Bab 5

Shena membeku, Bahkan ia tidak menelan ludah karna takut tenggorokannya bergerak dan menyentuh mata pedang nan tajam.
Damaresh Janxavier
Damaresh Janxavier
Katakan! Siapa kau?!
Pria itu membentak yang membuat Shena semakin gemetar.
Shena Achazia
Shena Achazia
Gimana mau ngomong, Awasin dulu benda tajam ini.
Shena berucap dalam keadaan membeku.
Damaresh Janxavier
Damaresh Janxavier
(Mengerutkan kening)
Shena Achazia
Shena Achazia
Awasin dulu ini.
Shena memberi kode pada pria itu.
Damaresh Janxavier
Damaresh Janxavier
Beraninya kau memerintah ku!!
Shena Achazia
Shena Achazia
(Membatin) Duh makin marah lagi dia.
Tiba-tiba saja Shena mendengar suara kuda berlari dan langkah kaki banyak orang.
Ia kembali senang, Akhirnya ada orang yang akan menyelamatkan nya dari pria aneh ini.
Jorel Chambrean
Jorel Chambrean
Yang Mulia Raja.
Pria berbaju zirah itu turun.
Beberapa orang lainnya yang berpakaian prajurit tiba juga mengepung mereka.
Jorel Chambrean
Jorel Chambrean
Ada apa yang Mulia?
Damaresh Janxavier
Damaresh Janxavier
Bawa penyusup ini. Kita harus adili dia karna berani masuk ke kerajaan kita.
Jorel Chambrean
Jorel Chambrean
Baik Yang Mulia.
Pria itu memberi kode lewat matanya memerintahkan orang-orang berpakaian prajurit untuk membawa Shena.
Shena Achazia
Shena Achazia
Hey! Kalian mau bawa aku kemana! Lepasin aku!
Shena memberontak, Tapi orang-orang itu tidak menggubrisnya.
Shena Achazia
Shena Achazia
(Membatin) Pupus harapan ku buat di selamatkan.
•••
Shena di giring entah kemana.
Hingga mereka tiba di depan sebuah bangunan besar nan megah.
NovelToon
Shena Achazia
Shena Achazia
(Berhenti)
Shena Achazia
Shena Achazia
Wah! Aku nggak tau kalau ada bangunan kayak gini di sekitar taman.
👤: Cepat jalan!
Salah satu prajurit mendorong Shena karna menghambat di tengah jalan.
Shena Achazia
Shena Achazia
Ia ia, Selow lah. Kok ngamuk.
Pintu gerbang terbuka. Mereka pun masuk ke dalam bangunan megah itu.
Tak lupa juga dua orang prajurit membawa babi hutan tadi sebagai hasil buruan.
NovelToon
Shena terperanga melihat arsitektur bangunan yang tampak mewah.
Shena Achazia
Shena Achazia
Apa mereka lagi syuting drama kolosal ya?
Shena Achazia
Shena Achazia
Tapi kok aku di bawa-bawa.
Shena di bawa menuju ruangan luas. Ia pun di tinggalkan sendiri.
Shena Achazia
Shena Achazia
Kalian mau kemana? Kok aku ditinggal.
Shena berteriak, Tapi lagi-lagi gadis itu tidak di gubris.
Shena Achazia
Shena Achazia
Cih! Songong amat.
Shena Achazia
Shena Achazia
(Melihat sekeliling)
Shena Achazia
Shena Achazia
Wah! Pasti makan banyak biaya dalam proses syuting ini.
Shena Achazia
Shena Achazia
Jadi pengen nonton drama nya.
Shena tertarik pada singgah sana yang tak jauh darinya.
Ia perlahan mendekati tempat duduk yang terbilang milik seorang Raja.
Shena Achazia
Shena Achazia
(Hendak menyentuh)
Damaresh Janxavier
Damaresh Janxavier
Apa yang kau lakukan!
Pria itu membentak.
Shena Achazia
Shena Achazia
Astaga kaget nya!
Shena Achazia
Shena Achazia
Kamu emang suka bentak-bentak gitu?
Shena Achazia
Shena Achazia
Aku nggak tuli tau!
Jorel Chambrean
Jorel Chambrean
(Berlari mengacungkan pedangnya ke leher Shena)
Jorel Chambrean
Jorel Chambrean
Beraninya kau meninggikan suara pada Raja di tanah ini!
Shena Achazia
Shena Achazia
Hobi kalian emang main pedang gini ya.
Shena Achazia
Shena Achazia
Bahaya tau!
Shena menyingkirkan pedang itu menggunakan tas nya.
Jorel Chambrean
Jorel Chambrean
Kau!
Damaresh Janxavier
Damaresh Janxavier
Hentikan Panglima Jorel.
Jorel Chambrean
Jorel Chambrean
Baik Yang Mulia Raja.
Shena Achazia
Shena Achazia
(Tertawa)
Shena Achazia
Shena Achazia
Apa-apaan kalian, Raja, panglima, terus pakaian apa ini.
Damaresh Janxavier
Damaresh Janxavier
(Saling menatap dengan pria di sebelahnya)
Shena Achazia
Shena Achazia
Aku tau kalian profesional, Tapi nggak gini juga kali.
Shena Achazia
Shena Achazia
Kalian lagi istirahat syuting kan. Jadi nggak perlu sok sok paki bahasa baku kayak gini.
Shena tak hentinya tertawa.
Damaresh Janxavier
Damaresh Janxavier
Apa kau sudah gila?
Shena Achazia
Shena Achazia
Lihat, Kamu ngomongnya "kau, kau"
Shena Achazia
Shena Achazia
Kita udah di jaman modern, Nggak tren lagi ngomong baku kayak gitu.
Perut Shena sampai sakit akibat tertawa.
Tak!
Pria yang di sebut Panglima Jorel menjentik tengkuk Shena sehingga gadis itu tidak sadarkan diri.
Damaresh Janxavier
Damaresh Janxavier
Akhirnya diam juga. Kau hebat, Panglima.
Jorel Chambrean
Jorel Chambrean
Terima kasih Yang Mulia.
Damaresh Janxavier
Damaresh Janxavier
(Menatap Shena)
Damaresh Janxavier
Damaresh Janxavier
Gadis aneh.
To Be Continued ...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!