NovelToon NovelToon
Hantu Kebun Jagung

Hantu Kebun Jagung

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Horor / Hantu
Popularitas:51.8k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Kebun jagung milik Bu Sarah selalu berbuah lebat setiap saat, dengan luas yang begitu luar biasa sehingga bila tidak tau jalan maka akan tersesat di dalam sana.

Namun kabar yang beredar mengatakan bahwa kebun jagung itu memang meminta tumbal nyawa manusia, kebun milik janda cantik itu memang sudah di jauhi oleh para warga karena Mereka sangat takut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9. Semua warga mencari

Warga desa pandan Arum mulai mencari keberadaan orang yang menurut mereka terasa asing, sebab Amir sudah melaporkan kepada kepala desa bahwa saudara dia yang baru datang dari kota menghilang, jadi sebisa mungkin para warga di sini juga ikut membantu agar bisa segera menemukan keberadaan Alia serta Imron yang menghilang entah ke mana.

Jadi mereka semua bergerak untuk mencari mobil asing atau bahkan nanti saat bertemu dengan orang yang tidak dikenal, bahkan Amir sampai menyusuri jalan yang menuju kota untuk memastikan apa ada kecelakaan, sebab ini menghilang mendadak seperti itu sehingga sudah pasti rasa cemas begitu besar timbul di dalam hati mereka.

Sebab terasa aneh juga bila memang tersesat namun Kenapa tidak ada yang melihat keberadaan Imron dan Alia itu, Arya juga sudah mengatakan bahwa tidak mungkin mereka tersesat di alam yang bukan menjadi hak manusia, jadi jelas keberadaan mereka masih penuh misteri dan tidak bisa di pastikan ada di bagian mana.

Walau Imron dan Alia bisa di katakan memiliki sifat yang tidak bagus, namun Amir dan Ridwan tetap saja merasa cemas kepada sepupu mereka yang sedang bangkrut itu, karena walau bagaimana mereka tetap saja saudara dan harus saling membantu satu sama lain, lebih lagi mereka datang ke sini karena ingin menginap di rumah Amir.

Bisa di bilang bahwa itu semua adalah tanggung jawab dari Amir untuk mengurus Imron dan juga Alia, mana Digo juga berhasil menemukan cincin yang berukir nama Aliya sehingga rasa cemas yang timbul di dalam hati Amir semakin besar saja, takut bila sesuatu yang buruk terjadi kepada pasangan suami istri itu.

Jadi tanpa pikir panjang mereka langsung melapor kepada kepala desa agar mereka semua bisa membantu mencari keberadaan Imron, nanti bilang semua para warga sudah turun tangan maka pasti akan bisa menemukan di mana keberadaan Alia dan juga Imron itu, sebab tidak mungkin mereka tidak berhasil menemukan pendatang di desa mereka sendiri.

"Jadi Saya sungguh minta tolong kepada kalian semua untuk membantu mencari keberadaan Imron." Amir berkata kepada seluruh warga.

"Kalau perkiraan jam dia berangkat dengan waktu sampai sini apa bisa ditentukan ya?" Tamrin bertanya kepada Amir.

"Paling sekitar empat atau cuma tiga jam saja, tapi mereka memang memilih rute malam saat itu." jawab Amir.

"Ah kalau belum tahu pasti jalan yang akan kita lewati dan memilih malam itu memang agak rumit, tapi kok ya aneh ya bisa hilang mendadak seperti ini." celetuk Joko.

"Tapi kalau memang cuma tersesat pada bagian desa kita pasti akan segera ketemu, hari ini kita akan mencari sampai dapat." kepala desa membuka suara.

"Paling bisa juga tersesat di desa lain ya." ujar Alan yang baru datang.

"Nah juga kalau dia sampai salah jalan maka bisa saja Dia tersesat ke desa lain, entah desa mati atau desa yang lain juga." Joko setuju dengan ucapan Alan.

Amir juga baru kepikiran bahwa bisa saja sepupu mereka itu sedang tersesat sampai di desa lain, sebab desa ini saling bergandengan dan kemungkinan mereka tersesat itu sangat besar, jalan yang mereka lewati hanya beberapa cabang saja dan bila sampai salah memilih maka pasti akan sampai di desa mati atau bisa juga sampai desa yang paling jauh desa ujung pandang.

"Ya sudah kalau memang begitu maka kita segera berpencar untuk mencari keberadaan Imron." Pak RT memutuskan percakapan mereka semua.

"Ini foto dari Imron itu, saya sudah mengirim di grup desa kita ya." Pak Lurah membuka ponsel dan menunjukkan kepada para warga.

"Sekali lagi saya sungguh minta tolong kepada kalian semua untuk menemukan keberadaan Imron dan sang istri." Amir memohon dengan sungguh-sungguh.

"Insya Allah kami pasti akan membantu dan semoga juga tidak ada apa-apa, paling kemungkinan saat ini mereka hanya tersesat di desa lain." Tamrin berusaha untuk menenangkan Amir.

"Aku juga berharap demikian." Ridwan berkata pelan.

"Baik, Ayo kita berangkat untuk mencari keberadaan Imron dan juga Alia." Pak RT memberi kode kepada semua warga yang hadir.

"Kasihan juga mereka kalau sampai tersesat jauh, baru pertama kali datang di desa jadi mungkin agak kaget ya dengan suasana desa." Kopsah berkata kepada Bu Ita.

