Dunia yang dihuni setiap manusia memiliki makna yang berbeda
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Merasa tertipu
Untuk mempersingkat waktu,leon memutuskan untuk melanjutkan perjalanan setelah badai reda dan di tengah malam yang gelap,,keputusan itu chloe turuti meskipun sudah melarangnya,chloe berjalan dengan hati-hati melihat permukaan tanah yang basah dan berlumpur.
"kau pasti memakai sihir padaku kan..!!! Berani sekali kau !!!"
Lirikan leon seakan menusuk pada jantung chloe, tatapan chloe hanya terarah pada jalan yang sedang dia injak,chloe tidak berani menatap mata leon karena telah melakukan sesuatu tanpa persetujuannya.
"tuan bisa tau kalau aku memakai sihir, bahkan orang lain yang pernah aku obati tidak bisa membedakannya, kenapa tuan leon bisa tau ?? Apa dia orang istimewa..??"gumam
"hei kenapa diam saja..!!! Malah melamun !!!"
"maafkan aku tuan,aku tidak mau kau terluka terlalu parah, dan menghambat perjalanan kita,"
"cih ..!! Kau hanya memikirkan dirimu sendiri rupanya !!!"
"bukan begitu tuan...,,"
Chloe berusaha meraih tangan leon dan leon segera menangkisnya, leon kembali marah saat dia merasa benar-benar di peralat oleh chloe.
Chloe merasa bersalah dan memutuskan untuk berhenti di sebuah danau kecil yang terlihat indah dan nyaman untuk sekedar melepas penat.
"tuan...,,apa kau ingin mandi di danau.??"
Chloe berusaha membujuk leon agar tidak selalu marah dengan segala spekulasi yang dia pikirkan,
"kau tidak lihat air nya mengembun apa kau ingin aku membeku disana !!!"
"aku akan membuat air itu menjadi hangat tuan,,kau bisa melemaskan ototmu sambil berendam."
"mustahil...!!!"
Chloe melepaskan pakaiannya dan tersisa sebuah kain yang melingkari dada dan bagian bawahnya,
"apa kau sudah gila..!!" teriak leon yang berdiri disebelah chloe.
"kita hanya memiliki pakaian yang sedang kita pakai tuan,kau tidak ingin membuatnya basah kan ??karena kau tidak memiliki ganti lagi,"
Chloe berbicara dihadapan leon sambil membuka kain yang melingkar di dadanya,pandangan leon tertuju pada gerakan tangan chloe yang perlahan membuka kain dan wajah leon merona seakan-akan merasa malu dan mengalihkan pandangan sesaat kain itu benar-benar lepas dari tubuh chloe.
"dasar tidak tau malu...!!!"
Chloe tidak mendengarkan ocehan leon dan membuka kain bagian bawahnya saat leon mengalihkan pandangan itu dan langsung masuk ke dalam air.chloe membaca sebuah mantra sihir untuk merubah air itu menjadi hangat.
"kau boleh masuk sekarang tuan..,,airnya sudah hangat...".
Leon merasa ragu dan memegang air dengan hati-hati untuk memastikannya.
merasakan kehangat air danau itu,leon segera melepas pakaiannya dan masuk kedalam air bersama chloe.
"bagaimana kau melakukan semua ini !!jika kau bisa melakukannya kenapa kau tidak melakukannya dirumah ??"
"untuk menggunakan sihir,kau harus mengeluarkan energi dalam tubuhmu tuan, jika kau terus menggunakannya dalam waktu yang lama kau akan kehabisan energi dan lemah,dan bisa mempersingkat masa hidupmu."jelas chloe dengan lembut.
"oh...jadi seperti sebuah ponsel,jika terus digunakan daya nya akan segera habis dan mati,tapi apakah tidak bisa di isi lagi ??"ucap leon dalam hati.
leon mendengarkan penjelasan chloe dengan tenang,dan berpikir dengan wajah seriusnya yang terlihat lucu bagi chloe.chloe tersenyum tipis melihat wajah leon yang kebingungan.
"kenapa..!!!
"lalu...,,bagaimana kau mendapatkan energi itu ?? Apa itu sudah ada pada dirimu ??"
"benar...,,aku juga memiliki energi itu sendiri dalam diriku,namun aku lebih suka jika memakai pakaian ibu, aku tidak tau apa,tapi energinya sangat besar,aku menyukainya bukan hanya karena peninggalan ibu,tapi juga disana mengalir energi untuk membuatku tetap terjaga."
