NovelToon NovelToon
Li Zie Sang Penawaran Racun Kaisar

Li Zie Sang Penawaran Racun Kaisar

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Romansa Fantasi / Ruang Ajaib
Popularitas:16.1k
Nilai: 5
Nama Author: Queen Fitria

Li Zie seorang dokter dari abad 21 justru mengalami kecelakaan, dan jiwanya justru berteransmigrasi ke tubuh seorang wanita lemah di jaman kuno.

Li Zie pun berniat membalas penderitaan wanita yang namanya juga sama, Li Zie. Ia pun menjadi tabib di sana dan fokusnya hanya mengumpulkan harta, ia juga memiliki ruang dimensi, Li Zie menyembunyikan identitasnya dengan sangat rapi.

Tapi bagai mana jadinya jika ketenangan itu hanya sesaat, karena pria yang berkuasa di dinasti Xuan. Yaitu Kaisar Xuan Long justru mengetahui identitas aslinya.

Seperti apa kelanjutannya? yuk mampir!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen Fitria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 1

dokter Li Zie umurnya tiga puluh tahun, Ia adalah seorang dokter bedah terkemuka. Li Zie juga pemegang sabuk hitam karate, namun malam itu hidupnya sangat hancur hari pernikahan yang ia dambakan ternyata palsu. Keluarganya dan calon suaminya justru menghianatinya, yang menikah dengan calon suaminya adalah Adiknya sendiri hal itulah yang membuat hatinya hancur.

Malam itu hujan turun dengan deras, sebelum Li Zie pergi dari gedung pernikahan itu, Li Zie yang hatinya hancur tidak berpikir dua kali untuk menaruh racun di makanan keluarganya dan juga racun untuk kedua pengantin yang mengkhianatinya itu.

Setelah Li Zie melakukan itu, Li Zie pun keluar dari gedung dan masuk ke mobil, mobil itu melaju dengan kencang di tengah guyuran air hujan, namun mobilnya tergelincir akibat rem blong, hingga mobilnya terbalik.

Li Zie tersenyum miris, tubuhnya terhimpit bahkan darah mengucur dari kepalanya, saat kesadarannya menipis, Li Zie merasakan sensasi dingin yang aneh, seolah jiwanya ditarik keluar dari reruntuhan besi.

Di tempat yang jauh berbeda,

Li Zie perlahan menggerakkan jemarinya, dan mencium bau herbal tradisional. Rasa sakit itu datang bertubi-tubi seperti ribuan jarum yang menusuk saraf pusatnya. Sebagai seorang dokter bedah sekaligus praktisi Wing Chun.

Li Zie terbiasa dengan rasa sakit.Tapi tidak seperti ini. Ini adalah rasa sakit dari tubuh yang kosong, paru-parunya yang kering dan otot yang telah menyusut sampai ke tulang.

Kelopak matanya terasa seberat gerbang perunggu saat ia mencoba membukanya, dunia hanya tampak seperti gumpalan cahaya remang yang menyakitkan.

"Nona? Nona ketiga! Anda sudah bangun? " ujar seorang pelayan dengan suara Parau, penuh tangis dan memecah kesunyian.

Li Zie mencoba bicara tapi tenggorokannya Terasa seperti telah menelan pasir panas. Li Zie berusaha menggerakkan lengannya untuk menyentuh lehernya sendiri, bermaksud memeriksa denyut karotis.

Namun lengannya bergetar hebat di ranjang kayu yang keras Li Zie mengerang. Ekpresinya berubah menjadi ringisan tajam yang penuh rasa frustasi. Sebagai ahli beladiri Li Zie benci kehilangan kendali atas motorik tubuhnya sendiri.

"Sial tubuh ini tidak punya tenaga bahkan sekedar untuk mengepal, " Li Zie membatin.

Setiap tarikan nafas adalah perjuangan. Dadanya kembang kempis dengan dangkal, Li Zie bisa merasakan sirkulasi darahnya yang lambat dan jantungnya yang berdetak lemah, tak ada malnutrisi kronis dan mungkin keracunan ringan.

Dengan sisa kekuatan Li Zie membuka mata, Li Zie tidak melihat ruang operasi yang serba putih atau samsak tinju di sana. Sebaliknya Li Zie melihat langit-langit kayu yang lapuk dan tirai yang sudah koyak Li Zie tidak lagi berada di dunianya.

