NovelToon NovelToon
GODAANKU

GODAANKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / CEO
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: wiwi

Selly, gadis berusia 19 tahun, adalah putri kesayangan keluarga terkaya nomor dua di negara ini. Sejak kecil ia hidup dalam pelukan kasih sayang yang luar biasa—dimanja ayah, disayang ibu, dan dijaga mati-matian oleh kakak laki-lakinya, Rian, yang posesifnya level dewa.

Namun, ada satu hal yang selalu Selly inginkan namun sulit ia dapatkan: Hati seorang Darren Wijaya.

Darren, pria dingin berusia 32 tahun yang merupakan raja bisnis dan orang terkaya nomor satu. Luka masa lalu akibat pengkhianatan mantan kekasihnya, Natasha, membuat pria itu menutup hatinya rapat-rapat. Selama bertahun-tahun Selly mengejar, memberi perhatian, dan mencoba menembus tembok dingin itu, namun yang ia dapatkan hanyalah sikap acuh tak acuh dan penolakan.

Hingga suatu hari, rasa lelah dan sakit hati membuat Selly sadar. Ia tidak bisa terus memaksakan diri.

"Cukup, Om... Aku menyerah."

Selly memutuskan berhenti. Ia mulai fokus kuliah, bergaya lebih dewasa, dan mencoba membuka hati untuk Aron

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1

Suasana di dalam ruang makan keluarga itu terasa begitu hangat dan penuh tawa, kontras sekali dengan kemewahan dan nilai harta yang dimiliki oleh penghuninya. Di tahun 2026 ini, teknologi sudah begitu canggih, namun ikatan kasih sayang di keluarga Wijaya—bukan, keluarga Adhitama—tetap terjaga begitu erat.

Selly Adhitama, gadis berusia 19 tahun itu terkikik geli saat sebuah potongan buah stroberi diumpankan langsung ke mulutnya oleh seorang pria tampan yang duduk di sebelahnya.

"Aaa... Kak Rian ah! Selly bisa makan sendiri lah," rengek Selly manja, meski tangannya tidak bergerak sama sekali untuk mengambil sendok.

Pria itu, Rian Adhitama, kakak kandungnya, hanya terkekeh pelan sambil mengacak lembut rambut panjang adik semata wayangnya itu. Wajah tampannya yang selalu terlihat dingin di depan orang lain, kini berubah menjadi begitu lembut dan penuh kasih sayang.

"Ya elah, masa kakak mau manjain adik sendiri aja dilarang? Kan adik kakak yang paling cantik, paling pinter, paling... semuanya deh," ujar Rian dengan nada bercanda namun penuh kebanggaan.

Di ujung meja, Tuan Andre Adhitama—sang ayah—hanya menggelengkan kepala melihat tingkah putra dan putrinya. Wajah tegas dan berwibawa yang membuat seluruh jajaran direksi perusahaannya gemetar, kini hanya menampakkan senyum tipis yang hangat.

"Sudah-sudah, Rian. Jangan dimanja terus nanti dia. Nanti malah jadi cewek manja yang gak bisa apa-apa," tegur Tuan Andre, meski matanya tetap memandang Selly dengan tatapan yang begitu menyayangi.

Namun Selly hanya mendengus kesal, lalu beranjak dari kursinya dan berjalan memutari meja makan menuju sang ayah. Dengan lincahnya ia memeluk lengan kokoh ayahnya dan menyandarkan kepala di bahu pria itu.

"Yahhh... Papa jahat deh. Selly kan putri kecil Papa selamanya. Lagian Selly kan pinter, Selly juga kuliah dengan nilai bagus lho!" bantah Selly dengan nada merengek khas anak bungsu.

Nyonya Elisa, sang ibu, tertawa melihat interaksi itu. "Iya itu putri kecil Papa. Tapi kalau udah begini, Papa pasti luluh kan?"

Tuan Andre menghela napas panjang, lalu mengelus punggung tangan putrinya itu. "Ya sudah, ya sudah. Papa cuma khawatir saja. Kamu ini satu-satunya wanita di keluarga ini, harta kami yang paling berharga. Siapa yang tidak mau menjaga?"

