NovelToon NovelToon
Looking For Murder

Looking For Murder

Status: tamat
Genre:Action / Misteri / Mafia / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: Bas_E

Kisah ini adalah kisah seorang perwira menengah kepolisian Osaka yang bernama Takagi Fujimaru, 35 tahun, bersama rekannya Kaoru Usui, 30 tahun, yang mengungkap kasus pembunuhan berantai. Kasus ini terinspirasi dari kisah nyata pembunuhan berantai yang terjadi di Hongkong pada tahun 1982. Dalam bekerja mereka dibantu seorang dokter ahli forensik yang bernama Keiko Kitagawa, 35 tahun. Bagaimanakah kisah perjuangan mereka mengungkap kasus dan menemukan pelaku yang sesungguhnya ?
Selamat membaca....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bas_E, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

I Am Not Ok

Pukul 11 malam, masih mengenakan bathrobe warna putihnya dengan rambut yang digulung menggunakan handuk, Keiko melangkahkan kakinya menuju dapur berniat untuk menikmati teh sencha kegemaranya, Keiko memanaskan air terlebih dahulu. Kemudian ia kembali ke kamarnya dan tak lama keluar lagi dengan mengenakan baju tidur warna gading berbahan satin. Rambut hitam panjangnya ia biarkan terurai.

" Hani " Keiko yang sedang menyeduh sencha tea, menoleh ke arah pintu utama saat terdengar suara kunci terbuka. Setengah berlari ia ingin menyambut pria yang berstatus suaminya itu.

Saat pintu terbuka, maniknya membulat melihat pria yang begitu ia cintai, pulang dalam keadaan mabuk dengan menggandeng seorang wanita.

GEOFFREY LAFAYETTE

"Siapa dia, Hani?"

"Ehh.. Kau sudah pulang ? Tumben jam segini sudah ada di rumah?" Kata Geo sambil menunjuk wajah Keiko

"Kamu pulang sana. Kamu gak jadi nginap di sini, satpam ku udah pulang" Usir Geo pada wanita gandengannya.

"Yah.. Gimana dong. Aku kan udah terlanjur ke sini, masa disuruh pulang gitu aja" Tolak wanita berbaju kurang bahan itu manja.

Geo yang berdiri sempoyongan, mengambil dompet yang ada di kantong belakang celananya dan mengeluarkan beberapa lembar uang seratus dolar dan menyelipkannya di belahan dada wanita itu.

"Segini cukup, ya"

" Cukup dong. Makasih sayang"

Wanita itu girang mendapat tips lebih dari Geo. Ia merangkul leher Geo dan memberi kecupan singkat di bibir Geo.

" Iya. Sudah sana" Sambil menepuk knalpot sang wanita dengan geram. Wanita itu pun berlalu sambil mengedipkan sebelah matanya pada Geo.

Keiko yang menyaksikan itu hanya diam terpaku. Sekuat tenaga dia menahan agar air matanya tidak jatuh.

" Siapa ****** itu !!"

"Bukan urusanmu !!" Jawab Geo sambil berlalu dari hadapan Keiko. Dengan sempoyongan dia masuk ke dalam kamar tidur mereka.

Keiko mengikuti suaminya dari belakang.

"Aku istrimu, Hani. Semua yang menyangkut dirimu menjadi urusanku"

" Oh. Kau merasa jadi istriku? Sejak kapan?" Tanya Geo dengan nada mengejek"

"Sejak kita berikrar di hadapan Tuhan untuk saling mencintai dan setia dalam suka mau pun duka selalu bersama" Jawab Keiko tak kalah sengit

"Ahh.. Omong kosong ikrar itu. Sudah aku cape. Malas berdebat dengan kau !!"

Ia mengibaskan tangannya di depan wajah Keiko. Sejenak mata Geo berhenti memandang tubuh Keiko yang berbalut baju tidur tipis berbahan satin.

" Kau memakai baju ini untuk merayuku?" Dengan ekspresi merendahkan Keiko.

" Cihh. Aku tidak berselera melihat tubuhmu yang gak ada apa-apanya itu"

Apa kurangnya diriku sehingga kau berpaling ke perempuan lain?"

"Kau mau tau apa kekuranganmu?"

Lelaki yang dipanggil Hani itu mendorong Keiko ke tempat tidur, mengapit tubuhnya dan melahap bibir Keiko dengan kasar. Kedua tangan Keiko ditekan dengan kedua tangannya yang kokoh itu. Keiko meronta-ronta mendapat perlakuan demikian. Di gigit nya bibir suaminya itu dengan kuat hingga berdarah.

" Kurang ajar !! "

Plak !!

Wajah Keiko ditampar dengan keras. Seketika pipi putih itu menjadi merah dan meninggalkan bekas tangan di sana.

