NovelToon NovelToon
Permainan Panas Dibalik Kasus Gelap

Permainan Panas Dibalik Kasus Gelap

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir / Bad Boy
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Azura Cimory

Demi uang sepuluh milyar, Sean Yuritama rela bekerja sama dengan Christaly Jane untuk menemukan anak dari seorang miliarder yang telah lama menghilang. Jika bukan demi melunasi hutang-hutangnya, detektif swasta berparas tampan itu tidak akan sudi bekerja sama dengan gadis cerewet dengan segudang masalah. Sehingga mereka terlibat perdebatan hampir setiap waktu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azura Cimory, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Service Profesional Ala Christaly

“Bagaimana, apa kamu mau lanjut?” Sean bertanya kepada Christaly sambil mengedipkan matanya.

“Kamu gila, ya? Tentu saja aku mau lanjut. Kamu kan nggak kasih aku kesempatan sama sekali buat bermain,” jawab Christaly kesal.

Sean benar-bear pria yang menjengkelkan. Dia suka sekali menggodanya dengan merendahkan serta mengolok-olok dirinya. Tapi, entah kenapa Chrsitaly sama sekali tidak sedikit pun menaruh benci kepada pria itu. Sebaliknya, dia justru merasa semakin tertantang.

“Em, gitu, ya? Oke, oke. Sekarang aku kasih kamu kesempatan buat unjuk kebolehan. Puaskan aku, Christaly. Buat aku mendesah, mengerang, dan meledak sampai klimaks,” tantang Sean. Dia menatap serius ke arah Christaly yang masih terbaring di bawahnya. “Bagaimana, apa kamu bisa?”

“Kamu menantangku?” sergah Christaly.

“Ya, aku menantangmu. Buktikan padaku kalau kamu bukan cuma gadis cerewet, berisik, ceroboh dan menyebalkan.” Sean tersenyum mengejek ke arah Christaly. Merendahkan gadis itu.

“Huh! Oke, siapa takut?! Tapi, awas kamu, ya, Sean. Kalau kamu akan ketagihan dan minta lagi padaku nanti kalau kita sudah di Jakarta. Kamu harus bayar kalau kamu mau tidur denganku. Karena kontrak kerjaku dengan pacarmu sudah berakhir,” sahut Christaly dengan penuh percaya diri. Karena memang ini adalah hal yang sudah lama dia tunggu.

Sambil tersenyum lebar Christaly lalu membalikan tubuh Sean hingga pria itu terguling ke samping dan dia yang berada di atasnya. “Sudah siap, Tuan Detektif Tengil?”

“Begitu, ya? Oke. Ayo kita mulai.”

Christaly yang duduk di atas Sean langsung beraksi tanpa banyak bicara lagi. Dia tidak langsung menyatukan tubuh, sebaliknya dia menggoda ereksi pria itu dengan sengaja hanya menggesekkannya ke area sensitifnya.

Hal itu cukup membuat Sean frustrasi, tapi, Christaly sama sekali tidak peduli. Dia sekarang mencondongkan tubuhnya ke depan, menekankan payudaranya pada dada bidang Sean dan mulai membuat gerakan naik turun.

Puncak payudaranya yang mengeras sengaja ia gesekan pada puncak payudara pria itu yang sama tegangnya. Lagi dan lagi. Christaly terus mengulanginya secara berulang-ulang, menggoda ereksi Sean juga puncak payudaranya.

“Emhhh ... uh!” erang Sean. “Apa cuma begini saja pelayananmu, Chisraly?” tanya Sean di sela-sela erangannya.

“Sabar dong! Dasar nggak sabaran!” protes Christaly.

“Ayolah, cepat sedikit. Uh! Aku bosan, nih, kalau kamu mainnya cuma begitu,” tukas Sean yang sudah tidak sabar menunggu. “Cepat, Christaly. Lebih cepat sedikit.”

“Iya, iya. Cerewet banget, sih.”

Sambil menahan rasa kesalnya Christaly lalu melorot ke bawah, ke bagian ereksi Sean yang mengeras di bawah pusarnya. Dia mengambilnya, lalu menjepit di tengah-tengah payudara dan mulai bergerak ke atas dan ke bawah. Spontan, Sean pun mengerang. Di saat yang bersamaan Christaly juga merasakan kalau ereksi Sean bertambah keras, semakin kuat.

Sean bergumam, “Oh, emhh ... kenapa nggak dari tadi sih kamu begini? Huh! Emmhh ....”

“Kamu ini banyak protes,” ujar Christaly. “Lebih baik kamu diam aja dan nikmati serivisnya. Kamu kan yang minta tadi?”

“Iya, iya. Aku diam, deh. Uh!”

Christaly terus bergerak ke atas dan ke bawah, membuat Sean berkobar gairah seksualnya. Lagi dan lagi Christaly menggerakkan dadanya naik turun. Dan, pada saat getaran itu mulai dia rasakan, dia menambah kecepatannya.