Selly tersenyum lebar, menampilkan deretan gigi putih yang rapi. Kecantikannya memang perpaduan sempurna antara ayah dan ibunya. Cantik, ceria, dan memiliki aura yang begitu bersinar. Sebagai anak kedua dan satu-satunya perempuan dari keluarga terkaya nomor dua di negara ini, hidupnya memang bak di atas awan. Apapun yang ia inginkan, pasti akan didapatkan. Semua orang memujanya, keluarganya bahkan rela melakukan apa saja demi melihat senyum di wajahnya.

Tapi... ada satu hal yang sampai saat ini belum bisa ia dapatkan meski ia sudah memohon berkali-kali.

Wajah ceria Selly perlahan berubah menjadi sedikit lebih serius, ia melepaskan pelukannya dari ayahnya lalu duduk bersimpuh manja di karpet empuk di depan ayahnya.

"Yah... Kak..." panggilnya pelan.

Rian yang sedang minum jus langsung menoleh curiga. "Kenapa? Mukanya jadi gitu lagi. Jangan bilang mau minta izin pergi ke tempat itu lagi?"

Selly menggaruk kepalanya yang tidak gatal, tersenyum culas. "Hehehe... bener banget! Selly mau ke kantor Darren hari ini. Selly bikin bekal buat dia nih, Selly masak sendiri lho!"

Seketika suasana ruang makan yang tadinya hangat dan ceria, berubah menjadi hening total.

Rian langsung meletakkan gelasnya dengan agak keras. Bruk!

"Jangan bilang nama orang itu di depan gue, Sel! Gue kesel!" seru Rian dengan nada tinggi. Wajahnya yang tadi lembut kini berubah masam penuh ketidaksukaan. "Lo mau ke sana lagi? Buat apa sih? Ngasih makan angin? Orang itu dingin banget kayak es batu! Gak punya hati tau gak sih?!"

"Tapi Kak... Selly sayang sama dia..." jawab Selly lirih, pipinya memerah menahan malu namun matanya tetap memancarkan keteguhan. "Sudah bertahun-tahun Selly ngejar dia, Selly yakin kok hati dia pasti luluh juga."

"Sayang apanya?! Itu orang umur udah 32 tahun Sel! 32! Beda 13 tahun sama lo! Dia itu tua, kaku, dan yang paling penting... dia GAK PEDULI SAMA LO!" Rian mulai emosi. Ia tidak terima adik kesayangannya diperlakukan seperti itu oleh siapa pun, apalagi oleh Darren Wijaya.

Tuan Andre pun menghela napas berat, wajahnya tampak berpikir keras. "Rian benar, Nak. Papa juga tidak setuju. Darren itu memang pengusaha hebat, orang terkaya nomor satu, wibawanya luar biasa... tapi sikapnya terlalu dingin. Papa tidak mau putri Papa nangis atau kecewa karena mengejar orang yang tidak menghargai kamu."

"Tapi Yah..."

"Sudah lah Sel, dengerin kata Kakak. Banyak cowok lain yang jauh lebih baik, lebih muda, lebih perhatian. Kenapa harus dia? Dia itu bahaya, aura dia itu menyeramkan. Gue takut nanti lo disakiti," tambah Rian lagi, kali ini suaranya sedikit melunak melihat wajah sedih adiknya.

Selly menunduk, memainkan ujung jarinya. Ia tahu semua perkataan ayah dan kakaknya itu benar. Darren memang dingin. Bahkan bisa dibilang sangat dingin. Setiap kali Selly datang ke kantornya, pria itu hanya akan menatap datar, menjawab singkat, atau bahkan pura-pura sibuk sehingga Selly merasa seperti orang bodoh yang berdiri lama di ruangan itu.

Tapi entah kenapa, hatinya tetap memilih pria itu. Darren Wijaya. Pria yang memiliki segalanya kecuali senyuman.

"Selly janji deh, ini terakhir kalinya... atau enggak, pokoknya Selly mau coba sekali lagi. Kalau dia tetap gak mau, Selly bakal mikirin kata Kakak dan Papa," bujuk Selly dengan mata memandang memohon, teknik andalannya yang selalu berhasil meluluhkan pertahanan keluarga.

Melihat tatapan itu, Rian dan Tuan Andre serentak menghela napas pasrah. Ah, sialnya mereka memang tidak pernah bisa menolak permintaan putri dan adik kesayangan mereka ini.

