NovelToon NovelToon
Ku Pilih Jodoh Pilihan Bunda

Ku Pilih Jodoh Pilihan Bunda

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Depi Delita

Iqram, seorang laki-laki yang sudah cukup umur dan sudah mapan dalam pekerjaan nya,menerima jodoh yang di carikan bunda nya karena kecewa pada wanita yang dia cintai .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Depi Delita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

keterkejutan Aisyah

 Iqram keluar dari kamar nya untuk menemui bunda nya.

 " Bun, Aisyah tadi mana. Kok nggak kelihatan" tanya Iqram sambil duduk di samping bunda nya.

Buk Vita tersenyum pada putra nya itu. " Baru saja adik mu pergi ke rumah calon suami nya. Kata si Rizky,calon tunangan adik mu, keluarga nya mau membahas sesuatu sama Aisyah sebelum mereka datang ke sini esok lusa untuk melamar Aisyah secara resmi" jawab buk Vita yang membuat hati Haris langsung hancur lebur.

Iqram melihat kearah bunda nya," calon suami nya Aisyah. Kok aku nggak tau dan nggak di kasih tau" tanya Iqram.

Buk Vita kembali tersenyum," buk Leha yang menjodohkan adik mu dengan anak nya buk Meta. Baru seminggu ini,dan rencana nya keluarga buk Meta akan datang ke sini untuk melamar Aisyah esok lusa setelah pesta pernikahan mu" jawab buk Vita.

Iqram langsung menarik nafas panjang. " Aku nggak setuju kalau Aisyah jadi menantu nya buk Meta. Dia itu sombong dan sangat perhitungan. Apalagi anak nya si Rizky itu. Baru juga jadi polisi berpangkat rendah,tapi sangat sombong. Berbeda jauh dengan sifat nya si Jefri anak nya pak Pudin yang jadi polisi lulusan Akpol. Jefri sangat ramah dan tidak pernah memamerkan pangkat nya di depan kita semua" ucap Iqram.

" Buk Meta pasti akan meminta sesuatu pada Aisyah sebelum acara lamaran itu di mulai" ucap Iqram lagi.

Buk Vita tersenyum sambil menggeleng kan kepala nya. " kamu jangan berburuk sangka seperti itu nak. Kalau pun Meta meminta sesuatu yang akan merugikan Aisyah,bunda yakin Aisyah akan langsung menolak nya. Karena dari yang bunda lihat, Aisyah tidak begitu berharap pada hubungan ini. Dia hanya mencoba menghargai buk Leha saja,dan mencoba membuka hati untuk menerima perjodohan ini. Kamu kan tau sendiri kalau Aisyah itu sudah cukup umur untuk menikah,tapi sampai sekarang dia tidak pernah dekat dengan laki laki mana pun" ucap buk Vita.

Iqram tersenyum pada bunda nya. " aku berharap Aisyah tidak berjodoh dengan si Rizky itu" ucap nya pelan.

***

Sementara itu, Aisyah dan Rizki sampai di rumah orang tua nya Rizki. Aisyah masuk ke dalam rumah itu bersama buk Meta yang sudah menunggu nya di teras rumah itu.

" Silahkan duduk Aisyah" ucap buk Meta ramah. Aisyah pun langsung duduk di sofa ruang tamu rumah itu.

" Begini Aisyah,ibu sengaja menyuruh Rizki membawa mu kesini karena ibu mau membahas sesuatu yang penting sama kamu" ucap buk Meta sambil tersenyum ramah.

Aisyah langsung mengangguk," mau bicara apa buk, langsung aja" jawab Aisyah sambil tersenyum ramah.

Buk Meta kembali tersenyum sambil menggeser sedikit tempat duduk nya. " Begini nak Aisyah. Dulu waktu Rizki mau masuk polisi,ibu dan ayah menjual tiga hektar kebun sawit kami untuk biaya sekolah Rizki untuk persiapan tes masuk polisi nya. Sekarang karena kamu mau menikah dengan Rizki,ibu dan ayah mau meminta kamu untuk mengganti kebun sawit kami yang sudah terjual itu" ucap buk Meta yang membuat Aisyah terkejut. Tapi Aisyah masih berusaha menyembunyikan keterkejutan nya itu dan membiarkan buk Meta menyelesaikan semua ucapan nya.

" Ibu tau kalau kamu punya kebun sawit seluas tiga hektar,kamu boleh mengganti kebun kami yang terjual itu dengan kebun sawit yang kamu punya itu" ucap buk Meta lagi.

Aisyah masih mencoba tersenyum pada buk Meta," ada lagi yang ingin ibuk sampai kan pada Aisyah " tanya Aisyah.

Buk Meta langsung tersenyum mendengar pertanyaan itu," iya,ada satu lagi. Biasa nya gaji Rizki selalu di serahkan pada ibu setiap bulan nya. Setelah kalau menikah nanti, Rizki akan tetap memberikan gaji nya untuk ibu seperti sebelum sebelumnya. Ibu harap kamu mengerti dan jangan melarang Rizki untuk melakukan hal itu" ucap buk Meta.

Aisyah masih mencoba untuk tersenyum," trus bagaimana dengan biaya hidup kami nanti Buk kalau semua gaji bang Rizki di serahkan pada ibu" tanya Aisyah.

