NovelToon NovelToon
Presdir Tampan Milik Gadis Mungil

Presdir Tampan Milik Gadis Mungil

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu / CEO
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: khotimah04

hidup dibayang-bayang kekuasaan dan perebutan warisan membuat gadis mungil harus bertahan bersikap arogan dan sombong ini bukan kemauan tapi menjaga diri dari saudara kandung dari ayahnya yang ingin merebut hak milik gadis itu, tapi semuanya sia-sia karena perjanjian hak waris yang ditulis oleh sang kakek bahwa warisan itu berada ditangan seorang pria yang cukup memiliki kekuasaan, dan perjanjian yang mengharuskan sang gadis menikahi nya.
apakah pernikahan yang dijodohkan akan bahagia atau malah membawanya kelubang luka yang dalam.

yuk mulai baca biar gak penasaran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khotimah04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

02.hilal yang belum halal

Delisa diam dengan pertanyaan yang di lontarkan kepadanya dari Alvaro, ia berfikir sejenak mencerna semua kejadian tadi.

" kalau aku ingin membatalkan nya bagaimana " ucap delisa akhirnya setelah berfikir sejenak dia bertanya seperti itu hanya untuk menguji, dia tau kalau menolak tandanya warisan itu tidak terbuka dan sepenuhnya jatuh ditangan keluarga Adipati,

Alvaro tersenyum sinis dengan sorot mata cukup tajam " berarti kalian harus siap resikonya atau bahkan pamanmu yang haus akan harta itu akan menjadikan mu mesin uang dengan menjual tubuhmu " ucap Alvaro dingin delisa langsung menoleh mendengar kalimat terakhir dari Alvaro,

" maksud ucapanmu paman ingin menjual ku " ucap delisa dengan nada serius tidak terima.

" ya delisa, kau tau kenapa kakek begitu gigih mengikat mu padaku , karena paman mu yang tamak itulah yang membuat kakek takut akan dirimu dan juga om Gerland kenapa-napa "ucap Alvaro lirih iya ingat didalam rumah itu masih ada dua manusia yang tak tau diri menurut Alvaro,

" lalu kenapa harus dengan pernikahan kamu juga tau aku bahkan belum genap 19 tahun " ucap delisa dia paham apa yang dimaksud Alvaro tapi kenapa harus melindungi nya dengan kata menikah,

" karena wasiat itu yang mengharuskan kita menikah " ucap Alvaro memandang delisa sekilas lalu menoleh kembali kedepan,

" lalu bagaimana dengan mu apakah kamu menerima perjodohan ini " ucap delisa sekarang berganti dia bertanya seperti itu,

Alvaro menghela nafasnya sebelum menjawab pertanyaan delisa," awalnya tidak,tapi setelah aku melihat seorang gadis memandang bunga lili serta senyuman yang amat manis membuat hatiku menjadi luluh " ucap Alvaro tersenyum kecil mengingat gadis itu,

" bunga lili, apa om punya pacar?? " ucap delisa dengan nada polos dia tidak mengerti apa yang dimaksud Alvaro,

Alvaro terkekeh kecil mendengar kepolosan delisa, dia tidak menyangka akan menikah dengan gadis kecil yang saat ini memandangnya dengan mata yang berkedip-kedip polos.

" kalau iya apa kamu akan marah??," goda Alvaro dengan nada sedikit dingin,

" tentu tidak itu wajar apalagi di usia om yang sudah sedikit tua " ucap delisa menahan tawanya melihat wajah suram Alvaro.

" umur saya masih 27 delisa saya belum tua " ucap Alvaro kesal juga di goda gadis nakal,yang sayang nya sudah mencuri perhatian serta hatinya,

" ya tandanya sudah tua aku saja masih SMA dan om sudah kerja, om emang mau punya istri bocil kayak aku "ucap delisa tanpa rasa bersalah sedikitpun,

" tidak mengapa itu lebih baik bukan, serta saya juga memiliki istri yang masih segel " ucap Alvaro asbun dan mendapat tatapan maut dari delisa.

" dasar aki-aki mesum " ucap delisa sinis dan Alvaro tertawa kecil mendengar kalimat yang sedikit menggelitik di telinganya.

" om bisa tidak pernikahan nya menunggu aku lulus sekolah?? " ucap delisa lagi,Alvaro menghentikan tawanya menatap delisa dengan senyuman nya,

" baiklah kalau itu keinginan mu delisa, untuk sementara kita akan diikat dengan tunangan agar kita bisa saling berkenalan serta menjalin hubungan dengan baik dulu " ucap Alvaro lembut meraih tangan mungil delisa yang berbeda di meja kecil pembatas kursi mereka,delisa sedikit tersentak tapi dia coba setenang mungkin.

" terimakasih om sudah memahami keinginan ku, maaf merepotkan mu " ucap delisa tersenyum hangat kearah Alvaro.

