NovelToon NovelToon
Diantara Dua Dunia Season 1

Diantara Dua Dunia Season 1

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Romansa Fantasi / Mata Batin
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: D.P. Auzora.

Aldi Mahendra seorang pemuda yang hidup sebatang kara, dia dari usia empat tahun hidup di jalanan. Hingga akhirnya bertemu seorang kakek yang mengangkatnya menjadi cucunya. Aldi di sekolah hingga lulus SMK, kini dia bekerja sebagai kuli panggul di pasar.

Walaupun uangnya tak seberapa tapi bisa untuk makan setiap hari, apalagi pekerjaan untuk lulusan SMK itu sedikit susah. Aldi di pandang rendah oleh siapapun hingga saat ini berusia 19 tahun dia tetap berusaha hidup di setiap gempuran ombak yang besar datang di kehidupannya.

Semua berubah ketika mendapatkan sebuah cincin merah delima, kehidupannya berubah menjadi lebih baik lagi tapi sesuatu keanehan di kedua matanya membawa dia kedalam dunia yang seharusnya tidak terjadi.

Perjalanan kota maupun di desa menjadi tolak ukur bagi pengalaman Aldi menjadi lebih berani lagi, seperti bentuk tubuhnya yang tinggi dan kekar dengan wajah tegasnya mulai terlihat dalam perjalanan hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D.P. Auzora., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Jadi Pulang

      Cuaca berubah mendung dengan gerimis melanda kota yang tadinya cerah, Aldi, Niko dan Salma berlari kecil menuju mall yang sudah dekat setelah perjalanan cukup menyenangkan sekaligus ada sedikit kesedihan.

"Tiba-tiba hujan aja ini," ujar Niko, dengan napas terengah-engah karena berlari.

"Gak tau juga. Tadi cerah tiba-tiba mendung," balas Aldi.

"Al kalau hujan pulang besok pagi gak papakan?," tanya Niko.

"Aman aja aku ko," jawab Aldi.

"Nanti malam aku masakin buat kakak-kakak berdua yang aku sayangi," Salma berkata pelan lalu memeluk tangan keduanya.

"Wah bisa-bisa kita sakit perut ini ko," ujar Aldi, dia sedikit iseng.

"Waduh iya lagi, kita beli obat dulu aja Al siap-siap buat nanti malam," balas Niko.

Salma yang mendengarkan itu sangat kesal dengan keduanya, wajahnya kembali berubah cemberut lalu dengan kekesalan dia menarik telinga mereka berdua.

"Auhh, sakit Salma," rintihan Aldi dan Niko.

"Jahat kalian berdua, huh," ujar Salma melepaskan jeweran telinga Aldi dan Niko.

"Bercanda Salma," balas Aldi, menahan sakit di telinganya.

"Gendong kak Aldi," pinta Salma sambil memanyunkan bibirnya.

Niko yang melihatnya tertawa terbahak-bahak karena Salma meminta gendong pada Aldi.

"Tanggung jawab lu," Niko berkata pelan lalu memukul bahu Aldi.

"Iya," balas Singkat Aldi.

Kini Aldi mengendong Salma di belakang tubuhnya, lalu berjalan menuju sebuah toko ponsel Oppo yang sangat besar.

Pandangan setiap orang melihat Aldi yang mengendong wanita yang sangat cantik bagi pria yang melihatnya, beberapa orang ikut tertawa membuat Niko menahan tawanya sendiri.

Aldi dan Salma sedikit malu tapi Salma terlanjur nyaman dalam gendongan Aldi. Namun Aldi sendiri sedikit tak nyaman dengan benda di belakang punggungnya, membuat dia sedikit takut jika Salma akan marah ketika sadar.

"Itu kak toko ponselnya," Salma menunjuk di depan sana kepada Aldi.

"Iya," balas singkat Aldi.

"Kak turunin aku ya, malu aku dari tadi seperti ini. Apalagi ini," pinta Salma dengan wajahnya memerah sadar kalau dia sudah dewasa dan ada yang berbeda dengan bentuk tubuhnya.

Aldi menurunkan Salma perlahan kemudian berjalan pelan bersama Niko yang kini kembali di samping adiknya.

Mereka bertiga masuk kedalam toko Oppo yang sangat luas. Niko dan Salma yang melihat sedikit bingung jika nanti uangnya kurang bagaimana.

"Al seriusan mau beli disini?," tanya Niko, dia sedikit tidak yakin.

"Lihat ini!," ujar Aldi, dia menunjukkan uang dalam kantong cokelat yang berada di hodie dia pakai.

Niko yang melihatnya terbelalak terkejut dengan warna merah uang baru yang Aldi bawa, Salma juga sama dia memandang Aldi memastikan itu benar bukan mimpi.

"Sudah ayo, nanti kalian beli aja sama kayak aku," ucap Aldi.

