NovelToon NovelToon
TIDAK SEMUA LUKA SEMBUH LEBIH CEPAT

TIDAK SEMUA LUKA SEMBUH LEBIH CEPAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Perjodohan
Popularitas:815
Nilai: 5
Nama Author: Aynaaa12

Allyssa harus meninggalkan hidup nyamannya di Bandung dan memulai semuanya dari awal di Jakarta. Di sekolah barunya, ia mencoba menjalani kehidupan remaja seperti biasa, meski perlahan ia merasa ada sesuatu yang tidak beres di sekitarnya.

Pertemuan dengan orang-orang baru, termasuk sosok misterius yang sulit dipahami, membuat hidup Allyssa berubah. Kejadian demi kejadian datang tanpa ia duga, seolah membawanya masuk ke dalam rahasia yang lebih besar.

Di tengah semua itu, ia hanya berpegang pada satu hal yang paling berarti—saudara kembarnya. Namun sebuah kejadian di malam yang seharusnya biasa saja, mengubah segalanya.

Sejak saat itu, Allyssa menyadari bahwa tidak semua cerita berjalan sesuai harapan. Ada yang harus berhenti di tengah jalan—dan tak pernah sempat selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aynaaa12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 11

Jakarta, Indonesia

Allyssa merapikan bukunya. Ia memasukan buku dan alat tulisnya ke dalam tas. Rencananya untuk pergi ke salah satu tempat wisata menarik harus gagal lantaran tugas kelompok yang diberikan oleh guru seninya. Allyssa bahkan tidak dekat dengan teman kelasnya. Sekarang dia harus memikirkan cara untuk beradaptasi dengan beberapa teman kelompoknya.

Karena mereka sudah kelas XII mereka harus mementaskan sesuatu. Alhasil, kelompoknya mendapatkan project drama untuk pentas kelulusan. Sementara untuk persiapan harus direncanakan mulai sekarang. Sebenarnya tak masalah untuk dikerjakan di hari lainnya, namun sang guru menuntut setiap kelompok harus memberikan laporan dan bukti foto setiap diskusi. Dan itu harus dimulai dari hari ini. Di kelompoknya ada tujuh orang. Empat perempuan dan tiga laki-laki.

Usai merapikan barang-barangnya Allyssa mulai berkumpul dengan anggota kelompoknya. Ia sungguh terlihat canggung. Ia menghela napas singkat, seolah sibuk sendiri dengan pikirannya. Ia sebenarnya tak nyaman dengan orang baru. Namun, mau bagaimana lagi, ia harus mengerjakan project bersama kelompoknya.

“Diskusinya enaknya di mana nih?” ujar salah satu dari 7 orang itu, mengawali pembicaraan.

“Di rumah Lo aja gimana Les?” Tawar Aluna.

“Gue mah ayo-ayok aja. Tapi yang lain gimana? Mau gak?” Ujar Valeska kemudian beralih melihat teman kelompoknya.

“Gue ngikut-ngikut aja sih” Ujar Haura pelan tapi masih didengar oleh yang lain.

“Gue juga ngikut aja” Timpal Allyssa.

“Kalian bertiga gimana?” Tanya Aluna pelan. Ia sedikit takut dengan salah satu laki-laki yang sejak tadi berdiri acuh seolah malas mengikuti kegiatan itu.

“Gue sama Daniel mah pasti ikut lah. Tapi gak tahu kalau Gabriel! Tau sendiri kan dia selalu malas soal kayak gini” Ujar Arya yang kemudian melihat ke arah Gabriel. Arya sangat yakin teman kelasnya ini sangat tidak tertarik dengan hal seperti ini. lihat aja penampilannya yang berantakan. Gabriel tidak mungkin ikut pikirnya. Kerena sejak 2 tahun lebih sekelas bareng membuatnya cukup mengenali watak seorang Gabriel.

“Gue Ikut” Jawab Gabriel datar.

Mendengar itu Arya, Daniel, Valeska, Aluna, bahkan Haura kaget dengan jawaban laki-laki itu. Semantara Allyssa diam acuh.

“Yaudah gue tunggu di rumah. Kita ketemu pukul 16.30?” Ujar Valeska

“Les minimal Lo share kek alamat Lo. mereka mana tahu rumah Lo di mana.” Sahut Aluna.

“Yaelah Lun bilang kek dari tadi! Eh tapi sekarang mending bikin grup kelompok dulu gak sih biar enak bagi informasinya.” Ujar Valeska yang diangguki oleh Aluna.

Sementara Allyssa yang mendengar itu sedikit tersenyum mendengar keduanya berbicara. Allyssa jadi mengingat sahabatnya yang ada di Bandung. Dan sialnya dia baru ingat, setelah kepindahannya dia belum sama sekali mengabari mereka. Bukan belum sempat, tapi SIM Card yang dia pakai sebelumnya sudah ia buang. Bukan tanpa alasan.

Nanti malam sepertinya dia akan mencoba menghubungi sahabatnya melalui E-mail. Ia bisa menebak pasti E-mailnya dipenuhi dengan pesan dari sahabatnya. Email yang beberapa hari tidak pernah ia buka.

Aleska mengeluarkan handphone miliknya. Ia membuka aplikasi hijau itu, lalu membuat grub obrolan yang dinamai dengan “PROJECT DRAMA XII/IPA 2”. Ia memasukan anggota kelompoknya. Semua sudah masuk ke dalam grup. Kecuali Allyssa yang emang baru pindah dan nomornya yang memang belum sempat dimasukkan ke dalam grub oleh ketua kelas.

“Lyss, ketik nomor Lo, biar Gue masukkin ke grup.” Ujar Valeska menyodorkan Hpnya.

Allyssa memberikan kembali hp milik Valeska setelah mengetikkan beberapa angka di sana. Langsung saja Valeska memasukan Allyssa ke dalam grub obrolan tersebut.

Valeska membagikan alamatnya dalam grub tersebut.

Semua orang mulai bubar. Mereka menuju rumah masing-masing untuk berganti pakaian sebelum pergi ke rumah Valeska.

...****************...

1
EvhaLynn
Wah Semangat Author😉
Aksara Langit
Bagus bangat Thor Alurnya. Tapi kenapa Papa Allyssa meninggal secepat itu😭😭😭
Aynaaa12: Namanya juga takdir🫠
total 1 replies
Aksara Langit
Lanjut Thor😍
Aynaaa12: Lanjut bbesok Ya🤭
total 1 replies
Ainul Ayn
Karyanya bagus bangat Thor. Jangan lupa Up terus ya/Drool/
Aynaaa12: Eh makasi Ya🙏 Jangan kupa Pantengin terus🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!