NovelToon NovelToon
Bercerailah, Dan Menikah Denganku

Bercerailah, Dan Menikah Denganku

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Selingkuh / Dark Romance / Berondong
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Widia

Perayaan empat tahun pernikahan Laura, seorang pemimpin perusahaan muda dirayakan begitu meriah bersama suaminya yang juga yang juga temannya saat SMA. Hubungan mereka begitu harmonis, layaknya pasangan suami istri sempurna di mata publik yang melihatnya.
Namun, kebahagiaan itu seketika di rusak oleh sebuah pesan dari seseorang misterius yang seolah tak suka dengan pernikahannya.
Dia pun mencari tahu sendiri kebenarannya, dan menguak kenyataan yang lebih mencengangkan...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Widia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Momongan

Singapura, negara destinasi para wisatawan yang terkenal dengan aturan ketatnya. Negara yang bahkan lebih kecil daripada Jakarta itu menjadi tujuan liburan pasutri yang sedang berusaha menumbuhkan kembali rumah tangga mereka.

"Dulu saat melihat di TV aku sangat antusias mengajak papa untuk berlibur kesini. Apalagi melihat patung itu. Tapi setelah datang, ternyata memang patung dan biasa saja. Hanya keluar air dari bagian mulutnya saja yang membuatnya tampak estetik," papar Laura menceritakan pengalaman pertamanya saat datang ke Singapura.

"Ya, karena patung ini hanya ada di Singapura saja dan menjadi simbolnya. Orang-orang pun menganggap benda ini istimewa," ucap Dave sambil menunjuk patung merlion yang hanya berjarak beberapa meter dengan mereka.

Laura tersenyum sambil menatap Dave yang bercerita tentang sejarah patung tersebut. Ada rasa syukur di hatinya karena semua kejadian kemarin ternyata rencana jahat yang dibuat oleh gadis yang bahkan tak ingin dia sebut namanya lagi.

Keduanya menuju hotel tempat mereka menginap. Hotel Marina Bay Sand menjadi hotel yang di pilih Dave untuk menyenangkan hati istrinya.

"Bagaimana kalau kita berenang, sekaligus menikmati sunset?" Ajak Dave yang langsung di setujui oleh Laura.

Mereka pun berenang, merasakan dinginnya air yang menyentuh kulit. Sembari menikmati indahnya suasana senja dan menunggu tenggelamnya matahari.

Keduanya berdiam di ujung kolam, Dave memeluk istrinya dari belakang dengan keadaan keduanya yang basah kuyup.

"Kau tahu, gairah ku naik saat melihat kau yang sedang dalam keadaan basah seperti ini," goda Dave yang membuat Laura memukul pelan dada suaminya.

"Terlalu vulgar, jaga ucapanmu di tempat seperti ini."

"Lagipula hanya ada kita berdua disini, sayang," ucapnya sembari mendekatkan wajahnya ke arah sang sang istri.

Dave mengecup bibir istrinya dalam suasana sunset yang menambah romantis. Keduanya larut dalam ciuman panas di tengah kolam, hingga langit berubah gelap.

"Untung saja hanya ada kita berdua di sini," ucap Laura yang sejujurnya tak nyaman jika harus bermesraan di tempat umum.

Dave hanya tersenyum, lalu membawa Laura dengan menggendongnya keluar dari kolam. Mereka pun berganti pakaian dan kembali menuju kamar untuk beristirahat.

Malam itu di habiskan Laura dan Dave dengan aktivitas romantis mereka. Seolah kembali menjalin bulan madu di awal pernikahan. Keduanya begitu puas dan merasa tepat untuk berlibur sekarang.

Pagi harinya, keduanya sudah bersiap untuk mengunjungi Universal Studio. Menghabiskan waktu di sana, sambil menikmati beberapa wahana.

"Hari ini sangat puas, apalagi di wahana Jurassic park rapids, walaupun agak sedikit cemas dengan arusnya yang cukup kencang," ucap Laura sumringah sambil menggenggam tangan Dave keluar dari pintu utama USS.

"Nanti kita akan sering ke sini, dengan anak kita," ungkap Dave yang membuat langkah Laura terhenti.

"Sayang?" Tegurnya melihat raut wajah sang istri berubah.

"Sudah empat tahun kita menikah, dan Tuhan belum menitipkan buah hati pada kita berdua. Apa Tuhan meragukanku? Sejujurnya, aku sudah sangat siap dan ingin memiliki anak," keluh Laura yang membuat Dave sadar jika harapan yang dia ucapkan telah menyakiti perasaan Laura.

"Belum waktunya saja, aku yakin dalam waktu dekat ini Tuhan akan memberikan kepercayaan kita untuk merawat buah hati," ucap Dave menenangkan istrinya. Dia pun segera mengajak istrinya ke hotel untuk check out dan pulang kembali ke Indonesia.

***

Sudah beberapa minggu ini Laura dan Andreas jarang bertegur sapa. Tak seperti sebelumnya mereka begitu akrab, keduanya kini hanya berinteraksi layaknya atasan dan bawahan.

