NovelToon NovelToon
Ternyata CEO

Ternyata CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: My finger

Lamaran Raditya di tolak oleh yuni calon ibu mertua nya karena tidak menyanggupi hantaran yang di minta. Yuni bahkan menghina Raditya dan mempengaruhi anak nya agar mencari laki laki yang kaya, karena anak nya Melinda adalah seorang sekretaris di perusahaan ibu nya. terpengaruh oleh ibu nya, Melinda sebagai kekasih Raditya akhir nya ikut merendah kan
karena emosional tiba tiba Raditya melamar seorang gadis yang bernama Dahlia, pembantu di rumah Melinda dengan cincin Berlian.
Namun siapa sangka, Raditya yang di kenal sebagai pegawai admistrasi di tempat Melinda bekerja, sebenar nya adalah anak sulung pewaris perusahaan itu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My finger, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 1

 "Kami sudah sepakat, uang hantaran yang harus di bawa itu 200juta di tambah buat perlengkapan melinda. Sebenar nya itu juga masih kurang, segala jenis makanan dan perlengkapan rumah tangga itu sangat perlu. tapi kalau memang tidak bisa, ya kami akan coba memaklumi." ucap Bu Yuni, ibu pacar Raditya yang bernama Melinda.

 "Kalau perlengkapan rumah tangga Bu, itu sudah jadi kewajiban saya. tentang aneka makanan akan aku usahakan" jawab Raditya sekena nya

 "perlengkapan rumah tangga buat kalian dengan yang di bawa kesini beda dong. kami sudah membesar kan Melinda sampai sarjana dan bekerja di perusahaan besar itu membutuh kan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Dia sudah kami kasih perlengkapan hidup yang mewah. soal begitu saja kok perhitungan!" Tanggap Bu Yuni ketus

 Radit panggilan untuk Raditya, menelan saliva nya. Bagaimana ada seorang ibu yang tega menghitung hitung jasa nya sebagai orang tua.?

 "Soal uang hantaran, saya hanya sanggup lima puluh juta tunai, Bu."

"Loh, kok bisa sedikit sekali? kami bisa malu, sebagai keluarga terhormat di kompleks ini"

Dua orang pasangan paruh baya yang menemani Radit saling pandang. Mungkin mereka ingin bicara, tapi Radit sudah memperingati mereka agar tetap diam selama acara pra lamaran itu. Radit ingin melihat bagaimana watak keluarga besar calon istri nya itu.

"Tetangga sebelah saja anak nya cuma lulusan D3, seabrek abrek hantaran nya. Belum lagi emas nya, penuh sebadan. Ini gimana sih Mel? calon suami kamu kok pelit begini.!"

 Melinda yang sedari tadi tampak gelisah hanya menggigit bibir nya. Radit yakin, pasti Melinda tak bisa membohongi perasaannya pada Radit

 "Sekali lagi, maaf ya Bu. Saya hanya sanggup nya segitu. Lagi pula saya sudah menyanggupi mahar emas 20 gram sesuai dengan permintaan Melinda. Untuk resepsi nya juga sudah saya siap kan dana nya" ucap Radit menambah kan berharap perempuan itu yakin.

 Radit memang sungguh sungguh mencintai Melinda, dia akan terus mencoba menawar pada calon mertua nya itu, tapi bukan berarti Radit harus menuruti semua kemauan Bu Yuni itu.

 "Mel,! Kamu kok minta nya sedikit sekali?" berang calon ibu mertua nya Radit sambil melotot ke arah anak gadis nya.

 "Memang nya itu sedikit ya, Ma?" tanya Melinda polos.

"ihh, kamu ini bagaimana sih! zaman sekarang itu hanya harga seekor sapi doang."

Bisik pak Imron, ayah dari Melinda. Suara nya masih terdengar oleh Radit

"Ma, kontrol mulut kamu itu.!"

 Pria yang sudah di penuhi uban di kepala nya itu mencubit paha istri nya karena gemas.

 Benar apa kata orang suruhan Radit. mulut Bu Yuni itu terkenal pedas dan asal bicara, sesuai dengan isi hati dan pikiran nya tanpa menimbang perasaan orang lain.

 "Maaf ya pak, Bu, istri saya memang orang nya nyablak" ucap pak Imron

 "Tak apa apa pak Imron, kami maklum. Melinda kan anak satu satu nya" jawab Parjo yang di anggukan oleh Romlah. Mereka berdua sebenar nya adalah kedua pelayan setia Radit, yang sudah ia anggap seperti orang tua nya sendiri.

 "Jadi bagaimana ya? Apa bisa Minggu depan saya kembali membawa keluarga besar saya kesini.?" tanya Radit.

 Semakin lama Radit semakin merasa muak dengan gerak gerik dan ucapan Calon ibu mertua nya itu.

 "Kami serah kan semua nya pada Melinda" ucap pak Imron mencoba mengambil keputusan sebagai kepala keluarga.

 Namun tiba tiba Bu Yuni memukul bahu suami nya yang sudah tua itu.

"Jangan gegabah kamu pak. Aku gak mau ya, anak gadis ku menikah dengan laki laki yang gak jelas bibit bobot nya.!"

 Radit merasa hati nya seperti di sengat, namun saat melihat Melinda seperti berusaha menenangkan ibu nya, Radit mencoba sabar.

 "Gak apa apa ya ma, please Radit di terima a aja"

 "Kalau cuma bawa 50 juta buat apa Mel,? Kemarin pas arisan, mama ketemu sama si Roy, anak nya Tante sindy yang lulusan luar negeri itu, kamu ingat gak? Itu, teman kelas mu waktu SMP"

 Melinda mengangguk samar

"Mereka juga mau Dateng lamar kamu loh. iseng iseng mama bilang hantaran lima ratus juta. Roy dan mama nya langsung ok tuh, tanpa banyak omong. Apa lagi cuma dua ratus juta, pasti gak ada tuh, tawar menawar kayak gini. Mama berasa kayak lagi jual kacang saja. kamu dengerin dan ikutin omongan mama, zaman sekarang uang itu sumber kebahagiaan"

 "Tapi gimana dong ma? aku cinta sama mas Radit" ucap Melinda ragu

 "Terserah kalau kamu mau hidup miskin"

 Melinda langsung menggeleng keras. Gadis berambut blonde yang terawat itu melipat bibir nya sperti berfikir. Otak Melinda mungkin sedang berputar putar menimbang nimbang ucapan ibu nya itu. yang Melinda tahu, Radit hanyalah seorang karyawan biasa sebagai admin pemasaran di perusahaan tempat mereka bekerja

 Sedang kan Melinda adalah sekretaris yang memiliki gaji yang jauh berbeda dengan radit. Apalagi ibu nya baru saja mengingat kan nya pada sosok roy yang anak orang kaya. Hati nya pasti mulai goyah

 Radit menunggu keputusan dari Melinda

Klinggg,,

Suara cangkir yang beradu dengan meja kaca di depan nya membuyar kan pikiran Melinda, ia menatap Radit lalu menunduk.

 "Silahkan di minum" ucap sosok yang bersuara lembut yang sedang menyebarkan cangkir teh. sekilas ekor mata Radit melirik wanita berhijab yang manis.

"Bel, kamu mau kan terima lamaran ku?" tanya Radit sambil menatap sendu wanita yang ia cintai itu

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!