NovelToon NovelToon
Suksesnya Gadis Yang Di Hina

Suksesnya Gadis Yang Di Hina

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mama ende

"hai Anisa aku tidak mencari menantu yang hanya kerja jadi pelayan restoran,kamu sangat tidak pantas untuk anakku yang seorang polisi kamu hanya gadis miskin dari keluarga berantakan jangan harap kamu jadi istri benalu Bangi anak ku" itulah yang di katakan Bu ibunya mas Kaffa yang selalu ku ingat Sampai kapanpun

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 12 kerja keras

      Aku lanjut meretas semua aliran dana para koruptor kemana saja rekening Ninik aku retas juga tapi rekening dia masih wajar kebanyakan tranferan dari tante Maya ada juga dari bapaknya memang lumayan banyak uang jajan Ninik untuk ukuran maha siswa seperti Ninik lumayan bisa buat nongkrong di kafe juga perawatan di salon tapi yang harga standard Samapi terdengar adzan subuh aku berhenti sholat dulu sebelum sholat aku bangunkan paman yang sedang tidur di sofa ruang tamu teryata paman mudah di bangunkan aku ke toilet kemudian aku sholat di tempat sholat selesai sholat aku ke ruang kerja lagi

" paman apakah masih kurang data yang kau retas kalau masih kurang mungkin nanti malam lagi tapi aku minta tolong gundik paman ku jangan di lindungi jadi ada keadilan buat dia yang menikmati uang paman Rama itu tadi aku temukan rekening rahasia kayak nya uang di taman modal di BPR paman bisa selidiki lagi" kata ku

   Paman Hendra sangat serius melihat itu dia geleng geleng

" Berarti pak Rama pinter banget mencuci uangnya dia menanam modal di bank BPR" kata paman Hendra

" Biar tidak ketahuan licik juga dia" kata ku sambil menguap karena aku ngantuk banget aku lansung tidur di tempat biasa aku pakai selimut dan Bantal biasa aku pakai aku terlelap Sampai di bangunkan bi Sumi

" Neng makan dulu dari tadi belum makan" kata bi Sumi

" jam berapa ini bi" tanya ku

" Jam satu neng cuci muka terus makan sudah bibi siapkan" kata beliau

    Aku bisa tidur tenang karena tadi subuh aku minum sari kacang hijau sama susu kotak pantesan tidurnya nyenyak banget aku segera berwudhu dan sholat dhuhur kemudian aku makan masakan yang di siapkan bi Sumi nasi rawon enak banget selesai makan aku cuci piring kemudian aku pamit pulang Sampai di rumah aku lanjut tidur karena masih ngantuk kemudian ada telephon dari mbak Maura

" hallo mbak ada apa " kata ku

" kamu masih tidur" tanya dia

" Ini barusan bangun aku mbak mau mandi" jawabku

" Iya sudah cepetan mandi ke sini ya" kata dia

" ok mbak aku mandi dulu dan sholat ashar" jawabku

 Selesai mandi dan sholat ashar aku segera ke apartemen mbak Maura aku memencet bell kemudian bi Sumi membuka pintu aku masuk kemudian aku duduk di depan nya mbak Maura

" Nis kamu sudah pesan kebaya buat wisuda" tanya mbak Maura

" Sudah aku sewa saja MUA punya teman ku berupa paket buat wisuda jadi aku sudah pilih dan pesan paketnya jadi aku sewa saja sekalian foto juga pernah pernik nya" jawabku

" Ya sudah kalau gitu mbak nggak kepikiran lagi" jawab mbak Maura

" Nis coba kamu lihat ada pekerjaan baru itu kamu kerjakan setelah punya paman selesai" kata mbak Maura

" ini bisa di kerjakan sekarang saja punya paman di kerjakan nanti tengah malam jadi sinyal nya kuat nggak loading lama" jawabku

  Aku segera membuka lap top ku kerja seperti biasa mbak Maura buatkan aku makanan di letakkan dekat dengan kopi ku ternyata mie pangsit dengan kuah pedas Hem aku jagi ngiler ingin makan tapi aku masih kenyang tadi siang makan rawon biar nanti saja

" Ada kesulitan" tanya mbak Maura

" nggak lah mbak, kan kerjaan biasa saja lebih sulit meretas" jawabku enteng

" Itu di makan dulu mie pangsitnya mumpung masih hangat tadi aku request bi Sumi yang bikin coba saja itu mie pangsit sehat dengan siomay kuah enak banget aku sudah Makan " kata mbak Maura

" Iya mbak terima kasih tadi siang juga di suruh makan rawon sama bi Sumi" jawabku

" Iya sebelum berangkat aku beli tiga porsi rawon aku satu bi Sumi satu dan kamu satu" kata mbak Maura

" Enak mbak apalagi ada perkedel kentang sama telor asin" jawabku

" Beli di langganan biasa kita makan" kata mbak Maura

    Aku bekerja sambil makan mie pangsit yang enak dan hangat terasa lumer di mulut sambil kerja membuat pemograman yang sudah biasa aku kerjakan kalau begini saja mudah bisa aku kerjakan sambil tidur

" Nis gimana hubungan kamu dengan Kaffa lanjut atau putus" tanya mbak Maura

" Nggak tahu aku mbak dia nggak pernah hubungi aku dan aku juga sibuk jadi belum tahu kelanjutannya" Jawaku

