
frina ayu: faktor genetik kak 😭
total 1 replies
paijo londo
lyra dulu meninggal karena TDK ada yg membantu untuk menutup gerbangnya hingga mengambil nyawanya sedangkan Freya mulai banyak yg munyukainya hingga tanpa ragu berani mengorbankan nyawanya untuk Freya 💪freya
paijo londo
celetukan Freya bikin Ares suka ketawa
paijo londo
frey lucu ya kalo ngumpat dalam hati kita yg baca jadi ketawa ngakak 🤣🤣
aku
kok kesian sm monster2 nya 😭😭
aku
res, lu lama2 gue gibeng jg. bkin reader kepo maksimal. 😭😭 agk curiga tp jg menghibur 🤣
aku
ceileeeehhh terkesimo kah kau frey 😌😌
aku
ares, lama2 kau makin mengerikan 😭😭
aku
selamatkan jantungmu frey 🤣🤣
aku
bnr, tidak fantassttt ish ish ish 😌😌🤣🤣
aku
ceplas ceplos dn bar bar kah aslinya ra??? 🤣🤣🤣
frina ayu: asbun kak dia🤣
total 1 replies
aku
heh 🤣🤣 nyukurin yg asli mati duluan 🤣🤣 astagaa
frina ayu: takutnua kalo gak dimatiin nanti rebutan tubuh kak😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!