NovelToon NovelToon
Menggoda Calon Ipar

Menggoda Calon Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Balas Dendam / Sugar daddy
Popularitas:9.4k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Jangan lupa follow Ig noer_azzura16 for visualnya ya.

Diandra menjadi sugar baby seorang pria dingin selama tiga tahun lebih ketika dia berada di luar negeri. Selain nama dan nomor ponselnya, Diandra sama sekali tidak tahu apapun tentang pria itu.

Namun, tiba-tiba ayahnya menyuruhnya kembali, setelah mengasingkannya selama 7 tahun, ketika adik tirinya akan bertunangan.

Diandra yang memang punya dendam pada ayahnya dan keluarga baru ayahnya itu. Memutuskan kembali, ada dendam yang harus dia tuntaskan.

Namun, siapa sangka. Jika tunangan sang adik tiri, ternyata adalah seseorang yang mengenal Diandra luar dan dalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

01- MCI 01

Mi corazon para ti, solo para ti escuchame te amo mi amor....

Jreng....

Prokk prokk prokk

Suara gemuruh tepuk tangan mengakhiri penampilan Diandra. Seorang wanita muda, cantik dan berbakat tentunya. Jika tidak, bagaimana bisa dia bekerja di Sala Clamores salah satu klub malam paling terkenal di Madrid.

Wanita cantik itu turun dengan sedikit mengangkat gaun hitamnya. Anak tangga dari Panggung itu cukup tinggi. Seorang pria sebenarnya mengulurkan tangan ke arahnya. Tapi dia menolaknya. Di salah satu meja VIP, sepasang mata sedang mengawasinya. Kalau dia menerima uluran tangan pria yang ingin membantunya tadi, bisa-bisa dia tidak akan bekerja di tempat ini lagi besok.

"Diandra, excellent!"

"Gracias, tuan Pedro!"

"Ada waktu malam ini, aku ingin membicarakan hal penting. Bagaimana kalau kita makan malam di hotelku?" tanya pria terkaya nomor 3 di kota itu.

"Maaf tuan Pedro, aku tidak makan setelah jam 9! aku permisi!"

Langkah kaki jenjangnya dengan cepat menuju ke ruang ganti. Namun baru dia menyibak rambutnya ke samping untuk membuka resleting gaunnya. Ponselnya berdering.

Matanya terpejam sekilas, panggilan itu dari seseorang yang tak bisa dia tolak. Meski malam ini sebenarnya dari sangat lelah.

"Selamat malam tuan, bagaimana penampilanku malam ini?" tanya Diandra.

Karena memang dia tahu pria itu tadi, melihatnya dari meja VIP.

[Aku lebih suka penampilanmu di ranjang. Datang ke apartemen sekarang!]

Tut Tut Tut

Dan panggilan itu berakhir.

Diandra menatap ponselnya kesal.

"Huhh, dia benar-benar tidak berubah. Dingin, cuek, ck... kenapa aku perduli!" ujarnya yang kemudian berganti pakaian dan segera keluar dari klub itu.

Begitu dia keluar klub, sebuah motor menghampirinya.

"Di..."

Pria itu membuka helm dan tersenyum pada Diandra.

"Hai Max!"

"Mau makan malam denganku? aku besok kembali ke negara A!"

Diandra menatap Max, teman kuliahnya. Sayangnya Diandra tidak melanjutkan kuliahnya karena terkendala biaya. Max sebenarnya ingin membantunya, tapi Diandra menolak.

Dan Max, pria itu seharusnya sudah lulus dua tahun lalu. Tapi entah mengapa, dia terus gagal dan gagal lagi. Padahal menurut Diandra, Max itu cukup pintar.

"Kamu memang sudah terlalu lama di sini!" kata Diandra sambil terkekeh.

Max menggaruk kepalanya.

"Jangan bilang begitu, aku hanya tidak mau meninggalkanmu!"

"Benarkah? manis sekali!" kata Diandra mencubit pipi Max.

"Aku serius!" kata Max sembari meraih tangan Diandra yang tadi mencubit pipinya.

Diandra segera menarik tangannya. Max adalah pria baik. Sangat jauh berbeda darinya. Ada hal yang tak bisa dia katakan juga pada Max.

"Kamu tidak boleh begitu, orang tuamu meletakkan harapan besar di bahu mu ini!" kata Diandra menepuk bahu Max beberapa kali, "jangan kecewakan mereka!"

"Kamu belum menjawab ku, mau kan makan malam denganku?"