"untuk itu kau selalu memakai pakaian busuk itu..!!!" ucap leon lirih.
"em...tapi kau membuang sebagian itu tuan,"
"kenapa apa kau marah padaku sekarang !!!"
Leon sedikit mendekat pada chloe yang terlihat murung saat pakaiannya terbuang oleh leon tempo hari,leon sedikit terpancing emosinya dan mendorong chloe dan kehilangan keseimbangan sampai masuk kedalam air.
"huah....,,"
"apa yang kau lakukan tuan..,,kenapa kau selalu marah- marah ??apa kau membenciku.??"
Leon menatap tajam pada chloe yang sedikit melawan baginya,dan mengintimidasinya.
"apa kau tidak takut padaku ??
"semua wanita yang bertemu denganku akan takluk dibawah kakiku,mereka sangat ketakutan dan menyembah diriku,kau tau semua itu mereka lakukan untuk apa ?? Uang !!!
"lihat dirimu !!! Berani sekali menatapku seperti itu ? Apa karena aku terdampar disini tanpa harta apapun dan kau seenaknya saja kepadaku !!!"
chloe mendengarkan semua perkataan leon dengan sangat baik,dan mencerna semua perkataannya,dengan berani chloe menatap mata itu sambil tersenyum.

"aku sudah mulai terbiasa denganmu tuan,,
"semua yang kau tinggalkan disana tidak akan kau temukan disini, jadi jangan terlalu memikirkan semua yang kau tinggalkan,kau adalah dirimu yang lain disini..tuan ,,
"aku sudah berjanji padamu untuk melindungimu, dan membuatmu kembali sampai waktunya tiba, jadi kau tidak perlu menjadi tuan leon yang mereka takuti disini...,,bukan karena aku tidak takut padamu tuan,tapi aku lebih kasihan kepadamu,,
"oh...jadi kau mengasihani aku ya..!!"
Didalam air jari leon bergerak dari punggung chloe,dengan lembut turun sampai ke pantat chloe dan meremasnya.
"bukan begitu tuan....,,
Chloe meraih tangan leon yang berada di pantatnya dan menggenggamnya dengan erat,
"pasti ada alasan lain kau bisa kesini tuan,aku tidak percaya dengan yang namanya takdir,tapi sepertinya kau ditakdirkan untuk berjalan bersamaku dalam perjalanan ini, meskipun kau hanya manusia biasa tapi kehadiranmu bisa melengkapi kekuranganku tuan...,,"
Ucapan yang menyentuh itu membuat wajah leon tersipu dan memerah,perkataan chloe sampai ke dalam hatinya,leon yang hanya gemar mempermainkan wanita merasa tersanjung oleh perkataan wanita yang membuatnya muak itu dan menjadi salah tingkah.
"lepaskan...,!!"
"kau mau kemana tuan..!!!"teriak chloe.
Leon bergegas bangkit dari danau dan berpakaian saat matahari mulai terbit.
"cepat selesaikan urusanmu,aku akan mencari makanan...!!!"
Leon berjalan menjauh dari danau meninggalkan chloe disana,sambil menggerutu sepanjang jalan.
"wanita macam apa dia !! apa dia tidak pernah marah !! Beberapa kali aku lecehkan tapi tidak pernah teriak, apa dia menyukaiku.?? Tidak mungkin .!!!
Leon melempar ranting kearah semak-semak dan seketika beberapa kelinci berlari terkejut dengan ranting itu.
"itu bisa dimakan kan.??"
Leon memiliki ide untuk menangkap kelinci sebagai sarapan,setelah beberapa kali percobaan akhirnya leon mendapatkan satu ekor kelinci dan kembali ke danau dimana chloe menunggu leon disana.
"buat api cepat ..!!!"
"bagaimana kau menangkapnya tuan ??"
"itu mudah !!"
"kau hebat tuan..."
Chloe tersenyum lebar melihat usaha leon itu,dan dengan sombongnya leon memamerkan hasil perburuan pertamanya dengan sangat bangga.
"dia mudah sekali dibodohi..,,padahal sangat susah menangkapnya,dia berlari kesana kemari membuat tubuhku terasa pegal,," ucap leon dalam hati."
Setelah menyantap hasil perburuan,mereka melanjutkan perjalanan menyusuri hutan lebat,dan saat perjalanan itu mulai melelahkan,leon tersandung sebuah akar dan terjatuh ke semak-semak.