Li Zie memperhatikan ruangan yang hampir roboh tersebut yang menurutnya sudah tidak layak untuk dihuni, Ia juga melirik pada seorang pelayan kecil di sampingnya yang terus terisak dengan mengenakan hanfu yang sangat sederhana.

"A-aku...bi-bisa....me-minta...cer...min? " guam Li Zie terbata dengan nafas tersenggal senggal, seakan kalimat yang ia ucapkan taruhannya nyawanya sendiri.

Pelayan kecil itu mengangguk dengan air mata yang terus mengalir, Ia pun mengambil cermin dan mendekatkan pada wajah Nona mudanya.

Li Zie pun memperhatikan wajahnya yang sangat berbeda wajah yang cantik namun terlalu kurus, pucat dan bahkan Hampir mati, Li Zie pun menghela nafas panjang, Ia menyadari dirinya telah bertransmigrasi ke tubuh wanita lemah.

Bahkan hanfu yang ia kenakan bahkan sudah tidak layak pakai. Tiba-tiba kepalanya terasa sangat sakit seperti dihantam kekuatan besar, hingga terasa sangat sakit.

Perlahan bayangan terlintas jika tubuh ini adalah tubuh seorang putri menteri Li yang tidak disukai, dan sering ditindas oleh para pelayan, Ayahnya selalu mengabaikan dirinya bahkan yang menyakitkan adalah ayahnya juga tidak peduli tentang nyawanya, hidup dan matinya benar-benar tidak di pedulikan.

Bahkan anehnya nama dokter Li Zie, sama dengan Nona ke tiga kediaman Menteri Li, yaitu Li Zie.

Li Zie justru teringat dengan kehidupannya di zaman modern di mana Dirinya mendapatkan kasih sayang yang berlimpah dari kedua orang tuanya. Namun Semua Itu bohong, dirinya hanyalah dimanfaatkan bahkan di usianya yang sudah tiga puluh tahun, Ia baru akan menikah Tapi itu pun hanya tipuan.

"Nama yang sama bahkan takdir yang sama," batin Li Zie.

Li Zie terdiam akankah ia mati untuk yang kedua kalinya. Atau Li Zie akan mengubah takdir, karena langit memberikan kesempatan hidup kedua untuknya.

"Nona muda, Ji Su akan mengambil bubur dulu," ujar Ji Su, pelayan kecil itu berlari keluar dari ruangan yang hampir roboh itu.

Li Zie perlahan melirik sebuah cincin giok hitam di jarinya, yang ia beli di toko barang antik seminggu sebelum hidupnya menjadi kacau. Perlahan Li Zie mengusap cincin tersebut. Tiba-tiba tubuhnya terasa seperti tersedot.

1
ilensya
lanjut lanjut lanjut
ilensya
💪💪💪
ilensya
nambah penasaran aja
ilensya
wang apakah kamu ber uang
ilensya
go go go
ilensya
emang enakkkk ibu dan adik tiri dikerjain🤣
CaH KangKung,
katany emas no.1...harga diri no.2...tp setelah aq perhatikan...kok...mlh makanannn yg pling...nomor 1.....🤣🤣🤣
ilensya
akhirnya up lagi yg di tunggu tunggu
CaH KangKung,
astagaaa...🤣🤣
CaH KangKung,
lanjut
CaH KangKung,
👣
Cty Badria
masal dikasih setengah potong ceritanya..ah g acik
Dewi Sulistiyani
lagi... lagi....
Nurhayati Sobana
Sebentar lagi Li Zie pasti kelaparan, awas Liyu nanti kamu di makan Li Zie
Zeny Zen
Thor aku suka ceritamu 👍
Cty Badria
/Rose//Rose/ untuk 2 up nua
Fitria: Thanks, kk
total 1 replies
Sribundanya Gifran
mantap thor😍😍😍😍😍💪💪💪💪
Fitria: Thanks, Kak
total 1 replies
Cty Badria
👍👍👍👍
Sekar
lanjut thor
Fitria: Siap kak
total 1 replies
Nurhayati Sobana
Kasihan pengawal Feng dikadalin oleh Li Zie, mau menyelidiki Li Zie malah gak dapat apa2 kecuali capek 🤭😄😄
Fitria: Biarin aja Kak. Jangan di bantuin si Feng nya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!