"Maafkan aku, tapi aku sudah ada janji. Ada yang butuh guru vokal. Dan dia sudah membayar uang muka...."

"Aku akan menggantinya. Dua kali, tidak... tiga kali lipat!"

"Apa kamu sangat kaya?" tanya Diandra.

Dan Max mengangguk cepat.

"Iya ayahku dan pamanku sangat kaya!"

"Sombong sekali! tapi maafkan aku, aku tidak bisa ingkar janji. Sampai jumpa lagi, Max. Hati-hati di perjalanan kembali mu!" kata Diandra yang kemudian menghentikan sebuah taksi ketika dia melihat ada taksi yang lewat di dekat mereka berdiri.

"Di..."

"Sampai jumpa, setelah sampai hubungi aku ya!" kata Diandra yang malah langsung masuk ke dalam taksi itu meninggalkan Max yang masih menatapnya, menatap taksi yang semakin menjauh itu.

Diandra menoleh ke belakang sekilas. Hanya sekilas. Pria yang bahkan selalu ada bersamanya saat ayahnya sendiri membuangnya. Pria yang sudah berkali-kali mengatakan suka padanya. Sayangnya, Diandra tidak sebersih itu sampai bisa menerima perasaan tulus Max.

Mobil taksi yang di tumpangi Diandra sudah sampai di apartemen milik seorang pria yang selama ini menanggung semua kebutuhannya selama tiga tahun. Ya, dia sudah 7 tahun di buang di negera ini oleh ayahnya. Dengan alasan kuliah, tapi dua tahun setelah itu, ayahnya sama sekali tidak mengirimkan uang lagi padanya.

Untuk bertahan hidup, dia bekerja serabutan. Menjadi pelayan dan penyanyi di pinggir jalan. Dia mengasah kemampuannya, sampai bisa bekerja di klub mahal dengan bayaran lumayan.

Dan sebuah kejadian 3 tahun lalu, membuatnya harus menjadi penghangat ranjang seorang pria kaya yang tak pernah membuatnya kekurangan uang. Sayangnya kesempatan untuk kuliah sudah tidak bisa dia dapatkan.

Begitu akan masuk ke dalam lift. Ponselnya berdering. Melihat layar ponselnya, Diandra terkekeh lirih. Nomor yang selama 5 tahun ini tidak pernah lagi menghubunginya. Mendadak nomor itu tertera di layar ponselnya.

"Halo..."

[Diandra, ayah akan kirimkan uang padamu. Kembalilah ke negara A. Genelia akan bertunangan minggu depan. Kamu harus datang]

"Anda siapa?" tanya Diandra santai.

[Diandra jangan membuat masalah, keluarga Kusuma dan Mahendra sudah menetapkan pernikahan ini sejak 5 tahun yang lalu. Jangan merusak semuanya...]

"Apa hubungannya denganku? bukankah kalian sudah membuang ku!"

[Apa yang kamu katakan, membuang apa? kamu yang tidak bisa dihubungi. Omar akan menjemputmu. Jika tidak pulang, maka jangan harap kamu bisa mendapatkan kembali saham keluarga Wicaksana]

Tut Tut Tut

Diandra mendengus kesal. Moodnya sungguh berantakan gara-gara telepon dari ayahnya.

"Munafik! huhhh aku kesal sekali. Merusak suasana saja!" gumamnya yang langsung menekan tombol lift.

Dan begitu dia sampai di depan pintu sebuah apartemen. Dia menekan kata sandinya. Pintu itu terbuka dan sebuah tatapan yang membuatnya menelan salivanya susah payah tertuju tajam padanya.

"Hai..." Diandra melambaikan tangan pada seorang pria yang tengah duduk di sofa, menggunakan jubah tidur dan memegang segelas anggur di tangannya.

Pria itu meletakkan gelasnya di atas meja. Dan berjalan cepat ke arah Diandra. Tanpa aba-aba, pria itu meraup kedua bibir Diandra begitu cepat dan kuat.

Mata Diandra melebar, tapi sudah tidak terkejut lagi. Pria itu memang selalu bermain kasar begitu padanya.

"Kamu terlambat 15 menit. Jangan harap aku akan memperlakukanmu dengan lembut malam ini!"

Diandra mengernyitkan keningnya. Dia punya firasat buruk. Pria itu pasti tidak akan melepaskannya sampai pagi.

Diandra melenguhh, satu kakinya berada di atas bahu pria bertubuh kekar yang sejak satu jam yang lalu sudah memenuhi tubuh Diandra dengan jejak kepemilikannya.