"brug....
"huaaaa.....!!!!!!"
"apa yang terjadi tuan..!!!"
Chloe yang berjalan dibelakang leon,langsung berlari melihat kearah semak-semak tersebut dan terkejut dengan pemandangan yang menyedihkan.
"tengkorak manusia.??"
Chloe mendekat pada tengkorak itu yang masih memakai pakaian lengkap,ada yang mengganggu pikiran chloe.
"hei apa yang kau lakukan !!!
chloe mengambil kain yang terselip dalam pakaian tengkorak tersebut.
"dia...pria yang pernah taruhan denganku,kain ini aku membalut lukanya dengan kain milik ibu."
"hah....jadi dia mati disini,apa yang sebenarnya terjadi ??"
Leon merasa sedikit takut dan melihat kesegala arah kalau kalau ada bahaya yang mendekat.
"ransel...??
Leon berjalan mendekati sebuah tas besar dan disampingnya terdapat senjata seperti tombak panjang dengan bilah kayu dan mata besi yang runcing,
Leon membuka tas itu dan terdapat pakaian,dan perlengkapan seperti senjata kecil dan makanan yang sudah membusuk.
"ini yang namanya petualang ! Mereka mencari apa ??dan mati karena apa ??"
"apa yang kau lakukan tuan..?"
"aku akan membawa bajunya dan peralatan lainnya,"
"tapi tuan.?itu bukan milikmu ?"
"tapi dia sudah mati kan ? Dia tidak akan menggunakan ini kan ??"
Chloe merasa sedikit kecewa dengan leon yang seenaknya saja,chloe bersimpuh didepan mayat tersebut dan berdoa untuk kedamaiannya.
"apa yang kau lakukan ? Apa dia kenalanmu !!!"
"bukan tuan,,mereka hanya sekedar lewat waktu itu dan terluka,aku mengobatinya dan mereka melanjutkan perjalanan,"
"sudahlah...!! Cepat .!!!"
Leon menarik baju chloe dan membuatnya tersungkur.leon berjalan memimpin kembali sampai pada padang rumput yang sangat luas,terdapat tebing batu yang cukup besar didepan sana dan sebuah lubang yang menganga dalam tebing tersebut.
"apa itu...???"
Leon yang merasa takjub dengan pemandangan yang tidak pernah dia lihat didunianya,kesan mistis begitu kental,sekujur tubuh leon terasa merinding,ada sebuah ketakutan yang besar dalam dirinya setelah melihat tebing tersebut.
"ught....,,"
Chloe merasa kesakitan,dan bersimpuh ditanah sambil memegangi dadanya dan melihat kearah tebing tersebut.
"hei kau kenapa..??"
"tidak...,,aku hanya lelah tuan..."
"aku bisa merasakan energi yang sangat kuat itu,ini sangat menyakitkan,apakah orang tuaku ada didalam sana ???" gumam chloe.
Leon melangkahkan kakinya pada padang rumput yang luas itu,
"cling...."
"tu...tuan...,,kemana perginya tuan...,,tidak mungkin..!!!"
Chloe berlari kearah menghilangnya leon dan menabrak leon yang berdiri dengan kebingungan.
"buk...!!!"
"apa kau tidak menggunakan matamu !!!"
"tuan kau disini ?? dari tempatku berdiri kau tidak terlihat tuan,semuanya hanya padang rumput saja," ucap chloe dengan khawatir.
"coba kau lihat sekitar...!!! Bukankah tadi kita di padang rumput ? Kenapa menjadi sebuah lorong gua ?? Apa ini sihir ???"
Chloe menatap wajah leon dengan khawatir,ketakutan yang mulai tergambar dari wajah leon jelas terlihat,begitu juga dengan chloe yang merasa energinya sedikit terkuras setelah memasuki padang rumput.
"tuan...sebaiknya kau berjalan dibelakangku,aku yang akan memimpin sekarang...."
"terserah kau saja !!!"
Sepanjang perjalanan hanya terlihat batu batuan dan gemricik air yang menetes,
Chloe sambil menahan sakitnya berusaha tetap tenang dan fokus merasakan keberadaan orang tuanya.
"oh tidak...,,sepertinya aku sudah tidak kuat lagi...."
chloe menghentikan langkah kakinya sebelum sebuah guncangan terasa sampai membuat mereka berdua terjatuh.
