Leonel adalah seorang hantu yang bersemayam di dalam patung.
Keberadaannya sudah bertahun-tahun lamanya dan tidak pernah keluar menampakkan wujudnya pada siapa pun.
Sampai suatu hari ada seorang wanita yang mengusik keberadaannya, sehingga dia terpaksa keluar dan menampakkan wujud aslinya, seorang hantu tapi tampan meskipun dengan wajah pucat, dia memang tidak bisa dilihat oleh mata awam kecuali orang itu sama energinya dengan hantu Leo, pasti manusia itu akan melihatnya seperti wanita yang mengusiknya hari itu ternyata sama energinya dengan hantu leo.
jadi siapakah yang bisa melihat leonel.
kalau mau tau ikutin kisahnya ya teman-teman ☺️🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widianti dia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 1.Kisah perjalanan hidup Leonel sebelum jadi hantu.
Leonel adalah hantu yang bersemayam disebuah patung berbentuk prajurit yang berada dikediaman Bu Rina.
Bu Rina adalah seorang single mom,,
Yang menempati rumah tua peninggalan kedua orang tuanya tapi sudah direnofasi bagus,
Dan anak anaknya,sudah besar-besar dan berada diluar negeri.
Hari hari Bu Rina hanya dengan asistennya yang ada 3 orang,dia adalah Arunika yan biasa dipanggil Arun,Siti dan Toni.
Setiap hari mereka mengerjakan pekerjaan masing-masing.
Arunika memasak dan bersih bersih lantai atas sedangkan Siti dan Toni,dilantai bawah.
Pagi itu mereka semua sudah menyelesaikan pekerjaan masing-masing,dan Arunika mulai naik kelantai atas,setiap Bu Rina keluar negeri semua yang bekerja dirumah itu agak santai.
Arunika orang nya suka menyendiri beda sama Siti dan Tio,mereka berdua selalu bersama sama.
"Aku naik yaa ??"iya Mba,,kata Siti,
"Itu kenapa Mba Arun itu suka diatas yaa??
"Gak tau Mass,,
"Ayo Sitt,,nanti malam kita jalan beli makanan,,,
Kata Tio ngajak Siti beli makanan.
"Bolehh aku juga pingi cari bakso,,
Kata siti jawab keTio.
Sedang kan Arunika diatas senangnya suka berada dikamar yang dibuat sebagai gudang disitu banyak perabotan yang antik-antik milik almarhum Ibunya Bu Rina.
Ada guci,ada ranjang kuno ada pula patung yang terbuat dari kuningan berbentuk panglima perang yang gagah yang sedang membawa sebuah busur panahh,dan ditempat itu lah Arunika menghabiskan siang jika sudah istirahat,malam pun demikian lebih suka diatas sendirian.
Karena bagi dia kesunyian adalah ketenangan hatinya,sringkali permasalahan hidup dan beban keluarga ditagung sendri tanpa pernah cerita kekeluarganya ataupun teman temannya,bagi dia terkadang bercerita pada manusia hanya menabah luka dan masalah maka dari itu dia sering menyendiri.
Seperti saat ini dia menceritakan keluh kesahnya kepada malam yang sepi dan sebuah patung disebelahnya hampir tiap hari dia melakukan itu ketika Bos nya lagi pergi berbulan bulan keluar negeri.
"Haiii,,,teman,malam ini aku mau cerita lagi,tolong jangan marah yaa??
"Aku hari ini capek teman,lelah hatiku serta fikiranku."
"kenapa ya??orang orang yang kusayangi gak pernah ada yang bener-bener peduli sama aku,semua selalu menyalahkan ku,,
"Hiks hiks hiks.""
Arun meneteskan airmata nya.
Karena terlalu lelah dengan semua beban yang dia alami.
"Maaf yaa??semua yang disini,, Aku tidak bermasud mengganggu kalian?"
