NovelToon NovelToon
Princess Anna

Princess Anna

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Anak Yatim Piatu / Spiritual / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:372
Nilai: 5
Nama Author: Diyah_ell

Namanya Anna.. Dia anak yang polos namun tangguh, berjiwa bebas dan baik hati.. ia terlahir di sebuah gubuk sederhana di dalam hutan yang jauh dari pemukiman warga, meski hidup sederhana, ia merasa hari harinya selalu dipenuhi kebahagiaan.
Hingga sampai suatu waktu, tragedi menimpa keluarga kecilnya dengan tragis.. Ternyata ayahnya adalah seorang putra mahkota, dan Anna pun tiba tiba menjadi seorang Putri.
bisakah Anna beradaptasi di kehidupan barunya??
Lika liku percintaannya dimulai..inilah kisah Princess Anna..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diyah_ell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ayah mode posesif on

"Kakekku memberikan tempat ini padaku! Tidak ada yang bisa mengambilnya dariku meskipun itu adalah seorang Ratu!!"

Ratu menggertakan giginya karena amat jengkel, tapi ia harus mendapatkan tempat itu meski hanya beberapa hari, jadi Ratu berusaha menurunkan sedikit harga dirinya.

"Aku pinjam!! Hanya sampai hari jamuan minum teh!!" teriaknya.

Anna tersenyum, "Berbicaralah dengan lebih sopan saat menginginkan milik orang lain Ratu.."

"Tolong pinjami aku tempat ini Putri.." meski bicaranya lebih lembut namun ekspresi wajahnya sangat kebalikannya.

"Baiklah baik.. Karena ratu sudah sampai memohon begini maka sebagai seorang anak perempuan yang baik aku harus meminjaminya.. Berikan kuncinya pada Ratu Daisy, ayo kita pergi" ucap Anna seraya berlalu pergi dengan senyuman puas.

Ratu mengepalkan tangannya karena demi meminjam tempat ini ia sampai harus dipermalukan oleh Putri di depan dayang dayangnya.

"Kalau sampai kejadian ini bocor keluar dan membuatku jadi bahan cemoohan maka detik itu juga kalian akan habis!!" ancam Ratu kepada 2 dayangnya.

Saat itu seorang pelayan Ratu datang dan membisikkan sesuatu yang membuat mata Ratu membelalak karena kaget hingga merinding, ia segera kembali ke tempatnya.

Di ruang tamu istana Ratu sudah duduk Count Angelos dengan memperlihatkan wajah bengisnya.

"Semuanya keluar!" perintah Ratu kepada dayang dan para pelayan yang ada di tempat itu. Perasaan Ratu sangat tak enak.

Wajah Ratu menjadi sangat tegang saat hanya berdua saja di dalam ruangan bersama ayahnya.

"Yang Mulia Ratu.. Sampai kapan Ayahmu ini harus bersabar?" ucap Count Darkan Angelos dengan suara tenang namun tatapan matanya sangat tajam.

"A..ayah.. Tolong beri aku waktu sebentar lagi" kata Ratu dengan suara bergetar.

Tiba tiba Count melempar cangkir teh di hadapannya ke arah Ratu dan mengenai dahinya hingga berdarah namun Ratu tak bergeming meski darahnya menetes deras.

Pria paruh baya bertubuh besar itu berjalan mendekati tempat duduk Ratu, ia mencengkeram lehernya dengan sekuat tenaga.

"Tolong lepas Ayah.. Sakit!" ucapnya dengan suara terputus putus.

"Apa gunanya kau duduk di singgasana Ratu tapi kau sama sekali tak berguna! Apa kau kira dengan kau mencapai posisi itu kau bisa melupakan kewajibanmu kepada ayah yang sudah membesarkan mu ini? Yang kau lakukan hanya bersenang senang tapi tak tahu apapun yang dilakukan oleh suamimu!" ucapnya pelan dengan raut wajah bengis.

"Tolong lepas dulu baru kita bicara ayaahh..tolong ampuni aku kali ini saja ayah. . Uhukk..uhukk .."

Akhirnya Count melepaskan tangannya.

"Apa kau tahu apa yang baru saja dilakukan Kaisar kepadaku di rapat bangsawan? tampangnya sangat angkuh karena sudah mengobrak abrik bisnis perdagangan budak yang sudah kujalankan sejak puluhan tahun! Dan sekarang targetnya adalah pabrik pembuatan senjata istana yang kukelola.. Laki laki benar benar ingin menghancurkan ku!!! Aku sangat kewalahan karena sudah beberapa kali Kaisar licik itu mengirimkan pembunuh bayaran untuk membunuhku!! Kau tahu betapa tersiksanya aku sejak dia naik takhta?? Sedangkan kau? Kau hanya bersenang senang dengan memanfaatkanku dan posisi mulia itu!! Dasar Keparat!!!" Count terus berteriak hingga membanting semua yang ada di hadapannya, sedangkan Ratu hanya bisa meringkuk ketakutan.