Tangan Diandra mencengkeram kuat punggung pria itu. Bahkan berkali-kali menggigitt bahu pria yang sama sekali tidak dia ketahui apapun tentangnya, kecuali hanya nama dan nomor ponselnya saja.

"Sudah... sudah cukup, aku tidak kuat lagi..." lirih Diandra merangkak keluar dari selimut.

"Tidak secepat itu!"

Diandra sudah merangkak menjauh dari pria itu, tapi pria itu kembali menarik pinggang Diandra ke bawah selimut.

"Agkhhh"

***

Bersambung...

1
Ria Adek
Ohh.. Ternyata memang bener Kamila yg menghabisi Ibu, Nenek, dan Kakek nya Diandra.. 😤
Tak ada kah yg mendengar kata² Kamila itu..? 🤔
Ria Adek: 🧔🏻 "Apaaa..?! Terlalu.. kau bohong Ani..! "😤
👩🏻 "Tiddak Roma.. Tiddak..! "😩
total 1 replies
D_wiwied
wah wah benar-benar tdk tau diri, sdh diangkat anak, jd pelakor, bahkan jd seorang pembunuh 😡😡
D_wiwied: wkwkwk ulet aja ga mau makan daunnya, paittt
total 2 replies
D_wiwied
sepertinya kamu ga bisa mengaca ya mil, dulu kan kamu jg bgitu merebut suami dr istri sah, merebut kasih sayang seorang ayah dr seorang anak yg msh kecil, sekarang terima saja karmamu yg jatuh ke anak kandungmu.. sakit kaan, sukuriiin 🤭😆
Noer: kapok ya kan 🤭
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
baru aja Diandra ngaku hamil , efeknya sudah waw🤭
Noer: iya kan ya
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
nah kan si anak anak tak tau diri, ternyata dia pembunuhnya 😡
Noer: ho'oh, jitak kak
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
pak Pur tolong angkut teh hijau junior 🤭
Noer: ho'oh
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
doa
Noer: nah itu dia kak
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kelakar 🤔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya🤣🤣
total 15 replies
vj'z tri
apa kau menunggu kelanjutan cerita nya ??? sabarrrr karna aku juga menunggu /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noer: sabar ya, aku isi amunisi dulu 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
total 1 replies
vj'z tri
habis ini lu pasti nyesel /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noer: ya kan gitu ya, kalau lagi emosi mah lupa barang harga berapa ya
total 1 replies
Rana Uji
kapan up lagi Thor
Noer: bentar kak, ini lagi otewe
total 1 replies
D_wiwied
yang penting batal dulu pertunangannya ya kan, urusan hamil atau tidak semoga hamil beneran deh dan kalo bisa ntar Raez yg ngidam parah 🤭🤭
D_wiwied: heeeh tanggung jawab thor, beneran ga ini jangan main kabur dulu
total 4 replies
Ria Adek
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ternyata Raez sudah tau jika Diandra berbohong soal hamil palsu.. 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Noer: sebenarnya analisa Diandra benar, Raez memang ingin jadi pewaris. Dia butuh istri yang bisa di setir oleh keluarganya. Belum tahu saja, Genelia itu juga cuma pura-pura polos
total 3 replies
Ria Adek
"Sedikit² mengancam.. Sedikit² mengancam.. Mengancam kok sedikit²..!!"
Ucapan Diandra bikin ngakak.. Raez lagi esmosi, bisa² nya di ngelece..🤣🤣🤣🤣🤣
Noer: wkwk 🤣🤣🤣 kabur
total 5 replies
Yensi Juniarti
semoga sajja hamil beneran ya Diandra... biar bisa nyiksa orang yg egois tingkat na'uzubila itu 🤣🤣🤣
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 3 replies
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ dan ternyata hamil beneran
Noer: jeng jeng jeng
total 1 replies
vj'z tri
walaupun sekolah 2x di sekolah kepribadian paling baik tapi kelakuan nya malah sebalik nya /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ saking baiknya itu sekolah
Noer: iya betul itu
total 1 replies
vj'z tri
sepatu Cinderella /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noer: 😭😭😭😭😭
total 1 replies
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ kalau sih k Noer
Noer: iya bener kak Tri, maksudnya itu 🤧
total 1 replies
Riri DH
Tapi kalo dibikin skenario sama author jadi i hamil beneran tapi Diandra ga sadar... Malah bisa terkaget2 mereka berdua 😂
Takdir mereka di tangan author, aku mah pasrah aja bacanya 🤣
Noer: aseeekk
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!