NovelToon NovelToon
Terbukanya Mata Batin Nathan

Terbukanya Mata Batin Nathan

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Mata Batin / Hantu
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Selya

Nathan Dwi herlangga atau yang biasa dipanggil Nathan adalah anak dari sepasang suami istri Ibu Dewi dan Pak Rama yang tinggal di gubuk sederhana.Semenjak Nathan lahir tidak ada tanda-tanda menunjukan kalau dirinya punya mata batin.Namun seiring berjalan nya waktu Mata batin Nathan terbuka saat ia menginjak usia 7 tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehidupan yang berubah

 Beberapa tahun telah berlalu,kini Nathan Dwi Herlangga menginjak usia 5 tahun.Sudah lancar bicara dan menggemaskan,ia banyak di sukai orang di manapun karena kepandaian nya dalam berbicara walaupun umurnya masih kanak-kanak.

  5 Tahun berlalu,Pak Rama dan Bu Dewi merasakan perubahan yang terjadi pada rumah tangga nya.Semenjak pak Rama memutuskan untuk sepenuhnya mengurus Nathan,rezeki yang terus mengalir dari segala arah tanpa ia harus lelah bekerja.

 Sepasang suami istri itu tidak tau kalau Kakek dari Dewi mempunyai banyak warisan sawah,hal itu dirahasiakan oleh kerabat Kakek Dewi yang tinggalnya jauh di kota.Ia mendengar kabar jikalau Dewi sudah mempunyai keturunan sekarang, seperti apa yang tertulis di surat wasiat kalau seluruh harta Kakek Dewi akan jatuh kepada Dewi kalau dia sudah mempunyai keturunan.Karena Dewi merupakan cucu kesayangan nya.

 Mendengar hal itu pun kerabat Kakek Dewi datang jauh-jauh dari kota mencari alamat Dewi dan Rama tinggal.Kakek Budiman merupakan kerabat dekat yang dipercaya oleh kakek nya Dewi.

....

 Sebuah mobil hitam terparkir di depan balai desa.sesosok Kakek tua namun badan nya masih terlihat bugar,turun dari mobil tersebut.Dirinya sedang mencocokan alamat di kertas yang di pegang nya dengan papan alamat di balai desa.

" Jawa Timur,ya ya ya ini benar alamat yang sama dengan kertas yang aku pegang"tutur kakek Budiman.

 Lantas kakek Budiman masuk ke dalam balai desa menemui pak Lurah.

"silahkan duduk pak,ada perlu apa datang kemari.Sepertinya saya baru lihat panjenengan di desa ini"Ucap pak Lurah menatap sinis wajah Kakek Budiman.

"begini pak Lurah maksud kedatangan saya kemari,saya ingin bertanya alamat rumah dari Bapak Rama dan Ibu Dewi yang kabarnya setelah 10 tahun baru di karuniai seorang anak laki-laki"jawab Kakek Budiman dengan tegas.

"rumah Pak Rama dan Ibu Dewi.oh Mari saya antar kakek ke kediaman mereka"ucap pak Lurah.

 Pak Lurah menaiki motor nya dengan di ikuti kakek Budiman ke kediaman Pak Rama dan Ibu Dewi.Jaraknya sekitar 5 kilometer dari kantor kelurahan.Setelah menempuh jarak yang lumayan jauh,Motor pak Lurah berhenti tepat di depan gubuk sederhana milik Pak Rama dan Bu Dewi.

"ini kek rumah pak Rama dan ibu Dewi"sambil menunjuk ke arah gubuk di seberang sungai kecil.

"terimakasih banyak pak Lurah sudah mengantar saya kemari".kakek Budiman berjabat tangan dengan pak Lurah lalu pak Lurah pergi kembali lagi ke balai desa.

 Kakek Budiman mengetok pintu rumah Pak Rama."Asalamualaikum,apa ada orang di dalam ?"teriak kakek Budiman.

 "I-iya tunggu sebentar"Teriak pak Rama.

Kreeeekkkkkkk(suara pintu terbuka).Pak Rama agak bingung,karena sama sekali tidak mengenal sesosok kakek Tua yang berdiri tepat di hadapan nya.

"Maaf Kakek mencari siapa yah"Tanya nya pelan.

"Kamu Rama kan,kenalin saya Kakek Budiman kerabat dekat Kakek nya Dewi yang sudah meninggal"sambil berjabat tangan dengan Rama.

"monggoh Kek silahkan masuk,maaf rumahnya berantakan "tutur pak Rama.

"Wi Dewi bikinin teh hangat,ada tamu jauh datang kemari"Teriak pak Rama kepada Dewi yang sedang menjaga Nathan bermain.

Selang beberapa menit, teh hangat buatan Dewi datang dan seketika Dewi juga terkejut melihat tamu yang sama sekali tidak pernah datang ke rumahnya.

"Monggoh di minum teh nya Kek"Dewi pun duduk di samping Pak Rama dengan memangku Nathan.

"kamu Dewi,kenalin saya Kakek Budiman.Orang yang paling di percaya oleh almarhum Kakek mu Dewi"ucap kakek Budiman.

"Kakek tidak pernah cerita apapun ke Dewi,Semenjak kakek pindah ke kota Dewi sudah jarang bertemu dengan kakek. waktu kakek meninggal Dewi juga dapat kabar lewat telfon karena Dewi tidak bisa datang ke kota"ujarnya.

"Begini Wi,Kakek mu menjadi orang sukses di Kota.Mempunyai banyak sawah dan Harta yang lumayan banyak,tapi sayang nya beliau meninggal karena penyakit kanker yang di deritanya.Selama sakit istrinya meninggalkan beliau,beliau ingin sekali bertemu dengan Dewi"ucap kakek Budiman.

 Dewi pun seketika meneteskan air mata mendengar penjelasan dari kakek Budiman.Dirinya sangat menyesal karena tidak bisa melayat kakek nya waktu meninggal.

"Begini pak Rama dan Dewi,maksud kedatangan kakek kemari ingin menyampaikan surat wasiat yang di amanah kan oleh Kakek mu.Dalam surat wasiat ini disampaikan bahwa seluruh harta Kakek mu jatuh ke tangan cucu nya yang mempunyai keturunan anak laki-laki,yaitu kamu Dewi"ucap nya sembari memegang kertas wasiat.

 Pak Rama dan Dewi terkejut mendengarnya.Selama ini yang mereka tau kakek nya hanya juragan kecil di desa dan pindah ke kota.Ternyata kakeknya sukses dikota.

"I-ini betul kan Kek,Saya gak lagi mimpi"wajah Dewi terlihat sumringah.

"Ya betul Dewi.Kakek beri waktu seminggu untuk kemas-kemas barang-barang kalian dan kakek Budiman akan datang ke sini lagi menjemput kalian"perjelas kakek Budiman.

"maksudnya kita akan pindah ke kota ?"Tanya Dewi dan pak Rama.

"Ya betul sekali,untuk menempati rumah mewah kakek kalian dan meneruskan bisnisnya"ujar kakek Budiman.

Sungguh mereka tidak menyangka kalau kehidupan yang sederhana berubah drastis.

"jadi ini maksud perkataan Kakek dalam mimpi "ucap Rama dalam hati.

Mereka tidak tahu harus senang atau sedih.Karena berat rasanya meninggalkan kampung halaman yang penuh dengan seribu kenangan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!