Tanpa ada penyesalan ia mengusap bibirnya yang berdarah. Menjilat darah yang ada di jari tangannya. Bukannya berhenti malah semakin membabi buta. Ditariknya pakaian yang di kenakan Keiko hingga robek. Melucuti pakaian Keiko yang lain tanpa belas kasihan. Menggagahi tubuh Keiko dengan beringasnya.

"Hani. Kenapa begini ? Tak bisakah kau memintanya baik-baik? Kau bukan seperti yang aku kenal dulu " Keiko terisak dalam kungkungan suaminya.

Tanpa memperdulikan isakkan istrinya Geo terus saja mengambil haknya. Tidak ada keindahan. Tidak ada rasa bahagia yang membuncah yang di rasakan Keiko ketika penyatuan mereka. Hanya rasa sakit yang memenuhi tubuh dan hatinya.

***

Keiko memeluk erat selimut putih yang menutupi tubuh polosnya. Bekas kemerahan di seluruh badannya hasil perbuatan sang suami menambah dalam luka hatinya. Di pandangi tubuh polos suaminya yang telah tertidur di sisi lain ranjang mereka. Dengkuran halus terdengar dari bibir yang dulu pernah menjadi candu baginya itu.

Dulu tubuh itu tempat dia pulang. Dalam dekapan hangatnya dunia terasa indah. Lelaki itu dulu memberikan rasa aman dan nyaman bagi dunianya yang sepi. Kini dia merasa sendiri lagi. Tak ada lagi tempat nyaman dan indah yang sempat dirasakannya dulu. Tak ada lagi tempat dia untuk pulang dan bernaung.

Keiko adalah anak yatim piatu yang dibesarkan di sebuah panti asuhan di Osaka. Karena kesungguhan dan kerja kerasnya di bidang akademik, Keiko muda mendapat beasiswa penuh dari Universitas George Washington di Washington D.C. Hingga sekarang dia menjalani karirnya sebagai seorang dokter forensik.

Pertemuan tanpa sengaja mereka di Bandara Internasional Kansai menjadi titik awal hubungan mereka. Geo yang baru tiba dari Jerman, kesulitan untuk mencari pintu keluar bandara yang baru pertama kali dia singgahi. Orang yang bertugas menjemputnya terlambat datang. Keiko yang melihat orang asing yang keliatan bingung, berinisiatif membantunya. Sejak itulah mereka jadi dekat dan akrab. Setahun kemudian mereka memutuskan untuk menikah

Perlahan Keiko turun dari ranjang, menuju kamar mandi. Rasa sakit di bagian intinya akibat serangan bertubi-tubi tanpa ampun yang dilakukan Geo, membuat dia kesulitan bergerak dengan leluasa.

Masuk ke kamar mandi dan mengguyur tubuhnya dengan shower air hangat. Tak ada tangis dan air mata kesedihan. Hanya tatapan kosong ia tujukan pada dinding kamar mandi yang berbalut keramik putih itu.

***

1
ramanda
tubuh yusa diambil alih sota sebelum akhirnya bertemu mbak kunti dan dibanting sampai pingsan selama dua bulan. mungkin.
ramanda
aku rasa biksu itu bukan hantu atau biksu asli, tapi kepribadian baru yusa.
ramanda
wow dua bulan di dalam hutan dan masih hidup ? bagaimana cara dia bertahan hidup ?
ramanda
fuji pemilik gunung kembar kesayangan geo.
ramanda
Subhanallah .. sungguh anak yang malang.
ramanda
jadi selama ini ayahnya tau tapi menutupi fakta, dan ibunya .. sama sekali tidak tau penyakit mental anaknya. 😥
ramanda
padahal sekolah di jepang baru mengajarkan calistung ketika anak berada di sekolah dasar. atau sekitar usia 7 tahun.
ramanda
apakah ren adalah kepribadian lain dari yusa ?
ramanda
tak bisa berkata kata menyaksikan adiknya berdebat dengan dirinya sendiri.
ramanda
pelakunya mengidap penyakit kepribadian ganda. apakah yusa juga yang melakukan pembunuhan terhadap cho, ayumi, dan adriana ?
ramanda
yusa ? memiliki kepribadian ganda atau alter ego ?
ramanda
pelaku mengenal hikari ?
ramanda
benjorka. benjiro bjorka.
ramanda
perempuan mengucapkan love you kepada perempuan lain akan terdengar biasa saja sejauh kita tidak tau kalau mereka menyimpang.
ramanda
sora kah ? hahaha
ramanda
doa baik saja belum tentu dikabulkan apalagi doa buruk 🤣
ramanda
aku sudah curiga saat dia bilang tentang pilihan hidupnya dan benci lelaki. ternyata memang menyimpang.
ramanda
yang benar usia takagi 39 atau 35 tahun ?
ramanda
kalau melakukan pelepasan di dalam, besar kemungkinan ditemukannya DNA tetsuya.
ramanda
ternyata diam2 perempuan juga berimajinasi ke arah sana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!