"Ternyata keputusanku tepat untuk mempertahankanmu di sini. Kau tahu, aku tidak marah karena kau memukul suamiku. Tapi aku marah karena kau tak memberikan kabar padaku," tutur Laura yang takut jika Andreas salah paham. Dia pun memeriksa berkas laporan yang Andreas berikan.

"Kau berhak marah karena aku sudah memukul dan menuduh suamimu," ucap Andreas yang membuat Laura mengangkat wajahnya.

"Kau melakukan itu karena aku, kau membela demi harga diriku. Justru aku berterima kasih padamu karena kau selalu ada di pihak ku. Walau aku tahu perbuatanmu atas dasar hal lain."

Andreas terdiam, semua yang Laura beberkan adalah kenyataan. Dia masih sangat mencintai Laura, seperti dulu.

"Jika suamimu benar-benar melakukan kesalahan, apa kau akan memaafkannya?" Tanya Andreas yang membuat Laura tertawa.

"Kemarin saja hanya sekedar kabar palsu untuk menghancurkan rumah tangga ku. Aku yakin jika hal itu tak akan terjadi," jawab Laura dengan wajah ragu. Walau semua sudah terjawab, dia tetap harus berhati-hati pada suaminya.

"Kita tak tahu apa yang akan terjadi ke depannya, tapi datanglah padaku jika sesuatu terjadi pada rumah tanggamu."

Andreas keluar dari ruangan Laura, meninggalkan sebuah pertanyaan yang tertanam di hatinya.

"Apa Dave benar-benar setia padaku?"

Selama tak ada bukti yang dia lihat dengan mata kepalanya, Laura tak akan pernah melakukan tindakan yang bisa merugikan rumah tangganya.

Beberapa minggu berlalu, Laura yang sedang mencoba pakaian barunya dikejutkan oleh Dave yang memberikan sebuah kertas dokumen.

"Bagaimana kalau kita mengangkat anak dulu? Aku menemukan sebuah yayasan panti terpercaya. Kita coba lihat ke sana," ajak Dave yang tentunya tak langsung di jawab oleh Laura.

"Kenapa kau hanya diam sayang? Apa kau tak setuju dengan pilihanku?" Tanyanya kembali.

Laura masih terdiam, mencerna semua ucapan suaminya yang tiba-tiba mengajaknya mengadopsi seorang anak.

"Kau tahu, orang-orang selalu bilang jika mengangkat anak akan memancing seorang istri untuk segera mengandung. Tapi jika kau tak mau, aku tak keberatan," imbuh Dave yang nampak kecewa.

"Aku bersedia, mungkin dengan kehadirannya aku tak akan terlalu kesepian jika kau pergi ke Bandung. Dan aku akan full di rumah, biar sepupuku yang menjalankan perusahaan dengan pantauanku."

Dave terlihat sumringah dengan jawaban Laura. Mereka pun berencana pergi ke yayasan panti asuhan di hari libur.

Keputusan Laura dan Dave pun di restui oleh masing-masing orang tua mereka. Mereka berdua akhirnya pergi ke tempat yayasan tersebut.

Di sana, Laura bertemu dengan ketua yayasan yang juga saudara jauh dari Mona. Dave dan Laura pun di persilakan masuk dan melihat beberapa anak yang masih balita sedang bermain di ruang khusus anak-anak balita.

"Mona juga sedang ada di sini, kebetulan toko kue nya sedang libur. Dia memang sering datang membantu," ucap Bu Dian yang akhirnya pergi memanggil Mona.

"Kalian, wah aku gak nyangka bisa ketemu kalian di sini," ucap Mona yang sumringah melihat kedua sahabatnya.

Dari jauh, seorang balita menatap ketiganya dengan tatapan polos. Dia pun berjalan dan memeluk kaki Laura sambil tersenyum menunjukan giginya yang masih sedikit.

"Halo sayang, siapa namamu?" Tanya Laura yang langsung menggendong anak itu.

"Larissa."

1
sutiasih kasih
sdh g sabar mnunggu khncuran dave....
saat lbh memilih mndua krna nafsu dan serakah....
tpi trnyata perempuan yg di piara... dan bhkn rela mnyakiti laura.. tak lbh dri seorang jalang....
makin hncurlah kau dave... klo trnyata ank yg km sayangi dri gundikmu... trnyata bukan ank kndungmu.... tpi ank org lain🤣🤣🤣
Reni Anjarwani
move on mona
sutiasih kasih
up banyak" thor...
Fitri Widia: do'akan bisa sehat dan lancar up episode banyak2 ya 🥰 semoga para pembaca sehat selalu 😍
total 1 replies
sutiasih kasih
rayuanmu tak akn mmpan joanna...
terlalu lucu klo laura harus bersaing dgn gundiknya.... yg g ada levelnya
🤣🤣
Reni Anjarwani
keren
Fitri Widia: Terima kasih 🥰🙏
total 1 replies
Titien Prawiro
jangan2 Larisa anak mona sama Dave
Fitri Widia: wait and see, simak terus cerita kedepannya yah 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!