" Dia nggk kamu ajak wisuda" tanya mbak Maura

" nggak ah nanti bu sarmi marah marah kalau tahu anak polisinya hadir di wisuda pacar yang di bencinya" jawabku

" putus saja kalau kamu di hina bisa seumur hidupmu di hina terus padahal kamu bisa menghasilkan uang dari arah mana saja" kata mbak Maura

" Maksudnya mbak aku ngga ngerti" tanya ku

" heh nis kamu jangan oon ya kamu tidur saja menghasilkan uang tuh game mu terus menghasilkan uang belum lagi hasil programmer mu kalau mau trading kamu juga bisa apalagi itu produk digital mu pasti di minati pasar lagi kamu juga bisa jadi konten kreator atau ini pekerjaan rahasiamu sebagai hacker ibarat kata di tubuh mu itu nempel uang uang dan uang" kata mbak Maura antusias

" Jangan bilang bilang mbak itu rahasia nanti kalau ada yng tahu aku di culik kerena tubuh ku seperti mesin ATM" jawabku sambil cengengesan

    Terdengar adzan magrib aku sholat sebenar setelah itu lanjut kerja biasa aku tadi membawa kacang atom buat camilan dan mbak Maura membawa kacang mente satu toples

" kenakan aku di kasih sesaji kacang mente nanti lidahku bergoyang" jawabku

" nggak apa apa besok kacang almond atau kacang pedas atau yang lain kamu tinggal request nanti paman yang bawa" jawab mbak Maura

" Mbak memang paman nggak punya istri atau pacar gitu para polwan di Polda kan cantik cantik masak nggak ada yang masuk" tanya ku

" Kalau istri belum pernah punya tapi pacar pernah punya dan pacarnya kabur kerena dia cuek dan muka nya datar kayak papan tulis" kata mbak Maura sambil tertawa terbahak bahak

" Bisa aja mbak ngatain paman nya sendiri nggk takut kuwalat" kata ku

" Kalau kamu naksir paman bisa kok nanti aku kenalkan ke nenek kasihan nenek ingin anak bontotnya segera menikah" kata mbak Maura malah menjadi jadi

" nggak mbak aku fokus kerja dulu lagian mau ambil S2 takutnya kalau menikah jadi keteteran" jawabku santai

" Kamu jangan menikah sama kaffa mbak nggak setuju" Kata mbak Maura

" Tergantung jodoh sih mbak aku semakin kesini juga semakin nggak yakin" jawabku

" Menikah saja sam paman Hendra cocokan kamu pasti tetap di ijinkan kuliah dan kamu bisa kerja jadi dosen seperti cita cita mu atau jadi gamer atau jadi peretas kan sudah langganan" jawab mbak Maura seenaknya

" Mana mau paman sama aku gadis miskin dari keluarga berantakan nggak punya apa apa lagian takut ah paman cool banget dan muka datar dan ganteng sih tapi tatapannya tajam seperti silet" jawabku seenaknya

Tiba tiba ada suara hemmm ternyata suara paman hendra aku terkejut sekaligus malu pasti muka ku merah banget dan aku langsung menunduk takut sama dia

" Paman kapan datang dengar pembicaraan kami ya paman nguping" tanya mbak Maura

" Barusan datang paman nggak dengar apa apa kok emang kalian ngomongi paman ya" tanya beliau

Jantung ku sudah tidak berdebar lagi untung dia nggak dengar aku takut dan juga malu kalau Sampai dia dengar aku takut. sama mas Kaffa aku sudah minder apalagi ibunya sombong lah ini paman Hendra dari keluarga kaya mana pangkatnya tinggi lagi kan kau takut

" kalian aku bawakan dim sum dengan keju dan saus yang di panggang di atasnya" kata paman

" iya terima kasih paman kami masih kenyang habis makan mie pangsit paman mau itu aku sisihkan di mangkuk kalau mau kuah tinggal di hangat kan" kata mbak maura

" nis bisa minta tolong hangatkan kuah terus tuang ke mie pangsitnya terus bawa ke sini dan satu cangkir kopi susu kamu bisa kan" kata paman

" Bisa paman" jawabku aku segera ke dapur kemudian merebus air dan bikin kopi juga merebus kuah pangsit aku tuang ke mangkuk aku ambil nampan aku bawa ke ruang tamu tempat paman duduk aku suguh kan di meja

" Silahkan paman" kataku

" Terima kasih nis kerjaan mu masih lama ini ada tugas yang belum selesai" kata paman

" Bentar lagi paman punya paman nanti saja di kerjakan malam biar tidak loading lama" jawabku

Bersambung

1
Erna Ladi Yanti
aku bergabung tho,semngt.🙏
Miftahul Khoiriyah: terima kasih support nya
total 1 replies
Dwi Sulistyowati
lanjut Thor
Miftahul Khoiriyah: terima kasih dukungan nya 😍
total 1 replies
Dwi Sulistyowati
semangat paman pepet trs anisa
Dwi Sulistyowati
lanjut Thor suka sm cerita nya🫶
Miftahul Khoiriyah: terima kasih banyak atas dukungan nya
total 1 replies
TytinApriana InaQx GuhHasbi
aku suka ceritanya /Smile//Smile//Smile/
Miftahul Khoiriyah: Terima kasih kakak semoga terhibur
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!