"Tapii tiada tempat yang lain untuk aku bercerita???Maaafff banget teman,,tapi aku itu nyaman setelah aku bercerita disinii?"
"Kalau pun kalian memang ada disekitar ku saat inii?"
"Bolehkah aku berteman sama kalian,,, dan seandainya kalian mau berteman sama akuu??"Kumohonn jangan menunjukan wajah yang menakutkan ya?"
"Tunjukkan lah wajah, kalau perempuan cantik ya??"Kalau cowok aku mau yang ganteng,hehehe."
Dan tanpa Arun sadari hantu yang berada di sebuah patung panglima perang sebelah nya terbangun dari tidurnya dan mendengarkan semua cerita dia dari awal sampai akhir.
Dan dia tertawa juga,karena kelakuan Arunn.
"Dasarrr manusia aneh,baru pertama kali ini aku mendengar manusia pengin berteman sama hantu."
"Permintaan yang aneh pula."
"Mana ada hantu didunia ini, cantik -cantik,dan ganteng - ganteng,"
"Kecuali yang ganteng aku doang."hehehe"
"Awas yaa?? aku kerjain kamu?"
"Kalau kamu gak lariii?? "berarti memang nyali kamu besar."
Setelah ngomong sendiri seperti itu hantu itu mulai ngerjain Arun.
Pertama tama,,kordennya digerak gerakkan,
Arun dengan santainya bilang.
"Ohhh,,,kamu ternyata ada disinii?"
"Ya sudah ayokk kita berteman?"
"Eee manusia ini malah nantangin ya?"
"Biar aku perlihatkan sama kamu yang mengejutkan."
Kata sang hantu dalam hatii.
Langsung dia jatuh kan satu dus kosong diatas lemari.
"Brakkkkkkk."
"Waduuu."
Bagaimana pun Arun terperanjat juga,
Dengan kejadian itu dia lari keluar kamar tersebut.
Tapi setelah diluar dia menarik nafas dalam dalam.Dan dia berkata.
"Eeehhh ngapain aku takut,kan niatku ingin berteman sama mereka."
Setelah itu Arun kembali lagi.
"Temann ayolahhh jangan nakut nakuti aku??
"Aku looo,,pingin ada yang bisa ajak aku ngobroll?"
Hantu yang didalam patung pun merasa jengkel juga.
"Astagaaa manusia satu ini,masih balek lagi,dan malah berisik lagi."
"Coba kali ini kamu pasti gak akan balek lagi kesini selamanya." kata sihantu.
"Dan akan kutakuti kamu sampai kamu pingsan."
"Heheheeee""
Setelah ngomong seperti itu hantu itu siap siap mau bikin Arun ketakutan sampai pingsan.
Tapi sayang sudah bersiap ganti wujud paling menakutkan,tib- tiba Arun nangis terisak-isak sedih.
"Hiks hiks hiks hiks."
"Ya Allah kenapa sih?"Gak ada satu pun makluk ciptaan mu yang mau menjadi teman dan sahabat ku yang tulus,apa salah ku Yaallahh."
"Hiiiii hiiiii.""Tangis Arun makin menjadi-jadi.
Dan sihantu yang harusnya marah dan jengkel karena Arun telah mengusik tidurnya yang bertahun-tahun, jadi kasian juga lihat dia.
Dan terpaksa deh,dia menetral kan hatinya dan mulai meditasi untuk mengirim kan sinyal sinyal kebatinan supaya Arun bisa mendengar suaranya.
"Gak usah nangis tangisan mu itu bikin berisik tau gak."
"Haaaaa,,,,,yang bener ada yang ngomong sama aku?"
"Gak ahh gak mungkin pasti Tio."
"Coba aku kebawah tak tanyakan."
Arun pun kebawah dan mencari Tio.
"Sitttt Tio dimana?"
"Didepan"kata Siti."
Arun kedepan mencari Tio yang ada DiPos.
"Yoo"Apa Mbaa?"