"Jangan Al, kita sudah punya ponsel kok," balas Niko.

"Ya sudah nanti temenin beli pakaian yang buat menyerap keringat," ujar Aldi, dia berencana akan membelikan baju kepada keduanya.

"Permisi mas, mbak mau cari hp seperti apa?," seorang wanita muda datang menyapa mereka bertiga.

"Mau beli hp Oppo A6 pro 5G mbak ada gak disini?," balas Aldi lalu bertanya pelan.

"Ada mas, mari ikut saya," jawab pegawai itu.

Aldi, Niko dan Salma kini mengikuti pegawai toko Oppo.

"Ini mas ponselnya," pegawai itu memberikan kepada Aldi untuk melihatnya.

"Oke mbak ini satu sama minta nomor hp yang belakangnya cantik," pinta Aldi, dia sedikit tau walaupun tidak pernah punya.

"Baik mas tunggu sebentar," balas pegawai.

Tidak lama pegawai itu kembali dan kini bersama temannya yang tak kalah cantik juga.

"Silahkan di buka sendiri mas," ucap pegawai itu.

"Mbak aja bantuin. Saya perhatikan karena belum begitu paham," balas Aldi.

"Baik mas," jawab pegawai itu.

Prosesnya tidak terlalu lama, pegawai itu sangat lincah sambil menjelaskan kepada Aldi bagaimana cara pemakaiannya dan menjelaskan beberapa fitur yang berada di ponsel itu.

"Nah sudah siap mas hpnya," ujar pegawai.

"Oh iya mbak saya mau tanya hp buat anak kecil yang tahan di bawah ini ada apa tidak?," tanya Aldi, dia berencana membelikan hadiah pada Bima anak dari Sita.

"Ada mas," jawab pegawai itu.

"Ya sudah tambah satu itu mbak," balas Aldi.

"Kartu juga gak mas?," tanya pegawai.

" Iya mbak, yang biasa aja kartunya dan bantu seperti tadi ya mbak?," balas Aldi lalu meminta bantuan kembali.

"Baik mas," balas pegawai itu.

Cukup lama mereka berada disitu, Niko dan Salma hanya melihat Aldi yang asik membeli hp. Namun keduanya penasaran dari mana Aldi mendapatkan uang.

"Sudah ini mas," ucap pegawai.

"Berapa total semuanya mbak?," tanya Aldi.

"Yang ini harganya 4.9 juta dan ini 3 juta pas. Untuk kedua kartunya kita kasih gratis saja mas, jadi totalnya 7.9 juta," balas pegawai itu.

Aldi lalu membuka kantong cokelat yang baru di buka didepan mereka semua, pegawai itu sangat senang akhirnya ada unit laku dengan pelayanan. Dia sangat terkejut melihat Aldi mengeluarkan kantong BRM yang seperti baru di buka segelnya.

Lalu Aldi mengeluarkan uang yang masih baru dengan tulisan 50 juta rupiah. Niko dan Salma terkejut, saling pandang penuh keheranan. Kedua pegawai yang melayani Aldi ikut terkejut dengan uang yang masih baru di depannya.

"Ini mbak uangnya 8.3 juta, sisanya buat bonus pelayanan terbaik mbaknya," ujar Aldi, dia sangat berterima kasih tidak di pandang rendah seperti sebelumnya.

"Wahhh mas terimakasih. Mas boleh minta nomor ponselnya tidak?," pegawai yang dari awal melayani Aldi berkata pelan lalu dia meminta izin.

"Boleh mbak," balas Aldi.

Kedua wanita itu seperti kesenangan karena mendapatkan nomor pemuda yang menurut mereka tidak sombong seperti pelanggan lainnya.

Salma yang berada di belakang wajah berubah cemberut seperti sedang cemburu melihat Aldi di minta nomor ponselnya.

Niko yang melihatnya dia mendekat lalu berbisik pelan. "Kak Aldi itu tampan Salma jangankan kamu janda saja ada yang menyukainya," suara Niko begitu jelas di telinga Salma.

Salma yang mendengarkan itu wajahnya makin merah dan sangat kesal dengan apa yang di ucapkan kakaknya sendiri.

Setelah selesai Aldi turun dari duduknya lalu menoleh kebelakang untuk pergi membeli baju namun dia melihat Salma yang sedang cemberut.

"Ayo adik cantik," ucap Aldi.

Dengan perlahan Aldi memegang tangan Salma untuk melanjutkan apa yang dia inginkan. Niko yang melihat itu kini berjalan di belakang mereka.

Salma sendiri masih sangat kesal tapi dia sangat senang karena Aldi mengandeng tangannya.

Wajah yang tadi cemberut kini berubah dengan penuh perhatian, Salma memeluk lengan Aldi ikut berjalan di samping dengan perlahan.

Niko seperti menjadi bodyguard mereka berdua berjalan dengan santai sambil menikmati pemandangan banyak orang lalu lalang.

