NovelToon NovelToon
Kembar Beda Sifat

Kembar Beda Sifat

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Ketos / CEO
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ropha M.P

Eliza Mahendra adalah seorang gadis dengan julukan "Gadis Berhati Dingin" atau "Kulkas Berjalan" di sekolah elitnya, SMA Nusa Bangsa. Sebagai Ketua OSIS, ia menjalankan tugasnya dengan kedisiplinan tanpa kompromi, dihormati sekaligus ditakuti karena sifatnya yang misterius, irit bicara, dan tatapan tajamnya. Kehidupannya yang teratur dan dingin berbanding terbalik dengan kembarannya, Elzia, yang dua jam lebih muda. Meskipun memiliki wajah yang serupa, Elzia memancarkan kehangatan dan dikenal sebagai gadis yang lebih "bar-bar" dari gadis seusianya, bahkan diam-diam menyandang gelar "Queen Racing" di dunia balap.

Cerita ini mengandung unsur kekerasan, konflik mafia, dan ****** ******. Harap bijak dalam membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ropha M.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

The Boy Next to Me

Setelah sampai diparkiran ternyata ada empat gadis yang sedang menunggu nya siapa lagi kalo bukan vitri, kiara, Resti dan Rani kedua gadis itu mulai berteman dengan Elzia dkk

" Kenapa kalian masih diparkiran? Mau jadi tukang parkir ya? " Tanya Elzia setelah turun dari motornya

" Enak aja ngatain jadi tukang parkir bisa-bisa gosong ni kulit ku karena sinar matahari " Ucap Vitri yang mementingkan keperawatan tentang kulitnya.

Kiara dan Elzia memutar bola matanya dengan malas mendengar jawaban dari vitri.

"Sudah-sudah lebih baik kita masuk sebelum bel berbunyi " Ucap Resti sambil melihat jam ditangannya

Kemudian mereka mulai meninggalkan parkiran tapi kemudian langkah mereka ter henti lagi karena mendengar suara deruman motor siapa lagi kalo bukan Arkana dan para sahabatnya

" Aaa kak Arkana cuy selama tiga hari gak sekolah akhirnya sekolah lagi "

" Aaa kak Rayan keren banget "

" Kak dava aku padamu"

Banyak lagi celotehan para murid lainnya

'Jadi dia yang namanya Arkana' ucap Elzia dalam hati

" Eh Arkana dan Sahabatnya cuy akhirnya mereka hadir lagi" Ucap Rani semangat

" Kenapa kau begitu semangat sekali? " Tanya Elzia heran

" Ya itung-itung cuci mata lah " Ucap Rani sambil menaik turunkan alisnya

" Sudahlah yok masuk tu bel udah mulai berbunyi bisa kena hukuman kita kalo lambat masuk kelas" Ucap Resti jalan lebih dulu

Di parkiran terlihat Arkana dan para sahabatnya sedang duduk di atas motornya

" Dengar-Dengar katanya ada murid baru lagi tapi murid barunya tu cewe " Ucap dava pada yang lainnya

" Ya aku liat di grup kelas sepertinya ada no baru lagi yang masuk " Ucap Dimas karena hanya pemuda itu yang masuk grup sedangkan yang lainnya tidak

" Dah lah yo kita masuk sekarang bentar lagi bel" Ucap deon sambil melirik jam yang ada di tangannya. Kemudian mereka meninggalkan parkiran dan menuju kelas

Kring... Kring... Kring....

Bel berbunyi seluruh murid nusa mulai masuk kelas masing-masing dan melakukan kegiatan belajar.

***

sedangkan di bandung banyak sekali perwakilan dari sekolah lain untuk melakukan perlombaan seperti sekarang terlihat Eliza sedang membidik anak panahnya.

" Astaga dia keren sekali "

"Aku lihat dia sudah sangat ahli dalam memanah"

"Aa Rasanya aku ingin sekali belajar dengannya"

" Tapi dia terlalu dingin dan cuek sekali sehingga aku enggan untuk berbicara dengannya "

" Aku dengar dia perwakilan dari SMA Nusa "

" Oh gut bukankah dia yang namanya Eliza itu ternyata aku bisa melihatnya secara langsung "

Masih banyak lagi celotehan para murid perwakilan lainnya, sedangkan yang dibicarakan oleh orang lain nampak tak perduli dan hanya pokus pada memanahnya

" Baik karena memanah sudah selesai kita akan istirahat untuk memulihkan tenaga " Ucap MC tersebut

Seluruh murid langsung menuju tempat peristirahatan

***

Ternyata hubungan Arumi dan Bara terlihat sangat dekat dan mulai menjalani hubungan spesial, wow ternyata Romantis sekali ya wkwkw okey lanjut

Terlihat Bara dan Arumi sedang di cafe cukup terkenal sih

" Aku tak pernah melihat anakmu bar apakah mereka memang jarang untuk tinggal di rumah? " Tanya Arumi yang sudah mulai akrab dengan panggilan tersebut

" Ya kedua anak itu sangat berbeda dari gadis pada umumnya " Ucap Bara sambil mengingatkan kegiatan para putrinya

" Oh ya mereka sangat aktif sekali ya " Ucap Arumi sambil tersenyum Ramah

" Aku ingin sekali bertemu dengan mereka sebab dari dulu aku menginginkan seorang anak perempuan " Sambung Arumi dengan nada pelan

" Kau bisa bertemu dengan Elzia kalo dengan Eliza dia sedang berada di bandung melakukan kegiatan. Dan aku ingin hubungan kita lebih serius lagi aku akan menikahimu untuk menjadi teman hidupku apakah kau bersedia? " Tanya Bara di akhir kalimatnya. Cie Romantis juga ternyata bapak satu ini

Bagaimana dengan Arumi tentu saja ia sekarang merasa sangat deg degan apalagi Bara membawanya ke hubungan yang lebih serius

" Aku akan membicarakannya kepada putraku terlebih dahulu bar apalagi kau membawaku ke jenjang yang lebih serius " Ucap Arumi tersenyum

" Baiklah aku akan menunggu aku juga akan membicarakan hubunganku padamu kepada putriku juga " Ucap Bara kepada Arumi. Dan Arumi hanya mengangguk sebagai jawaban

" Baiklah ayo aku antarkan untuk pulang sebelum hari semakin siang aku juga ingin segera kekantor untuk melakukan miting " Ucap Bara pada Arumi

" Baiklah ayo" Ucap Arumi sambil berdiri dari duduknya

Kemudian keduanya mulai meninggalkan cafe tersebut

***

Kring... Kring.. Kring..