"apa ini !!! Gempa..??"
"tidak...,,ini pasti orang tuaku...,,"
"memangnya siapa mereka !!! "
Chloe mengabaikan pertanyaan leon dan berjalan kearah sebuah cahaya putih dan terlihat jelas sesosok naga yang sedang tertidur seperti tupai yang berhibernasi,ukurannya sangat besar,chloe menangis melihat semua kenyataan yang telah mereka lakukan.
"jangan bilang kalau...!!!!-
"iya tuan...,,orang tuaku menjadi seekor naga karena ayah memanggil wujud asli ibu dari ribuan tahun lalu..."
"yang benar saja...!!!
Untuk pertama kalinya leon menjadi gemeteran,lututnya tidak bisa berdiri dengan benar,keringat mulai bercucuran dari dalam tubuhnya.
"apa aku akan mati dua kali ? Sialan gadis ini menipuku mentah-mentah !!!"ucap leon lirih.
"kau tidak perlu berbuat apapun tuan,aku akan menanganinya kau berdiri saja ditempat yang aman.,,"
"cih....!!!"
Chloe berusaha mendekat pada naga tersebut dan memanggil nama ayah dan ibunya.
"aku ingin bicara pada kalian,,tolong dengarkan aku ayah...,,ibu....,,"
Semakin mendekat pada wajah naga itu,chloe memegang sebuah taring besar dengan energi sihirnya,naga itu bereaksi dan membuka matanya.
Chloe menjadi senang dan berusaha mengatakan semua yang ingin dia katakan,namun naga itu bukan menyadari keberadaan chloe sebagai sekutu melainkan gangguan,naga itu mengangkat tangan kanannya dan menyingkirkan tubuh chloe dengan keras.
"slash....!!!!"
"keuukkhh....,,!!!!
Tubuh chloe terhempas dan menabrak dinding batu dengan keras,mulutnya mengeluarkan darah.
"bodoh sekali...!!! Dia tidak tau sedang bicara dengan apa ?? itu hanyalah monster..!!!"
Naga membuka mulutnya seakan menarik nafas dalam dalam,leon menyadari sesuatu dan langsung menarik tubuh chloe secepat mungkin.
"bahaya..!!!!"
"wusss......
Semburan api mengenai dinding batu dan sedikit membakar baju leon saat menarik tubuh chloe.
"sial...,,panas sekali...!!
"ini sudah keterlaluan...,!! Kau menipuku mentah-mentah...!!! Kau akan membuatku mati terpanggang oleh monster itu ya..!!!"teriak leon.
"ssttt.....,,
Dengan suara lemah chloe berusaha tetap tenang dan membaca mantra agar naga itu mau berkomunikasi dengannya,namun percuma tidak ada yang bisa chloe cari dari dalam naga itu,keberadaan ayah dan ibunya tidak bisa dia rasakan,perasaan sakit yang chloe rasakan adalah sihir dalam padang rumput yang kuat,,
"aku pikir ayah dan ibu masih disana, apa mungkin mereka telah kalah dengan wujud asli naga itu dan sepenuhnya menjadi monster ?? Tapi perasaan yang aku rasakan tadi ?? Apa ibu merencanakan semua itu sebelum dia benar-benar hilang ??seperti kata tuan leon sihir teleportasi ??ibu bisa melakukan itu karena aku memiliki darahnya,dan kami bisa berada disini dengan cepat berkat ibu,
"tuan leon bisa masuk mungkin saja dia menjadi orang istimewa seperti yang aku pikirkan sebelumnya,,lalu...bagaimana aku menghentikan ini semua...????"
"hei....sadarlah...nenek sihir...!!!
Leon memukul pipi chloe beberapa kali,sampai chloe membuka matanya kembali.
"tuan....,,ini tidak berhasil....,,lebih baik kita pergi dari sini tuan...,,"
Leon menengok kearah naga yang sedang membuka mulutnya lagi dan menyemburkan apinya kembali,
leon kehabisan waktu untuk berlari menjauh dari api tersebut,seketika leon ditarik oleh chloe yang bersimpuh lemas dan menahan serangan naga dengan sihir pertahanan chloe yang tidak seberapa itu,
Leon tersungkur dalam pelukan chloe,leon menyadari kondisi chloe tidak baik dan segera menggendongnya berlari keluar dari sarang naga tersebut dengan segenap tenaganya.