Bu Ita hanya diam saja tidak menjawab karena dia tahu wanita yang ada di sebelah dia ini adalah bermulut ular, awal hanya berbicara seperti itu tapi kalau sudah di jawab maka nanti akan bertambah dengan omongan lain, untuk menghindari itu semua maka lebih baik diam saja tanpa ada jawaban.

"Mas kamu hati-hati ya mencari sepupu mu itu." Kinan menghampiri Amir yang mau berangkat.

"Iya, tolong doakan aku agar berhasil menemukan dia ya." Amir memegang lembut tangan Kinan.

"Iya, mungkin mereka hanya tersesat di desa lain karena tidak tahu jalan." ujar Kinan berusaha membuat Amir tenang.

Amir mengangguk kecil dan dia segera bergegas menggunakan motor untuk mencari keberadaan sepupu dia itu, memperhatikan punggung pria yang sudah dia cintai sejak beberapa bulan terakhir ini dan kemungkinan besar mereka akan segera meresmikan hubungan tersebut, status mereka yang sebagai seorang janda dan juga duda membuat mereka merasa takut sehingga lebih baik untuk segera menikah bila memang sudah merasa cocok.

"Eh lihat itu Kinan sangat mencintai Amir." Kopsah berbisik kepada mbak Nanda.

"Lah ya biarin orang memang mereka pacaran dan sebentar lagi mau menikah." Mbak Nanda menjawab cuek.

"Ih udah kayak anak muda saja cara mereka jatuh cinta, padahal kan sudah duda dan juga janda." Kopsah mulai kumat julid.

Mbak Nanda membuang muka sambil menarik nafas panjang karena dia tahu wanita ini memang sangat berbisa, benar apa yang dilakukan oleh Bu Ita ketika dia tidak pernah menjawab omongan dari Kopsah, sebab Dia tahu saat mendapat jawaban maka omongan lain akan segera timbul.

Kadang para tetangga sudah sangat kuat dengan mulut Kopsah tidak ada rem ketika mengomentari orang lain, padahal dia juga butuh intropeksi diri dan berkaca bahwa dirinya tidak sebaik itu, Kinan dan Amir memang telah menjalin hubungan namun mereka tidak pernah melewati batas kurang ajar sehingga para warga di sini tetap mendukung.

"Kau seperti tidak pernah jatuh cinta saja." ejek Mbak Nanda.

"Ya harusnya sadar diri sih, sudah bukan untuk remaja lagi yang jatuh cinta seperti itu." jawab Kopsah.

"Cinta itu tidak memandang usia, kalau memang dia datang ketika sudah tua seperti ini maka mau bagaimana lagi, meski tua tapi tetap terasa indah." sambung Mbak Nanda.

"Heh sudahlah tidak perlu membahas hubungan orang seperti itu." Bu Ita muak juga mendengar omongan mereka berdua.

"Dasar saja yang tidak sadar diri, belum tentu Amir itu benar serius untuk menjalin hubungan dan sampai menikah." Kopsah tetap saja lanjut karena dia merasa Kinan tidak tahu diri.

Bu Ita dan juga Mbak Nanda saling tatap satu sama lain karena mereka tahu bahwa wanita ini hanya sedang merasa iri, pokoknya siapa saja yang sedang berbahagia maka pasti Kopsah rasa iri dan tidak ingin orang itu terus saja bahagia, selalu ada saja bahan yang akan dia berikan kepada orang tersebut.

Dari dulu sampai saat ini dia tidak pernah berubah dan selalu saja julid kepada para tetangga yang sedang bahagia, padahal Kopsah udah beberapa kali mendapat peringatan dari Purnama agar menjaga mulut, namun sepertinya itu sudah kebiasaan sehingga sama sekali tidak bisa di hentikan lagi, sehingga dia tetap saja berlanjut seperti itu.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komentar nya ya.

1
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Nurr Tika
wah maharani keren bsa nangkep iblis kebun jagung
Raffaza Direzky87
hanya sang kakak yg boleh menghina purnama, iblis lain gak boleh🤣
SENJA
jadi iblisnya banyak?😳
Endang Sulis
enak nih malam "makan martabak aku juga mau mas Arya
Endang Sulis
langsung ada dua korban dalam satu malam ,seru nih ceritanya
Endang Sulis
baru mampir aku,baru bab pertama sudah tegabg
Ayu Putri
berarti Bu sarah punya iblis banyak ya Thor,gak cm satu
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Al Ayyubics78
lanjut kak
ρυтяσ✨
👍👍mantap Ran...berburu di kebun jagung bu'Sarah dapat 1 iblis
Ela Jutek
wahhh keren Rani, udah berhasil dapat satu iblis
tse
wah bener2 punya nyawa 1000 tuh iblis orang2an sawah berani2nya menghina Purnama di depan kakaknya sendiri...
siap2 aj di bantai duluan sama sang kakak...
belum tau dia kekuatan sang ratu burung hantu....
ternyata banyak toh hantunya yang ada di kebun jagung itu ya...
ta kira cuma 2 satu di kebun 1 lagi di gudang...
oh iya ma gimana keadaannnya Clara...
Ayuk Witanto
udah di tangkap masih aja menghina
Ayuk Witanto
cepetan pulang rann
Eli Rahma
hebat kau ran...👏👏
Tri Lestari
👏👏👏👏👏 lanjutkan nanti ran
Aditya hp/ bunda Lia
dah dapat satu ...
vania larasati
lanjut kak
Betri Betmawati
kerja bagus Rani kamu bisa mendapatkan kan iblis kebun jagung buk Sarah ,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!