" Kamu kan juga kerja. Kamu juga buka praktek di rumah mu. Gunakan gaji mu dan pendapatan dari tempat praktek mu untuk biaya hidup kalian" jawab buk Meta dengan enteng.

" Ingat Aisyah,kami dulu yang sudah payah membesarkan Rizki sampai dia jadi orang sukses seperti sekarang ini. Jadi sudah sewajarnya kalau gaji yang dia dapatkan untuk kami yang nikmati " ucap buk Meta.

Aisyah tersenyum mendengar ucapan calon mertua nya itu. " Jadi apa yang aku dapatkan saat menjadi istri nya bang Rizki nanti" tanya Aisyah.

Buk Meta langsung tersenyum," keuntungan mu adalah,kamu mendapatkan suami yang tampan,mapan dan bisa di banggakan di luaran sana. Teman teman mu pasti merasa iri melihat kamu bisa mendapatkan seorang suami seperti anak ibu" jawab buk Meta dengan perasaan bangga.

Aisyah kembali tersenyum," tampan iya Bu,tapi kalau mapan sih enggak" jawab Aisyah yang membuat Rizki,buk Meta dan ayah nya Rizki yang juga ada di sana terkejut tak menyangka kalau Aisyah bisa bicara seperti itu

" Apa maksud mu,kenapa kamu bilang kalau Rizki itu tidak mapan" tanya buk Meta.

Aisyah menatap buk Meta," laki laki mapan itu punya uang banyak,punya properti atas nama pribadi dan pandai mengelola keuangan nya sendiri. Apa itu semua ada di bang Rizki,tidak ada kan. Maka nya aku bilang kalau dia bukan laki-laki yang mapan" jawab Aisyah.

" Dan maaf buk,saya tidak bisa memenuhi semua permintaan ibuk. Jadi rencana lamaran dan pertunangan itu di batalkan saja" ucap Aisyah dengan suara lembut tapi tegas.

Rizki dan kedua orang tua nya terkejut mendengar ucapan Aisyah," apa maksud mu Aisyah,di batalkan? Kamu jangan main main.Ini tidak lucu" bentak Rizki.

Aisyah langsung menatap Rizki," aku tidak main amin bang. Permintaan ibu mu sungguh tidak masuk akal" ucap Aisyah.

" Mereka yang menjual kebun sawit mereka untuk biaya sekolah mu,kenapa aku yang harus mengganti nya. Malah ibu mu dengan santai meminta kebun sawit milik ku sebagai gantinya. Kebun sawit yang aku miliki itu warisan dari ayah ku, tidak akan mungkin aku pindah tangan kan" jawab Aisyah.

Rizki langsung menggeleng," kamu jangan salah sangka Aisyah. Ibu ku meminta itu suatu hal yang wajar. Nanti setelah kita menikah,aku sudah resmi menjadi milik mu. Jadi ibu hanya meminta sesuatu yang pernah dia jual demi sekolah ku. Karena kamu yang akan jadi istri ku,maka nya ibu meminta nya pada mu" ucap Rizki.

" Trus dalam pandangan mu aku ini tidak di sekolah kan oleh ibu ku dulu. Kamu pikir untuk jadi seorang bidan,aku tidak memerlukan biaya yang besar" tanya Aisyah.

" Pernikahan itu bukan menzolimi salah satu dari kedua pasangan. Aku tidak melarang mu untuk berbakti pada kedua orang tua mu. Tapi jangan pergunakan kata bakti untuk menzolimi pasangan mu. Tanyakan pada ibu mu,apa dulu ibu mertua nya juga minta ganti rugi pada nya saat dia akan menikah dengan ayah mu. Membiayai sekolah anak,itu suatu kewajiban. Bukan sesuatu yang harus di tuntut nanti nya pada calon pasangan anak kita. Aku mundur dari perjodohan ini. Maaf,aku bukan calon menantu yang layak untuk ibu mu" ucap Aisyah.

Aisyah langsung berdiri dan mengambil tas nya," aku permisi, assalamualaikum " ucap Aisyah sambil berencana untuk melangkah keluar.

Buk Meta langsung berdiri dari tempat duduk nya saat Aisyah akan berjalan keluar," saya tidak menyangka kalau putri seorang guru yang terkenal baik dan santun, ternyata berakhlak buruk seperti kamu. Kamu membatalkan rencana pernikahan mu hanya karena calon suami mu ingin berbakti pada kedua orang tua nya" ucap buk Meta yang membuat niat Aisyah untuk melangkah keluar jadi terhenti.

Aisyah bukan nya marah,tapi dia langsung tersenyum mendengar ucapan buk Meta. " saya akan memenuhi semua yang ibuk minta,tapi dengan satu syarat" ucap Aisyah.

" Apa syarat nya" tanya Rizki dengan cepat

Aisyah menatap Rizki," kalau ibu mu minta aku membayar ganti rugi biaya sekolah mu,maka kamu juga harus melakukan hal yang sama. Kamu juga harus ganti rugi semua biaya yang dikeluarkan oleh bunda ku untuk menjadi kan ku seorang bidan. Seluruh gaji ku juga akan aku serahkan pada bunda ku, seperti yang di inginkan ibu mu tadi" jawab Aisyah.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!