"Kamu tadi naik keatas gakk?"
"Gakkkk,nemang kenapa?"
"Gakk apa apa??tanya aja"ya udah kalau gituu,,"Ohhhhh?"
Arun pun kembali naik keatas lagi dan masuk kekamar gudang lagi.
Dan dia bicara sendiri lagi.
"Ohhhh ternyata Tio gak naik kesini,jadi siapa yang bicara?"
"Kamu ya temann? "Tolong dong jawab kalau kamu? "Biar aku tau kamu disebelah mana???
Sang hantu pun bener bener pusing juga,oleh kelakuan Arun yang crewet dan berisikk.
"Aku berada disebelah kamu?"
"Haaaaa!! diseebelah ku??gak ada siapa-siapa tu?Ya iyalah kan aku masuk dipatung ini?"
"Ohhhh iya kahhh?? Langsung Arun ambil patung disebelahnya dan digoncang-goncangkan badan patung itu,
Seketika hantu itu berteriak ditelinga Arunn.
"Aduuhhh,,,aku baru kali ini,ketemu manusia yang seperti kamu ini."
"Marah yaa??maaf maaff."
"Mas hantu beneran aku minta maaff."
"Apaan lagi, panggil sembarangan."
"Lalu aku harus panggil apa?"
"Nama ku Leonel,dan aku sudah bertahun-tahun menempati patung ini,
Sebelum Ibunya Bos kamu itu."
"Ohhhh gituu?"
"Lalu,,dulunya leo manusia atau bukan?"
"Beneran dehh kamu itu orangnya detail banget ya kalau cari informasi."
"Hehehe."
"Gak masalah kannn?"
Jawab Arunn.
"Ya aku sama kayak kamu manusia juga,dulu."
"Lalu!"
"Bentar dong, aku mau cerita kamu sudah motong saja,,,"Oky okyy maaff."
"Bentar bentar jangan cerita dulu ya,,aku mau ambil cemilan dulu sama bikin kopi dulu sebentar sajaa oky Mas hantu??
"Astaga" kata hantu Leonel menahan amarahnya karena jengkel sama Arun.
Gak berapa lama,Arun naik lagi bawa kopi pahit sama cemilan.
"Mas hantu mau?"
"Aku punya nama dan namaku bukan Mas hantu,"
"Iya iya,, maaff kalau gak suka dipanggil Mas hantu,ya gak usah marahh,"
"Ayo lanjut ceritanya,ee mau ngemil sama minum kopi gak."
"Gak gak,,mau lanjut gak ceritanya aku mau tidur ni."
"Iya iyaa lanjut.""
"Jadi keluargaku itu orang Kalimantan,dan aku anak nomer 2 kakak ku perempuan,sudah nikah dan suaminya orang Kalimantan juga.
"Dibawak lah kakaku kekalimatan sama suaminya."
"Dan pada suatu hari kedua orang Tuaku,,berkunjung ke kakak ku,aku gak diajak,karena waktu itu Mama dan Papa gak bisa balek lagi keJawa."
"Dengan alasan kehabisan uang,untuk beli tiket kapal,karena waktu itu mahal betul tiket kapal"jadi Mama sama Papa gak balek selamanya dan menetap dikamantan sana."
"Ninggalin aku sama nenek ku disini."
"Dua tahun kemudian nenek sakit keras,
akhirnya meninggal kan aku juga."
"Yaallahh kasian juga kamu,,"Hiks hiks hiks."
"Ngapain kamu nangis."
"Memang aku sedih mendengar kan ceritamu gak boleh!"
"Dasar hantu gak punya hati."
"Eeee apa katamu?"Ya itu tadi."
"Ya sudah aku ngantuk aku mau tidur dulu Leo besuk cerita lagi ya??"makasih sudah mau berteman?"
"Dasar manusia aneh."
Kata Leo,dan itu lah pertama perkenalan Arun dan hantu Leo.
"