Bel istirahat akhirnya berbunyi seluruh murid mulai kekantin untuk mengisi perut masing-masing

Terlihat Elzia hendak berdiri tapi sebuah suara menghentikannya

" Kau anak baru itu ya? " Tanya Dimas pada Elzia

" Ya " Jawab Elzia seadanya meskipun agak datar

" Kalo tidak ada yang penting aku keluar dulu " Ucap Elzia lalu meninggalkan lima pemuda itu

Sampainya dikantin seperti biasa Elzia akan selalu mendengar celotehan dari penghuni kantin

" Astaga masih gak kebayang aku we "

" Kak Elzia dan kak Eliza itu auranya beda banget ya meskipun kak Elzia datar juga orangnya tapi tak sedatar kak Eliza"

Masih banyak lagi celotehan para murid lainnya sedangkan Elzia terlihat tak peduli. Kemudian Elzia berjalan menuju meja disana sudah ada teman-temannya yang sudah menunggu nya

Belum habis bisingan tersebut ternyata mulai berisik lagi karena kedatangan Arkana dkk

"Aa kak Arkana ganteng banget "

" Kak Rayan gak kalah ganteng "

" Kak deon aku padamu"

"Kak dava kau tampan juga boleh dong jadi pacarmu "

" Kak Dimas gabung sini yok gak pp kok "

Banyak lagi celotehan para murid lainnya

" Gimana semua meja penuh semua " Ucap deon

" Disana ada yang masih kosong tuh" Ucap dava sambil menunjukkan meja di tempat Elzia dkk

" Ya udah tunggu apalagi yok aku sudah lapar soalnya " Ucap Dimas sambil berjalan menuju meja Elzia dkk

" Ekhemm boleh duduk disini gak soalnya meja lain semuanya penuh " Ucap Dimas kepada Elzia dkk

" Boleh kok duduk aja " Ucap vitri pada mereka semua

Lalu mereka mulai memesan makanan. Selang beberapa menit akhirnya makanan datang. Dan mereka mulai memakannya tanpa menunggu lama

Setelah selesai makan mereka mulai mengobrol hal kecil Elzia, arkana dan Rayan hanya menyimak saja pembicaraan teman-temannya.

Ting

Bunyi ponsel Elzia berbunyi.

~papa~ tunggu dirumah dan jangan kemana-mana ada yang ingin papa bicarakan padamu ' begitulah isi pesan tersebut

Sedangkan Arkana terus memperhatikan Elzia dan itu di sadari oleh Rayan yang peka ke adaan

" Kenapa kau memperhatikan nya terus? " Tanya Rayan berbisik

" Tidak ada" Jawab Arkana tak nyambung

Sedangkan Rayan mendengus kesal dengan jawaban Arkana tersebut

" Aku tau kau menyukainya kan? " Ucap Rayan berbisik

" Tidak ada" Ucapnya datar

" Yok kita kekelas bentar lagi bel masuk " Ucap Rani

Kemudian mereka sama-sama meninggalkan kantun menuju kelas masing-masing

Elzia duduk di kursinya tapi sekarang dia tak sendirian karena disebelah nya ada Arkana

"Anak baru? " Celetuk Arkana tiba-tiba

Sedangkan teman-teman memperhatikan interaksi mereka berdua

" Ya " Jawab Elzia

" Pindahan"

" Pelita bangsa"

Kemudian Arkana hanya ber oh saja. Bagaimana dengan teman-temannya tentu saja melongo ' astaga ternyata dia mengerti bahasa es kutub' batin mereka

" Ternyata kau bisa memahami pertanyaan dari Arkana " Ucap Deon tiba-tiba

" Ya aku mengerti " Karena kak Eliza bahkan lebih dari dia' sambung Elzia dalam hati.

Guru pelajaran pun masuk dan melakukan pembelajaran

" Baiklah kita akan membuat berkelompok dalam satu kelompok terdapat enam orang itu terserah kalian mau campur atau tidak yang penting tugasnya harus di kumpulkan senin depan " Ucap guru tersebut kemudian membagikan materi untuk para murid masing-masing.

" Baiklah kau ikut kelompok kami saja dan mengerjakannya dirumahmu saja tak apakan? " Tanya Dimas pada Elzia

" Mm tak apa kalian datang jam 2 Alamat nya di jalan Anggrek no 05 Warna cat putih " Ucap Elzia mereka semua mengangguk

1
Salwa Blora
kak lanjut semangat terus kak 😁😁
Ropha M.P: terimakasih kak telah menyempatkan diri membaca cerita aku, jangan lupa di like ya kak biar makin semangat nih buat cerita nya😍
total 1 replies
anggita
like👍 iklan☝, tiap bab cukup panjang juga🤔.👌oke lah😊.
Ropha M.P: hehe Terima kasih Kak, jangan lupa like ya kak biar makin semangat aku Update😍🙏
total 1 replies
Evi 060989
up lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!