Di dunia kultivasi di mana yang kuat memangsa yang lemah, bakat adalah segalanya. Lin Tian, seorang murid luar Sekte Awan Azure, terlahir dengan Akar Spiritual cacat yang membuatnya menjadi bulan-bulanan dan diinjak-injak bagai serangga. Terjebak di dasar rantai makanan, takdirnya seolah sudah dikutuk menjadi batu pijakan bagi para jenius.
Namun, di malam yang dipenuhi darah dan keputusasaan, sebuah entitas misterius bangkit di dalam dirinya: Sistem Pengekstrakan Dao Surgawi.
Sebuah sistem yang mampu menyerap esensi murni dari segala hal di alam semesta!
Sisa pil beracun yang dibuang? Ekstrak menjadi tetesan Qi murni tanpa cela!
Mayat binatang buas tingkat tinggi? Ekstrak esensi garis keturunannya!
Pemahaman bela diri musuh yang telah mati? Ekstrak dan jadikan milik sendiri!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 9: Penempaan Tubuh Api dan Terobosan Ganda
Suhu di dalam gua meningkat drastis hingga dinding-dinding batu mulai mengeluarkan uap panas. Cahaya merah dari Teratai Api Jantung Bumi dan cahaya emas dari sistem bertarung di udara, menciptakan pusaran energi yang sangat padat di depan dada Lin Tian.
[Ding!]
[Proses Penjinakan Elemen Selesai.]
[Mengekstrak: Esensi Api Jantung Bumi Murni.]
[Peringatan: Energi ini mengandung fragmen hukum panas bumi. Inang akan mengalami 'Pembersihan Jalur Api'.]
"Lakukan!" geram Lin Tian.
Seketika, bola energi merah keemasan itu melesat masuk ke dalam mulut Lin Tian. Begitu menyentuh lidahnya, energi itu berubah menjadi cairan kental yang terasa seperti lava cair. Lin Tian merasa seolah-olah ia baru saja menelan matahari kecil.
"Ugh... ARGH!"
Lin Tian menjerit tertahan. Pembuluh darah di sekujur tubuhnya menonjol keluar, berwarna merah menyala hingga terlihat menembus kulit. Setiap inci meridiannya—yang sebelumnya sudah diperkuat oleh Teknik Sembilan Siklus—kini dipaksa meregang hingga batas maksimal.
Jika bukan karena Sistem Pengekstrakan yang terus-menerus menyaring sifat destruktif dari energi tersebut, Lin Tian pasti sudah meledak menjadi abu dalam sekejap.
[Pembersihan Jalur Api dimulai...]
[Sumsum tulang diperkuat dengan atribut panas.]
[Organ dalam sedang ditempa...]
Dalam lautan kesadarannya, Lin Tian melihat dantian-nya yang berwarna emas mulai berputar dengan kecepatan gila. Tetesan esensi teratai masuk ke dalamnya, mengubah pusaran Qi murni menjadi lebih padat, lebih berat, dan kini memiliki aura kehancuran yang samar.
Satu jam... dua jam...
Keringat yang keluar dari tubuh Lin Tian langsung menguap sebelum sempat membasahi bajunya. Lapisan kotoran berwarna hitam pekat dan berbau busuk kembali keluar dari pori-porinya, namun kali ini kotoran itu langsung hangus terbakar oleh suhu tubuhnya sendiri.
BOOM!
Sebuah dentuman energi dilepaskan dari tubuhnya, menghantam air terjun kering di depan gua hingga retak.
[Selamat! Inang telah menerobos ke Tahap 5 Pengumpulan Qi!]
Namun, energi dari teratai berusia tiga ratus tahun itu belum habis. Masih ada gumpalan energi besar yang tersisa di dantian-nya. Lin Tian tidak berhenti. Ia menggertakkan gigi dan terus menjalankan Metode Pernapasan Sembilan Siklus.
"Jangan berhenti di sini... Tekan! Padatkan!"
Ia menggunakan kekuatan mentalnya untuk mengompres Qi yang meluap-luap itu. Ia teringat tekanan luar biasa dari Wang Jian di hutan tadi. Jika ia ingin bertahan hidup di Turnamen Murid Luar, Tahap 5 saja tidak cukup.
Tiba-tiba, sistem memberikan notifikasi yang mengejutkan.
[Ding! Mendeteksi kelebihan energi atribut api. Apakah Inang ingin menggunakannya untuk menyempurnakan teknik 'Pedang Gelombang Angin' yang baru saja diekstrak?]
"Gunakan!" perintah Lin Tian tanpa ragu.
Seketika, sisa energi panas itu tidak lagi menyerang meridiannya, melainkan dialirkan menuju memori teknik pedang yang ia dapatkan dari mayat Wang Lei. Di dalam benaknya, bayangan seorang pendekar pedang muncul. Namun, pedang itu tidak lagi hanya mengeluarkan gelombang angin biru, melainkan angin yang bercampur dengan lidah api yang membara.
[Evolusi Teknik Berhasil!]
[Teknik 'Pedang Gelombang Angin' (Fana Menengah) telah berevolusi menjadi 'Teknik Pedang Badai Api' (Fana Tinggi)!]
Satu jam kemudian, suhu di dalam gua perlahan mulai mendingin. Kabut panas mulai memudar, menyingkap sesosok pemuda yang duduk tegak di tengah kegelapan.
Lin Tian membuka matanya. Jika sebelumnya matanya hanya tajam, kini ada kilatan merah samar yang berputar di dalam pupilnya. Ia bangkit berdiri, dan setiap gerakannya meninggalkan riak udara panas.
Ia mengepalkan tangan, merasakan kekuatan yang melonjak.
"Puncak Tahap 5 Pengumpulan Qi," gumamnya. "Dengan Teknik Pedang Badai Api dan fisik yang telah ditempa esensi jantung bumi, aku bahkan bisa menantang kultivator Tahap 7!"
Lin Tian berjalan ke arah dinding gua. Tanpa menggunakan belati, ia melancarkan satu pukulan sederhana yang dilapisi sedikit Qi panas.
BOOM!
Tembok batu yang keras itu hancur berantakan, meninggalkan lubang sedalam setengah meter dengan bekas hangus di pinggirannya.
"Sudah waktunya," Lin Tian menatap ke arah cahaya matahari yang mulai masuk ke mulut gua. "Turnamen Murid Luar akan dimulai dalam beberapa hari. Wang Jian... Keluarga Wang... Kalian ingin menungguku di Sekte Dalam? Aku akan datang, tapi bukan sebagai korban, melainkan sebagai mimpi buruk kalian."
Lin Tian mengambil jubah abu-abu baru yang ia rampas dari Wang Lei, mengenakannya, dan berjalan keluar dari gua. Langkahnya kini lebih ringan, lebih mantap, dan dipenuhi dengan niat bertarung yang tak tergoyahkan.
Dunia luar mungkin luas, tapi bagi Lin Tian yang memiliki Sistem Pengekstrakan Dao, dunia ini hanyalah ladang sumber daya yang menunggu untuk dipanen.