NovelToon NovelToon
Suksesnya Gadis Yang Di Hina

Suksesnya Gadis Yang Di Hina

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mama ende

"hai Anisa aku tidak mencari menantu yang hanya kerja jadi pelayan restoran,kamu sangat tidak pantas untuk anakku yang seorang polisi kamu hanya gadis miskin dari keluarga berantakan jangan harap kamu jadi istri benalu Bangi anak ku" itulah yang di katakan Bu ibunya mas Kaffa yang selalu ku ingat Sampai kapanpun

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 13 Mengajari paman Hendra

      Paman pun makan mie pangsitnya sambil minum kopi buatan ku he minta di layani kayak aku istrinya saja sebenarnya ganteng sih kaya dan pangkatnya lumayan tinggi tapi kenapa nggak ada cewek yang mau sama dia ya

" Nis kamu pandangi paman terus naksir ya" kata paman aku kaget kok bisa dia bercanda dan aku malu ketahuan memandang dia

" Maaf paman aku nggak pandang kok ini lagi bingung kenapa kerjaan paman berat banget ya dan resikonya besar" jawabku

" Iya sih waktu pertama pindah jadi penyidik terasa berat tapi ada Maura yang selalu membantu dan sekarang ada kamu hacker yang lebih garang, jadi kerjaan paman terasa ringan" jawab dia santai sambil makan mie pangsit

" Mana lap top paman biar aku mulai meretasnya" kata ku

    Aku membuka lap top paman Hendra sambil bekerja dengan lap top ku juga paman malah mengambil kursi dan duduk di sebelah ku dan menghadap ke lap top nya sambil nunggu lap topnya loading aku mengerjakan pemograman lewat lap top ku sambil lihat lap top paman di sebelah ku tak terasa aku bekerja dengan dua lap top duduk sangat dekat dengan orang ganteng ternyata jantungku berdebar juga ih apaan sih Anisa lebay begitu saja sudah deg deg mana parfumnya tercium sangat wangi lagi kan konsentrasi ku buyar tangan seperti Tremor dalam hati berkata nis tenang tingkat kan konsentrasi dan kembali ke lap top jangan berfikir aneh aneh.

" Nis aku bisa ini satu data bisa ku retas" kata paman Hendra dengan heboh

" Wah paman semakin pinter tidak memerlukan jasa kami" kata mbak Maura

" Ya tetap perlu jasa kalian lah kan paman bisa nya cuma dikit hanya meremas sosial media" kata paman merendah

" Nanti juga nisa ajari biar paman bisa ya namanya belajar harus sabar" jawabku

" Ok nis paman akan lebih semangat belajar sama kamu " jawab dia sambil mengacak rambutku

" Paman jangan di acak dong ini berantakan lho" kata ku

" Ih muka nya merah nervous ya dekat paman kalau dekat Kaffa nervous nggak" kata paman meledek ku sedang kan mbak Maura tertawa terbahak bahak muka ku pasti merah merona karena ejakan paman dan aku langsung minum kopi yang ada di meja dekat lap top kemudian aku makan dim sum

" Enak dim sumnya terasa lumer di mulut" kata ku mbak Maura ikutan makan

" pilihan paman selalu tepat dan nikmat terasa lumer di mulut" kata mbak Maura

" Jelas dong paman kan ahli dalam memilih makanan" jawab paman Hendra percaya diri

" Tapi milih istri nggak dapat dapat sampai sekarang" kata mbak Maura dan Mbak Maura di peluk sama paman rambutnya di acai acak dan telinganya si jewer

" Berani ngatain paman nya " kata paman Hendra dan mbak Maura lari sambil menjulurkan lidah dan lari menghindar.

    Aku lanjut kerja biar pemograman cepat selesai kemudian aku serah kan ke mbak Maura aku lanjut duduk dekat paman melihat pekerjaan paman dan sekali kali mengajari kalau ada kesulitan alhamdulilah jam dua belas malam selesai paman masih kerja di depan lap topnya aku tidur di tempat biasanya mau pulang ke apartemen ku malas jalan besok pagi saja tak lama pun aku terlelap ketika aku tidur masih ku dengar ya suara mbak Maura bercanda dengan paman Hendra

      Aku bangun ketika suara adzan subuh aku segara bangun dan berwudhu ku lihat paman dan mbak Maura tidur di sofa ruang tamu sedangkan mbak Maura di sofa satunya aku sholat dulu ku bangunkan mbak Maura

" Mbak bangun aku pulang dulu ya nanti jam berapa kita ke minimarket dan restoran untuk pemograman" kata ku

" Nanti kita berangkat jam sepuluh saja nis aku masih mau lanjut tidur" kata dia

Aku pun pulang ke apartemen ku aku bersih bersih takut kalau mas Bayu datang apartemen masih kotor dan aku masak bikin sandwich saja buat sarapan dan segelas susu ultra.

