NovelToon NovelToon
PERFECT REVENGE

PERFECT REVENGE

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:928
Nilai: 5
Nama Author: SuciptaYasha

Berlatar di Seoul, Seo Yerin adalah wanita karier sempurna yang hidupnya hancur setelah diracuni oleh suaminya sendiri dan dikhianati sahabat dekatnya. Namun setelah kematiannya, ia secara misterius kembali ke masa lalu tepat di hari saat dirinya dilamar.

Apa yang akan dia lakukan selanjutnya? Pertama, dia menghajar orang yang melamarnya tepat di hadapan semua orang dan merencanakan balas dendam kepada sahabat dan semua orang yang membuatnya menderita.

Namun di tengah usahanya mengubah takdir, ia tanpa sadar terlibat dengan seorang pria berbahaya dari dunia bawah tanah—seorang mafia dingin yang juga sedang menyiapkan balas dendamnya sendiri.

Apakah pembalasan dendamnya dapat membawanya menuju kebahagiaan? Atau malah membuatnya semakin terseret ke dalam jurang neraka? Saksikan perjalanan Yerin hanya di novel ini ☺️☺️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SuciptaYasha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10 Pertemuan

Di ruang kerja utama mansion keluarga Seo, suasana terasa jauh lebih berat dibanding biasanya.

Seo Kangwoo duduk di balik meja kayu besar sambil memijat pelipisnya perlahan. Didepannya, Sekretaris Go berdiri dengan wajah canggung sambil memegang tablet.

“…Jadi Nona Yerin sudah menghadiri enam kencan buta hari ini.”

Hening.

Kangwoo menutup matanya beberapa detik.

“Enam?”

“Ya, Tuan.”

“Dalam satu hari?”

“Ya.”

Pria paruh baya itu akhirnya menjatuhkan tubuh ke kursinya dengan lelah.

Putrinya benar-benar berubah terlalu drastis. Biasanya Yerin adalah anak yang paling tenang dan rasional di keluarga.

Gadis yang elegan, perfeksionis, dan tidak pernah bertindak impulsif. Tapi sekarang?Memukul tunangannya di depan umum. Mengancam pembunuhan di kantor polisi. Dan kini keliling kota menghadiri kencan buta seperti sedang mengikuti audisi menantu nasional.

“Apa dia kerasukan…”

Sekretaris Go pura-pura tidak mendengar apapun.

Saat itu juga ponselnya di meja berdering. Mata Seo Kangwoo langsung menyipit saat melihat nama di layar.

Walikota Cha.

Ia segera memperbaiki nada suaranya sebelum mengangkat telepon.

“Walikota Cha.”

Suara hangat penuh tawa langsung terdengar dari seberang.

[Sudah lama kita tidak bercengkrama bersama, Presdir Seo.]

“Haha, Anda terlalu sibuk akhir-akhir ini. Saya tidak berani mengganggu waktu Anda.”

Dari luar, percakapan mereka terdengar seperti obrolan dua sahabat lama yang akrab. Membahas golf. Cuaca. Acara politik.

Namun di balik semua itu, ada transaksi kepentingan yang tidak pernah diucapkan terang-terangan.

Seo Kangwoo membutuhkan pengaruh politik. Walikota Cha membutuhkan dukungan finansial dan jaringan bisnis Seorin Group.

Hubungan mereka bukan soal keluarga, melainkan simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan.

[Ngomong-ngomong…] suara Walikota Cha perlahan berubah lebih serius, [aku mendengar Yerin sedang bertingkah cukup… liar.]

Kangwoo langsung menghela napas kecil. “Anak muda memang kadang emosional, hahaha”

[Dia menghadiri banyak kencan buta.]

Kangwoo terdiam dengan wajah serius.

[Aku khawatir rumor ini akan menyebar dan mempengaruhi reputasi Minhyuk.]

“Anda tidak perlu khawatir," ucap Kangwoo pada akhirnya. “Yerin tidak akan bisa menemukan pria yang mampu membayar kompensasi pembatalan pertunangan itu," lanjutnya.

Hening beberapa detik sebelum suara tawa Walikota Cha terdengar puas.