Pada saat ledakan kenikmatan itu terjadi, dengan sigap Christaly menangkapnya dengan mulutnya, melahap semuanya hingga tak tersisa. Tidak cukup sampai di situ, Christaly juga memanjakkan ereksi Sean dengan lidahnya yang tak kalah mahir dari Sean. Dia membelai puncaknya, mengecupnya, lalu memasukkannya ke dalam mulut dan menggerakkannya keluar masuk seperti dia sedang makan es krim coklat. Lagi-lagi Sean pun mengerang penuh kenikmatan.

“Oh, emhhh ... uh! Ya, ya ....”

Puas bermain-main, Christaly lalu membenamkan dirinya ke dalam diri Sean, menyatukannya dengan sempurna di titik penyatuan yang seharusnya.

“Uh! Kamu hangat dan basah sekali, Sayang,” kata Sean. “Dan ... astaga, ini benar-benar dalam. Aku tenggelam sempurna.”

“Ini masih belum apa-apa, aku baru mulai,” jawab Christaly sambil tersenyum sekilas dan mengedipkan sebelah matanya. “Bersiaplah untuk menggeliat dan mengerang seperti anak gadis yang baru pertama kali bercinta.”

“Oh, aku udah nggak sabar untuk itu. Cepat sedikit, Christaly. Buat aku mengerang seperti anak gadis yang baru pertama kali bercinta.”

Christaly menggoyangkan pinggulnya secara memutar. Hal itu sontak membuat ereksi Sean seperti sedang diremas-remas di dalam dirinya. Sesekali dia juga menggerakkan pinggulnya naik dan turun, lalu bergoyang lagi.

“Emhh ... ah! Astaga, Tuhan ... ini nikmat sekali,” gumam Sean. Napasnya sudah mulai terengah-engah. Menandakan jika dia sudah hampir sampai pada puncak kenikmatannya. Tapi, tentu saja Christaly tidak akan membiarkan pria itu klimaks secepat itu.

Dengan sengaja Christaly mengehentikan aktivitasnya secara tiba-tiba, membuat Sean yang sudah hampir meledak pun batal mendapatkan kenikmatan.

“Uh! Kamu ini apa-apaan sih?! Kenapa berhenti?” protes Sean kesal.

Christaly terkikik. “Iya, iya. Aku minta maaf. Aku cuma nggak mau kamu klimaks begitu cepat, itu saja,” ujar Christaly jujur. Dia kemudian mulai bergerak lagi, kali ini dengan irama yang berbeda, lebih cepat dari sebelumnya dan hanya bergerak ke atas dan ke bawah tanpa menggoyangkan pinggulnya.

“Ayo kita mulai lagi, kali ini aku akan bersungguh-sungguh.”

“Awas saja kalau kamu sengaja jail lagi. Aku bakalan perkosa kamu sampai kamu kehabisan tenaga nanti. Lihat saja!” ancam Sean.

Christaly membalas ancaman itu dengan tawanya yang renyah. Karena dia sama sekali tidak takut dengan ancaman detektif tengil itu. Sebaliknya, jika hal itu sampai terjadi, dia pasti akan dengan senang hati menerimanya. Karena menurutnya bercinta dengan Sean sama dengan seperti berada di surga. Dia bisa merasakan kenikmatan yang nyaris tidak memiliki ujung.

Sambil terus berberak-gerak di atas tubuh Sean, Christaly kemudian mencondongkan tubuhnya ke depan. Bibirnya yang sensual lalu melumat puncak payudara Sean yang tidak seberapa besar. Dia menggelitiknya dengan lidah, menghisapnya lalu mengigitnya pelan.

Semua itu dia lakukan tanpa menghentikan aktivitas pinggulnya. Tidak berselang lama. Chrstaly mulai merasakan sesuatu yang berkedut di dalam dirinya. Begitu juga dengan ereksi Sean yang mulai bereaksi. Christaly mempercepat gerakannya, menekankan payudaranya pada dada bidang Sean, lalu, saat ledakan kenikmatan itu datang dia seketika berhenti bergerak.

Memberikan kesempatan untuk aliran dua sungai kenimatan yang berasal dari dalam dirinya dan juga Sean mengalir keluar. Bersatu dalam sensasi yang memabukkan sekaligus melegakan.

“Astaga, rasanya luar biasa sekali,” kata Sean. “Hem, aku akui. Kamu memang seorang master, Christaly. Sepertinya bukan cuma kamu yang banyak keluar, tapi, aku juga.”

Itu memang sebuah pujian. Tapi, sekaligus  penghinaan. “Sialan!” umpat Christaly pura-pura sebal. “Maksudmu aku seperti pelacur murahan, begitu?”

“Huh! Siapa yang bilang kamu pelacur murah?! Vera membayarmu dengan harga yang mahal, tahu! Dan itu sesuai dengan pelayananmu yang cukup profesional,” bantah Sean. “Mau main lagi? Kali ini giliranku yang akan membuat kamu mengerang seperti anak gadis yang baru pertama kali bercinta.”

“Sialan kamu, Sean!”

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!