Baju kotor, Selimut sama seprei juga aku masukkan ke tas keresek lalu aku telephon petugas laundry biasa mengambil di daerah sini pasti nanti pencat bell

Aku duduk di meja mini bar dapur ku aku makan sandwich dan aku habiskan susuku sambil menunggu petugas laundry aku memeriksa game ku dan melihat ada rekening yang masuk kemarin aku nggak sempat periksa dan aku mencoba meretas sosial medianya mas Kaffa nggak ada apa apa kelihatan nya masih normal aku kepo meretas wa nya saja aku lihat percakapan dari ibunya terlihat mas kaffa kekeh mempertahankan aku bahkan katanya akan melamar aku tapi ibunya mencaci maki aku di wa nya malah dia akan mencarikan jodoh dengan mas Kaffa dan mengamcam tidak akan mengakui sebagai anak kalau tetap bersama ku dan akan menghancurkan pernikahan kami kalau kami sampai menikah kan aku jadi takut apa lebih baik putus saja dari dia kasihan kalau hubungan anak dan ibu putus karena aku.

Aku menangis terharu kan kalau seperti ini aku jadi baper sampai aku bingung sendiri tiba tiba ada bell pintu berbunyi aku membuka kan ternyata petugas laundry yang memang aku tunggu dan satu lagi aku dapat kiriman makanan dari brand KFC kan ayam goreng tepung, kentang goreng juga puding kan aku nggak pesan

" siapa yang pesan mas" tanya ku

" Buat mbak Anisa dari pak Hendra" kata dia

Segara aku ambil paket ayamnya kemudian aku taruh di meja aku lanjut kerja dan ada telephon dari paman Hendra dia tanya apa kiriman nya sudah Sampai dan aku bilang sudah Sampai dan sekarang lagi aku makan tak lupa aku ucapkan terima kasih aku lanjut membuat produk digital tentang pembelajaran rekayasa perangkat lunak dengan metode baru juga soal soal yang biasanya di pakai dalam uji kompetensi kejuruan aku sering bikin beginian tapi karena sibuk jarang aku sentuh jadi sekarang aku tambah lumayan aku cek uang di akunku lumayan bisa buat ngasih ibu.

Kan tak terasa aku makan berat yaitu makan ayam goreng tepung juga kentang goreng sekarang harus di bersihkan aku ambil lemon dan aku bikin lemon tea hangat sampai mbak Maura telephon dia ngajak aku berangkat ke tempat klien.

Aku segera bersiap ganti baju aku pakai celana panjang dan kemeja wanita dan memakai sepatu sneaker andalan ku biar tidak kelihatan mencolok kemudian aku menemui mbak Maura di depan lobi apartemen kami berangkat berdua saja Sampai di sana sekitar jam sepuluh kami langsung kerja sekitar jam satu selesai aku sholat di musola tempat karyawan kemudian aku dan mbak Maura ke restoran yang sedang pesan komputer kasir di situ sudah ada mas Bagas yang sedang mengantar computer nya karena lapar aku pesan makan dulu sambil nunggu mas Bagas selesai memasang komputer. Aku dan mbak Maura pesan paket sup kepala kakap dan ikan kakap bakar juga satu porsi nasi buat kamu berdua kalau makan nasi aku sedikit saja tapi kalau makan ikan pasti banyak hadeh selera ku sekarang lebih ke lauk yang lebih banyak jadi ikutan mbak Maura karena sering di beliakan sama dia.

Bersambung ...

1
Erna Ladi Yanti
aku bergabung tho,semngt.🙏
Miftahul Khoiriyah: terima kasih support nya
total 1 replies
Dwi Sulistyowati
lanjut Thor
Miftahul Khoiriyah: terima kasih dukungan nya 😍
total 1 replies
Dwi Sulistyowati
semangat paman pepet trs anisa
Dwi Sulistyowati
lanjut Thor suka sm cerita nya🫶
Miftahul Khoiriyah: terima kasih banyak atas dukungan nya
total 1 replies
TytinApriana InaQx GuhHasbi
aku suka ceritanya /Smile//Smile//Smile/
Miftahul Khoiriyah: Terima kasih kakak semoga terhibur
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!