[Hahaha… benar juga. Anak itu memang keras kepala, tapi pada akhirnya dia akan sadar.]

Tatapan Seo Kangwoo perlahan berubah dalam. “Saya juga berharap begitu.”

....

Disisi lain, Yerin hampir mati kelelahan setelah menghadiri begitu banyaknya kencan buta yang bahkan tidak membuahkan hasil.

Enam kali ditolak dalam satu hari. Harga dirinya bahkan mulai ikut hancur.

“Kenapa semua pria kaya ternyata miskin…” gerutunya kesal.

Ia melihat alamat restoran berikutnya di ponselnya. Itu adalah salah satu restoran paling eksklusif di Seoul.

Reservasi hidangan spesial mereka bahkan harus dilakukan seminggu sebelumnya.

"Baiklah, ini yang terakhir untuk hari ini," ucapnya menguatkan diri.

Ia kemudian turun dari mobil dan memasuki restoran tersebut. Begitu masuk, Yerin langsung disambut suasana elegan penuh cahaya keemasan.

Namun seorang pelayan segera mendekat dengan sopan.

“Maaf, Nona. Seluruh restoran sudah direservasi malam ini.”

Yerin berkedip pelan. Dalam hati ia langsung berpikir: 'Dia bahkan menyewa seluruh restoran untuk membuatku kagum?'

Bibirnya sedikit terangkat. 'Manis sekali… mari kita lihat sampai kapan kau bisa berlagak kaya karena sejauh ini semua pria langsung mundur begitu mendengar angka kompensasi.'

“Oh, aku punya janji dengan orang yang menyewa tempat ini,” ucapnya pada si pelayan.

Pelayan itu langsung membungkuk hormat.

“Kalau begitu silakan ikut saya.”

Yerin dibawa melewati lorong panjang menuju ruang VIP paling dalam.

Pintu dibuka perlahan, dan disana, terlihat seorang pria duduk tenang di depan meja makan panjang sambil membaca koran yang menutupi setengah wajahnya.

Pelayan itu membungkuk lalu keluar, meninggalkan mereka berdua.

Ruangan langsung sunyi, Yerin menarik napas pelan dan merapikan rambut sebelum duduk dengan anggun di hadapan pria itu.

Tasnya diletakkan rapi di samping kursi.

Lalu tanpa basa-basi, ia kemudian bicara: “Aku terlalu lelah untuk memulai semuanya dari awal. Jadi langsung saja, kalau kau ingin menikahiku maka kau harus menyiapkan 500 miliar won untuk—”

Kalimatnya tiba-tiba terpotong ketika pria itu akhirnya menurunkan korannya perlahan.

Dan untuk sesaat, Yerin benar-benar kehilangan kata-kata.

Pria itu…

Sangat tampan.

Wajahnya tajam dan maskulin seperti pahatan sempurna. Mata gelapnya dingin namun dalam, seperti predator yang selalu mengamati mangsanya dengan tenang.

Rambut hitam panjangnya disisir ke belakang meski beberapa helai jatuh liar di dekat dahinya, namun justru itu yang membuatnya terlihat semakin menawan.

Hidungnya mancung sempurna, dan bibirnya, tipis, tegas, namun memiliki bentuk yang terlalu seksi untuk seorang pria.

Aura yang keluar darinya berbeda, bukan aura pewaris kaya biasa, melainkan seseorang yang terbiasa memegang kendali atas hidup orang lain.

Seseorang yang membuat ruangan otomatis terasa sempit hanya karena kehadirannya.

Yerin langsung terdiam, dalam hati ia panik sendiri. '…Tunggu. Ini berbeda dengan di foto!'

Kalau ketampanan seorang pria bisa disandingkan dengan menu restoran, maka pria di depannya layak menjadi Caviar Almas dengan Truffle Putih dan Emas 24 Karat.

Mahal. Langka. Dan jelas berada di level yang berbeda.

Pria itu menatap Yerin beberapa saat tanpa ekspresi sebelum akhirnya membuka mulut.

“Menikahimu?” Suaranya rendah dan berat. “Kenapa aku harus menikahimu?”