"Ya ampun... dasar anak manja," gerutu Rian sambil mengacak lagi rambut Selly kesal. "Tapi inget ya! Kalau dia berani bikin lo sedih atau nangis sedikit aja, Kakak bakal hancurin kantor dia! Gak main-main!"

Selly langsung bersorak kegirangan, "Makasih Kakak tersayang! Makasih Yah tersayang! Selly sayang banget sama kalian!"

Ia langsung mencium pipi ayah dan kakaknya bergantian dengan penuh semangat.

"Ya sudah sana siap-siap. Tapi hati-hati, suruh sopir bawa mobil yang aman. Dan chat Kakak tiap jam ya!" perintah Rian protektif.

"Siap Bos!" jawab Selly semangat.

Dengan langkah ceria, gadis itu berlari menuju kamarnya untuk bersiap. Ia mengenakan dress yang cantik namun sopan, merapikan rambutnya, dan memastikan kotak bekal makan siang yang ia buat dengan susah payah itu aman.

Hari ini, ia akan berusaha lagi. Ia akan membuktikan pada ayah, pada kakaknya, dan terutama pada dirinya sendiri... bahwa di balik hati dingin Darren Wijaya, ada ruang untuk dirinya.

"Sabar ya hati, semoga hari ini Om Darren lagi good mood ya," gumam Selly pada dirinya sendiri sambil tersenyum lebar.

Tanpa Selly sadari, di tempat lain, di sebuah gedung pencakar langit yang menjulang tinggi, seorang pria tampan dengan wajah datar sedang menatap layar komputer dengan tatapan tajam. Aura kekuasaan dan kedinginan begitu kuat memancar dari tubuhnya.

Darren Wijaya.

Pria itu belum tahu, bahwa 'godaannya' yang paling merepotkan namun tak bisa ia hindari, sedang dalam perjalanan mendatanginya lagi hari ini.

1
aku
petir, gledek, angin topan, nyampur dlm otaknya daren 🤣🤣
wiwi: bener banget kak🤣🤭
total 1 replies
aku
bentar, kok aq malah merinding disko sm aron. takut bgt ada niat gk bner, mudahan jgn. kesian selly. n pliss sell, jgn gmpg luluh sm makhluk berkelamin LAKI2 dulu 😭😭
wiwi: lanjut terus kak biar gak penasaran🤭
total 1 replies
hanyauntknovelygseru😋
badai salju akan datang🤭🤭
hanyauntknovelygseru😋
aaiisshh bnyak bcot luhh Darren🙈
hanyauntknovelygseru😋
yuhuuiiii thooorr bisa bikin Derren bucin akut ke Selly nggak🤭🤭 seru banget soalnya liat Derren jdi pusing 7 keliling🤣🤣🤣
hanyauntknovelygseru😋: *Darren
total 1 replies
hanyauntknovelygseru😋
eeeee situ baru ngerasa sakit yah... apa kabar dngan Selly yg slalu kamu sakiti slm bertahun2 njjirrrr😑
hanyauntknovelygseru😋
Ceritanya sangatt seruuu
Semangattt thoorrr💚❤️🌺🍂🍁🌸🌼💮🔥
partini
daren ngedumel Mulu dah ,,
Ni Luh Dwi Sani
lanjut kak
wiwi: sabar kak, update tiap hari kok
total 1 replies
Celine Jehira
rasain lu 🤣🤣🤣
wiwi: aku aja penulisnya kalau baca ulang kadang jengkel🤣
total 1 replies
Celine Jehira
idihhhh mulai kehilangan loh
Sodiri Dirin
mampir KK 😍😍
wiwi: makasih kak😄
total 1 replies
partini
nah baru segitu kalau lihat dia Ama cowok lain bias" auto pindah alam 😂😂
hanyauntknovelygseru😋
lanjuutttt thoorrr,,, seru banget ceritanyaa
wiwi: sabar yah gays, ini update tiap hari kok, tiap jam 07.00 dan 12.00
total 1 replies
hanyauntknovelygseru😋
lanjuuuuutttt thooorrrr🌺❤️
hanyauntknovelygseru😋
😭😭😭😭😭
hanyauntknovelygseru😋
iihhhh dingin bener tuhhh derren kyak es batu
wiwi: sabar aja kak, ada masanya dia yang bucin😄
total 1 replies
partini
lah kejar terus apa ga cape hati malu juga lah dasar laki laki Bege
wiwi: nnti juga dia yang kejar balik kak🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!