NovelToon NovelToon
Di Balik Topeng Kembar

Di Balik Topeng Kembar

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mafia / CEO
Popularitas:527
Nilai: 5
Nama Author: Diyanathan

Ziva kembali ke keluarga kandungnya setelah dua puluh tahun terpisah, namun ia harus menyembunyikan identitas aslinya sebagai bos mafia yang kejam.

Di sana, ia bertemu Arsen—pria yang dikenal sebagai pengusaha sukses, tapi ada aura bahaya yang tak bisa dibohongi oleh naluri Ziva.

Mereka saling tertarik, tapi sama-sama memakai topeng.

Saat rahasia terbongkar, akankah cinta mereka bertahan... atau justru menjadi alasan untuk saling menghancurkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diyanathan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang ke Pelukan Darah

Suara langkah kaki yang berat dan serentak terdengar memecah keheningan di dalam ruangan yang luas dan gelap. Cahaya redup dari lampu gantung kristal hanya menerangi sebagian lantai marmer hitam yang mengkilap. Di ujung ruangan, di atas sebuah singgasana yang terbuat dari kulit hitam tebal, duduklah sesosok wanita dengan postur tubuh yang tegap namun sangat anggun.

Wanita itu berjalan maju selangkah. Gerakannya santai, sangat pelan, namun setiap langkahnya seolah mampu membuat detak jantung siapa pun yang melihatnya berhenti sejenak. Ia memancarkan aura yang tak tertandingi—campuran antara keanggunan seorang putri bangsawan dan kekejaman seorang penguasa dunia bawah tanah.

Itu adalah Ziva.

Banyak orang mendengar namanya, namun sangat sedikit yang pernah melihat wajah aslinya. Di dunia kriminal, nama "Ziva" adalah simbol ketakutan. Hanya dengan menyebut namanya saja, musuh-musuhnya bisa gemetar ketakutan. Ia dikenal sebagai pemimpin organisasi paling berbahaya, seorang jenius strategi yang dingin dan tak kenal ampun. Namun hari ini, di hadapan anak buahnya yang setia, Ziva menampakkan sisi lain dari dirinya; sosok pemimpin yang dihormati dan disegani.

Ziva menoleh perlahan ke arah pria berjas hitam yang berdiri dengan sikap sempurna di sebelahnya. Pria itu adalah Gabriel, tangan kanannya yang paling dipercaya. Wajah Gabriel datar, tanpa ekspresi, matanya tajam mengawasi setiap gerakan di sekitar.

"Bagaimana dengan hasil penyelidikanmu, Gabriel?" suara Ziva terdengar lembut, namun ada getaran kekuasaan yang membuat siapa pun tak berani menyela.

Gabriel menunduk hormat. "Laporan sudah lengkap, Bos. Setelah kami menelusuri data medis dan arsip rumah sakit dua puluh tahun lalu, kami menemukan fakta bahwa terjadi kesalahan penukaran bayi yang tidak disengaja. Keluarga biologis Anda... mereka sebenarnya adalah keluarga terpandang dan sangat kaya raya. Dan yang mengejutkan, selama dua puluh tahun ini, mereka tidak pernah berhenti mencari keberadaan Anda. Mereka tidak pernah menyerah."

Ziva terdiam. Matanya yang tajam menatap jauh ke luar jendela kaca besar yang menampilkan pemandangan kota di malam hari. Rasanya aneh. Selama ini ia hidup dengan darah dan besi, memimpin pasukan, dan bertahan hidup dengan cara yang keras. Namun kini, ia tahu bahwa ada orang-orang di luar sana yang memiliki darah yang sama dengannya, yang selama ini menantikan kepulangannya.

"Jadi, mereka menungguku..." gumam Ziva pelan. Ia menarik napas panjang, mencoba menenangkan gejolak di hatinya yang biasanya beku. "Baiklah. Pesankan tiket pesawat pribadi paling cepat. Aku akan pulang."

Gabriel mengangguk, namun ia melihat ragu di wajah bosnya.

"Tapi, Gabriel," lanjut Ziva, suaranya kembali tegas. "Satu aturan mutlak. Sembunyikan semua identitasku sebagai pemimpin organisasi. Hapus semua jejak kekerasan dan ketakutan yang melekat padaku. Aku ingin pergi ke sana sebagai Ziva yang biasa, seorang gadis biasa. Aku tidak ingin mereka takut padaku. Aku tidak ingin mereka melihat 'Ratu Mafia' di depanku, aku hanya ingin mereka melihat putri dan adik yang selama ini mereka rindukan."

"Baik, Bos. Segera saya siapkan. Identitas Anda akan kami lindungi sepenuhnya," jawab Gabriel dengan tegas sebelum berbalik dan bergegas meninggalkan ruangan untuk menjalankan perintah.