" dan saya juga akan mempertegas soal pertanyaan mu tadi, saya tidak memiliki pacar atau pun perempuan lain selain kamu jadi jangan salah paham " ucap Alvaro delisa mengangguk mengerti.

" maaf delisa saya harus kembali ke kantor karena ada urusan, nanti soal pernikahan saya akan coba berbicara dengan kakek " ucap Alvaro yang masih menggenggam tangan delisa,

" iya om terimakasih" ucap delisa menunduk malu, " gak perlu berterima kasih delisa, ini sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai calon suami" ucap Alvaro mengelus pelan kening delisa.

" hehehe iya " ucap delisa malah salah tingkah mendapat perlakuan manis dari Alvaro, " baiklah, bisakah kamu mengantar ku kedepan " ucap Alvaro berdiri Dari duduk nya dia membetulkan jasnya dan delisa juga berdiri mengangguk kecil tanda setuju,

" mari om aku antar kedepan " ucap delisa mempersilahkan Alvaro berjalan duluan,dan Alvaro segera melangkahkan kakinya serta menarik pergelangan tangan delisa agar mengikuti langkah nya.

Alvaro dan delisa sampai diruang tamu di mana kedua orang tua mereka ternyata menunggu nya " bukan kah tadi papa dan mama ikut kakek pulang " ucap Alvaro heran dengan kedua orang tuanya yang sudah berada di ruang tamu lagi,

" mama mu ingin berkenalan dengan calon istrimu dan juga kedua mertuamu " ucap papa Alvin Adipati santai,

" iya varo mama ingin mengakrabkan diri pada calon istrimu" ucap mama Laili Adipati istri dari Alvin Adipati.

'ini ngerasa aneh' batin delisa sedikit malu sebenarnya, dia menoleh kearah Alvaro dan tatapan nya jatuh di tangan yang masih bertautan yang saling menggenggam satu sama lain,

" om lepas " ucap lirih delisa yang masih bisa didengar Alvaro, dan Alvaro malah semakin mengeratkan genggamannya, " kenapa?? Bukankah ini wajar " ucap lirih Alvaro tersenyum kecil, " om malu " ucap delisa yang saat ini ada semburat merah di pipinya, " gak usah malu anggap saja mereka angin " ucap Alvaro terlalu santai dan delisa berdecak kesal masa iya kedua orang tua meraka dianggap angin.

" nak Alvaro " ucap bibi Sinta dibuat halus dan tersenyum ramah.

" ada apa " ucap dingin Alvaro tanpa menatap lawan bicaranya sedikit pun,

" Hem begini saya ingin mengenalkan mu pada putriku dia seusiamu, Melisa kesini nak " ucap bibi Sinta memanggil anak nya berharap Alvaro bisa tergoda dengan putrinya yang berpenampilan sexy serta baju yang menyembul kan belahan dadanya,

Dan percaya lah alvaro ingin muntah melihat penampilan wanita yang tak lain adalah Melisa " dia Melisa putri ku nak varo " ucap bibi Sinta percaya diri dan bagaimana mana tanggapan delisa ia meremas tangan Alvaro dia tau maksud dari bibinya tersebut,

Setelah tadi tuan Adipati pulang bibi Sinta segera menghubungi putrinya dia berharap dengan kedatangan Melisa membuat Alvaro berpaling kearahnya putrinya.

" halo kak Alvaro aku Melisa " suara Melisa dibuat lembut seakan-akan dia hanya wanita polos,alvaro mengangkat tangannya yang bertaut dengan jemari lentik milik delisa " maaf tangan saya sudah penuh " ucap Alvaro dingin dan membuat kedua orang tuanya tersenyum mengejek kearah Melisa.

Delisa tidak menyangka kalau Alvaro akan berbicara seperti itu, apalagi dengan penampilan Melisa yang cukup mencolok siapa sih yang tak tergoda kalau di suguhkan dengan duniawi pasti dia akan tergoda juga,

Tapi itu tidak berlaku kepada Alvaro dia sudah banyak mengenal orang yang seperti Melisa dan dia tau akal licik wanita-wanita murahan yang ingin mendekatinya dan itu tidak mempengaruhi nya sedikitpun.

" sayang ayo antar mas ke mobil " ucap Alvaro lembut kepada delisa tanpa memperdulikan tatapan marah bibi Sinta dan melisa,

" baik mas mari " ucap delisa membuat panas Melisa dan sebenarnya delisa ingin tertawa melihat Melisa yang begitu kesal, setelah itu Alvaro berpamitan kepada kedua orang tuanya dan mertuanya setelah dirasa cukup dia melangkah pergi meninggalkan ketiga orang yang sudah merah padam marah.

1
Khotimah04
💪💪💪
Khotimah04
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!