"Al, disana tuh baju murah-murah dan ada yang kamu cari tadi," ujar Niko, dia menunjuk ke arah sebelah pintu masuk tadi.

"Ya sudah yok kesana," balas Aldi. Kini mereka bertiga berjalan menuju toko baju.

Salma membuka pintunya perlahan lalu Aldi dan Niko masuk bersamaan.

Aldi sangat terpesona melihat lautan pakaian yang sangat banyak di depan matanya, dia juga tidak menyangka bahwa dirinya akan bisa membeli pakaian baru setelah sekian lama belum pernah membeli pakaian.

"Salma, kamu pilih aja yang kamu suka. Nanti aku bayarin," Aldi berkata di depan wajah Salma yang seketika memerah karena menahan malu.

"Iya kak, terimakasih," balas Salma, lalu berjalan memilih pakaian.

"Nah kita berdua beli disana aja ko," ujar Aldi.

"Gua gak usah Al, bajuku sudah banyak," balas Niko.

"Gak bisa, kita harus beli yang sama biar kalau kita jalan-jalan terlihat seperti keluarga besar," ucap Aldi.

"Iya deh iya, gue ikut aja," balas Niko, dia tidak bisa menolak permintaan sahabatnya ini yang selalu ada jika dia butuhkan namun dia juga merasa bersalah dulu pernah menjauhinya untung saja kedua orang tua Niko meminta lebih dekat Aldi.

Membuat dia tau bagaimana sifat Aldi yang sebenarnya sangat baik, terlebih dulu pernah ditolong ketika ada yang memukulinya.

Badan Besar Aldi ketika bersekolah sangat di takuti beberapa siswa lainnya walaupun kemiskinan dia selalu di hina, di caci maki tapi soal bully Aldi paling tidak suka.

Siapapun lawannya jika memukul teman terdekatnya akan di lawan tidak peduli dengan kondisi kesehariannya yang dulu dapat beasiswa di cabut sebab membantu Niko saat di pukuli.

°°°°°

1
CeliaVespera.
Pesona King Aldi sangat tidak mengecewakan sekali, bisa-bisanya tuh janda seperti memiliki perasaan pada Berondong Muda 🤣🤣😂
CeliaVespera.
Sepertinya Aldi suka Supra kepalanya geter 😂🤣🤭
CeliaVespera.
jangan bilang kalau memiliki darah keturunan raja terdahulu!!, makin ngeri aja nih Aldi. mantap Thor sangat seru sekali ceritanya 🤩🤩👍
CeliaVespera.
waduh Deket sama janda anak satunih Aldi, ajarin dong puh 🤣😑🤣
CeliaVespera.
Awas Al di patok sama ular jadi-jadian nanti 🤣🤣
CeliaVespera.
Al transfer uangnya, gue mau juga masak aku gak di kasih sih 😑😑
CeliaVespera.
Waduh dapat emas Al, bagi gue satu dong biar kaya juga 🤭🤭
Indra Reza Zulkifli
LG thor.. kurang
Eliermswati
jngn2 Aldi ad keturunan dr raja sesa, atau aa sm dede lg bkn penasaran aj🤣🤣🤣lnjut up nya💖💖
Eliermswati: q slh ksh komen soalnya td lg asik bc karya sebelah😂😂😂🙏🙏🙏
total 2 replies
Putri Dhesa
tetap semangatt Thor jujur saya suka ceritane
D.P. Auzora.: terima kasih kak, hari ini tiga bab lagi di kerjakan tunggu saja. 😊🙏
total 1 replies
CeliaVespera.
Semangat thor, ceritanya mantap. Ada genderuwonya bikin deg-degan juga kalau soal ini apalagi pegang kepala setan 😂😂
Indra Reza Zulkifli
wah jngn" kaya nya Aldi sama Niko masih saudaraan yaa
D.P. Auzora.
Hallo semuanya, saya penulis baru disini semoga kalian menyukai karya pertama saya disini.😊
Karwinah Dewi Handayani
lanjut thoor.... semangat 💪
°RhaiKen™
widihhh..klo denger ad gold begitu jiwa matre ku meronta oiii 🤣🤣
°RhaiKen™: /Facepalm//Facepalm/ aku bantu do'a kak..
total 4 replies
Eliermswati
up lg dong seru nih smngt thor up nya😍😍😍
D.P. Auzora.: siap kak, masih dalam proses pengerjaan babnya. 😊🙏
total 1 replies
ule_keke (IG: ule_keke26)
Semangaaaaatttt....
Ceritanya udah bagus, hanya tinggal memperbaiki peletakkan tanda baca.
CeliaVespera.
masih ada banyak yang typo kak, perbaiki lagi. bagus sudahan menurut saya.
ule_keke (IG: ule_keke26)
tapi jika 'tidak'
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!