 

Ziva tampak sangat berbeda. Ia tidak lagi mengenakan pakaian hitam ketat atau jas mahal yang memancarkan aura mematikan. Hari ini, ia mengenakan gaun santai namun tetap elegan, rambut panjangnya tergerai indah, dan wajahnya hanya diberi sentuhan makeup tipis. Jika orang melihatnya, mereka hanya akan mengira ia adalah pewaris perusahaan biasa atau wanita karir yang sukses, bukan pembunuh bayaran atau bos kejahatan.

Namun, meski tampak tenang, insting tajam Ziva segera menangkap sesuatu yang tidak beres. Saat berjalan menuju pintu keluar, ia merasa ada pasang mata yang terus mengawasinya dari kejauhan. Ada seseorang yang mengikutinya.

'Ada penguntit,' batin Ziva waspada. Tangannya siap meraih senjata yang tersembunyi di dalam tasnya, namun ia menahannya. Ia tidak boleh membuat keributan di sini.

Tiba-tiba, suara bisikan halus terdengar jelas di earphone kecil yang terselip di telinganya.

"Tim A sudah mengamankan jalur kiri, Tim B memblokir orang yang mengikuti Anda dari belakang. Anda aman, Bos. Kami membiarkan Anda lewat dulu, kami akan urus sisanya."

Ziva tersenyum tipis tanpa menggerakkan bibirnya. Anak buahnya memang bekerja sangat profesional. Tanpa perlu ia angkat bicara atau bahkan menoleh, ancaman itu sudah dinetralisir diam-diam. Ia berhasil melewati kerumunan dengan sempurna, menyamar di antara orang banyak tanpa ada yang menyadari siapa dirinya yang sebenarnya.

Sesaat kemudian, suara lain terdengar di earphone-nya. "Semua sudah beres ditangani, Bos. Target sudah diamankan dan jalur bersih."

"Bagus," jawab Ziva pelan hampir tak terdengar. "Tetap waspada dari jarak jauh. Jangan sampai keluargaku tahu apa yang sebenarnya terjadi atau siapa aku sesungguhnya. Jaga jarak."

 

Saat pintu otomatis bandara terbuka, hawa panas kota menerpa wajahnya. Namun, rasa panas itu seketika tergantikan oleh suasana haru yang begitu pekat.

Di depannya, sudah berdiri barisan orang yang tampak sangat menunggu dengan cemas. Di barisan paling depan, berdiri sepasang suami istri paruh baya. Pria itu tampak gagah dengan wibawa yang kuat, sementara wanita di sampingnya memiliki wajah yang sangat cantik dan penuh kasih sayang. Mata mereka yang sembab menatap lurus ke arah Ziva, seolah sudah yakin bahwa itulah anak mereka.

Di belakang mereka, berdiri tiga pria dewasa yang sangat tinggi, tampan, dan berkarisma. Mereka adalah kakak-kakak kandungnya. Wajah mereka tegang, bercampur antara rasa tidak percaya dan harapan yang begitu besar.

Wanita paruh baya itu—Victoria—tidak bisa menahan diri lagi. Air mata langsung mengalir membasahi pipinya saat melihat sosok Ziva.

"Akhirnya... akhirnya kita bertemu dan berkumpul kembali, sayang..." suara Victoria bergetar hebat.

Tanpa menunggu lagi, Victoria berlari kecil dan langsung memeluk Ziva dengan erat. Pelukan itu hangat, sangat hangat, penuh dengan cinta dan rindu yang terpendam selama dua puluh tahun. Disusul oleh pria di sebelahnya, James, yang juga memeluk istri dan putrinya itu dengan mata yang berkaca-kaca.

Ziva terpaku sejenak. Tubuhnya yang terbiasa dengan pertahanan diri dan kekerasan, kini merasakan sesuatu yang asing namun sangat menenangkan. Cinta. Kasih sayang tulus tanpa ada kepentingan apa pun.

Perlahan, tangan Ziva terangkat, membalas pelukan ibunya. Di saat itu, hati sang Ratu Mafia yang selama ini keras seperti batu, seolah mulai mencair.

"Aku pulang, Bu, Pa..." bisik Ziva pelan, menahan air matanya agar tidak jatuh.

Di balik pelukan hangat itu, di balik senyum bahagia yang ia tampilkan, Ziva tahu perjalanannya baru saja dimulai. Ia harus menjaga rahasia besarnya. Ia harus berpura-pura menjadi gadis manis di tengah keluarga yang sempurna ini, sementara di dalam dirinya tersimpan naga yang siap menerkam siapa saja yang berani mengganggunya.

Dan ia berjanji pada dirinya sendiri... tidak ada yang boleh tahu. Tidak ada satu pun dari mereka yang boleh tahu bahwa putri yang baru mereka temukan ini, adalah monster paling berbahaya di dunia.

1
YusWa
karya baru Thor? semangat semoga sukses
Mimpi Pencatat: Terimakasih suportnya ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!