Yerin berkedip pelan. Lalu perlahan menggelengkan kepala kecil, seolah baru tersadar dari pesona wajah pria itu.

Benar.

Dia memang tampan.

Sangat tampan.

Namun dalam pandangan Yerin saat ini, ketampanan saja tidak berguna jika tidak punya kekuasaan dan uang yang cukup.

Ia sudah terlalu lelah menghadapi pria-pria palsu yang berpura-pura kaya seharian ini.

“Bukankah itu tujuan pertemuan ini?” tanya Yerin datar.

“Maaf, Nona. Sepertinya kau salah paham.” Ia menyandarkan tubuhnya dengan santai ke kursi. “Aku sedang tidak ingin menemui siapa pun, jadi silahkan keluar.”

Yerin memejamkan mata sebentar. Dalam hati ia langsung menyimpulkan: 'Ah… tipe yang jual mahal.'

Ia sudah sering bertemu pria seperti ini. Berpura-pura misterius. Berusaha terlihat berbeda. Namun biasanya langsung menyerah begitu mendengar angka kompensasi.

Yerin kembali menatap pria itu. “Kalau begitu biar aku bertanya langsung. Apa kau bisa mengalahkan keluarga Walikota Cha?”

Pria itu bahkan tidak berpikir lama.

“Itu tidak sulit.”

Jawaban santainya membuat alis Yerin berkedut.

“Lalu Grup Seorin?”

Pria itu menyandarkan dagu pada tangannya.

“Itu lebih mudah.”

Dahi Yerin langsung berdenyut. “Omong kosong…” bisiknya pelan.

“Kau mengatakan sesuatu?”

Yerin langsung tersenyum palsu. “Aku tidak mengatakan apa-apa.”

Saat itu juga beberapa pelayan masuk membawa sebuah kue eksklusif berlapis emas tipis dan hiasan buah premium.

Kue legendaris restoran itu, menu hidangan yang bahkan membutuhkan reservasi satu minggu penuh.

Kue diletakkan di tengah meja dengan elegan.

Pria itu tersenyum tipis. "Akhirnya sesuatu yang menyenangkan hari ini."

Ia mengambil sendok perlahan. Namun tepat sebelum sendok itu menyentuh kue—

TAK.

Yerin juga mengambil sendoknya dan menahan sendok pria itu di udara seperti dua pendekar yang sedang adu pedang.

Tatapan pria itu perlahan terangkat.

Dingin dan menekan.

“Apa yang kau lakukan?”

Yerin membalas tatapannya tanpa takut sedikit pun. “Bukankah tidak sopan makan saat kita masih harus bicara?”

1
Kustri
qu diundang gk nih, pengen jd pagar betis, eh pagar ayu☺
Kustri
nyogok pkai vote biar crazy up😊😍
Caveine: makasihhh😍
total 1 replies
Kustri
klu ayah kandung yohan kakek nara, berarti nara ponakan yohan dong
Caveine: iya kak 😍👍👍
total 1 replies
Kustri
setelah yerin yo han tamat, bisa x thor kisah nara diangkat, unik soal'a☺🥺
Kustri
apa situasi ini ada dikehidupan yerin sblm'a
biasa'a akan mengulangkan kejadian" sblm'a
Kustri
lanjuuut
Kustri
qu terkejut, ternyata nara...waow!
keren crita'a
Kustri
nyogok ☕ biar crazy UP
Kustri
yo han anak terbuang... kebetula sekali yg nemu ayah'a

bagus alur'a... jgn smp gk lanjut ya thor
Kustri
lagi" perebutan warisan
oowh... ternyata anak pungut yg menguasai dunia bawah calon'a yerin, gpp yg penting kuat smua
😂🤭
Kustri
mgkin pas yerin dilamar, blm ada tanda" klu sahabat & pacar'a saling suka
betul g yaa🤔
lanjuuut thor💪
Kustri
siapa dia?
aah inilah org yg akan menolong yerin, seorang dr dunia bawah
Kustri
☕u yerin, semangat cpt sadar kembali u balas dendam
Kustri
thor, kembalinya jendral perang koq blm dilanjut... pdhal qu sukaa lho
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!