"Satu lagi!! Aku berikan kesempatan terakhir untukmu!! Rayu dia!! Dapatkan anak darinya entah bagaimana caranya aku tak peduli! Aku akan membunuh dia dan Putrinya setelah kau mengandung!! Jika kali ini kau gagal lagi.. Aku benar benar akan menyingkirkan mu!!!"

Setelah puas melampiaskan amarah kepada Putrinya, Count mengeluarkan sapu tangan dari sakunya, mengelap tangan kemudian merapikan pakaiannya lalu keluar dari ruangan itu. Setelah Count keluar para dayang Ratu masuk dan sangat terkejut dengan keadaan ratu dan kondisi ruangan yang porak poranda.

Biasanya saat Count berkunjung keadaan tubuh Ratu hanya ditemukan sedikit memar memar, atau sesuatu yang pecah, namun kali ini adalah kondisi terparah.

"Bagaimana ini Yang Mulia Ratu.. 2 hari lagi anda harus mengadakan tea party tapi dengan luka luka anda sekarang akan sulit ditutupi seperti biasanya" ucap seorang Dayang.

Disituasi itu Ratu Diana masih terdiam meringkuk, ia merasa muak karena kekerasan seperti itu terus menerus dialaminya sejak ia masih kecil.

"Kali ini aku tidak boleh mengecewakannya.." gumamnya pelan seraya bertekad.

.

Saat meninggalkan rumah kaca Anna berpapasan dengan Kaisar dan ajudannya yang berjalan dengan tergesa gesa. Begitu melihat Anna Kaisar menatap Putrinya dari atas sampai bawah dengan risau.

"Ada apa Ayahanda?" tanya Anna.

"Aku mendapat laporan katanya Ratu mengusikmu di rumah kaca? Apa dia melakukan kekerasan padamu?" ucapnya panik.

"Eeyy.. Meskipun dia ingin melakukan itu tapi tentu saja tidak akan bisa! Ayah tidak usah kawatir, aku sudah dewasa sekarang"

"Tidak tidak!! Bagi ayah kau tetaplah putri kecilku sampai kapanpun titik! Tapi apa itu ditanganmu? Itu bukan jubah milik seorang pria kan??" Raja menunjuk jubah hitam tebal di lengan Anna.

"Ooh.. Ini memang jubah pria!" jawab Anna dengan lugu.

"Beraninya ada orang yang membuat Putriku membawakan jubahnya!! Siapa bajingan itu?? Tapi sepertinya aku tidak asing dengan itu.. Siapa tadi orang yang mengenakannya?" ucap Kaisar sambil berpikir.

"Ini milik Duke muda Stephanos!"

"Ha!? Kenapa bocah itu memberikan pakaian jeleknya padamu?"

"Berhenti menghinanya Ayah!.. Jubah ini bagus dan lembut, aku rasa dia memakai kain berkualitas tinggi karena keluarganya sangat kaya"

"Bukan itu maksud ayah! Kenapa jubahnya ada padamu?"

"Oh.. Tadi kami bertemu lalu kami masuk kerumah kaca tapi aku malah ketiduran dan dia menyelimutiku dengan jubahnya, bukankah dia orang yang baik Ayah?"

"Hah!! Kau harus berhati-hati dengannya!! Aku lihat dia memiliki motif tersembunyi! Dan jangan sekali-kali kau mengajak laki laki selain ayah ke dalam sebuah ruangan!!Apalagi kau sampai ketiduran!! Tidak boleh! benar benar tidak boleh Anna!!! Kau mengerti maksud ayah kan??!" ucapnya mewanti-wanti.

"Iya baiklah Ayah.. tolong jangan berlebihan! Aku bisa menilai sendiri mana orang yang memiliki motif tersembunyi mana yang tulus!! Aku bukan anak kecil lagi ayah, sampai kapan ayah akan begini... Tolonglahh.. Aku pergi dulu.." Anna beranjak pergi meninggalkan ayahnya.

"Pokoknya jangan sampai kau bertemu lagi dengan bocah tengil itu!! Leonard stephanos, hindari dia saat kau melihatnya! Buang jubah jelek itu!!" teriak Kaisar.

"Ayah benar benar.. Hahhh.. Haruskan aku hidup bersama ayah saja selamanya?" ucap Anna kepada Daisy.

"Itu karena Baginda Kaisar sangat menyayangi anda Yang Mulia"

"Aku juga tahu itu Daisy, tapi Ayah semakin memperlakukanku seperti anak anak semakin aku beranjak dewasa bukankah itu keterlaluan!"

"Iya Yang Mulia, kalau saya punya anak gadis seperti anda saya juga akan bersikap seperti Baginda Kaisar hehe"

"Hei Daisy! Kenapa kau berada di pihak ayahku!!

"Saya selalu dipihak anda Yang Mulia, jangan salah paham!"

"Oiya.. Bagaimana kabar putramu? Apa Mario memperlakukan kalian dengan baik?"

"Tentu saja Suami saya memperlakukan saya dan putra kami dengan amat baik"

"Beritahu aku kalau dia menyakiti kalian!"

"Haha.. Baik Yang Mulia"

Pada akhirnya Daisy menikah dengan seorang ksatria 5 tahun lalu dan tetap menjadi pelayan setia putri Anna sampai saat ini..

Bersambung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!